Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Pengembangan Modul Fisika Berbasis Model Pembelajaran Assurance, Relevance, Interest, Assessment, And Satisfaction (ARIAS) Pada Materi Kalor dan Perpindahannya Muhammad Ali
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 6, No 2 (2018): JUNI 2018
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v6i2.4918

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tidak tersedianya modul fisika yang menjadi pendukung materi yang diajarkan oleh guru yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan siswa. Dalam hal ini, modul fisika dihubungkan dengan model pembelajaran ARIAS yang dapat membantu siswa dalam memahami materi pembelajaran khususnya pada materi kalor dan perpindahannya. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kelayakan modul Fisika berbasis model pembelajaran ARIAS yang layak digunakan dalam pembelajaran, dengan tujuan khusus yaitu mendeskripsikan validitas, kepraktisan, dan efektivitas modul fisika. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model pengembangan ADDIE. Subjek ujicoba adalah 30 siswa kelas XI SMA Negeri 1 Pulau Sembilan. Data diperoleh melalui lembar validitas, angket kebutuhan guru dan siswa, dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) validitas berupa isi, tampilan, dan aspek bahasa modul berkategori valid dengan nilai yaitu 91%, 86%, dan 80%, (2) kepraktisan modul berkategori praktis dengan skor rerata 3,35, dan (3) efektivitas modul berkategori tinggi dengan skor N-gain yaitu 0,72, menunjukkan bahwa modul berkategori tinggi. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa modul fisika berbasis model pembelajaran ARIAS pada materi kalor dan perpindahannyanya layak digunakan dalam. This research is motivated by the unavailability of physics module which become supporter of material taught by teacher that match with characteristic and requirement of student. In this case, the physics module is related to the ARIAS learning model which can help the students in understanding the learning materials especially on the matter of heat and its movement. The purpose of this study is to describe the feasibility of Physics module based on ARIAS learning model which is feasible to be used in learning, with the special purpose of describing the validity, practicality, and effectiveness of physics module. This research is a development research using ADDIE development model. The test subjects are 30 students of grade XI SMA Negeri 1 Pulau Sembilan. Data obtained through validity sheet, questionnaire of teacher and student needs, and test of learning result. The results showed that: (1) the validity of the content, appearance, and module aspects of categorical languages valid with the value of 91%, 86%, and 80%, (2) practical practical module practicability with a mean score of 3.35, and (3) ) the effectiveness of the high-categorized module with the N-gain score of 0.72, indicating that the module is categorized high. The conclusions of this study indicate that physics module based on ARIAS learning model on heat material and its transfer is feasible to be used.
REMBUK STUNTING DI DESA SIGAM KECAMATAN PULAU LAUT SIGAM KABUPATEN KOTABARU Sri Juniati; Andi Muhammad Yahya; Husni Mubarak; Normasunah Normasunah; Nilam Sari; Muhammad Ali; Radiatul Adawiah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023): Volume 4 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i1.12388

Abstract

Stunting itu merupakan masalah gizi yang dialami oleh anak yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu cukup lama yang bisa membuat pertumbuhan pada anak bisa terhambat. Ada beberapa faktor yang menyebabkan anak mengalami stunting yaitu pola pengasuhan yang tidak baik, terbatasnya layanan kesehatan, kurangnya mengkonsumsi makanan bergizi dan kurangnya fasilitas air bersih dan sanitasi. Metode yang digunakan dalam pengadian ini adalah Participatory Rural Appraisal (PRA) atau Pemahaman Partisipatif Kondisi Pedesaan adalah pendekatan dan metode yang memungkinkan masyarakat secara bersama-sama menganalisis masalah kehidupan dalam rangka merumuskan perencanaan dan kebijakan secara nyata. Hasil yang diperoleh dari pengabdian ini, diketahui jumlah balita yang termasuk di Bawah Garis Merah (BGM) sebanyak 3 balita dari 26, pemerintah desa menganggarkan 20 % dari dana desa yang akan diperuntukkan dibidang program kesehatan.
KENDALA DAN PERSEPSI PESERTA DIDIK SMA NEGERI 1 KELUMPANG BARAT TERHADAP PEMBELAJARAN FISIKA Muhammad Ali
CENDEKIA: JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN Vol 9 No 1 (2021): CENDEKIA: Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : STKIP Paris Barantai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33659/cip.v9i1.192

