Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Tinjauan Literatur tentang Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kinerja Proyek Jalan Nasional di Indonesia Fadhilal Ahmad; Vivi Silvia
Indonesian Journal of Economics Management and Accounting Vol. 3 No. 3 (2026): IJEMA - Maret 2026
Publisher : PT. INOVASI TEKNOLOGI KOMPUTER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60076/ijema.v3i3.1966

Abstract

Pembangunan jalan nasional merupakan elemen vital dalam upaya meningkatkan konektivitas dan pemerataan pembangunan di Indonesia. Namun, pelaksanaan proyek jalan nasional masih menghadapi berbagai permasalahan yang berdampak pada rendahnya kinerja proyek, seperti keterlambatan, pembengkakan anggaran, dan mutu pekerjaan yang tidak sesuai standar. Penelitian ini dimaksudkan untuk menelaah secara terstruktur berbagai unsur yang berperan dalam menentukan keberhasilan pelaksanaan proyek jalan nasional di Indonesia berdasarkan hasil penelitian terdahulu. Dengan menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR), sebanyak sepuluh jurnal relevan dianalisis untuk mengidentifikasi pola umum penyebab permasalahan proyek. Hasil kajian menggambarkan bahwa elemen paling berperan dalam menentukan keberhasilan pelaksanaan proyek meliputi manajemen proyek, kualitas sumber daya manusia, kondisi geografis dan cuaca, material dan peralatan, serta komunikasi antar pemangku kepentingan. Kajian ini memberikan rekomendasi strategis guna mendukung perbaikan implementasi proyek jalan nasional yang lebih efektif dan berkelanjutan, serta mendorong tercapainya pemerataan pembangunan sarana dan prasarana di setiap penjuru Nusantara menjadi langkah strategis untuk mendukung pertumbuhan yang inklusif
Tax Effort and Regional Fiscal Independence: The Mediating Role of Fiscal Space in Indonesian Provinces Wafiq Amelia; Vivi Silvia; Putri Bintusy Syathi
Blantika: Multidisciplinary Journal Vol. 4 No. 8 (2026): Special Issue
Publisher : PT. Publikasiku Academic Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57096/blantika.v4i8.544

Abstract

Fiscal decentralization has become a crucial policy framework for strengthening regional governance and improving the capacity of local governments to finance development independently. However, many regions, including provinces in Indonesia, continue to experience high dependence on central government transfers due to differences in revenue-generating capacity and fiscal management effectiveness. This study aims to examine the effect of tax effort on regional fiscal independence and investigate the mediating role of fiscal space in the relationship between tax effort and fiscal independence in Indonesian provinces. A quantitative approach was employed using balanced panel data from 34 Indonesian provinces during the period 2019–2024. Secondary data were obtained from the Directorate General of Fiscal Balance of the Ministry of Finance and Statistics Indonesia. The data were analyzed using panel data regression with the Fixed Effects Model (FEM), while the mediation effect was tested using the Sobel test. The results indicate that tax effort has a positive and significant effect on regional fiscal independence and fiscal space. Fiscal space also positively influences fiscal independence when examined independently. Furthermore, the mediation analysis confirms that fiscal space significantly mediates the relationship between tax effort and regional fiscal independence. These findings indicate that strengthening local taxation capacity alone is insufficient; effective fiscal management is required to transform additional revenue into greater fiscal flexibility. This study concludes that sustainable regional fiscal independence requires an integrated strategy combining optimal tax mobilization and efficient utilization of fiscal resources. The findings contribute to fiscal decentralization literature and provide practical implications for policymakers in designing strategies to enhance regional fiscal autonomy.
Socialization of Foreign Tourist Arrival Trends in Sabang City Atallah Aqil; Vivi Silvia; Lembachre
Jurnal Pengabdian Bakti Akademisi Vol. 3 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Bakti Akademisi
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This community service activity aimed to strengthen tourism data literacy among local tourism stakeholders in Sabang City by socializing foreign tourist arrival trends. The activity used the Service Learning method through data presentation, simple visual interpretation, discussion, and field interaction. The materials covered domestic and foreign tourist visits, monthly arrival patterns, factors affecting international tourism demand, and tourism ethics related to culture and environmental preservation. The results show that participants were better able to distinguish tourist segments, interpret monthly changes, and relate tourism data to accessibility, events, service readiness, cleanliness, and destination image. This activity demonstrates that tourism-data socialization can support evidence-based awareness among local tourism stakeholders.
Peran Satuan Kerja (SATKER) dalam Pengendalian Mutu Pelaksanaan Jalan Nasional di Wilayah Aceh Teuku Muhammad Taufiqurrahman; Vivi Silvia
Nusantara Journal of Multidisciplinary Science Vol. 3 No. 8 (2026): NJMS - Maret 2026
Publisher : PT. Inovasi Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60076/njms.v3i8.1967

Abstract

Pengendalian mutu pelaksanaan jalan nasional memegang peranan penting dalam menjamin keberlanjutan dan efisiensi pembangunan infrastruktur. Satuan Kerja (Satker) sebagai pelaksana teknis di bawah Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) memiliki tanggung jawab strategis dalam pengawasan mutu. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam peran Satker dalam pengendalian mutu jalan nasional di Provinsi Aceh, dengan menyoroti tantangan teknis, kelembagaan, dan sumber daya manusia. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif-deskriptif dan analisis isi tematik. Hasil menunjukkan bahwa peran Satker masih belum optimal akibat lemahnya sistem pengawasan berbasis risiko, keterbatasan penerapan Quality Assurance/Control, dan ketimpangan kompetensi antarpegawai. Pengawasan mutu cenderung bersifat administratif, bukan substantif, serta minim integrasi teknologi informasi. Simpulan utama menyatakan bahwa Satker belum menjalankan fungsinya sebagai pengendali strategis mutu secara penuh. Rekomendasi mencakup penguatan kewenangan teknis, integrasi sistem e-monitoring, dan penyusunan pelatihan berbasis output. Penelitian ini berkontribusi dalam pemahaman kelembagaan pengawasan infrastruktur jalan serta memberikan arah perbaikan berbasis bukti di wilayah dengan tantangan geografis seperti Aceh