Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Sistem Pemetaan Kesehatan Gizi Bayi dan Balita di Desa Nganguk Berbasis Web Responsive Kalya Agil Prasetya; R Rhoedy Setiawan; Yudie Irawan
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI) Vol 8, No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jnkti.v8i1.8754

Abstract

Abstrak - Kesehatan bayi dan balita perlu diawasi dan ditangani dengan baik karena pada usia balita anak akan mengalami pertumbuhan dan perkembangan baik dari fisik, mental, dan daya pikir mereka dan juga pada masa itu juga anak balita sudah mulai untuk aktif dalam berbagai aktivitas sehingga dapat menyebabkan anak lebih mudah terkena serangan penyakit. Gizi buruk sering dialami oleh anak balita karena mereka mudah sekali untuk mengalami kekuarangan atau ketidakseimbangan asupan nutrisi yang mereka dapatkan, dikarenakan beberapa faktor yang mempengaruhi kondisi tersebut diantaranya ekonomi keluarga, pola makan anak yang tidak teratur dan tidak seimbang. Untuk mengetahui bagaimana anak terkena gizi buruk dilihat dari berat badan dan tinggi badan anak serta melalui nilai Z-Score dari pengolahan data berat badan dan tinggi badan tersebut. Sehingga dari hasil perhitungan yang didapat, dapat ditentukan indikasi gizi buruk dari anak. Sehingga dengan memanfaatkan Sistem Pemetaan, sistem ini nantinya dapat membantu dalam memetakan lokasi dari tiap posko untuk memberikan informasi terkait data dari anak yang memiliki status gizi buruk. Dalam pengembangan aplikasi ini menggunakan Waterfall karena dinilai cukup efisien dan mudah untuk membuat sistem menggunakan framework Laravel dan basis data MySQL.Kata kunci: Bayi dan Balita, Gizi Buruk, Pemetaan Abstract - The health of babies and toddlers needs to be monitored and handled well because at the age of five children will experience growth and development both physically, mentally and in their thinking power and also at that time toddlers have started to be active in various activities so that it can cause children to be more easily susceptible to disease attacks. Malnutrition is often experienced by children under five because it is very easy for them to experience deficiencies or imbalances in the nutritional intake they receive, due to several factors that influence this condition, including the family economy, children's irregular and unbalanced eating patterns. To find out how children are affected by malnutrition, it can be seen from the child's weight and height as well as through the Z-Score value from processing the weight and height data. So that from the calculation results obtained, indications of malnutrition in children can be determined. So by utilizing the Mapping System, this system can later help in mapping the location of each post to provide information related to data from children who have poor nutritional status. In developing this application, Waterfall was used because it was considered quite efficient and easy to create a system using the Laravel framework and MySQL database.Keywords: Baby and Toddler, Malnutrition, Mapping
Implementasi Customer Relationship Management (CRM) dalam Meningkatkan Penjualan pada Tasbihastore Berbasis Web dengan Fitur Payment Gateway dan Notifikasi Whatsapp Marchela Tri Amanda; Yudie Irawan; Syafiul Muzid
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI) Vol 8, No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jnkti.v8i1.8729

Abstract

Abstrak - Tasbihastore merupakan toko yang menjual hijab dan perlengkapan muslimah dengan layanan pemesanan online dan pengiriman ke pelanggan. Berlokasi di Desa Karangnongko, RT/04 RW/04, Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara. sistem pelayanan masih dilakukan secara manual, mulai dari transaksi hingga pencatatan pesanan. Oleh karena itu, diperlukan sistem informasi manajemen berbasis web untuk mempermudah transaksi, pemesanan, dan layanan lainnya. Tasbihastore juga menerapkan Customer Relationship Management (CRM) guna meningkatkan loyalitas dan komunikasi dengan pelanggan. Sistem ini dirancang menggunakan UML, dibangun dengan PHP dan MySQL, serta diuji menggunakan Blackbox Testing. Fitur tambahan seperti payment gateway untuk memfasilitasi pembayaran online dan notifikasi WhatsApp untuk menginformasikan status pesanan juga diterapkan, guna meningkatkan kemudahan dan kepuasan pelanggan dalam bertransaksi.Kata kunci: CRM, Payment Gateway, Notifikasi WhatsApp Abstract -  Tasbihastore is a store that sells hijabs and Muslim women's accessories, offering online ordering and delivery services to customers. It is located in Desa Karangnongko, RT/04 RW/04, Nalumsari District, Jepara Regency. Currently, service processes are still conducted manually, from transactions to order recording. Therefore, a web-based management information system is needed to streamline transactions, ordering, and other services. Tasbihastore also implements Customer Relationship Management (CRM) to enhance customer loyalty and communication. The system is designed using UML, developed with PHP and MySQL, and tested using Blackbox Testing. Additional features such as a payment gateway to facilitate online payments and WhatsApp notifications to update order statuses are implemented to improve convenience and customer satisfaction in transactions.Keywords: CRM, Payment Gateway, WhatsApp Notification
Implementasi Sistem Pakar Pendeteksi Tingkat Kecanduan Gadget Menggunakan Metode Certainty Factor Silvia Himmatul Aliyyah; Diana Laily Fithri; Yudie Irawan
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI) Vol 8, No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jnkti.v8i1.8731

