Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

EVALUATION OF THE CENTER OF SPORTS EDUCATION AND TRAINING FOR STUDENTS (CSETS) PROGRAMS IN SOUTH SULAWESI, WEST SUMATERA, AND CENTRAL JAVA Yunus, Muhammad; KS, Soegiyanto; Setiono, Hari
The Journal of Educational Development Vol 5 No 2 (2017): June 2017
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study is meant to evaluate the implementation of the programs in CSETS of South Sulawesi, West Sumatera, and Central Java by using a CIPP method. This is an evaluation study by adopting a quantitative and qualitative approach. The data were collected by using questionnaires, interviews, documents and observation. The results show that in general, based on CIPP aspects, the programs of CSETS in three provinces are categorized to be good, with Central Java as the best, followed by West Sumatera and South Sulawesi. With the context aspect, all CSETS are categorized to be good, with Central Java as the best, followed by West Sumatera and South Sulawesi. With the input aspect, all CSETS are categorized to be good, with Central Java as the best, followed by South Sulawesi and West Sumatera. With the process aspect, CSETS of Central Java and West Sumatera are categorized to be good, and CSETS of South Sulawesi is categorized to be fair, with Central Java as the best, followed by West Sumatera and South Sulawesi. With the product aspect, CSETS of Central Java is categorized to be good, and CSETS of South Sulawesi and West Sumatera are categorized to be fair, with Central Java as the best, followed by South Sulawesi and West Sumatera.
Behavior Patterns of Academic Procrastination in Doing Final Projects Soegiyanto Soegiyanto; Ipang Setiawan; Moch Fahmi Abdulaziz; Dhimas Bagus Dharmawan; Vivi Septiana Parista
Jurnal Cakrawala Pendidikan CAKRAWALA PENDIDIKAN EDISI OKTOBER 2017, TH.XXXVI, NO.3
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.195 KB) | DOI: 10.21831/cp.v36i3.14696

Abstract

Abstract:The aim of this research is to define the patterns of athlete student’s academic procrastination behaviorsin accomplishing their final projects. This research used qualitative approach with ethnographic and phenomenology design. The population of this research was athlete students of Faculty of Sports Science from classes of 2010, 2011, and 2012 whowere in the process of completingtheir final projects. They were selected through purposive random sampling. The results reveal various patterns of athlete student’s academic procrastination behaviors. Six patterns emerge from the data 1) Traveling, 2) Only lying on the bed and watching TV in boarding house, 3) Talking about something unimportant, 4) Going home, 5) Doing physical activities, and 6) Having jobs like coach and referee. These procrastination behaviors formspecific patterns based on student’sexperience and background. Keywords: behaviorpatterns, academic procrastination, final project, athlete students POLA PERILAKU PROKRASTINASI AKADEMIK DALAM PENYUSUNAN SKRIPSI Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pola perilaku mahasiswa atlet saat melakukan tindakan prokrastinasi akademiknya dalam menyelesaikan skripsi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain etnografis dan fenomenology. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa atlet Fakultas Ilmu Keolahragaan yang sedang menyusun skripsi, selanjutnya pengambilan sampel dengan menggunakan purposive random sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi, wawancara, dan angket terbuka, analisis data dilakukan secara induktif dengan menggunakan siklus interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya berbagai macam pola perilaku mahasiswa atlet dalam melakukan prokrastinasi penyusunan skripsinya. Ada enam pola yang ditemukan, yaitu 1) traveling, 2) tiduran dan nonton tv di kos, 3) membicarakan hal yang tidak penting, 4) pulang ke kampung halaman, 5) melakukan aktivitas fisik, dan 6) mengambil job pelatih dan wasit. Perilaku prokrastinasi ini membentuk pola-pola tersendiri sesuai pengalaman dan latar belakang dari subjek penelitian. Kata Kunci: pola perilaku, prokrastinasi akademik, skripsi, mahasiswa atlet
ANALIZING ACADEMIC PROKRASTINATION CAUSING FACTORS IN DESIGNING THESIS OF ATHLETE STUDENTS Soegiyanto Soegiyanto; Ipang Setiawan; Moch Fahmi Abdulaziz; Dhimas Bagus Dharmawan; Vivi Septiana Parista
Jurnal Kependidikan Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.993 KB) | DOI: 10.21831/jk.v3i1.13282

