Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN KAWASAN SEKITAR MINAPOLITAN PPS NIZAM ZACHMAN, KELURAHAN PENJARINGAN JAKARTA UTARA Fajar - Hatorangan; Rahel Situmorang; Anindita Ramadhani
JURNAL BHUWANA VOLUME 3, NUMBER 1, MEI 2023
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/bhuwana.v3i1.13304

Abstract

Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zachman Jakarta (PPSNZJ) adalah Pelabuhan dengan tipe A yang merupakan pelabuhan perikanan terbesar yang melayani kegiatan ekspor – impor hasil olahan ikan. Sesuai dengan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan nomor 41 tahun 2009,  maka sejak tahun 2009, pelabuhan ini ditetapkan sebagai kawasan minapolitan, yang memiliki aktivitas industry, proses produksi dan distribusi sehingga memberikan dampak terhadap pemanfaat lahan di kawasan sekitarnya. Perubahan penggunaan lahan yang terjadi di kelurahan Penjaringan memberikan indikasi adanya pengaruh dari kegiatan ekstensifikasi pelabuhan yang menjadi titik tumbuh.Penelitian ini bertujuan untuk melihat perubahan pengunaan lahan yang terjadi pada tahun 2010 sampai tahun 2020. Metode pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis deskriptif, dengan memetakan perubahan pengunaan lahan kelurahan Penjaringan tahun 2010 dan tahun 2020. Hasil analisis menunjukan perubahan penggunaan lahan cenderung berubah kepada fungsi permukiman dengan pertambahan luas 50,7 Ha, yang terjadi akibat adanya pertambahan penduduk dengan alasan pekerjaan dan kemudahan aksesibilitas untuk mencapai lokasi kawasan minapolitan. Hasil penelitian ini juga menunjukkan adanya perubahan penggunaan lahan yang terjadi pada tahun 2020, dengan tingkat kesesuaian dengan RDTR DKI Jakarta 2030 sebesar 37%, dan yang tidak sesuai sebesar 63%.
IDENTIFICATION OF CHILD-FRIENDLY NEIGHBORHOOD PARKS AROUND THE INDUSTRIAL AREA IN THE SUB-DISTRICT OF CAKUNG, EAST JAKARTA Ranuna Yonestra Nugraha; Rahel Situmorang; Silia Yuslim
Journal of Synergy Landscape Vol. 4 No. 1 (2024): Vol. 4 No. 1 August 2024 (On Progress)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/6pr5s152

Abstract

Cakung sub-district has the largest population of children aged 0–18 years compared to other sub-districts in East Jakarta. Children need space to play. This space is important for child development. Neighborhood parks developed in residential areas are used as places for children to play. Empirical conditions show that neighborhood parks in Cakung District are not qualified the standard of safe distance from industrial activities. The existence of industrial activities and mobility poses many safety and health hazards for children. With the conditions that occur, neighborhood parks, as open spaces closest to where children live, can still be a place for children to play. This study aims to identify the quality of neighborhood parks around industrial areas in Cakung District based on child-friendly criteria. The method used is scoring analysis with the main assessment parameters related to industrial areas and supporting assessment parameters related to the completeness of child-friendly parks, spatial analysis, and quantitative descriptive analysis. The results of this study, which obtained eight neighborhood parks are not qualified the criteria for being child-friendly using the main research parameters. The parks that are not child-friendly are Taman Metland Menteng, Taman PIK, RPTRA Pulo Indah, Taman Casia, RPTRA Menteng Asri, RPTRA Sangkuriang, Taman Yukayuh Metland, and RPTRA Cakung Timur. Then, for the assessment related to the completeness of the park, the results obtained from the RPTRA-type park already have completeness facilities in accordance with child-friendly criteria, while the non-RPTRA park has inadequate garden completeness. Improving the quality of neighborhood parks around industrial areas can be done with a design approach and adding park facilities.
LAND USE CHANGES IN BANGKA SUB-DISTRICT, SOUTH JAKARTA, AS A FLOOD-PRONE AREA Ghefira Zahra Putri Salsabilla; Rahel Situmorang; Dibyanti Danniswari
Journal of Synergy Landscape Vol. 4 No. 1 (2024): Vol. 4 No. 1 August 2024
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/tjsl.v4i1.221299

Abstract

-
STUDENT'S PERCEPTION ON THE ACTIVITIES PLACES DURING COVID-19 PANDEMIC Luru, Marselinus Nirwan; Rahel Situmorang; Dewi Setiani; Farah Fauziah Andini
International Journal on Livable Space Vol. 6 No. 2 (2021): CARBON AND SPACE UTILIZATION
Publisher : Jurusan Arsitektur - FTSP - Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/livas.v6i2.10827