Abstract

Abstrak - Kecanduan gadget menjadi masalah yang semakin serius di era digital, terutama dikalangan mahasiswa. Kecanduan ini dapat mempengaruhi produktivitas, kesehatan mental, dan hubungan sosial. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan sistem pakar yang dapat mendeteksi tingkat kecanduan gadget dengan menggunakan metode certainty factor berdasarkan kondisi yang dirasakan melalui uji kompetensi dengan variabel self-control dan ketakutan ketinggalan informasi. Setelah diterapkan, hasil akurasi penerapan metode certainty factor menunjukkan nilai persentase 61% sebagai kecanduan rendah. Evaluasi pengguna melalui kuisioner menghasilkan 83,1% yang artinya aplikasi ini bermanfaat dengan fungsionalitas yang baik. Hasil dari diagnosa kecanduan dapat digunakan oleh psikolog untuk memberikan tindak lanjut yang tepat. Pengujian sistem telah menunjukkan bahwa penerapan metode certainty factor memberikan hasil yang akurat dan relevan dengan situasi pengguna. Diharapkan sistem ini juga dapat membantu lembaga pendidikan dan praktisi kesehatan mental dalam mengidentifikasi dan menangani masalah kecanduan gadget secara efektif.Kata kunci: Sistem Pakar, Diagnosa, Certainty Factor, Kecanduan Gadget, Mahasiswa Abstract  - Gadget addiction is becoming an increasingly serious problem in the digital era, especially among students. This addiction can affect productivity, mental health, and social relationships. The aim of this research is to produce an expert system that can detect the level of gadget addiction using the certainty factor method based on conditions felt through competency tests with self-control variables and fear of missing out on information. After implementation, the accuracy results of applying the certainty factor method show a percentage value of 61% as low addiction. User evaluation via questionnaire resulted in 83.1%, which means this application is useful with good functionality. The results of an addiction diagnosis can be used by psychologists to provide appropriate follow-up. System testing has shown that the application of the certainty factor method provides accurate and relevant results to the user's situation. It is hoped that this system can also help educational institutions and mental health practitioners in identifying and treating gadget addiction problems effectively.Keywords: Expert Systems, Diagnosis, Certainty Factor, Gadget Addiction, Students
Sistem Penjualan dan Pre-Order Produk Fashion Berbasis Web dengan Menggabungkan Metode Weighted Product (WP) dan Reorder Point (ROP) pada Toko Azzahra Kids Wear Indana Fauzul Ula; Fajar Nugraha; Yudie Irawan
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI) Vol 8, No 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jnkti.v8i4.9286

