Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Pengabdian Multidisiplin

Pelatihan Cara Deteksi Dini Tumbuh Kembang Anak dan Penanganan Kasus Common Problem Pada Guru Playgroup, TK & Daycare Damian School Heliany Kiswantomo; Evi Ema Victoria Polii; Vida Handayani; Marissa Chitra Sulastra
Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2023): Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Kuras Institute & Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/00202303711000

Abstract

Deteksi dini tumbuh kembang anak diperlukan agar guru dapat membantu anak didik di usia PAUD untuk berkembang dengan lebih optimal. Masalah yang paling signifikan muncul di TK dan Daycare Damian School adalah tantrum dan juga permasalahan bahasa pada peserta didik. Tujuan diselenggarakannya pelatihan ini adalah membekali Guru PAUD dan TK di Damian School khususnya dalam melakukan Deteksi Dini dalam Tumbuh Kembang serta mengatasi permasalahan umum seperti tantrum serta keterlambatan bicara pada peserta didik. Metode yang dipergunakan adalah psikoedukasi melalui pelatihan. Total peserta yang menghadiri kegiatan ini adalah 7 orang guru. Berdasarkan hasil evaluasi, terdapat peningkatan pemahaman peserta akan materi yang telah disampaikan, dengan hasil uji Wilcoxon Sign Rank Test menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara pemahaman sebelum dan setelah mengikuti pelatihan, dengan selisih rank bertanda positif (T hitung < T tabel = tolak H0). Artinya pemahaman guru-guru meningkat setelah mengikuti pelatihan ini. Dari hasil evaluasi juga diperoleh gambaran bahwa mayoritas peserta bertekad akan menerapkan materi tersebut dalam kegiatan mereka sehari-hari di lapangan sebagai guru. Dapat disimpulkan bahwa kegiatan pelatihan ini memberikan manfaat bagi guru-guru di TK dan Daycare Damian School.
Pelatihan “Learning and Motivation” untuk Guru Savitri, Jane; Kiswantomo, Heliany; Destalya Anggrainy; Janice Grace Lusiani Larasati Simanjuntak; Alicia Yosi Reviana
Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Kuras Institute & Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/002024041016000

Abstract

Guru adalah figur di sekolah yang berperan penting dalam ketercapaian tujuan pendidikan. Kemampuan guru untuk memfasilitasi proses belajar siswa dan memotivasi siswa untuk mengikuti aktivitas pembelajaran di kelas merupakan salah satu kompetensi dasar yang perlu dikembangkan oleh guru. Peningkatan pengetahuan dan kemampuan guru untuk mengaplikasikan teknik-teknik learning dan melakukan pendekatan motivasional yang tepat terhadap siswa inilah yang menjadi tujuan dalam pelatihan tentang “learning and motivation”. Pelatihan dilakukan secara hybrid, sedangkan metode pelatihan yang diberikan meliputi direct instruction, small-group discussion, inquiry teaching, dan experiential learning. Berdasarkan hasil evaluasi level reaksi, seluruh peserta memberikan reaksi yang positif terhadap sesi-sesi pelatihan yang diberikan. Sedangkan berdasarkan evaluasi hasil belajar peserta, pelatihan ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan sikap guru mengenai materi learning, namun mereka belum menunjukkan adanya perubahan dalam pemahaman konseptual atas teori motivation; kondisi ini didiskusikan lebih lanjut. Secara umum dapat disimpulkan bahwa pelatihan ini memberikan dampak yang baik bagi peningkatan pemahaman guru atas materi pelatihan, sehingga diharapkan bahwa guru lebih mampu memotivasi dan menolong siswa dalam belajar.
Psikoedukasi Mengantisipasi Toxic Parenting pada Orang Tua TK Pelita Fajar Kiswantomo, Heliany; Sekar Indah Aryati; Padmarini Candraningtyas; Marsha Regina Brawijaya; Kannia Tulus Shafiranti; Cecillia
Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 4 No. 3 (2024): Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Kuras Institute & Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/002024041137000

Abstract

Orang tua sebagai figur utama yang berperan dalam pengasuhan anak ternyata belum tentu dapat memberikan pengasuhan yang layak. Dewasa ini berkembang istilah toxic parenting, yaitu salah satu jenis pengasuhan yang memiliki dampak negatif terhadap perkembangan anak, dan memiliki ciri-ciri yang bernuansa kekerasan. TK Pelita Fajar adalah salah satu Taman Kanak-kanak di Bandung yang memiliki program pendidikan anak usia dini di jenjang play group, TK A dan TK B. Guna menghindarkan anak dari dampak buruk fenomena toxic parenting, maka TK Pelita Fajar mengadakan acara pembinaan bagi orang tua siswa dengan tema “Mengatasi Toxic Parenting”. Kegiatan dilaksanakan pada hari Jumat, 11 Oktober 2024 pada pk 8.45-10.00, menggunakan metode lecturing, dengan paparan materi, pemutaran cuplikan film dan survey games. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan pemahaman mengenai toxic parenting antara sebelum dan setelah psikoedukasi, yang kemungkinan berkaitan dengan waktu pelaksanaan yang terbatas. Evaluasi teknis menunjukkan bahwa hampir seluruh peserta menilai pelaksanaan psikoedukasi ini baik dan sangat baik, dari sisi metode, materi, narasumber dan interaksi antara narasumber dan peserta. Simpulan dari evaluasi adalah terbatasnya waktu pelaksanaan perlu menjadi perhatian untuk terjadi perubahan dalam pemahaman materi.