Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

SOCIAL CAPITAL AND SUSTAINABILITY LEVEL OF MAIZE FARM IN TANJUNG LAGO SUB-DISTRICT BANYUASIN DISTRICT Azqia Wardani; M Yazid; Yunita - Yunita
JURNAL MANAJEMEN AGRIBISNIS Vol 9 No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JMA.2021.v09.i02.p02

Abstract

The existence of social capital has an equally important with economic capital. Social capital is an important factor for farmers to innovate and support sustainability. Sustainable agriculture can be realized in a way that every farm must be oriented to the process of achieving profitable and efficient production by emphasizing on improving disease management and prevention. Banyuasin Regency is one of the largest regencies that produce corn in the province of South Sumatra. The sub-district that produces the most corn is Tanjung Lago District. Thus, it is necessary to measure social capital in supporting the sustainability of maize farming. This study aims to measure (1) the social capital of corn farmers in Tanjung Lago District; (2) the sustainability of maize farming in Tanjung Lago District. The research location was determined intentionally. Sampling using simple random sampling technique. The data used are primary data and secondary data which were analyzed by tabulation then analyzed mathematically and described descriptively. The results showed that (1) the social capital of farmers in the research location was in the medium category; (2) the opportunity for the sustainability of maize farming in Tanjung Lago District, Banyuasin Regency is worth 54.47%, meaning that it is quite sustainable. Keywords: maize farm, social capital, sustainability
Factor analysis of the decreasing youth interest and its contribution to the sustainable agriculture sector: Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Minat Generasi Muda terhadap Keberlanjutan Sektor Pertanian Tafarini, Meitry; Tri Yuliani, Maulidia; Wardani, Azqia; Sari, Yulia; Fuji Lestari, Etika; Ilham Pamungkas Susilo, Ade; Amelia, Fadila; Manurung, Gugun
Sriwijaya Journal of Agribusiness and Biometrics in Agriculture Research Vol. 4 No. 2 (2024): Volume 4 Nomor 2 (2024) : Juli 2024 - Desember 2024
Publisher : Departement of Socio-Economic Agricuture, Faculty of Agriculture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The youth have a strategic role to play in driving the progress of the agricultural sector. Their interest in agriculture has become a critical concern for the continuity of this sector. This study aims to identify the factors determining youth interest in the agricultural sector. The respondents of this study comprised 50 individuals aged 14 to 29 years. The research use scoring methods and statistical analysis using logistic regression. The results show that youth interest in the agricultural sector is influenced by age, gender, opportunities, and challenges within the sector. Older respondents demonstrated a higher interest in agriculture. Male youth exhibited greater interest compared to female youth. Furthermore, the availability of opportunities within the agricultural sector was positively associated with youth interest. Conversely, an increase in challenges within the sector led to a decline in youth interest in agriculture.
Analisis Perkembangan Produksi dan Efisiensi Teknis Komoditas Pangan di Indonesia Purba, Khairul Fahmi; Intan, Dian Retno; Tafarini, Meitry Firdha; Sari, Yulia; Wardani, Azqia; Yuliani, Maulidia Tri
Agrifo : Jurnal Agribisnis Universitas Malikussaleh Vol. 10 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Food security is a critical concern for Indonesia which is well-known as an agricultural country. The risk of a food crisis can be mitigated through comprehensive assessments of production trends and efficiency analysis of Indonesia’s food crops commodities. This study aims to demonstrate the production trends of Indonesia’s strategic food crops commodities namely paddy, maize, soybean, cassava, and sugarcane. This study also aims to measure the technical efficiency score among the food crop commodities. The research utilized secondary time-series data from 1999 to 2023, comprising agricultural input variables such as land area, fertilizer, agrochemical, and labor, alongside the output of food commodity production. The analytical methods applied were Data Envelopment Analysis (DEA) and descriptive statistics. The results showed that the production of food crops commodities in Indonesia over the past 25 years has been relatively volatile and varied, with most commodities demonstrating adequate satisfying technical efficiency. However, soybean production requires particular attention due to its lower performance in both production volume and technical efficiency. The study also analyzed the agricultural input use trends. The finding highlights an ongoing increase in land area for food crop cultivation through extensification programs. Meanwhile, the use of chemical fertilizers and agrochemicals has continued to rise. On the other hands, the use of organic fertilizers has declined, raising concerns about sustainability. These findings are expected to inform policymakers in designing and implementing agricultural development programs to achieve national food self-sufficiency.
Pendampingan Inovasi Kemasan dan Digital Marketing Produk Lokal Kemplang Tunu Pada Kelompok Usaha Perempuan Seroja di Kabupaten Ogan Komering Ilir: Community Service in Packaging Innovation and Digital Marketing of Local Product Kemplang Tunu for Seroja Women’s Group in Ogan Komering Ilir Junaidi, Yulian; Purba, Khairul Fahmi; Tafarini, Meitry Firdha; Sari, Dwi Wulan; Wardani, Azqia; Yuliani, Maulidia Tri
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v4i2.922

