Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Keefektifan Discovery Learning dengan Pendekatan RME pada Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Cahya Nilam Maharani; Eko Andy Purnomo; Iswahyudi Joko Suprayitno
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 20 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/wms.v20i1.112779

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis antara siswa yang memperoleh pembelajaran dengan model Discovery Learning menggunakan pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) dan siswa yang memperoleh pembelajaran konvensional pada materi Teorema Pythagoras. Selain itu, penelitian ini juga mengkaji hubungan antara math anxiety dan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis pada kelas eksperimen serta mendeskripsikan keaktifan siswa selama proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain nonequivalent control group design yang melibatkan dua kelas, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Instrumen penelitian meliputi tes uraian (pretest–posttest), angket math anxiety, dan lembar observasi keaktifan siswa. Analisis data dilakukan menggunakan uji Independent Samples t-Test, indeks N-gain, dan korelasi Pearson dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok, di mana peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Selain itu, ditemukan hubungan negatif yang signifikan antara math anxiety dan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis. Keaktifan siswa berada pada kategori tinggi dan menunjukkan kecenderungan sejalan dengan peningkatan kemampuan tersebut. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran Discovery Learning dengan pendekatan RME berpotensi mendukung peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dengan mempertimbangkan faktor afektif dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran.
Systematic Literature Review (SLR): Efektivitas E-Modul dalam Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika Siswa Elita Astri Widya Dany; Iswahyudi Joko Suprayitno; Abdul Aziz
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 10 Nomor 1
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v10i1.4635

Abstract

Kemampuan pemahaman konsep matematika siswa Indonesia masih tergolong rendah, yang ditunjukkan oleh skor PISA 2022 dan dominasi pendekatan pembelajaran konvensional. Inovasi pegagogis berupa E-modul interaktif muncul sebagai Solusi untuk meningkatkan mutu pendidikan dan mendukung Kurikulum Merdeka. Akan tetapi, ketidakseragaman hasil penelitian mengenai efektivitas E-modul terhadap pemahaman konsep matematika mendorong perlunya kajian sistematis yang mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk menilai efektivitas E-modul, menetapkan ciri-ciri E-modul yang berhasil, dan mengidentifikasi elemen-elemen yang berkontribusi pada kesuksesan penerapannya. Studi ini menggunakan metode SLR dengan berpedoman pada protocol PRISMA, menganalisis 10 artikel yang memenuhi kriteria inklusi (publikasi 2021-2025) dari basis data akademik. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengembangan dan penerapan E-Modul secara konsisten memberikan kontribusi positif dan siginikan efektif dalam meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa. Efektivitas ini didukung oleh integrasi E-Modul dengan model konstruktivis (seperti PBL dan Discovery Learning) dan pendekatan kontekstual. E-Modul yang unggul dicirikan oleh desain yang valid, praktis, interaktivitas tinggi, serta dukungan alat visual modern (Geogebra, Desmos, Wordwall). Keberhasilan implementasi juga didorong oleh peningkatan motivasi dan kemandirian belajar siswa. Kesimpulan dari SLR ini Adalah E-modul interaktif merupakan alternatif bahan ajar yang teruji dan efektif dalam mengatasi kendala pemahaman konsep matematis siswa, menjadikannya Solusi yang dapat diandalkan untuk peningatan hasil belajar.
SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW: PENERAPAN DEEP LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA ERA KURIKULUM MERDEKA Umi Nur Samsiah; Venissa Dian Mawarsari; Iswahyudi Joko Suprayitno
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 2 (2026): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/x26pvj73

Abstract

Penelitian ini merupakan studi literatur sistematis yang bertujuan untuk menganalisis penerapan pendekatan Deep Learning dalam pembelajaran matematika pada era Kurikulum Merdeka di Indonesia. Pendekatan Deep Learning dipandang sebagai strategi pembelajaran yang mendorong keterlibatan aktif bagi peserta didik dalam mengonstruksi pemahaman yang komprehensif terhadap konsep-konsep matematika dan kontekstual, sehingga meningkatkan motivasi serta hasil belajar. Metode SLR digunakan untuk mengidentifikasi, mengumpulkan, dan menganalisis 14 artikel ilmiah terpilih yang diterbitkan antara tahun 2021–2025 dan relevan dengan topik Deep Learning dalam pendidikan matematika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan ini sejalan dengan prinsip Kurikulum Merdeka yang menekankan pembelajaran inovatif dan berpusat pada peserta didik, serta mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan pemecahan masalah. Integrasi teknologi kecerdasan buatan dalam Deep Learning juga berperan penting dalam meningkatkan personalisasi dan efektivitas pembelajaran. Namun demikian, tantangan seperti keterbatasan pelatihan pendidik dan sumber daya masih perlu diatasi agar penerapan Deep Learning dapat berjalan secara optimal.
Implementasi Model Pembelajaran Van Hiele Pendekatan Deep Learning Meningkatkan Kemampuan Berpikir Geometris Materi Bangun Ruang Sisi Datar Kelas IX umi nur; venissa dian mawarsari; iswahyudi joko suprayitno
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 20 No. 2 (2026): Agustus 2026 (In Press)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/wms.v20i2.120238

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir geometris siswa melalui implementasi model pembelajaran Van Hiele dengan pendekatan deep learning, serta menganalisis pengaruh motivasi belajar dan gotong royong terhadap kemampuan berpikir geometris pada materi bangun ruang sisi datar. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain one-shot case study. Sampel penelitian berjumlah 24 siswa kelas IX A MTs Muhammadiyah 1 Kalibening yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui tes (pre-test dan post-test), angket motivasi belajar, dan lembar observasi gotong royong. Analisis data menggunakan uji paired sample t-test dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan pada kemampuan berpikir geometris siswa setelah diberikan perlakuan, dengan nilai rata-rata post-test (68,87) lebih tinggi daripada pre-test (50,04) dan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05). Motivasi belajar berpengaruh signifikan terhadap kemampuan berpikir geometris (p = 0,000), sedangkan gotong royong tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan secara statistik (p = 0,319). Secara simultan, kedua variabel tersebut memengaruhi kemampuan berpikir geometris dengan kontribusi sebesar 55,1%. Implikasi dari penelitian ini adalah model pembelajaran Van Hiele berpendekatan deep learning dapat dijadikan alternatif efektif dalam pembelajaran geometri, dengan motivasi belajar sebagai faktor kunci yang perlu diperhatikan guru untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa secara mendalam dan bermakna. Kata Kunci: Van Hiele; Pembelajaran Mendalam; Geometri; Motivasi Belajar; Gotong Royong