Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Sosialisasi Tata Cara Pembukuan Keuangan Desa Di Desa Jake Kecamatan Kuantan Tengah Kabupaten Kuantan Singingi M Irwan; Diskha Marzaweny; Nurpit Junus; Zul Ammar; Rina Andriani; Yul Emri Yulis; Dessy Kumala Dewi
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 1 No. 1 (2021): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Juni 2021
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v1i1.1462

Abstract

Sejalan dengan diberlakukannya UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa dan Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan UU No. 6 Tahun 2014 telah membawa perubahan di bidang hukum dan administrasi, yang ditandai dengan adanya pengakuan akan otonomi desa dalam penyelenggaraan pemerintahan di desa. UU Desa juga memberi jaminan yang lebih pasti bahwa setiap desa akan menerima dana dari pemerintah melalui anggaran negara dan daerah yang jumlahnya berlipat, jauh diatas jumlah yang selama ini tersedia dalam anggaran desa. Kebijakan ini memiliki konsekuensi terhadap proses pengelolaannya yang seharusnya dilaksanakan secara profesional, efektif dan efisien, serta akuntabel yang didasarkan pada prinsip-prinsip manajemen publik yang baik agar terhindar dari risiko terjadinya penyimpangan, penyelewengan dan korupsi. UU Desa membawa misi utama bahwa negara wajib melindungi dan memberdayakan desa agar menjadi kuat, maju, mandiri dan demokratis sehingga dapat menciptakan landasan yang kuat dalam melaksanakan pemerintahan. Dengan demikian pembangunan desa diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan kualitas hidup manusia Indonesia. Pembangunan desa akan berdampak positif bagi upaya penanggulangan kemiskinan melalui penyediaan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, pembangunan sarana dan prasarana, pengembangan potensi ekonomi lokal dan pemanfaatan sumberdaya alam dan lingkungan secara berkelanjutan.
PELATIHAN PENGELOLAAN KEUANGAN DESA DI DESA TEBING TINGGI KECAMATAN BENAI KABUPATENKUANTAN SINGINGI Diskhamarzaweny Diskhamarzaweny; Muh Irwan; Zul Ammar; Rina Andriani; Yul Emri Yulis; Dessy Kumala Dewi; Yeni Sapridawati
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 2 No. 1 (2022): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Juni 2022
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v2i1.2225

Abstract

Kegiatan pengabdian dalam bentuk pelatihan ini dilatarbelakangi oleh banyaknya keluhan masyarakat mengenai pengelolaan keuangan desa yang dirasa sulit. Setelah dilakukan pendekatan dengan masyarakat, ternyata kondisi ini terjadi karena masih minimnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat khususnya perangkat desa dalam melakukan pengelolaan keuangan yang sesuai standar pemerintah yakni UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa serta Peraturan Bupati Kuantan Singingi No. 40 Tahun 2014 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Desa.UU Desa memberi jaminan yang lebih pasti bahwa setiap desa akan menerima dana dari pemerintah melalui anggaran negara dan daerah yang jumlahnya berlipat, jauh diatas jumlah yang selama ini tersedia dalam anggaran desa. Kebijakan ini memiliki konsekuensi terhadap proses pengelolaannya yang seharusnya dilaksanakan secara profesional, efektif dan efisien, serta akuntabel yang didasarkan pada prinsip-prinsip manajemen publik yang baik agar terhindar dari risiko terjadinya penyimpangan, penyelewengan dan korupsi.Kegiatan PKM ini dirancang dalam bentuk pelatihan yang dilaksanakan dengan metode ceramah, tutorial serta diskusi antara narasumber dengan masyarakat desa. Pelatihan ini bertujuan agar tercipta peningkatan pengetahuan, wawasan, pemahaman, dan keterampilan masyarakat desa khususnya perangkat desa dalam melaksanakan pengelolaan keuangan desa yang transparan, akuntabel, dan partisipatif.
PELATIHAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAN PELAPORAN PAJAK BUMDES MURDAS DI DESA MUARO SENTAJO KEC. SENTAJO RAYA KAB. KUANTAN SINGINGI: PKM Yeni Sapridawati; M Irwan; Diskhamarzaweny Diskhamarzaweny; Zul Ammar; Rina Andriani; Dessy Kumala Dewi; Yul Emri Yulis
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 2 No. 2 (2022): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2022
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v2i2.2700

