Claim Missing Document
Check
Articles

MENUNJUKKAN SIKAP BERBHINNEKA DALAM KEGIATAN ORGANISASI DI KAMPUS PADA ERA 4.0 Yumnia, Putri Nabila dan Anis Fuadah.Z
PrimEarly : Jurnal Kajian Pendidikan Dasar dan Anak Usia Dini Vol. 3 No. 1 (2020): PRIMEERLY
Publisher : Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui sikap berbhinneka mahasiswa dalam mengikuti sebuah kegiatan organisasi di kampus pada era 4.0 di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif berupa studi pustaka atau library research dengan menyajikan data-data relevan yang terkait dengan sikap berbhineka mahasiswa dalam mengikuti sebuah organisasi di kampus pada era 4.0. Indonesia merupakan negara kesatuan yang kaya akan keberagaman, seperti keberagaman suku, budaya, adat, bahasa, daerah, dan ras. Indonesia berlandaskan pada ideology Pancasila yang didalamnya terdapat semboyan bangsa sebagai acuan untuk bangsanya dalam menghadapi tantangan dan ancaman dari luar maupun di dalam negara tersebut yang disebut dengan bhineka tunggal ika. Bhineka tunggal ika memiliki arti berbeda-beda tetap satu mempunyai makna yang sangat luas serta memilki nilai nilai yang dapat diterapkan dalam kegiatan organisasi. Organisasi sebagai salah satu wadah untuk mengembangkan sikap sikap berbhineka antar bangsa Indonesia. Mahasiswa yang merupakan agent of change pada era 4.0 harus mampu menerapkan sikap sikap berbhineka dalam kegiatan organisasi di kampus dan dalam pengamalan tridharma perguruan tinggi yang mempunyai tujuan untuk membantu masyarkat dalam menghadapi tantang pada era 4.0.
Permainan Tradisional Piccek Baju dan Pembentukan Karakter Disiplin pada Anak Usia MI/SD Risa Maulida; Anis Fuadah Z
Al-Adzka: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol 10, No 2 (2020): JULI - DESEMBER
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/aladzkapgmi.v10i2.3631

Abstract

Permainan tradisional merupakan salah satu warisan budaya yang harus dilestarikan keberadaannya, jangan sampai hilang atau tergantikan. Piccek Baju salah-satunya. Piccek Baju merupakan salah satu permainan tradisional dari Sumatera Utara. Permainan ini memiliki aturan yang sangat banyak. Mulai dari jumlah pemain, tata cara bermain, sampai persiapan bermain. Adapun penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang bagaimana permainan Piccek Baju dapat membentuk kepribadian anak, terutama dalam hal kedisiplinan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi kepustakaan, dimana penulis menelaah atau mengeksplorasi data dari beberapa sumber seperti jurnal, buku, atau dokumen-dokumen lain baik dari media cetak maupun media elektronik yang memiliki kaitan dengan permainan dan karakter disiplin. Hasil penelitian menyatakan bahwa anak pada usia MI / SD cenderung lebih suka bermain dan bergerak. Dalam hal ini, permainan Piccek Baju dapat dijadikan sebagai salah satu alat untuk mengembangkan karakter pada anak, melatih motorik dan menumbuhkan sikap disiplin taat aturan. Karena dalam permainan ini anak harus melakukan gerakan bermain yang baik dan sesuai dengan aturan yang ada.
Manfaat Air Minum bagi Kesehatan Peserta Didik pada Tingkat MI/SD Nadya Prameski Putri; Anis Fuadah Z
Al-Adzka: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol 10, No 1 (2020): JANUARI - JUNI
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/aladzkapgmi.v10i1.3622