Abstract

Kemplang tunu merupakan produk lokal khas Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir. Produk ini banyak diminati oleh konsumen namun sayangnya cakupan pemasarannya masih terbatas secara regional dan kemasan produk yang perlu untuk diperbaiki. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pendampingan inovasi pengemasan dan digital marketing untuk meningkatkan penjualan kemplang tunu bagi kelompok usaha perempuan “Seroja”. Kegiatan pendampingan ini melibatkan 28 perempuan di Desa Pedamaran 6 Kecamatan Pedamaran Kabupaten Ogan Komering Ilir. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan cara sosialisasi, pelatihan, dan evaluasi. Dalam hal aspek produksi, kegiatan pendampingan ini menghasilkan penerapan teknologi pengemasan dengan ziplock untuk meningkatkan masa simpan dan peningkatan kualitas produk. Lebih lanjut, desain kemasan juga membuat produk kemplang tunu memiliki branding baru sebagai produk lokal. Selain itu pelatihan pemanfaatan e-commerce juga dilaksanakan untuk peningkatan aspek pemasaran. Hasil evaluasi dengan uji statistik Wilcoxon menunjukkan bahwa adanya perubahan pengetahuan, keterampilan dan sikap dari peserta kegiatan pendampingan setelah dan sebelum terlaksananya kegiatan pendampingan inovasi kemasan dan digital marketing. Kegiatan ini diharapkan dapat berkelanjutan untuk memajukan ekonomi lokal pedesaan serta adanya pern pemerintah daerah untuk memajukan usaha kemplamg sebagai peningkatan ekonomi daerah.
KOMODITAS PERTANIAN UNGGULAN BASIS SUMBER KARBOHIDRAT DAN PROTEIN DI SUMATERA SELATAN Sari, Yulia; Antonio, Jerry; Sulastri, Merna Ayu; Purba, Khairul Fahmi; Wardani, Azqia; Putri, Rani Revina
Jurnal Imiah Management Agribisnis (Jimanggis) Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Management Agribisnis (Jimanggis)
Publisher : Magister Agribisnis Program Pascasarjana Universitas Sjakhyakirti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48093/jimanggis.v6i1.291

