Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

INOVASI PENYIMPANAN IKAN BANDENG TANPA DURI DI DESA TANJUNG MINJEI KECAMATAN MADAT KABUPATEN ACEH TIMUR Yusnawati Yusnawati; Muslimah Muslimah; Puji Wahyuningsih
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 9 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i9.3117-3122

Abstract

Kabupaten Aceh Timur memiliki daerah pesisir laut yang luas, salah satu desanya adalah Desa Tanjung Minjei yang menghasilkan ikan bandeng 2.338 ton per tahun. Ikan bandeng memiliki nilai gizi yang tinggi serta memiliki rasa yang enak. Budidaya ikan bandeng di Tanjung Minjei dilakukan di tambak-tambak milik warga. Selain memiliki nilai gizi yang tinggi dan rasa yang enak ciri lain yang dimiliki ikan bandeng adalah duri yang cukup banyak diseluruh tubuh ikan tersebut, hal ini cukup meresahkan konsumen dalam mengkonsumsinya. Proses memisahkan duri dari daging saat mengkonsumsinya memerlukan waktu yang lama dan tak jarang banyak konsumen tertelan duri karena hal tersebut. Di desa Tanjung Minjei ikan bandeng ini sudah diproduksi tanpa duri oleh Koperasi Muara Tanjung. Peramasalahan yang terjadi pada mitra adalah proses penyimpanan ikan bandeng tanpa duri tidak efektif, dan pengemasan produk mudah terkontaminasi dengan lingkungan luar saat disimpan. Tujuan dari pengabdian ini adalah mengefektifkan proses penyimpanan, dan mengurangi kontaminasi lingkungan luar dalam proses penyimpanan.  Kegiatan yang dilakukan adalah sosialiasi desain rak penyimpanan dalam freezer box dan demonstrasi proses vacuum dan sealer pada kemasan produk.
PENINGKATAN PENGETAHUAN PETANI DALAM PENGOLAHAN PRODUK HILIR KAKAO DI KECAMATAN RANTAU PEUREULAK Muslimah Muslimah; Fiddini Alham; Siti Komariyah; Nova Purnama Lisa
Jurnal Abdi Insani Vol 10 No 2 (2023): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v10i2.864

Abstract

Exports of cocoa beans that are larger than processed cocoa indicate that Indonesia has lost a lot of potential added value from the cocoa processing industry. The potential or opportunity for added value through the cocoa processing industry has disappeared due to the relatively high price difference between the beans and the processed cocoa produced. Processing can also increase the income and welfare of farmer groups in this service.This service was aimed to determine the level of knowledge development of farmer group pre and post extension service and workshop about the development of downstream cocoa product in Tanjung Tani Village, Rantau Peureulak Subdistrict, East Aceh Regency.The methods applied in this study are: Socialization and workshops. The stages are as follows: participants are given a pre test, then given socialization (counseling), the method used in socialization is lectures, after being given socialization the participants are given a workshop (direct practice), then the last stage is given a post test.Based on the result of pre-test and post-test, scores were obtained to determine the level of knowledge development of samples pre and post extension service and workshop. The data collected were processed using Wilcoxon Signed Test (non-parametric statistics) at α= 5%, with criteria for decision making that is accepted if significance level ≥ α, is accepted if significance level < α . The result showed that significance level of (0,016) < α_0,05. To conclude, was rejected and was accepted, indicating a significant difference of farmers' level of knowledge pre and post extension service and workshop.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT PETANI TERHADAP USAHATANI MADU KELULUT DI KABUPATEN ACEH TIMUR Varanita; Siti Balqies Indra; Muslimah
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 2 No. 10: Juni 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the effect of the amount of stup, income and farming experience on the interest of farmers in running a kelulut honey farm in East Aceh Regency. This research was conducted in East Aceh District. The sampling technique used was saturated sampling technique with a total sample of 30 kelulut honey farmers in East Aceh Regency. The data used in this study are primary data and secondary data. The data analysis method used in this study is Multiple Linear Regression Analysis, using the Classical Assumption Test (Normality Test, Multicollinearity and Heteroscedasticity) and Hypothesis Testing (F Test, t Test and R2 Test). The results showed that simultaneously the influence of the independent variables (Number of stup, income and farming experience) on the dependent variable (Farmers Interest). Partially, the number of stup factors (X1) did not have a significant effect on farmers' interest, while the income factor (X2) and farming experience (X3) had a significant influence on farmers' interests.
INOVASI TEKNOLOGI ULIR FILTER UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI GARAM RAKYAT DI KABUPATEN ACEH TIMUR Muslimah Muslimah; Meilandy Purwandito; Yusnawati Yusnawati
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 10 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i10.3839-3844