Abstract

Abstrak - Proses penjualan dan pre-order yang masih dilakukan secara manual di Toko Azzahra Kids Wear telah menyebabkan ketidakefisienan dalam pencatatan, pengelolaan stok, serta evaluasi kinerja reseller. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem berbasis web yang mengotomatisasi proses penjualan dan pre-order, menilai kinerja reseller secara objektif menggunakan metode Weighted Product (WP), serta menentukan waktu optimal pemesanan ulang menggunakan metode Reorder Point (ROP). Sistem dikembangkan dengan pendekatan prototype dan diuji menggunakan metode blackbox. Hasil menunjukkan bahwa seluruh fitur berjalan sesuai fungsinya, dan metode WP berhasil mengidentifikasi reseller terbaik dengan nilai tertinggi sebesar 3,26. Sistem ini terbukti meningkatkan akurasi pencatatan, efisiensi operasional, dan mendukung pengambilan keputusan dalam pengelolaan stok serta penilaian performa reseller.Kata Kunci : Penjualan; Pre-order; Weighted Product; Reorder Point; Sistem Berbasis Web; Abstract - The manual sales and pre-order process at Azzahra Kids Wear has led to inefficiencies in record-keeping, stock management, and the evaluation of reseller performance. This study aimed to design and develop a web-based system to automate sales and pre-order activities, objectively assess reseller performance using the Weighted Product (WP) method, and determine optimal reorder timing through the Reorder Point (ROP) method. The system was developed using a prototype approach and tested using the blackbox method. Results indicated that all features functioned correctly, and the WP method successfully identified the top-performing reseller with a score of 3.26. The system improved data recording accuracy, operational efficiency, and supported decision-making in stock management and reseller evaluation.Keywords: Sales; Pre-order; Weighted Product; Reorder Point; Web-Based System;
Implementasi Sistem Informasi Pengelolaan Obat dan Barang Apotek Berbasis Web pada Apotek Sehati Demak Indriyani, Sofiatul; Irawan, Yudie
Al-DYAS Vol 5 No 1 (2026): FEBRUARI
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/aldyas.v5i1.8319

Abstract

The management of medicines and supplies in pharmacies is a crucial aspect of ensuring the quality of health services; however, in many medium-scale pharmacies, including Apotek Sehati Demak pharmacy, inventory administration processes are still carried out manually, which can lead to recording errors, delays in reporting, and low operational efficiency. This study aimed to implement and evaluate a web-based drug management information system accompanied by an educational approach to improve the efficiency, accuracy, and transparency of pharmacy administration. An applied qualitative approach with a Participatory Action Research (PAR) model was used, involving stages of needs analysis, system design and development, implementation, user training, and ongoing accompaniment, with five pharmacy staff members selected purposively as participants. The system was developed using PHP and MySQL and includes features for recording incoming and outgoing drugs, stock management, monitoring expiration dates, and generating digital distribution invoices. The findings show an increase in the speed of administrative processes, a reduction in stock recording errors, decreased data duplication, and improved consistency and transparency in inventory reporting, while training and accompaniment were found to enhance users’ competence and readiness to adopt the system sustainably. The study concludes that the implementation of a web-based drug management information system using a participatory approach is effective in supporting the digitalization of administration in medium-scale pharmacies. The implications of this research affirm that the integration of system development with human resource capacity building is a key determinant of successful digital transformation in the health service sector.
Transformasi Digital Pembelajaran melalui Koding dan AI di SMP N 2 Karanganyar Triyanto, Wiwit Agus; Irawan, Yudie; Susanti, Nanik
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari - Maret
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi digital pendidikan menuntut kesiapan guru dalam mengintegrasikan koding dan kecerdasan artifisial (AI) ke dalam pembelajaran. Permasalahan utama di SMP Negeri 2 Karanganyar Demak adalah rendahnya literasi koding dan pemahaman AI guru, serta belum optimalnya pemanfaatan fasilitas TIK dalam mendukung Kurikulum Merdeka. Kegiatan ini menawarkan solusi melalui pelatihan dan pendampingan partisipatif berbasis workshop, blended learning, serta implementasi pembelajaran berbasis proyek. Program dilaksanakan dalam tiga tahap: asesmen awal (pretest), peningkatan kapasitas melalui praktik terstruktur, dan pendampingan implementasi di kelas disertai evaluasi (posttest). Sebanyak 29 guru terlibat sebagai peserta utama dan 504 siswa sebagai penerima manfaat tidak langsung. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan rata-rata kompetensi guru sebesar 38% berdasarkan skor pretest–posttest. Seluruh peserta berhasil menghasilkan proyek koding sederhana, dan 82% guru menyusun modul ajar terintegrasi AI. Implementasi di kelas berdampak pada meningkatnya keterlibatan, kreativitas, dan kolaborasi siswa. Luaran kegiatan berupa modul digital, video tutorial pembelajaran, serta terbentuknya komunitas guru digital sebagai strategi keberlanjutan. Program ini menegaskan bahwa penguatan kapasitas guru merupakan kunci akselerasi transformasi digital sekolah yang adaptif dan berkelanjutan.