Abstract

The objectives of this study were (1) to determine the constraints of students on learning Fiska at SMA Negeri 1 Kelumpang Barat. (2) to find out the students' perceptions of learning physics at SMA Negeri 1 Kelumpang Barat, Kabupaten Kotabaru. The method used in this research is quantitative method in descriptive format, descriptive format or can be called qualitative, namely research conducted only to describe actual conditions or events in the field according to the researchers' observations. While the type of research used is descriptive, this descriptive is to make descriptions, to create a systematic, factual, and accurate description of the facts, characteristics, and relationships between the phenomena being investigated. The results of this study indicate the constraints and perceptions of students towards learning physics, for the constraints it can be concluded that the overall result is 44.5% which is categorized as sufficient and for the mean category (the average sought) is said to be weak, namely 31.39 For the conclusion of students' perceptions of learning physics, the percentage is 62.3% categorized as strong and the category of the average value is weak, namely 36.70. Keywords: Obstacles to Learning Physics, Perceptions of Learning Physics.
PENGARUH KEIKUTSERTAAN PESERTA DIDIK DALAM ORGANISASI DAN EKSTRAKULIKULER TERHADAP HASIL BELAJAR DI KELAS X MAN KOTABARU Muhammad Ali; Sofia Rizqi Norfitriana
CENDEKIA: JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN Vol 9 No 2 (2021): CENDEKIA: Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : STKIP Paris Barantai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33659/cip.v9i2.208

Abstract

Esktrakurikuler dan organisasi diharapkan mampu berpengaruh positif terhadap hasil belajar peserta didik. Hal ini tidak selalu berdampak positif seperti yang diharapkan. Peserta didik yang aktif dalam kegiatan organisasi dan ekstrakulikuler akan mengurangi waktu belajarnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengaruh keikutsertaan peserta didik dalam organisasi dan ekstrakurikuler terhadap hasil belajar di kelas X MAN Kotabaru, baik pengaruh positif maupun pengaruh negatif. Metode yang digunakan dalam peneitian ini adalah metode penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Instrumen Penelitian dalam penelitian ini antara lain Angket, Wawancara dan Hasil Belajar. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas X IPA MAN Kotabaru yang mengikuti organisasi dan ekstrakurikuler. Serta pengambilan sampel secara purposive sampling dari populasi yang tersedia, dalam penelitian ini dipilih sampel sebanyak enam peserta didik. Berdasarkan hasil pengisian angket, serta wawancara terhadap beberapa subjek dan hasil belajar mereka, maka penelitian ini dapat disimpulkan bahwa hasil belajar tidak dipengaruhi oleh keikutsertaan peserta didik dalam organisasi atau ekstrakulikuler. Namun keaktifan mereka dalam organisasi dan ekstrakurikuler berdampak positif terhadap cara bersosialisasi, mengemukakan pendapat, bertanggung jawab terhadap tugas yang diemban, dan menghargai pendapat orang lain. Kata Kunci: Keikutsertaan Organisasi. Ekstrakurikuler, dan Hasil Belajar.
ANALISIS KEBUTUHAN GURU DALAM PENGEMBANGAN BUKU AJAR BERMUATAN KEARIFAN LOKAL PASCA PANDEMI CIVID-19 DI KABUPATEN KOTABARU Muhammad Ali; Husni Mubarak; Usman DP
CENDEKIA: JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN Vol 10 No 1 (2022): CENDEKIA: Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : STKIP Paris Barantai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33659/cip.v10i1.226

