Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Health Community Engagement

STUNTING DENGAN ERUPSI GIGI SULUNG BATITA PENINGKATAN PENGETAHUAN KADER KESEHATAN TENTANG KETERKAITAN ISNANTO; Imam Sarwo Edi; Siti Fitria Ulfah
Health Community Engagement Vol. 3 No. 1 (2022): July
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil penelitian Prasetyowati et al (2019) di wilayah Puskesmas Bugul Kidul Pasuruan diketahui bahwa sebanyak 53 % batita menunjukkan status gizi pendek dan 47 % dengan status sangat pendek. Berdasarkan hasil survey awal diketahui 90 % orang tua tidak mengetahui adanya keterkaitan antara stunting dengan erupsi gigi batita.Hasil observasi erupsi gigi pada batita dengan stunting diketahui sebanyak 77 % mengalami erupsi gigi yang lambat.Salah satu tugas kader adalah memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang kesehatan. Program pengabdian masyarakat bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan kader dalam mengetahui keterkaitan stunting dengan erupsi gigi. Meningkatnya pengetahuan kader diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku masyarakat dalam pencegahan stunting dan dampaknya terhadap kesehatan gigi anak. Metode kegiatan pengabdian masyarakat berupa penyuluhan kepada kader. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat yaitu hampir 90% kader sudah mengetahui keterkaitan stunting dengan erupsi gigi. Kesimpulan yang dapat dirumuskan yaitu bahwa penyuluhan kepada para kader di wilayah Puskesmas Bugul Kidul Kota Pasuruan dapat meningkatkan pengetahuan kader.
PEMBERDAYAAN ORANGTUA DALAM RANGKA MENINGKATKAN PEMELIHARAAN KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT SISWA TUNA GRAHITA DI SLB BC KARYA BHAKTI SURABAYA Siti Fitria Ulfah Ulfah; Bambang Hadi Sugito
Health Community Engagement Vol. 3 No. 1 (2022): July
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adanya keterbatasan mental dan intelektua pada tunagrahita bisa mengakibatkan resiko tinggi terhadap masalah kesehatan gigi dan mulut, salah satunya nilai kebersihan gigi dan mulut yang rendah. Pemberdayaan orangtua dalam pemeliharaan kebersihan dan mulut sangat dibutuhkan untuk meningkatkan nilai kebersihan gigi dan mulut siswa tuna grahita. Tujuan umum dari pengabdian masyarakat ini adalah melakukan pemberdayaan pada orangtua dalam rangka meningkatan pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut pada siswa tuna grahita. Metode: Kegiatan yang digunakan dalam program pengabdian masyarakat ini berupa penyuluhan, demonstrasi terkait pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut pada siswa tuna grahita, dan pemeriksaan kebersihan gigi dan mulut (debris indeks) Hasil: Post tes mengalami peningkatan pengetahuan 70,5 %, sikap 75% dan ketrampilan menyikat gigi secara tepat 87,5%, peningkatan kebersihan gigi dan mulut (56%). Kesimpulan: Kegiatan ini mampu meningkatkan pengetahuan, sikap, ketrampilan orangtua dalam pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut siswa tuna grahita. Hasil dari kegiatan ini dapat merubah status kebersihan gigi dan mulut siswa tuna grahita dari buruk menjadi baik
STUNTING DENGAN ERUPSI GIGI SULUNG BATITA PENINGKATAN PENGETAHUAN KADER KESEHATAN TENTANG KETERKAITAN ISNANTO; Imam Sarwo Edi; Siti Fitria Ulfah
Health Community Engagement Vol. 4 No. 3 (2022): September-Desember
Publisher : Poltekkes Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil penelitian Prasetyowati et al (2019) di wilayah Puskesmas Bugul Kidul Pasuruan diketahui bahwa sebanyak 53 % batita menunjukkan status gizi pendek dan 47 % dengan status sangat pendek. Berdasarkan hasil survey awal diketahui 90 % orang tua tidak mengetahui adanya keterkaitan antara stunting dengan erupsi gigi batita.Hasil observasi erupsi gigi pada batita dengan stunting diketahui sebanyak 77 % mengalami erupsi gigi yang lambat.Salah satu tugas kader adalah memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang kesehatan. Program pengabdian masyarakat bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan kader dalam mengetahui keterkaitan stunting dengan erupsi gigi. Meningkatnya pengetahuan kader diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku masyarakat dalam pencegahan stunting dan dampaknya terhadap kesehatan gigi anak. Metode kegiatan pengabdian masyarakat berupa penyuluhan kepada kader. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat yaitu hampir 90% kader sudah mengetahui keterkaitan stunting dengan erupsi gigi. Kesimpulan yang dapat dirumuskan yaitu bahwa penyuluhan kepada para kader di wilayah Puskesmas Bugul Kidul Kota Pasuruan dapat meningkatkan pengetahuan kader.
PEMBERDAYAAN ORANGTUA DALAM RANGKA MENINGKATKAN PEMELIHARAAN KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT SISWA TUNA GRAHITA DI SLB BC KARYA BHAKTI SURABAYA Siti Fitria Ulfah Ulfah; Bambang Hadi Sugito
Health Community Engagement Vol. 4 No. 3 (2022): September-Desember
Publisher : Poltekkes Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adanya keterbatasan mental dan intelektua pada tunagrahita bisa mengakibatkan resiko tinggi terhadap masalah kesehatan gigi dan mulut, salah satunya nilai kebersihan gigi dan mulut yang rendah. Pemberdayaan orangtua dalam pemeliharaan kebersihan dan mulut sangat dibutuhkan untuk meningkatkan nilai kebersihan gigi dan mulut siswa tuna grahita. Tujuan umum dari pengabdian masyarakat ini adalah melakukan pemberdayaan pada orangtua dalam rangka meningkatan pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut pada siswa tuna grahita. Metode: Kegiatan yang digunakan dalam program pengabdian masyarakat ini berupa penyuluhan, demonstrasi terkait pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut pada siswa tuna grahita, dan pemeriksaan kebersihan gigi dan mulut (debris indeks) Hasil: Post tes mengalami peningkatan pengetahuan 70,5 %, sikap 75% dan ketrampilan menyikat gigi secara tepat 87,5%, peningkatan kebersihan gigi dan mulut (56%). Kesimpulan: Kegiatan ini mampu meningkatkan pengetahuan, sikap, ketrampilan orangtua dalam pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut siswa tuna grahita. Hasil dari kegiatan ini dapat merubah status kebersihan gigi dan mulut siswa tuna grahita dari buruk menjadi baik