Abstract

Desa Kuala Idi Cut adalah salah satu desa pesisir pantai yang berada di kecamatan Darul Aman kabupaten Aceh Timur provinsi Aceh sebagai penghasil garam. Pengolahan garam dilakukan oleh kelompok tani (mitra). Setiap petani garam di Desa Kuala Idi Cut sudah menjalankan usaha pengolahan garam secara turun temurun. Mitra adalah masyarakat ekonomi produktif. Pengolahan garam di lokasi mitra masih bersifat tradisional, yaitu diawali dengan meratakan kolam penuaan air laut, kemudian air laut dialirkan ke kolam tersebut untuk diuapkan, setelah tingkat kepekatan (kadar 0Be) air laut meningkat (air tua) kemudian dimasak sampai terbentuk kristal garam. Mitra bisa menghasilkan garam mencapai 15-20 kg setiap hari apabila cuaca mendukung. Tujuan kegiatan PKM ini adalah menyelesaikan masalah yaitu meningkatkan kualitas garam dengan menerapkan teknologi ulir filter  dan teknologi filter menggunakan zeolite. Tahapan kegiatan pengabdian ini adalah sosialisasi program, perispan lahan, pembuatan filter, pembuatan kolam peninihan, sosialisasi mengkur kadar kepekatan air laut, dan pendampingan penerapan teknologi. Hasil kegiatan pengabdian ini adalah air laut yang digunakan sebagai bahan baku pengolahan garam menggunakan teknologi filter sudah memiliki warna yang jernih dan mengurangi kadar kotoran.
INOVASI KEMASAN DAN VARIASI RASA KERUPUK IKAN UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING USAHA KECIL MENENGAH Yusnawati Yusnawati; Muslimah Muslimah; Nina Fahriana
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i1.222-228

Abstract

Usaha kecil menengah Bunda adalah salah satu penghasil kerupuk di desa Kuala Langsa Kecamatan Langsa Barat Kota Langsa provinsi Aceh yang selanjutnya disebut dengan mitra. Berdasarkan observasi yang telah dilakukan tim pengabdi di lokasi mitra, permasalahan yang dihadapi adalah kemasan kurang menarik peminat konsumen dan tidak ada variasi rasa selain rasa original.  Selama ini mitra hanya menjual kerupuk yang sudah dikeringkan saja, tanpa menjual kerupuk dalam kondisi siap dikonsumsi (digoreng). Bagi ibu-ibu yang yang memiliki banyak waktu untuk memasak di rumah, mungkin tidak bermasalah membeli kerupuk yang sudah dikeringkan saja, sementara ibu-ibu yang memiliki jadwal yang padat dan tidak sempat memasak, akan terhambat merasakan enaknya kerupuk yang dihasilkan, karena kerupuk tidak ada yang dijual dalam bentuk siap dikonsumsi. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah mendesain kemasan yang menarik dan menyediakan variasi rasa kerupuk untuk meningkatkan daya saing mitra yang mempu meningkatkan pendapatan. Tahapan yang dilakukan adalah obervasi, koordinasi kegiatan yang akan dilakukan dengan mitra, mendesain kemasan, demonstrasi pembuatan kerupuk aneka rasa, dan pengepakan. Hasil yang diperolah adalah kemasan kerupuk yang memiliki nilai jual yang tinggi dan variasi rasa kerupuk pedas, manis, dan original. Dari kegiatan pengabdian ini mitra mampu meningkatka pendapatan.
PEMANFAATAN LIMBAH TULANG IKAN SEBAGAI KERUPUK BERKALSIUM TINGGI UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN PENGRAJIN KERUPUK Muslimah Muslimah; Yusnawati Yusnawati; Ulil Amna
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v5i1.3680