Abstract

This study was aimed at identifying the factors that caused students of the athletes of the Faculty of Sport Sciences, Semarang State University (UNNES) to carry out procrastination actions in the preparation of the thesis and create a measure of academic procrastination in the preparation of thesis. This study used a mixed method with a sequential exploratory design. The population in this study were the students of Faculty of Sport Sciences, 2010, 2011 and 2012 UNNES who were preparing a thesis. The sampling method used was purposive random sampling. The qualitative data were gathered using questionnaires and interviews, while for quantitative data using the scale of academic procrastination made by the researchers themselves based on the results of qualitative data analysis. Qualitative data analysis technique used was interactive models while Lisrel item analysis was used to analyze quantitative data to confirm which factors had an influence on academic procrastination. The results show that 3 factors causing procrastination namely physical, psychological, and environmental factors. The factors that have the highest influence on academic procrastination are psychic aspects, namely internal factors in each athlete.ANALISIS FAKTOR PENYEBAB PROKRASTINASI AKADEMIK DALAM PENYUSUNAN SKRIPSI PADA MAHASISWA ATLETTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab mahasiswa atlet Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang (UNNES) melakukan tindakan prokrastinasi dalam penyusunan skripsi serta membuat alat ukur prokrastinasi akademik penyusunan skripsi. Pendekatan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode kombinasi (mixed method) dengan rancangan eksploratoris sekuensial. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa atlet Fakultas Ilmu Keolahragaan UNNES angkatan 2010, 2011 dan 2012 yang sedang menyusun skripsi, selanjutnya pengambilan sampel dengan menggunakan purposive random sampling. Perolehan Data kualitiatif dikumpulkan dengan instrumen berupa angket dan wawancara, sedangkan untuk data kuantitatif menggunakan Skala prokrastinasi akademik yang dibuat oleh peneliti sendiri berdasarkan hasil analisis data kualitatif. Teknik analisis data kualitatif menggunakan model interaktif sedangkan data kuantitatif menggunakan analisis item Lisrel untuk mengkonfirmasi faktor mana yang memiliki pengaruh terhadap prokrastinasi akademik. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh 3 faktor yang menyebabkan prokrastinasi yaitu fisik, psikis, dan lingkungan. Faktor yang memiliki pengaruh paling tinggi terhadap prokrastinasi akademik adalah aspek psikis yaitu faktor internal pada dalam diri mahasiswa atlet masing-masing.
PENGEMBANGAN ALAT BANTU RETURN BOARD UNTUK FOREHAND TOPSPIN TENIS MEJA Teguh Santosa; Soegiyanto
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol 2, No 2 (2016): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22245/jpor.v2i2.4513

Abstract

Abstrak Dewasa ini masih minim dikembangkan alat untuk meningkatkan kemampuan teknik forehand top spin atlet tenis meja. Berdasarkan hasil wawancara dan observasi di klub tenis meja Kota Surakarta, hampir semua klub belum memiliki alat bantu untuk hal tersebut. Hal ini diperlukan karena masih banyak atlet belum menguasai teknik forehand topspin secara benar. Alat ini juga akan membantu pelatih tenis meja dalam memberikan program latihannya. Fokus permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana pengembangan model alat bantu untuk meningkatkan kemampuan pukulan forehand topspin atlet tenis meja dan seberapa efektif alat bantu yang dihasilkan. Tujuan dalam penelitian ini: 1) menghasilkan sebuah produk alat bantu return board. 2) membantu atlet dan pelatih dalam meningkatkan kemampuan pukulan forehand topspin tenis meja. Metode penelitian pengembangan ini meggunakan langkah-langkah dari Borg dan Gall: (1) potensi dan masalah; (2) pengumpulan data; (3) pengembangan produk awal; (4) validasi expert judgement dan revisi; (5) uji coba lapangan skala kecil dan revisi; (6) uji coba skala besar (produk); (7) revisi produk skala besar; (8) uji coba pemakaian produk; (9) revisi produk; (10) produksi massal. Uji coba kelompok kecil dilakukan terhadap 10 atlet di klub PTM UTP Surakarta. Sedangkan pada uji coba skala besar melibatkan 42 atlet dari PTM Mitra Medika, PTM Dwi Bengawan, dan PTM UTP. Validasi produk dilakukan oleh 6 ekspert yaitu 3 praktisi (pelatih tenis meja) dan 3 akademisi (dosen tenis meja). Instrumen pengumpulan data menggunakan pedoman wawancara, observasi, dan uji efektivitas pemakaian produk. Teknik analisis menggunakan program mini tab 16. Hasil penelitian ini menyimpulkan: (1) produk pengembangan alat bantu return board dapat digunakan untuk meningkatkan pukulan forehand topspin tenis meja. Pada atlet pemula memiliki efektivitas 53% dan kelompok lanjut memiliki efektivitas 32%; (2) produk alat bantu return board dapat digunakan sebagai sarana latihan bagi atlet tenis meja tingkat junior, pemula, dan senior; (3) produk alat bantu return board dapat digunakan sebagai sarana memotivasi atlet dalam berlatih dengan mengukur kemampuan pukulan forehand topspin masing-masing atlet. Kata Kunci: Pengembangan, Return Board, Top Spin, Tenis Meja
Semarang Citizens’ Culture And Psychosocial Behavior In Physical Activity At The Fitness Center I Made Dwi Sastra Wargama; Soegiyanto Soegiyanto; Hadi Hadi
JUARA : Jurnal Olahraga Vol 7 No 1 (2022): JUARA: Jurnal Olahraga
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/juara.v7i1.1497

Abstract

With the lack of public knowledge in physical activities, some people worry and excessively do not have self-confidence; everyone has different attitudes, behaviors, personalities, and needs. The purpose of this study is to determine the culture and psychosocial behavior of Semarang City's citizens in carrying out physical activities at the fitness center. This study was done using the qualitative method. The purposive sampling techniques were used to determine the respondent and the data sources obtained from 29 respondents. The data was collected using observation, documentation, and interview techniques. