Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Sosialisasi Keamanan Listrik Rumah Tangga di RW 08 Ciomas Permai, Bogor Aas Wasri Hasanah; Isworo Pujotomo; Muchamad Nur Qosim; Tony Koerniawan; Rinna Haryati; Christine Widyastuti; Oktaria Handayani
Terang Vol 2 No 1 (2019): TERANG : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Menerangi Negeri
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik - PLN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33322/terang.v2i1.530

Abstract

Abstrak Listrik merupakan bentuk energi yang paling cocok dan tepat bagi kehidupan manusia modern seperti dewasa ini, dimana energi listrik mempunyai fungsi yang dapat memberikan suatu kebutuhan atau pelayanan daya listrik yang diperoleh oleh konsumen, dengan listrik kehidupan manusia menjadi sangat menyenangkan. Televisi, lampu penerangan, lampu lalu lintas, semua menggunakan listrik. Jadi, listrik dapat dikatakan sebagai suatu bentuk hasil teknologi yang sangat vital dalam kehidupan manusia. Dengan kegiatan ini, maka diharapkan masyarakat umum bisa dan paham tentang instalasi listrik yang aman dan penanganan, penanggulangan dari bahaya listrik yang tidak sesuai dengan standarisasi PLN. Sehingga listrik tidak serta merta menjadi kambing hitam setiap saat ada kejadian kebakaran di lingkungan masyarakat, dan sistem tegangan yang digunakan di Indonesia adalah: fasa-tunggal 220 V, dan fasa-tiga 220/380 V dengan frekuensi 50 Hz. Sistem tegangan ini sangat mempengaruhi dan berbahaya bagi keselamatan manusia. Kata kunci : kabel, tegangan, arus, instalasi, konsleting
Implementasi Teknologi Energi Surya Sebagai Wujud Mandiri Energi Listrik Di Masjid Al-Falah Serua Ciputat Tangerang Selatan christine widyastuti; Oktaria handayani; tony koerniawan
Terang Vol 2 No 2 (2020): TERANG : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Menerangi Negeri
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik - PLN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33322/terang.v2i2.1032

Abstract

The existence of street lighting and or public facilities is one of the things that is very important for the smooth running of residents' activities, especially at night. However, not all of them had lighting installed as in the Al-Falah Serua Ciputat Mosque in South Tangerang. This village is a village that is electrified but electricity supply for public facilities and roads is still minimal, due also to the large cost of using electricity. Therefore it is necessary to install public and street lighting facilities in this case in the form of solar lights as an effective alternative to solutions in lighting and to reduce the cost of using electricity from PLN. The solar lights are very suitable to be installed in this location, considering that the lights do not require electricity from residents' houses and PLN, and geographically the location is very potential for utilizing solar power because it is still very green. Solar lights are installed at strategic points on the road to Al Falah Mosque and the front porch of Al Falah Mosque itself. The lamp used is a HILIOS SL-40W lamp with 40Watt power. In addition to street lighting and public facilities, an economic analysis is also carried out on this activity by comparing the total costs required between incandescent lighting with solar power. Where the nominal difference obtained in rupiah is Rp 311,055.2 lighter than PJU incandescent lamps, and solar lights are not affected by TDL (basic electricity tariff).
Implementasi Teknologi Energi Surya Sebagai Wujud Mandiri Energi Listrik Di Masjid Al-Falah Serua Ciputat Tangerang Selatan Christine Widyastuti; Oktaria Handayani; TONY KOERNIAWAN
Terang Vol 4 No 1 (2021): TERANG : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Menerangi Negeri
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik - PLN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33322/terang.v4i1.1139