Abstract

The aims of this research to analysis needs in development of teaching materials containing local of wisdom that the appropriate with characteristic existing of students. The research is descriptive qualitative of research with using design the case study of the research. The research of sample 20 teacher to every school that are in Kabupaten Kotabaru. The technique of collecting data that used of questioner and the analysis needs in development of teaching materials containing local of wisdom and development based on the analysis of indicator. The data obtained and then the analysis using the descriptive based on the result of the total answer that giving the respondent. The result of analysis questioner needs and the result observation development of teaching book show that the teacher and students need textbooks containing post covid-19 local wisdom in Indonesia that are easy to understand, equipped with pictures that support of learning materials, containing the latest findings related to learning materials, and there is a glossary containing terms in the field of learning. Key words: Need analysis, teaching book, teacher needs.
HUBUNGAN KEMANDIRIAN BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA Muhammad Ali; Agus Syarifuddin
CENDEKIA: JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN Vol 10 No 2 (2022): CENDEKIA: Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : STKIP Paris Barantai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33659/cip.v10i2.254

Abstract

The purpose of this study was to determine whether there is a relationship and how big is the relationship between learning independence and mathematics learning outcomes for STKIP Paris Barantai students. This study uses a quantitative approach assisted by correlation. This type of quantitative research with the help of correlation through sampling steps, data collection using questionnaires and interviews, validation of research instruments with validity and reliability tests, data analysis techniques by means of normality tests and then hypothesis testing. The results showed that there was a positive and significant relationship between learning independence and learning outcomes. Based on the results of the analysis that has been carried out, it is obtained that tcount is 2.12 and ttable is 2.04, because tcount > ttable, the decision was taken that Ho is rejected, meaning that there is a relationship between learning independence and mathematics learning outcomes for STKIP Paris Barantai students. The relationship between independent learning and mathematics learning outcomes of STKIP Paris Barantai students can be seen from the percentage of contributions that give 13.88% and is determined by other factors such as motivation, interests, talents, family by 86.12%. Keywords: Independent Learning, Learning Outcomes, STKIP-PB Students.
PERBEDAAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) DAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF THINK PAIR SHARE (TPS) Nur Hidayah; Muhammad Ali; Rahmi Yuliana M
CENDEKIA: JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN Vol 13 No 1 (2025): CENDEKIA: Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : STKIP Paris Barantai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33659/cip.v13i1.406

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah 1).Mengetahui hasil belajar matematis siswa yang diajarkan dengan menggunakan pembelajaran Numbered Head Together (NHT) 2).Mengetahui hasil belajar matematis siswa yang diajarkan dengan menggunakan pembelajaran tipe Think Pair Share (TPS) 3).Mengetahui perbedaan hasil belajar matematis siswa yang diajarkan dengan menggunakan pembelajaran Numbered Head Together (NHT) dan pembelajaran tipe Think Pair Share (TPS). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif yang merupakan penelitian true eksperimen. Penelitian ini melalui langkah-langkah,yaitu pengambilan sampel yaitu dengan teknik random sampling, pengumpulan data menggunakan instrument penelitian berupa soal test, dan analisis data menggunakan analisis deskriptif yaitu mean dan standar deviasi serta analisis inferensial yaitu uji normalitas,uji homogenitas, dan uji T. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1). Nilai rata-rata kelas eksperimen I dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe numbered head together yaitu 84,46 dengan kategori baik sekali. 2). Nilai rata-rata kelas eksperimen II dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe think pair share yaitu 76,68 dengan kategori baik. 3). Terdapat perbedaan hasil belajar matematika antara siswa yang diterapkan model pembelajaran kooperatif numbered head together dengan siswa yang diterapkan model pembelajaran kooperatif think pair share. Kata Kunci: Hasil Belajar, Numbered Head Together,Think Pair Share