Abstract

Pengembangan suatu wilayah dapat dilakukan dengan mengoptimalkan potensi komoditas pertanian unggulan di daerah masing-masing. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komoditas pertanian basis unggulan, mengkaji laju pertumbuhan komoditas pertanian, serta menganalisis komoditas unggulan utama di masing-masing wilayah kabupeten dan kota yang ada di Sumatera Selatan. Analisis data penggunakan metode Location Quotinent (LQ), Model Rasio Pertumbuhan (MRP), dan Overlay. Hasil menunjukkan bahwa komoditas pertanian unggulan sumber karbohidrat di Sumatera Selatan terdiri dari padi, jagung, ubi kayu dan ubi jalar sedangkan kedelai, kacang tanah, kacang hijau, telur unggas, daging unggas, daging ruminasia dan hasil perikanan merupakan komoditas pertanian unggulan basis sumber protein. Laju pertumbuhan masing-masing komoditas beragam. Sektor unggulan untuk komoditas ubi jalar berada di Kabupaten/ Kota Lahat, Musi Rawas, Musi Rawas Utara, Pagar Alam, dan Lubuklinggau. Kemudian Kabupaten/ Kota Ogan Komering Ilir, Muara Enim, dan Ogan Komering Ulu Timur merupakan pusat unggulan untuk komoditi padi. Selanjutnya, Kabupaten/ Kota Ogan Komering Ulu, Lahat, dan Banyuasin unggul pada komoditi daging unggas. Sementara Kabupaten Pali dan Kota Prabumulih menunjukkan keunggulan pada komoditi kacang hijau. Kondisi ini akan memicu terjadinya perdagangan antar wilayah yang akhirnya dapat menggerakkan roda perekonomian di Provinsi Sumatera Selatan. Maka dari itu pemerintah perlu memfokuskan komoditas pertanian unggulan untuk pengembangan ekonomi wilayah.
Kontribusi Curahan Tenaga Kerja Perempuan Terhadap Pendapatan Rumah Tangga di Kecamatan Pedamaran Kabupaten OKI Yuliani, Maulidia Tri; Purba, Khairul Fahmi; Tafarini, Meitry Firdha; Wardani, Azqia; Junaidi, Yulian; Huanza, M.; Lestari, Etika Fuji
Jurnal Imiah Management Agribisnis (Jimanggis) Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Management Agribisnis (Jimanggis)
Publisher : Magister Agribisnis Program Pascasarjana Universitas Sjakhyakirti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48093/jimanggis.v6i2.337

Abstract

Perempuan memiliki peran yang tidak kalah pentingnya dibandingkan pria dalam rumah tangga. Kontribusi tenaga dan penghasilan perempuan sering kali tidak dipertimbangkan sehingga nilainya dalam mendukung pendapatan rumah tangga kurang diapresiasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kontribusi curahan tenaga kerja perempuan terhadap pendapatan rumah tangga di Kecamatan Pedamaran Kabupaten OKI. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei dengan pendekatan kuantitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan secara sensus yaitu melakukan wawancara pada semua anggota perempuan yang tergabung dalam unit usaha pembuat kemplang dan pengrajin purun. Total responden yang terlibat dalam penelitian ini adalah 48 perempuan. Hasil penelitian menunjukkan total rata-rata curahan waktu kerja prempuan untuk unit usaha pengrajin purun sebesar 2,6 jam perhari dan selama 1 minggu rata-rata bekerja selama 4,7 hari kerja dan unit usaha pembuat kemplang curahan waktu kerja lebih lama yaitu sebesar 4,6 jam per hari dan 5,8 hari kerja dalam 1 minggu. Kontribusi yang diberikan masih tergolong kecil karena dibawah 50% dari total pendapatan rumah tangga yaitu dari usaha pengrajin purun hanya sebesar 33,33% dan usaha pembuat kemplang memberikan kontribusi sebesar 40,71%. Temuan ini mengisyaratkan bahwa perempuan memiliki peran penting dalam membantu pendapatan dan menopang ekonomi rumah tangga. Perlunya pemberdayaan perempuan untuk memposisikan peran perempuan pedesaan dalam kontribusi ekonomi rumahh tangga.
Penguatan Kapasitas Pengrajin Purun: Teknologi Pengeringan, Inovasi Desain Decoupage, Dan Pemasaran Digital Di Kecamatan Pedamaran Sari, Dwi Wulan; Wardani, Azqia; Yuliani, Maulidia Tri; Junaidi, Yulian; Purba, Khairul Fahmi; Tafarini, Meitry Firdha
Jurnal Pengabdian dan Peningkatan Mutu Masyarakat (Janayu) Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian dan Peningkatan Mutu Masyarakat (In Press)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/janayu.v7i1.42752