Abstract

Salah satu tujuan didirikannya Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) menurut Permendagri No. 39 Tahun 2010 antara lain untuk meningkatkan kemampuan keuangan pemerintah desa dalam penyelenggaraan pemerintahan dan meningkatkan pendapatan masyarakat melalui berbagai kegiatan usaha ekonomi masyarakat pedesaan sesuai dengan kebutuhan dan potensi desa. Permasalahan utama yang saat ini dihadapi oleh BUMDes Murdas di Desa Muaro Sentajo Kecamatan Sentajo Raya Kab. Kuantan Singingi adalah kurang optimalnya kinerja kelembagaan BUMDes dalam pengembangan usaha, yang disebabkan oleh beberapa faktor antara lain : Kurangnya pengetahuan pengurus dalam manajemen BUMDes, rendahnya tingkat pendidikan pengurus BUMDes, kurangnya pembinaan BUMDes, kurangnya akses permodalan bagi BUMDes, kurangnya sarana prasarana untuk pengembangan usaha BUMDes, serta terbatasnya modul/referensi tentang manajemen BUMDes. Permasalahan tersebut menjadi alasan yang melatarbelakangi dilaksanakannya kegiatan pengabdian kepada masyarakat di BUMDes Murdas. Dalam pelaksanaannya, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini tidak hanya menghadirkan narasumber dari tim dosen Program Studi Akuntansi Universitas Islam Kuantan Singingi. Namun, kegiatan ini juga bekerjasama dengan Kantor Pelayanan, Penyuluhan, dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Teluk Kuantan yang menyampaikan materi tentang pelaporan pajak BUMDes. Materi tersebut dipaparkan langsung oleh Kepala KP2KP Teluk Kuantan selaku narasumebr. Kegiatan pengabdian ini dirancang dalam bentuk pelatihan yang dilaksanakan dengan metode ceramah, tutorial serta diskusi antara narasumber dengan pengurus BUMDes dan perangkat desa. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan dalam bentuk pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan, wawasan, dan keterampilan perangkat desa khususnya pengurus BUMDes Murdas untuk dalam melaksanakan pengelolaan keuangan dan pelaporan pajak BUMDes yang transparan, akuntabel, partisipatif, efektif, dan efisien.
SOSIALISASI TATA CARA PEMBUKUAN KEUANGAN DESA DI DESA BERINGIN TALUK KECAMATAN KUANTAN TENGAH KABUPATEN KUANTAN SINGINGI: PKM Zul Ammar; Diskhamarzaweny Diskhamarzaweny; Yul Emri Yulis; M Irwan; Rina Andriani; Dessy Kumala Dewi; Yeni Sapridawati
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 3 No. 1 (2023): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Juni 2023
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v3i1.3108

Abstract

Masih terbatasnya pengetahuan dan pemahaman masyarakat terutama perangkat desa tentang tata cara pembukuan keuangan desa yang sesuai dengan standar akuntansi, merupakan permasalahan utama yang dihadapi oleh banyak desa di Kabupaten Kuantan Singingi, salah satunya adalah Desa Beringin Taluk Kecamatan Kuantan Tengah. Hal ini disebabkan karena kurang optimalnya sosialisasi yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten terhadap masyarakat, khususnya perangkat desa dalam melakukan pengelolaan keuangan desa yang sesuai standar pemerintah yakni UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa serta Peraturan Bupati Kuantan Singingi No. 40 Tahun 2014 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Desa. Oleh sebab itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini mengangkat tema Tata Cara Pembukuan Keuangan Desa dan dilaksanakan bukan hanya untuk memenuhi salah satu elemen Catur Dharma Perguruan Tinggi di Universitas Islam Kuantan Singingi saja. Namun, kegiatan pengabdian dengan tema ini dilaksanakan mengingat tingginya permintaan masyarakat terutama Pemerintah Desa Beringin Taluk untuk membantu mereka dalam memahami tata cara pembukuan keuangan yang sesuai standar akuntansi, sehingga nantinya mereka memiliki pengetahuan, wawasan, pemahaman, dan keterampilan dalam melaksanakan pengelolaan keuangan desa yang transparan, akuntabel, dan partisipatif. Jadi, setelah mendapatkan sosialisasi tentang tata cara pembukuan keuangan desa, diharapkan masyarakat desa khususnya perangkat desa dapat meningkatkan kinerjanya dalam pengelolaan keuangan desa. Desa Beringin Taluk pun dapat dijadikan desa percontohan bagi desa-desa lainnya dalam hal pengelolaan keuangan desa.
Go Digital: Edukasi dan Sosialisasi Fintech untuk UMKM Pasar Tradisional Kanoman Aan Kanivia; Dessy Kumala Dewi; Kevin Vallenski; Debby Zaqiara Yazwa; Nayla Sausan Fa’alihah
Jurnal Pengabdian Bisnis dan Akuntansi Vol 4 No 2 (2025): Jurnal Pengabdian Bisnis dan Akuntansi Soedirman
Publisher : Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32424/1.jpba.2025.4.2.19730