Abstract

Research on the impact of the COVID-19 pandemic on human activities has produced many new findings. This research is built on the basis of changes in the culture of student activities, which are mostly carried out offline towards a new culture in online activities. This study examines the changes in the types of activities, the place of activities and the pattern of student activities. Through quantitative research methods, data acquisition through questionnaires and descriptive analysis, found that students' weekly activities during the pandemic were quite tiring due to the increase in the number of activities. In addition, the student activities outside the campus are not effective in supporting their weekly activities as students. This is partly because of feeling bored and disturbed by other activities. Then there was a polarization of student activities during the pandemic, which can increase activity includes: sports, independent learning, running hobbies, and taking care of the house, and several decrease activities namely:  socializing, performing arts, taking care of themselves, resting, watching, medical treatment, and weekly worship. This research can contribute to finding out the learning problems of students in their hometowns during the pandemic.
KEBERAGAMAN ETNIS PADA RUANG KOTA DI KOTA BOGOR, INDONESIA Akmal Nur Hidayah; I Made Kresna; John Herbert Victor; Nabila Rosefalda; Rahel Situmorang
Jurnal Lingkungan dan Kota VOLUME 4, NUMBER 1, MEI 2024
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/bhuwana.v4i1.20207

Abstract

Adanya berbagai etnis yang hidup dan bermukim bersama pada suatu kota merupakan keunggulan dan ketahanan bagi keberlangsungan kota. Walaupun demikian, seringkali etnis yang ada tidak dapat menyatukan keberagaman tersebut, sehingga terjadi segregasi pada kawasan kota. Penelitian ini dilatar belakangi dengan adanya kesenjangan sosial di suatu wilayah yang ditunjukkan dengan adanya pemisahan masyarakat berdasarkan suatu kelompok etnis tertentu dengan kelompok etnis lainnya, atau bisa disebut juga dengan segregasi. Budaya segregasi juga sudah sejak zaman kolonial diterapkan di beberapa wilayah di Indonesia, dengan tujuan untuk melakukan pecah-belah, sehingga tidak ada kesatuan yang dapat menyebabkan keinginan untuk Merdeka. Tujuan dari studi ini adalah untuk faktor-faktor yang mempengaruhi keberagaman budaya etnis pada ruang kota di Kota Bogor. Metode yang digunakan pada penelitian ini ialah wawancara mendalam pada beberapa informan etnis Aab, Tionghoa dan Sunda. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa walaupun Kota Bogor merupakan kawasan permukiman berbagai etnis, tetapi dengan menjaga keragaman dan saling menghargai satu sama lain, bisa hidup dengan baik. deskriptif kuantitatif dan data yang diperoleh dari hasil wawancara serta pengisian kuisioner
UTILIZATION OF NEIGHBORHOOD PARKS IN GRIYA LOKA CLUSTER, BSD CITY, SOUTH TANGERANG Adla Zhahira Ghasyiya Putri; Rahel Situmorang; Nur Intan Simangunsong
Journal of Synergy Landscape Vol. 4 No. 1 (2024): Vol. 4 No. 1 August 2024
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/tjsl.v4i1.21287

Abstract

The rapid urbanization in DKI Jakarta has led to environmental challenges such as air pollution, altered microclimates, and diminishing green open spaces (Ruang Terbuka Hijau - RTH). Urban forests, like Srengseng City Forest (Hutan Kota Srengseng) in West Jakarta, play a critical role in mitigating these ecological issues. This study evaluates the current condition of Srengseng City Forest, highlighting its potential and challenges in fulfilling its ecological functions. Through a combination of direct observation, documentation analysis, interviews, and literature review, this research identifies key areas for improvement in forest management and landscape design. Findings reveal that while Srengseng City Forest has significant potential to enhance urban ecological sustainability, it faces challenges in vegetation management, maintenance, and infrastructure. The study provides practical recommendations for optimizing the ecological function of the forest through sustainable landscape design and improved management practices, aiming to strengthen its contribution to Jakarta's environmental sustainability.
PEMILIHAN MODA PENGGUNA KRL DI STASIUN SUDIMARA KOTA TANGERANG SELATAN Deneza Thahirah; Rahel Situmorang; Martina Cecilia Adriana
Jurnal Lingkungan dan Kota VOLUME 5, NUMBER 1, MEI 20225
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/bhuwana.v5i1.22830

