Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PENGARUH KEIKUTSERTAAN PESERTA DIDIK DALAM ORGANISASI DAN EKSTRAKULIKULER TERHADAP HASIL BELAJAR DI KELAS X MAN KOTABARU Muhammad Ali; Sofia Rizqi Norfitriana
CENDEKIA: JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN Vol 9 No 2 (2021): CENDEKIA: Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : STKIP Paris Barantai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (670.184 KB) | DOI: 10.33659/cip.v9i2.208

Abstract

Esktrakurikuler dan organisasi diharapkan mampu berpengaruh positif terhadap hasil belajar peserta didik. Hal ini tidak selalu berdampak positif seperti yang diharapkan. Peserta didik yang aktif dalam kegiatan organisasi dan ekstrakulikuler akan mengurangi waktu belajarnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengaruh keikutsertaan peserta didik dalam organisasi dan ekstrakurikuler terhadap hasil belajar di kelas X MAN Kotabaru, baik pengaruh positif maupun pengaruh negatif. Metode yang digunakan dalam peneitian ini adalah metode penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Instrumen Penelitian dalam penelitian ini antara lain Angket, Wawancara dan Hasil Belajar. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas X IPA MAN Kotabaru yang mengikuti organisasi dan ekstrakurikuler. Serta pengambilan sampel secara purposive sampling dari populasi yang tersedia, dalam penelitian ini dipilih sampel sebanyak enam peserta didik. Berdasarkan hasil pengisian angket, serta wawancara terhadap beberapa subjek dan hasil belajar mereka, maka penelitian ini dapat disimpulkan bahwa hasil belajar tidak dipengaruhi oleh keikutsertaan peserta didik dalam organisasi atau ekstrakulikuler. Namun keaktifan mereka dalam organisasi dan ekstrakurikuler berdampak positif terhadap cara bersosialisasi, mengemukakan pendapat, bertanggung jawab terhadap tugas yang diemban, dan menghargai pendapat orang lain. Kata Kunci: Keikutsertaan Organisasi. Ekstrakurikuler, dan Hasil Belajar.
ANALISIS KEBUTUHAN GURU DALAM PENGEMBANGAN BUKU AJAR BERMUATAN KEARIFAN LOKAL PASCA PANDEMI CIVID-19 DI KABUPATEN KOTABARU Muhammad Ali; Husni Mubarak; Usman DP
CENDEKIA: JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN Vol 10 No 1 (2022): CENDEKIA: Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : STKIP Paris Barantai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.577 KB) | DOI: 10.33659/cip.v10i1.226

Abstract

The aims of this research to analysis needs in development of teaching materials containing local of wisdom that the appropriate with characteristic existing of students. The research is descriptive qualitative of research with using design the case study of the research. The research of sample 20 teacher to every school that are in Kabupaten Kotabaru. The technique of collecting data that used of questioner and the analysis needs in development of teaching materials containing local of wisdom and development based on the analysis of indicator. The data obtained and then the analysis using the descriptive based on the result of the total answer that giving the respondent. The result of analysis questioner needs and the result observation development of teaching book show that the teacher and students need textbooks containing post covid-19 local wisdom in Indonesia that are easy to understand, equipped with pictures that support of learning materials, containing the latest findings related to learning materials, and there is a glossary containing terms in the field of learning. Key words: Need analysis, teaching book, teacher needs.
HUBUNGAN KEMANDIRIAN BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA Muhammad Ali; Agus Syarifuddin
CENDEKIA: JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN Vol 10 No 2 (2022): CENDEKIA: Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : STKIP Paris Barantai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33659/cip.v10i2.254

Abstract

The purpose of this study was to determine whether there is a relationship and how big is the relationship between learning independence and mathematics learning outcomes for STKIP Paris Barantai students. This study uses a quantitative approach assisted by correlation. This type of quantitative research with the help of correlation through sampling steps, data collection using questionnaires and interviews, validation of research instruments with validity and reliability tests, data analysis techniques by means of normality tests and then hypothesis testing. The results showed that there was a positive and significant relationship between learning independence and learning outcomes. Based on the results of the analysis that has been carried out, it is obtained that tcount is 2.12 and ttable is 2.04, because tcount > ttable, the decision was taken that Ho is rejected, meaning that there is a relationship between learning independence and mathematics learning outcomes for STKIP Paris Barantai students. The relationship between independent learning and mathematics learning outcomes of STKIP Paris Barantai students can be seen from the percentage of contributions that give 13.88% and is determined by other factors such as motivation, interests, talents, family by 86.12%. Keywords: Independent Learning, Learning Outcomes, STKIP-PB Students.
REMBUK STUNTING DI DESA SIGAM KECAMATAN PULAU LAUT SIGAM KABUPATEN KOTABARU Sri Juniati; Andi Muhammad Yahya; Husni Mubarak; Normasunah Normasunah; Nilam Sari; Muhammad Ali; Radiatul Adawiah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023): Volume 4 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i1.12388