Abstract

Air minum merupakan salah satu hal yang paling penting dalam kehidupan manusia, terutama di bidang kesehatan. Tanpa meminum air secara teratur, tubuh manusia akan mengalami dehidrasi. Tidak hanya itu, tubuh manusia juga dapat dengan mudah diserang oleh penyakit-penyakit lainnya yang disebabkan oleh kekurangan cairan dalam tubuh. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa seberapa penting manfaat air minum bagi manusia terutama pada anak-anak tingkat pendidikan MI/SD. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi pustaka dimana penulis akan mempelajari dan membaca sumber-sumber literatur yang memiliki keterkaitan dengan air minum. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa terdapat banyak sekali manfaat dari mengkonsumsi air minum terutama bagi kesehatan anak-anak pada tingkat MI/SD, karena anak-anak pada usia ini cenderung lebih bergerak aktif, sehinga cairan yang ada dalam tubuh akan lebih banyak dikeluarkan. Oleh karena itu, orangtua dan pendidik haruslah mengajak anak-anaknya untuk mengkonsumsi air minum secara teratur agar tubuh tidak kehilangan cairan dan terhindar dari penyakit.
Analysis of Student Learning Activity in Thematic Integrated (Study At Sdit Al-Qur’aniyyah) Mujiati Astuti; Fauzan Fauzan; Anis Fuadah Zuhri
ELEMENTARY: Islamic Teacher Journal Vol 9, No 1 (2021): ELEMENTARY
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/elementary.v9i1.9621

Abstract

AbstractThis research was conducted with the aim of knowing and describing the factors that influence student learning activeness in thematic integrated learning in SDIT Al-Qur'aniyyah. The research method used in this research is the descriptive qualitative method using data collection techniques in the form of interviews and questionnaires. The results of the study can be concluded that the factors that influence student learning activeness in thematic learning in SDIT Al-Qur'aniyyah are internal factors and external factors. Internal factors consist of 1). Physiological factors, which include physical condition, get a percentage of 79% in the "Good" category and physical functions get a percentage of 93% in the "Very Good" category 2). Psychological factors include, attention gets a percentage of 84% is in the "Very Good" category, responses get a percentage of 69% is in the "Good" category, memory gets a percentage of 65% is in the "Good" category, motivation gets a percentage of 80% is in the "Very Good" category and interest in getting a percentage of 75% is in the "Good" category. Then the external factors consist of 1). Non-social factors which include where to get a percentage of 75% are in the "Good" category, the atmosphere gets a percentage of 62% are in the "Good" category and learning facilities get a percentage of 88% is in the " Very Good" category 2). Social factors include teachers, who get a percentage of 81% are in the "Very Good" category, friends get a percentage of 69% are in the "Good" category and families get a percentage of 85% is in the "Very Good" category.
PERMAINAN TRADISONAL LOJO (PALEJO) DARI PROVINSI SULAWESI TENGGARA DAN PEMBENTUKAN KARAKTER KERJA KERAS PADA PESERTA DIDIK SD/MI DI INDONESIA Anis Fuadah Z; Nidha Yulianti
MAGISTRA: Media Pengembangan Ilmu Pendidikan Dasar dan Keislaman Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/mgs.v11i2.3941

Abstract

Abstrak Permainan tradisional banyak yang mengandung nilai- nilai karakter, namun pada saat ini permainan tradisional tersebut semakin tergantikan oleh permainan digital seperti game online, playstation atau permainan yang terdapat di Handphone sehingga mempengaruhi karakter anak. Akibatnya mereka tidak memperdulikan kehidupan disekelilingnya, seperti memiliki dunia sendiri dengan gadged-nya. Oleh karena itu, penelitian ini ditulis bertujuan untuk menggali dan mendeskripsikan nilai- nilai karakter dari permainan tradisional, yang salah satunya ialah Lojo /Palejo. Sehingga pada akhirnya dapat melestarikan permainan tradisional yang bermanfaat untuk menumbuhkan karakter anak. Fokus dalam penelitian ini adalah analisis nilai- nilai karakter yang terdapat didalam Lejo/Palejo khususnya pada siswa sekolah dasar. Hal ini dilatar belakangi pada usia ini merupakan usia bermain, maka kita perlu memberikan bimbingan tentang permainan yang baik untuk perkembangannya. Disamping itu, usia siswa sekolah dasar merupakan usia pembentukan kepribadian, sehingga penting sekali dilakukan penanaman karakter. Penelitian ini ditulis berdasar pada analisis studi pustaka. Hasilnya menunjukan bahwa permainan Lojo/Palejo dapat menanamkan dan membentuk nilai- nilai budaya dan membangun karakter anak seperti disiplin, jujur, mandiri, tanggungjawab, kerja keras, semangat, bersahabat, cinta damai dan musyawarah. Kata Kunci : permainan tradisional, anak MI/ SD, Lojo (palejo), nilai karakter. Abstract Many traditional games contain character values. These traditional games are increasingly being replaced by digital games such as online games, playstations or games on mobile phones that affect children's characters. As a result they do not care about life around them, like having their own world with its gadged. Therefore, this study aims to explore and describe character values of traditional games, one of which is Lojo/Palejo. The end goal is to preserve traditional games that are useful for fostering children's character. The focus in this study is analysis of character values in Lejo/Palejo, especially for elementary school students. This is because children at that age need to provide guidance on appropriate game for their development. In addition, age of elementary school students is age of personality formation, so it is very important to implement character. This research is a literature study. The results show that Lojo/Palejo game can apply and shape cultural values also build children's character such as discipline, honesty, independence, responsibility, hard work, enthusiasm, friendship, love of peace and deliberation. Keywords: traditional games, MI/SD children, Lojo (palejo), character values.
MENUJU GENERASI EMAS BEBAS MAKANAN SAMPAH Anis Fuadah Zuhri
Jurnal Harkat : Media Komunikasi Gender JURNAL HARKAT : MEDIA KOMUNIKASI GENDER, 11 (2), 2015
Publisher : Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA), Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3032.785 KB) | DOI: 10.15408/harkat.v11i2.10438