Abstract

Kota Tangerang Selatan sebagai daerah penyangga ibukota DKI Jakarta yang menjadi salah satu pilihan lokasi perumahan bagi pekerja di ibukota. Kereta Commuter Line (KRL) merupakan moda angkutan umum utama yang digunakan di Tangerang Selatan oleh penglaju untuk menuju Jakarta. Stasiun Sudimara merupakan stasiun terpadat di kecamatan Ciputat.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pemilihan moda penglaju menuju Stasiun Sudimara di Kota Tangerang Selatan. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner kepada penglaju KRL yang naik dari stasiun Sudimara sebanyak 104 responden. Teknik analisis penelitian ini menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan tabulasi silang (crosstab). Temuan penelitian menunjukkan preferensi yang kuat terhadap sepeda motor (57,7%), yang menyoroti kesenjangan dalam penyediaan pilihan transportasi umum yang efisien. Hal ini menunjukkan bahwa investasi dalam infrastruktur transportasi umum dan kebijakan yang bertujuan untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi sangat penting untuk mobilitas perkotaan yang berkelanjutan di Tangerang Selatan.
IDENTIFIKASI KAWASAN HUNIAN DI SEKITAR RUMAH SAKIT HARAPAN KITA DAN RUMAH SAKIT KANKERDHARMAIS, JAKARTA BARAT, INDONESIA Muhammad Fawwaz Athallah Ramadhan; Rahel Situmorang; Herika Muhamad Taki
Jurnal Lingkungan dan Kota VOLUME 3, NUMBER 2, NOVEMBER 2023
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/bhuwana.v3i2.18764

Abstract

Harapan Kita Heart Hospital and Dharmais Cancer Hospital are national scale hospitals in Indonesia, are central hospitals with the most complete service facilities for heart disease and cancer. these two hospitals are referral centers for patients from various provinces and cities throughout Indonesia. There are various levels of care needed, patients must be accompanied by family or relatives at the time of treatment. For this reason, patients need a place to live around these two hospitals. The purpose of this study is to identify residential areas around Harapan Kita Heart Hospital and Dharmais Cancer Hospital, as well as identify land use suitability with the DKI Jakarta RDTR 2022. The study location is RT01 and RT 08, RW 06 and RW 09, South Bamboo City Village, Palmerah District, West Jakarta City, which is directly adjacent to the two hospitals. Descriptive analysis was used to determine the changes that occurred based on in-depth interviews with 30 study respondents who were boarding house owners or guards. The results showed a change in residential form by 80% from a onestory house to a 2.3-storey building, with the Basic Building Coefficient and Building Floor Coefficient not in accordance with the DKI Jakarta RDTR 2022.
FAKTOR-FAKTOR KEBERTAHANAN HUNIAN KELUARGA AKIBAT STUDENTIFIKASI Muhamad Wibi Rinaldhi; Rahel Situmorang; Herika Muhamad Taki
Jurnal Lingkungan dan Kota VOLUME 3, NUMBER 2, NOVEMBER 2023
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/bhuwana.v3i2.18777

Abstract

Meningkatnya jumlah mahasiswa menyebabkan meningkatnya kebutuhan fasilitas penunjang kehidupan mahasiswa dan perubahan pola tata ruang. Studentifikasi adalah proses ketika mahasiswa mulai tinggal di daerah dekat kampus sehinggapenghuni lama berkurang karena proses migrasi masuk, di kawasan RW 09 yang terdiri dari 5 RT yaitu RT 01 sampai RT 05, menurut ketua RW 09 mengatakan bahwa hanya RT 05 yang memiliki rumah keluarga yang masih banyak bertahan yaitu 13 rumah dari 30 bangunan sedangkan di RT lain didominasi oleh kosan Maka dari itu penelitian ini akan mengidentifikasi hunian keluarga yang masih bertahan di daerah tersebut melihat kini kawasan tersebut sudah di dominasi oleh mahasiswa dan faktor faktor yang menyebabkan keluarga tersebut masih bertahan di kawasan. Metode yang digunakan adalah deskriptifkualitatif untuk memperoleh informasi yang lebih dalam, ada 13 keluarga dari 13 rumah yang dimana di dominasi oleh warga Jakarta/warga asli 61%. Secara fisik 100% informan mengatakan bahwa merekabertahan karena lokasi strategis dan akses yang mudah, secara sosial responden mengatakan bahwa rumah yang mereka huni bukan hanya terdiri dari 1 keluarga saja,melainkan 38% dihuni lebih dari 1 keluarga, serta interaksi sosial masyarakat yang terjalin baik karena hubungan yang terjalin lama 46% dan lama tinggal yang lebih dari 20 tahun 100% responden mengatakan harga lahan tinggi 62 % menyebabkan mereka memilih untuk bertahan.