Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal of Community Service in Science and Engineering

Pembinaan remaja putus sekolah melalui pelatihan keterampilan pengelasan SMAW Romiyadi Romiyadi; Adi Febrianton; Widya Sinta Mustika
Journal of Community Service in Science and Engineering (JoCSE) Vol 1, No 1 (2022): Available Online in October 2022
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jocse.v1i1.16856

Abstract

Meningkatnya angka putus sekolah bagi remaja menjadi kekhawatiran bagi semua pihak juga berpotensi untuk munculnya penyakit masyarakat. Remaja putus sekolah rentan terhadap pergaulan yang salah, yang selanjutnya akan mengarah pada kenakalan remaja dan berkurangnya keamanan masyarakat. Kenaikan jumlah remaja putus sekolah juga berpengaruh pada perekonomian masyarakat dan Negara Indonesia. Politeknik Kampar sebagai lembaga pendidikan vokasi, tempat untuk mempersiapkan generasi muda bangsa yang mandiri dan siap bekerja. Berdasarkan kondisi saat ini, Program Studi Perawatan dan Perbaikan Mesin Politeknik Kampar berbagi ilmu dan keterampilan kepada remaja putus sekolah yang ada di sekitar wilayah Kampus Bangkinang Kota, Riau melalui kegiatan pengabdian masyarakat. Kegiatan pelatihan ini dilakukan melalui penyampaian materi dan praktek las SMAW. Kegiatan pelatihan ini bertujuan  agar remaja putus sekolah mendapatkan keterampilan sehingga bisa menjadi modal dalam bekerja dan bisa membiayai diri sendiri dan keluarga serta menghindari diri dari pergaulan bebas dan kenakalan remaja. Hasil kegiatan pelatihan menunjukkan tingkat keberhasilan dengan indikasi adanya  respon yang positif dari peserta serta pemahaman peserta terhadap materi yang diberikan. The increasing number of teen dropouts is a concern for all parties and the potential for public ills to emerge. Adolescents who drop out of school are vulnerable to wrong associations, leading to juvenile delinquency and reduced public safety. The increase in the number of teenagers dropping out of school also has an impact on the economy of the Indonesian people and state. As a vocational education institution, Kampar Polytechnic is a place to prepare the nation's young generation, who are independent and ready to work. Based on current conditions, the Kampar Polytechnic Machine Maintenance and Repair Study Program shares knowledge and skills with out-of-school teenagers around the Bangkinang Kota Campus, Riau, through community service activities. This training activity is carried out through the delivery of SMAW welding materials and practices. This training activity aims to make out-of-school teenagers gain skills to be used as capital to work, support themselves and their families, and avoid promiscuity and juvenile delinquency. The results of the training activities indicate the level of success with an indication of a positive response from the participants and the participant's understanding of the material provided.
Enhancing the competency of vocational students through 3D CAD training using Solidworks Romiyadi Romiyadi; Widya Sinta Mustika; Yudi Dwianda; Adi Febrianton; Purnama Irwan; Indah Purnama Putri
Journal of Community Service in Science and Engineering (JoCSE) Vol 2, No 1 (2023): Available Online in April 2023
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jocse.v2i1.19435

Abstract

Computer-aided design (CAD) is one of the competencies taught to vocational students. The software commonly used is Auto CAD, which focuses on constructing two-dimensional (2D) drawings. AutoCAD can also create three-dimensional (3D) drawings, but its features are limited. Based on these conditions, through community service activities, Politeknik Kampar improves the competence of students of SMK Negeri 1 Bangkinang Kota, Department of Mechanical Engineering. This activity aims to strengthen the CAD competence of vocational students using Solidworks software. The results of the training activities show the level of success with indications of a positive response from the participants and the participant's understanding of the material being taught. Computer-aided design (CAD) merupakan salah satu kompetensi yang diajarkan kepada siswa smk. Software yang biasa digunakan adalah Auto CAD yang fokus pada konstruksi gambar dua dimensi (2D). AutoCAD juga dapat digunakan untuk membuat Gambar tiga dimesnsi (3D), tetapi fiturnya sangat terbatas. Berdasarkan kondisi tersebut, Politeknik Kampar turut serta dalam meningkatkan kompetensi siswa SMK Negeri 1 Bangkinang Kota, Jurusan Teknik Pemesinan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kompetensi CAD dari siswa smk menggunakan software Solidworks. Hasil kegiatan pelatihan menunjukkan tingkat keberhasilan dengan indikasi adanya adanya respon yang positif dari peserta serta pemahaman peserta terhadap materi yang diajarkan.