Abstract

The rapid development of digital technology has significantly transformed economic activities, particularly payment systems used by Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs). The implementation of financial technology (fintech), especially the Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), offers advantages including transaction efficiency, improved financial recording, and increased financial inclusion. However, digital payment adoption among MSMEs in traditional markets remains relatively low due to limited digital literacy, strong dependence on cash transactions, and concerns regarding transaction security. These conditions are evident among MSMEs in Pasar Kanoman, Cirebon City, where most traders still rely on conventional payment methods despite access to basic digital devices. This community service program aims to enhance understanding, awareness, and readiness of MSMEs to adopt fintech through QRIS utilization as a digital payment system. The program was implemented through structured educational sessions, socialization activities, interviews, and direct mentoring tailored to the needs and characteristics of traditional market traders. A participatory approach encouraged active involvement and ensured knowledge could be practically applied in daily business activities. The results show improved understanding of QRIS functions, benefits, and operational mechanisms, along with more positive attitudes and increased interest in digital payment adoption. Overall, the program strengthens financial literacy and supports sustainable inclusion.
ANALYSIS OF INFLUENCING FACTORS TENDENCY OF EMPLOYEES TO DO FRAUD IN THE GOVERNMENT SECTOR (CASE STUDY OPD IN KUANTAN SINGINGI REGENCY) Elva Gusyanita; Zul Ammar; Dessy Kumala Dewi
JURNAL EKONOMI AL-KHITMAH Vol. 2 No. 1 (2020): JURNAL EKONOMI AL-KHITMAH
Publisher : Program Studi Akuntansi - Universitas Islam Kuantan Singingi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/khitmah.v2i1.994

Abstract

Abstract This research was conducted at the Regional Apparatus Organization (OPD) in Kuantan Singing Regency. This study aims to determine the factors that influence the tendency of employees to commit fraud / cheating in the government sector. The main problems that will arise, the researcher will be as follows: To see the size and significance of the influence between the dependent variable and the independent variable. The type of data used in this research is primary data, namely data that comes from the source, then the data technique uses the sampling method purposive sampling namely the technique of taking samples with certain considerations. This research is included in quantitative research. There were 78 respondents consisting of the head of the financial division and financial staff in each OPD in Kuantan Singingi Regency. This data was analyzed using multiple regression with SPSS Version 21. The results of this study indicate that the pressure has an effect on fraud in the Government Sector of Kuantan Singingi Regency with a significant value (0.023) and the value of t count (2.328), opportunities don't effect on fraud in the Government Sector of Kuantan Singingi Regency with a significant value (0,528), and the value of t count (-0,634), and justification effect on fraud in the Government Sector of Kuantan Singingi Regency with a significant value (0.018), and the value of t count (2,413). So that the conclusions of this study are 2 hypotheses which is presented can be accepted and 1 hypothesis is rejected. Keywords: Fraud (Pressure, Opportunity, Rationalization) ABSTRAK Penelitian ini dilakukan pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di Kabupaten kuantan singing.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fator-faktor yang mempengaruhi kecendrungan pegawai melakukan kecurangan/fraud pada sektor pemerintahan. Pokok permasalahan utama yang akan dijelaskan peneliti adalah sebagai berikut: Untuk melihat seberapa besar pengaruh dan signifikan antara variabel dependen dengan variabel independen. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yaitu data yang berasal dari sumbernya, selanjutnya dalam teknik pengumpulan datanya, pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling yaitu teknik pengumpulan sampel dengan pertimbangan tertentu. Peneitian ini termasuk dalam penelitian kuantitatif.Respondennya sebanyak 78 yang terdiri dari kasubag keuangan dan staf pegawai keuangan di setiap OPD yang ada di Kabupaten Kuantan Singingi.Data ini dianalisis menggunakan regresi berganda dengan SPSS Versi 21. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tekanan berpengaruh terhadap kecurangan di Sektor Pemerintahan Kabupaten Kuantan Singingi dengan nilai signifikan (0.023) dan nilai t hitung (2.328), peluang tidak berpengaruh terhadap kecurangan di Sektor Pemerintahan Kabupaten Kuantan Singingi dengan nilai signifikan (0,528) dan nilai t hitung (-0,634), dan pembenaran berpengaruh terhadap kecurangan di Sektor Pemerintahan Kabupaten Kuantan Singingi dengan nilai signifikan (0.018) dan nilai t hitung (2,413). Sehingga kesimpulan dari penelitian ini adalah 2 hipotesis yang di sajikan dapat diterima dan 1 hipotesis ditolak. Kata kunci :Fraud (Tekanan, Peluang, Pembenaran)
PENGARUH KOMITMEN ORGANISASI, KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA (SDM) DAN PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI TERHADAP IMPLEMENTASI STANDAR AKUNTANSI PEMERINTAH (SAP) BERBASIS AKRUAL PADA PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN KUANTAN SINGINGI Diki Candra; Diskhamarzaweny Diskhamarzaweny; Dessy Kumala Dewi
JURNAL EKONOMI AL-KHITMAH Vol. 2 No. 1 (2020): JURNAL EKONOMI AL-KHITMAH
Publisher : Program Studi Akuntansi - Universitas Islam Kuantan Singingi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/khitmah.v2i1.1002

Abstract

Abstract This aims of this research are to know the effect of organizational commitment, quality of human resources and Utilization of Information Technology on the implementation of accrual-based government accounting standards in the regional government of Kuantan Singingi. The population in this study are employees of the regional apparatus organization Kuantan Singingi who work in the financial department which consists of the Head of Finance, Treasurer of Expenditures, Treasurer of Receipts and financial staff. Data were analyzed using multiple linear regression with a statistical program (SPSS 25), after the classical assumption test was fulfilled. The result of the research shows that Organizational Commitment, Quality of Human Resources and Utilization of Information Technology simultaneously had a positive and significant effect on the implementation of accrual-based government accounting standards in the regional government of Kuantan Singingi Regency. Keywords : Organizational Commitment, Quality of Human Resources, Utilization of Information Technology, Implementation of Accrual Based Government Accounting Standards. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komitmen organisasi, kualitas sumber daya manusia dan pemanfaatan teknologi informasi terhadap implementasi standar akuntansi pemerintah (SAP) berbasis akrual pada pemerintah daerah Kabupaten Kuantan Singingi. Populasi dalam penelitian ini adalah pegawai pada organisasi perangkat daerah Kabupaten Kuantan Singingi yang bekerja di bagian keuangan yang terdiri dari Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Keuangan, Bendahara Pengeluaran, Bendahara Penerimaan dan staff keuangan. Data dianalisis dengan menggunakan regresi linier berganda dengan alat program statistik (SPSS 25), setelah uji asumsi klasik terpenuhi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Komitmen Organisasi, Kualitas SDM dan Pemanfaatan Teknologi Informasi secara simultan berpengaruh signifikan terhadap implementasi SAP berbasis akrual pada pemerintah daerah Kabupaten Kuantan Singingi Kata Kunci : Komitmen Organisasi, Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), Pemanfaatan Teknologi Informasi, Implementasi Standar Akuntansi Pemerintah (SAP) Berbasis Akrual
PENGARUH KOMPETENSI, INDEPENDENSI, SKEPTISME PROFESIONAL, TEKANAN KETAATAN, OBJEKTIVITAS, INTEGRITAS DAN AKUNTABILITAS TERHADAP KUALITAS AUDIT (STUDI EMPIRIS PADA AUDITOR INSPEKTORAT DAERAH KABUPATEN KUANTAN SINGINGI) Olvi Indi Pramita; Dessy Kumala Dewi; Rina Andriani
JURNAL EKONOMI AL-KHITMAH Vol. 3 No. 2 (2021): JURNAL EKONOMI AL-KHITMAH
Publisher : Program Studi Akuntansi - Universitas Islam Kuantan Singingi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/khitmah.v3i2.2507