Abstract

Generasi emas merupakan generasi yang diharapkan lahir dari negeri tercinta bernama Indonesia. Generasi yang disiapkan menjadi penopang kehidupan bangsa, yang cerdas, berkarakter, dan sehat rohani jasmaninya. Generasi yang memiliki kebebasan secara fisik dan mental menikmati perkembangan kehidupan, baik dari sisi akademik. Anehnya belakangan, di antara gemerlapnya teknologi dan kemajuan sistem pendidikan yang menunjang perwujudan generasi emas Indonesia, bertaburan berbagai kasus yang mengotori usaha-usaha tersebut. Keracunan makanan hampir setiap hari, berganti tempat dari sekolah satu di daerah A, berpindah ke sekolah B di daerah lainnya. Kemudian, yang lebih memrihatinkan adalah, kejadian tersebut disebabkan oleh makanan-makanan tidak sehat, tidak memiliki nutrisi yang cukup untuk menunjang perkembangannya. Kebanyakan kasus tersebut berawal dari mengonsumsi makanan sampah, yang masih bebas dijajakan di sekitar sekolah.   
Jajanan Berbahaya Mengintai Anak Indonesia Anis Fuadah Zuhri
Jurnal Harkat : Media Komunikasi Gender Jurnal Harkat : Media Komunikasi Gender, 12 (2), 2016
Publisher : Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA), Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3041.315 KB) | DOI: 10.15408/harkat.v12i2.7563

Abstract

Generasi emas merupakan generasi yang diharapkan lahir dari negeri tercinta bernama Indonesia. Generasi yang disiapkan menjadi penopang kehidupan bangsa, yang cerdas, berkarakter, dan sehat rohani jasmaninya. Generasi yang memiliki kebebasan secara fisik dan mental menikmati perkembangan kehidupan, baik dari sisi akademik. Anehnya belakangan, di antara gemerlapnya teknologi dan kemajuan sistem pendidikan yang menunjang perwujudan generasi emas Indonesia, bertaburan berbagai kasus yang mengotori usaha-usaha tersebut. Keracunan makanan hampir setiap hari, berganti tempat dari sekolah satu di daerah A, berpindah ke sekolah B di daerah lainnya. Kemudian, yang lebih memrihatinkan adalah, kejadian tersebut disebabkan oleh makanan-makanan tidak sehat, tidak memiliki nutrisi yang cukup untuk menunjang perkembangannya. Kebanyakan kasus tersebut berawal dari mengonsumsi makanan sampah, yang masih bebas dijajakan di sekitar sekolah.
Permainan Tradisional Pukang dari Provinsi Lampung dan Pembentukan Karakter Bersahabat pada Peserta Didik MI/SD di Indonesia.: Indonesia Nur Auliya Zahra Aulia; Anis Fuadah Z.
IBTIDAI'Y DATOKARAMA: JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol. 1 No. 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.073 KB) | DOI: 10.24239/ibtidaiy.Vol1.Iss2.9