Abstract

Masyarakat Indonesia menyukai ikan bandeng karena rasanya yang enak dan gurih. Selain itu, harga jual ikan bandeng juga terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat. Ikan bandeng tergolong ikan dengan kandungan protein tinggi dan rendah lemak. Ciri khas lain dari ikan bandeng adalah tulang/durinya yang tersebar diseluruh tubuh ikan. Bandeng dimanfaatkan masyarakat sebagai lauk pelengkap nasi yang dikonsumsi sehari-hari. Kegunaan lainnya adalah pengolahan ikan bandeng tanpa tulang, yaitu membuang duri ikannya agar konsumen tidak tersedak saat mengonsumsinya. Kegunaan lainnya adalah ikan bandeng sebagai bahan dasar pembuatan kerupuk. Pengrajin kerupuk di Kota Langsa memproduksi kerupuk dengan menggunakan bahan baku bandeng. Selama ini mitra hanya memanfaatkan daging ikan bandeng dalam pembuatan kerupuk, padahal ada tulang ikan yang mempunyai nilai gizi tinggi namun tidak dimanfaatkan dan dianggap sebagai limbah. Metode yang digunakan dalam pengabdian in adalah survei, demontrsasi, dan pendampingan penjualan. Pengabdian ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah tulang ikan sebagai bahan dasar pembuatan kerupuk ikan. Hasil yang diperoleh dari pengabdian ini adalah keuntungan mitra meningkat dari Rp 15.000 per kilogram menjadi Rp 99.000 per kilogram, karena produk yang dihasilkan memiliki nilai tambah yang tinggi dan mampu bersaing dengan cemilan sejenis
ANALISIS STRUKTUR, PERILAKU, DAN KINERJA PASAR KOMODITI PADI DI KOTA LANGSA Putri Ogy Mawarni; Muslimah Muslimah; Fiddini Alham
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 3 No. 7: Desember 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Methods (1) Structural Analysis (2) Behavioral Analysis (3) Performance Analysis. The results of data analysis obtained the following results: The market structure formed in the rice market in Langsa City at the farmer level leads to a loose oligopoly market. And at the level of marketing agencies shows a tight oligopoly market. The behavior of the rice market in Langsa City can be seen that (1) at the farmer level with a loose oligopoly market structure that is formed, farmers have a low bargaining position and only act as price takers. (2) market behavior in rice marketing institutions in Langsa City as a tight oligopoly market.. The market performance of the Rice Commodity in Langsa City has a share price at the farmer level, namely 45% and 160%. The value of the price share of marketing institutions in the marketing channel group I is 88% for refineries, 50% for collectors and 100% for retailers. Meanwhile, in the marketing agency marketing channel group II, namely refineries 123.07% and retailers 100%. At each marketing agency in all groups of marketing channels the R/C ratio value is more than 1, so that rice marketing carried out by marketing agencies is feasible.
Strategi media promosi untuk meningkatkan daya beli konsumen pada produk UKM Kerajinan Ratna Tengku Putri Lindung Bulan; Muslimah Muslimah; Yusnawati Yusnawati; Hana Nur&#039;ainun Nisa
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.26955

Abstract

Abstrak Mitra dari tim pengabdi adalah Kerajinan Ratna. Usaha ini memproduksi kerajinan tangan yang terbuat dari daun pandan dan bordir kain. Lokasi mitra berada di Desa Seuneubok Pidie, Kecamatan Peureulak, Kabupaten Aceh Timur. Produk kerajinan dari daun pandan meliputi tikar, kotak tisu, sandal, sarung bantal, alas duduk, dan lainnya. Sementara itu, produk bordir dari kain mencakup mukena, jilbab, baju, dan sebagainya. Usaha kerajinan tersebut dikelola dalam skala rumah tangga dan diproduksi sesuai permintaan pelanggan. Permasalahan yang dihadapi yaitu rendahnya pengetahuan tentang promosi produk dan produk mitra belum dikenal oleh masyarakat luas. Metode kegiatan diawali dengan menentukan prioritas permasalahan, observasi dan wawancara serta pendampingan membuat brosur, katalog dan e-katalog sebagai media promosi. Hasil dari kegiatan PKM ini yaitu meningkatnya pengetahuan dan keterampilan mitra dalam menerapkan media promosi sehingga berkontribusi terhadap peningkatan penjualan mitra. Kata kunci: kerajinan ratna; promosi; brosur; katalog produk; e-katalog. Abstract The partner of the service team is Kerajinan Ratna. This business produces handicrafts made from pandan leaves and embroidered cloth. The partner location is in Seuneubok Pidie Village, Peureulak District, East Aceh Regency. Handicraft products from pandan leaves include mats, tissue boxes, sandals, pillowcases, sitting mats, and others. Meanwhile, embroidered fabric products include mukenas, headscarves, clothes, and so on. This craft business is managed on a household scale and produced according to customer requests. The problem faced is the lack of knowledge about product promotion and partner products that are not yet known to the wider community. The activity method begins with determining problem priorities, observations and interviews as well as assistance in making brochures, catalogs and e-catalogs as promotional media. The result of this PKM activity is increasing partners' knowledge and skills in implementing promotional media, thereby contributing to increasing partner sales. Keywords: kerajinan ratna; promotion; brochure; product catalog; e-catalog.