Abstract

Keberadaan penerangan jalan dan atau fasilitas umum adalah salah satu hal yang sangat penting demi kelancaran aktivitas warga khususnya di malam hari. Tetapi, tidak semuanya telah terpasang penerangan seperti halnya di Masjid Al-Falah Serua Ciputat Tangerang Selatan. Desa ini merupakan desa yang teraliri arus listrik namun pasokan listrik untuk fasilitas umum dan jalan masih minim,dikarenakan pula oleh besarnya biaya pemakaian energi listrik. Oleh karena itu diperlukan pemasangan penerangan fasilitas umum dan jalan dalam hal ini berupa lampu tenaga surya sebagai alternatif efektif untuk solusi dalam penerangan dan pengurangan biaya pemakaian energi listrik dari PLN. Lampu tenaga surya sangat sesuai umtuk dipasang di lokasi ini mengingat lampu tersebut tidak memerlukan pasokan listrik dari rumah warga dan PLN serta secara keadaan geografis lokasi ini sangat potensial untuk memanfaatkan tenaga surya dikarenakan masih sangat terbuka hijau. Lampu tenaga surya di pasang di titik strategis yaitu di jalan menuju Masjid Al Falah dan depan teras Masjid Al Falah itu sendiri. Lampu yang digunakan adalah lampu HILIOS SL-40W dengan daya 40 Watt. Selain untuk penerangan jalan dan fasilitas umum, analisis ekonomi juga dilakukan pada kegiatan ini dengan cara membandingkan total biaya yang diperlukan antara penerangan lampu pijar dengan tenaga surya. Dimana didapat selisih nominal dalam rupiah Rp 311.055,2 lebih ringan dari PJU lampu pijar, dan lampu tenaga surya tidak dipengaruhi oleh TDL( tarif dasar listrik ).
Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Kampung Gadog Melalui Budidaya Ikan Lele Berbasis Automatic Fish Feeder Dan Energi Baru Terbarukan Christine Widyastuti; Oktaria Handayani; Dwi Anggaini
Terang Vol 5 No 2 (2023): TERANG : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Menerangi Negeri
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik - PLN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kampung Gadog Desa Sukamahi merupakan sebuah kampung yang terletak di Cianjur Jawa Barat. Topologi Kampung Gadog dikelilingi oleh persawahan sehingga mayoritas masyarakat berprofesi sebagai petani. Pendapatan masyarakat yang rendah mengakibatkan kondisi masyarakat kurang sejahtera. Untuk membantu masyarakat meningkatkan perekonomiannya dan melihat potensi air yang melimpah serta menerapkan IPTEK di kampung Gadog, maka tim akan membangun kolam budidaya ikan lele. Yang perlu diperhatikan untuk budidaya ikan lele adalah waktu pemberian pakan tepat waktu, sedangkan masyarakat menghabiskan waktu seharian jika bercocok tanam di sawah / di ladang karena posisi yang jauh. Untuk memfasilitasi hal tersebut maka pemberian pakan akan menggunakan automatic fish feeder yang sudah dilengkapi dengan photovoltaic di bagian atas alat.. Sedangkan penerapan IPTEK menggunakan pompa air DC berbasis energi surya, dimana pompa air ini akan digunakan untuk proses pengairan kolam. Untuk fish feeder dalam pemberian pakan dapat di setting sesuai dengan kebutuhan, dimana dalam hal ini settingan waktu yang dibuat adalah dalam setiap 5 jam sekali. Kolam yang digunakan adalah kolam konvensional dengan ukuran panjang x lebar x tinggi adalah 3m x 2m x1m, dengan jumlah 4 unit kolam yang terbagi menjadi 1 kolam untuk pembibitan, 1 kolam untuk pertumbuhan dan 2 kolam lainnya untuk kolam panen. Dan untuk pompa air yang digunakan untuk menguras dan atau mengisi kembali air ke kolam digunakan pompa Air DC dengan kapasitas output pompa sebesar 180 Watt ,12 Volt. Untuk panen ikan di lakukan setelah ikan berusia 3 bulan dari sejak pembibitan pada usia 15 hari.
Penambahan Gardu Distribusi Berdasarkan Pertumbuhan Beban Listrik Menggunakan GUI Matlab di Wilayah Tangerang Adri Senen; Oktaria Handayani; Christine Widyastuti
Jurnal Teknik: Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 22 No 1 (2023): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55893/jt.vol22no1.499

Abstract

Distribution system development Planning is very important in line with the increasing need for electricity loads, attention must be paid to quality of power delivered to consumers. The addition of a distribution network will certainly result in an increase in the capacity and number of transformers and distribution substations. The addition of distribution substations was based on the selection of distribution transformer ratings based on the growth of their load. The distribution transformer loading is made at a maximum of 80% with distributed model. Distribution transformers addition calculation requires an approach to connect the total distribution transformers and distribution substations, namely the average result of the total distribution transformers divided by the total distribution substations, it requires quite complex calculations. To make planning for adding distribution substations easier, you can use the Matlab Graphical User Interface (GUI). With the Matlab GUI program, projections for adding substations can be done easily, quickly, and precisely, and can be applied to any region more accurately. Based on the results of the GUI simulation, it was found that the total additional transformer capacity for the Tangerang area was 1.6 MVA with the addition of 7 distribution substations.