Abstract

Periode emas pada masa anak-anak diawali ketika anak memasuki usia 0-5 tahun. Pada masa ini kemampuan anak berkembang dengan pesat. sebagai dasar perkembangan tahap berikutnya. Dunia bermain adalah dunia anak. Bermain sebagai media stimulasi bagi aspek perkembangan fisik, emosi, sosial, bahasa dan budaya. Permainan tradisional menyediakan kesempatan bagi anak untuk memunculkan potensi dan menstimulasi berkembangnya kemampuan anak. Permainan tradisional memiliki karakteristik menggunakan fasilitas dilingkungan tanpa harus membeli, melibatkan banyak anak, dan permainan nya memiliki aturan dengan karakter permainan tradisional bisa dijadikan media pengembangkan kemampuan sosial anak. Dalam permainan tradisional anak akan mengembangkan kemampuan dalam kerja sama, mampu menyesuaikan diri, saling berinteraksi secara positif, mampu mengontrol diri, mampu mengembangkan sikap empati pada teman, memiliki kemampuan dalam menaati peraturan, serta mampu menghargai orang lain. Dengan banyak terlibat dalam permainan tradisional akan mengembangkan kemampuan anak dalam bersosialisasi. Seiring dengan pertumbuhan dan perkembangan anak, karakter bersahabat akan terbentuk.
Memperkenalkan Sejarah Pahlawan Nasional KH. Ahmad Dahlan bagi Peserta Didik MI/SD di Indonesia Hurin Rahmi Fuadati; Anis Fuadah Z.
IBTIDAI'Y DATOKARAMA: JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol. 1 No. 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (515.723 KB) | DOI: 10.24239/ibtidaiy.Vol1.Iss2.10

Abstract

ABSTRAK K.H. Ahmad Dahlan merupakan salah satu pahlawan kemerdekaan Republik Indonesia yang lahir di Kauman, Yogyakarta pada tahun 1868 M. Wafat pada tahun 1923 dan di makamkan di Karangkajen, Yogyakarta. Kehadiran tokoh K.H. Ahmad Dahlan sangat mempengaruhi kondisi perkembangan Bangsa Indoneisa, dan hingga saat ini banyak peninggalan-peninggalan yang bermanfaat bagi kehidupan beberapa masyarakat di Indonesia oleh karena itu, Pemerintah Republik Indonesia mengangkat K.H. Ahmad Dahlan menjadi Pahlawan Kemerdekaan Indonesia. Dalam artikel ini penulis akan memperkenalkan sejarah pahlawan nasional K.H. Ahmad Dahlan kepada peserta didik MI/SD dengan membahas beberapa topik pembahasan, diantaranya : 1) Memperkenalkan biografi pahlawan nasional K.H. Ahmad Dahlan sebagai seorang tokoh pahlawan kemerdekaan Indonesia. 2) Mengungkap nlai-nilai perjuangan dan kepahlawanan yang terdapat pada tokoh KH. Ahmad Dahlan kepada peserta didik MI/SD. 3) Memperkenalkan hasil-hasil pemikiran atau karya KH. Ahmad Dahlan yang dikenal hingga saat ini. Dibuatnya artikel ini bertujuan agar peserta didik diharapkan mampu mengambil dan menerapkan nilai-nilai kebaikan dari tokoh pahlawan K.H. Ahmad Dahlan.
Dampak Instruksi Physical Distancing dari Pemerintah dalam Mencegah Penyebaran Virus Corona pada Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) Peserta Didik MI/SD di Indonesia eliza zalsabila; Anis Fuadah Z.
IBTIDAI'Y DATOKARAMA: JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol. 1 No. 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/ibtidaiy.Vol1.Iss2.12

Abstract

Health in life is very important. In dressing, food, and all activities in life must be carried out cleanly to maintain good health for ourselves and the environment. At the end of 2019 unrest arises in all corners of the earth due to the emergence of a new type of virus, the corona / covid-19 virus. Corona virus is a large family of viruses that attack the respiratory syndrome system. Viruses that have never been identified in humans before, according to WHO (World Health Organization) corona virus is zoonosis, which means transmitted between animals and humans. In this journal the title of the Impact of Physical Distance Instructions from the Government in Preventing the Corona Virus Spread on the Distance Learning of MI / SD Students in Indonesia. By raising the title aims to provide education to the general public in the face, prevent, and continue to live in a situation of unrest such as this. The journal is written in a descriptive form and also uses the literature method that is relevant to the title of the journal being raised. Keywords: Corona Virus, Prevention, Distance Learning