Abstract

Purpose – Purun is utilized as a raw material for handicrafts in Ogan Komering Ilir Regency. The challenges in production and marketing remain obstacles of handicraft small enterprises. The drying process still depends on climate. Futhermore, product designs tend to be mundane, lack of colour, pattern and innovation. Then, artisans generally sell only to middlemen, resulting in low bargaining power. This community programme to enhance the artisans’ capacity. Design/methodology/approach –The programme was implemented with Rude Gebol Djuai through five activities: socialisation; preparation for training activities;  technology implementation in the form of a steel drying rack, accompanied by decoupage practice; mentoring in product development and digital marketing; and evaluation conducted through observation, discussion, and post-test. The artisans as co-implementers by contributing local knowledge, producing innovative products, and applying digital marketing. Findings – The results indicate significant improvements in artisans’ knowledge, skills, and attitudes after participating in the training (Wilcoxon test, p<0.05). Product outputs became more varied, while the drying facility supported a more orderly drying process and improved production continuity. Then, total revenue increased from IDR18,450,000 to IDR42,550,000. In addition, the adoption of e-commerce began to use. Originality/value – This programme can improving artisans’ income, empowering women, and promoting the Sustainable Development Goals (SDGs).
The Determinasi Produktivitas Usahatani Padi pada Lahan Rawa Lebak di Kabupaten Ogan Ilir sebagai Upaya Penguatan Ketahanan Pangan Daerah di Lahan Suboptimal Lestari, Etika Fuji; Purba, Khairul Fahmi; sari, yulia; Huanza, M; khairunnisa, khossy; yuliani, maulidia tri; Wardani, Azqia
Jurnal Sosiologi Pertanian dan Agribisnis Vol 8 No 1 (2026): Januari:Jurnal Sosiologi Pertanian dan Agribisnis
Publisher : Universitas Gajah Putih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55542/juspa.v8i1.1831

Abstract

Lahan rawa lebak dikategorikan sebagai lahan suboptimal yang memiliki potensi signifikan untuk meningkatkan produksi padi serta memperkuat ketahanan pangan di tingkat daerah. Penelitian ini dilaksanakan dengan maksud untuk mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi produktivitas usahatani padi pada lahan rawa lebak di Kabupaten Ogan Ilir. Metode penelitian kuantitatif diterapkan melalui survei yang melibatkan 60 petani yang dipilih melalui teknik acak sederhana. Analisis data dilaksanakan menggunakan metode regresi linier berganda dengan mempertimbangkan variabel berupa lama pengalaman berusahatani (X1), luas lahan (X2) yang dikelola, jenis benih (X3) yang digunakan, dan pemupukan urea (X4). Hasil dari penelitian ini Uji F menghasilkan nilai F-hitung sebesar 10,357 dengan signifikansi 0,000 menunjukkan bahwa secara simultan, seluruh variabel independen berpengaruh signifikan dengan nilai koefisien determinasi R² adalah 0,430. Secara implisit, 43,0% variasi produktivitas padi pada lahan rawa lebak dijelaskan oleh variabel penjelas. Secara parsial, penggunaan benih dan pupuk urea memberikan dampak positif dan signifikan, sementara luas lahan menunjukkan pengaruh negatif namun signifikan. Temuan ini memperjelas bahwa peningkatan produktivitas padi di lahan rawa lebak lebih banyak dipengaruhi oleh efisiensi dalam penggunaan input produksi dan penerapan teknik pengelolaan yang sesuai dengan kondisi lahan. Kata kunci : produktivitas padi, rawa lebak, lahan suboptimal, ketahanan pangan