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompetensi, independensi, skeptisme profesional, tekanan ketaatan, objektivitas, integritas, dan akuntabilitas pada Auditor Inspektorat Kabupaten Kuantan Singingi. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kausal dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini ditentukan dengan teknik sensus yaitu seluruh populasi dalam penelitian ini dijadikan sampel penelitian. Data penelitian diperoleh dari data kuesioner (primer). Analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda. Untuk menguji hipotesis secara parsial digunakan Uji t. alat bantu SPSS versi 23. Hasil penelitian dan uji hipotesis menunjukkan bahwa secara parsial variabel kompetensi berpengaruh signifikan terhadap kualitas audit dengan nilai signifikansi 0,007 < 0,05. Variabel independensi berpengaruh signifikan terhadap kualitas audit dengan nilai signifikansi 0,023 < 0,05. Variabel skeptisme profesional berpengaruh signifikan terhadap kualitas audit dengan nilai signifikansi 0,032 < 0,05. Variabel tekanan ketaatan berpengaruh signifikan terhadap kualitas audit dengan nilai signifikansi 0,001 < 0,05. Variabel objektivitas tidak berpengaruh signifikan terhadap kualitas audit dengan nilai signifikansi 0,085 > 0,05. Variabel integritas berpengaruh signifikan terhadap kualitas audit dengan nilai signifikansi 0,002 < 0,05. Variabel akuntabilitas tidak berpengaruh signifikan terhadap kualitas audit dengan nilai signifikansi 0,066 < 0,05.
PENGARUH LITERASI KEUANGAN, SIKAP KEUANGAN, DAN GAYA HIDUP TERHADAP PERILAKU MANAJEMEN KEUANGAN MAHASISWA PROGRAM STUDI AKUNTANSI UNIVERSITAS ISLAM KUANTAN SINGINGI Diskhamarzaweny Diskhamarzaweny; M. Irwan; Dessy Kumala Dewi
JURNAL EKONOMI AL-KHITMAH Vol. 4 No. 1 (2022): JURNAL EKONOMI AL-KHITMAH
Publisher : Program Studi Akuntansi - Universitas Islam Kuantan Singingi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/khitmah.v4i1.2514

Abstract

Perkembangan teknologi dan sistem informasi yang sangat pesat saat ini telah menyebabkan perubahan yang besar pada perekonomian di berbagai negara, salah satunya Indonesia. Adanya pandemi Covid-19 yang melanda dunia juga telah mempengaruhi perekonomian global, sehingga berdampak terhadap perubahan perilaku manajemen keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) Pengaruh Literasi Keuangan terhadap Perilaku Manajemen Keuangan mahasiswa; 2) Pengaruh Sikap Keuangan terhadap Perilaku Manajemen Keuangan mahasiswa; dan 3) Pengaruh Gaya Hidup terhadap Perilaku Manajemen Keuangan mahasiswa. Populasi dan Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa aktif Program Studi Akuntansi Universitas Islam Kuantan Singingi Angkatan 2019 – 2021 yang berjumlah 51 orang. Sampel diambil dengan menggunakan metode Sensus, dan pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan Kuesioner yang didistribusikan melalui Google Form kepada seluruh responden. Pengujian hipotesis dilakukan dengan metode Regresi Linear Berganda. Seluruh analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan bantuan software IBM SPSS Statistics 26. Hasil penelitian yang telah dilakukan membuktikan bahwa Literasi Keuangan, Sikap Keuangan, dan Gaya Hidup berpengaruh positif dan signifikan terhadap Perilaku Manajemen Keuangan mahasiswa Program Studi Akuntansi Universitas Islam Kuantan Singingi.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI NIAT MAHASISWA AKUNTANSI UNTUK MELAKUKAN PENGUNGKAPAN KECURANGAN (WHISTLEBLOWING) AKADEMIK (Studi Empiris Pada Mahasiswa Akuntansi Universitas Islam Kuantan Singingi) Ferdi Oranra; M Irwan; Dessy Kumala Dewi
JURNAL EKONOMI AL-KHITMAH Vol. 4 No. 2 (2022): Jurnal Ekonomi Al-Khitmah
Publisher : Program Studi Akuntansi - Universitas Islam Kuantan Singingi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/khitmah.v4i2.2874

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persepsi sikap terhadap perilaku, persepsi tentang norma subjektif, persepsi tentang kontrol perilaku, dan persepsi tingkat keseriusan kecurangan terhadap niat mahasiswa akuntansi untuk mengungkapkan kecurangan akademik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sumber data yang berasal dari data primer yang diperoleh dari penyebaran kuesioner. Penelitian ini menggunakan mahasiswa akuntansi di Universitas Islam Kuantan Singingi. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik sensus dengan jumlah sampel berjumlah 72 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi tentang norma subjektif berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat mahasiswa untuk mengungkapkan kecurangan akademik di Universitas Islam Kuantan Singingi dengan pengaruh sebesar 0,349 atau 34,9%, persepsi tentang kontrol perilaku berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat mahasiswa untuk mengungkapkan kecurangan akademik di Universitas Islam Kuantan Singingi dengan pengaruh sebesar 0,178 atau 17,8%, sedangkan persepsi sikap terhadap perilaku dan persepsi tingkat keseriusan kecurangan tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat mahasiswa untuk mengungkapkan kecurangan akademik di Universitas Islam Kuantan Singingi.