Abstract

Stunting itu merupakan masalah gizi yang dialami oleh anak yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu cukup lama yang bisa membuat pertumbuhan pada anak bisa terhambat. Ada beberapa faktor yang menyebabkan anak mengalami stunting yaitu pola pengasuhan yang tidak baik, terbatasnya layanan kesehatan, kurangnya mengkonsumsi makanan bergizi dan kurangnya fasilitas air bersih dan sanitasi. Metode yang digunakan dalam pengadian ini adalah Participatory Rural Appraisal (PRA) atau Pemahaman Partisipatif Kondisi Pedesaan adalah pendekatan dan metode yang memungkinkan masyarakat secara bersama-sama menganalisis masalah kehidupan dalam rangka merumuskan perencanaan dan kebijakan secara nyata. Hasil yang diperoleh dari pengabdian ini, diketahui jumlah balita yang termasuk di Bawah Garis Merah (BGM) sebanyak 3 balita dari 26, pemerintah desa menganggarkan 20 % dari dana desa yang akan diperuntukkan dibidang program kesehatan.
ANALISIS SEMIOTIKA PADA FILM KEHORMATAN DIBALIK KERUDUNG KARYA MA’MUN AFFANY Andi Muhammad Yahya; Muhammad Ali
CENDEKIA: JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN Vol 11 No 1 (2023): Cendekia: Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : STKIP Paris Barantai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33659/cip.v11i1.266

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui dan memahami ikon dalam film Kehormatan Dibalik Kerudung Karya Ma’mun Affany?, (2) Untuk mengetahui dan memahami indeks dalam film Kehormatan Dibalik Kerudung Karya Ma’mun Affany?, (3) Untuk mengetahui dan memahami simbol dalam film Kehormatan Dibalik Kerudung Karya Ma’mun Affany?. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif yang bersifat diskriptif yang berarti yaitu menggambarkan secara objektif. Jenis penelitian ini mendiskripsikan hasil penelitian dengan menganalisis objek pada film Kehormatan Dibalik Kerudung Karya Ma’mun Affany. Penelitian ini melalui langkah-langkah pengumpulan, penganalisisan dan penyajian data dengan teknik menonton, mengamati, dan memilih adegan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan: (1) Berbagai tanda yang digunakan dalam film Kehormatan Dibalik Kerudung mulai dari ikon, indeks, dan simbol yang merupakan seluruh rangkaian tanda yang memberikan sebuah makna. (2) Ikon dalam film ini adalah visualisasi yang ada pada setiap adegannya, terutama setiap adegan yang terdapat sosok Ifand dan Syahdu. (3) Setiap akting yang dilakukan oleh Ifand dan Syahdu menjadi sebuah indeks dan memunculkan simbolisasi tertentu. Diharapkan dengan adanya penelitian ini dapat memberikan sumbangan pikiran khususnya tentang nilai semiotika yang meliputi ikon, indeks, dan simbol serta dapat memberikan kontribusi keilmuan sastra tertulis dan seluruh disiplin keilmuan secara umum.
DESKRIPSI PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA DITINJAU DARI TINGKAT KECERDASAN LOGIS MATEMATIS Muhammad Yali; Muhammad Ali; Evi Novianty
CENDEKIA: JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN Vol 11 No 2 (2023): CENDEKIA: Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : STKIP Paris Barantai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33659/cip.v11i2.290

Abstract

The study alms to find out Mathematical Problem Solving in terms of the level of Mathematical Logical Intelligence of class VIII C students of SMP Negeri 1 Kotabaru. The type of research used was descriptive qualitative research. The subjects of the research were 2 students with a high level of logical-mathematical intelligence, 2 students in the medium category, and 2 students in the low category in class VIII C SMP Negeri 1 Kotabaru. Data collection techniques in this study were written tests and interviews. Data analysis was carried out starting from triangulation data, data reduction, presentation and then drawing conclusions. The results showed that for solving mathematical problems students with a high level of Mathematical Logical Intelligence were able to solve problems from each step of solving Polya correctly. Students in the moderate category are able to fulfill the three indicators of problem solving based on Polya's steps, even though they are not optimal. Students in the low category only fulfill two problem solving indicators based on Polya's steps. Keywords: Problem Solving, Mathematical Problems, Mathematical Problem Solving, Mathematical Logical Intelligence.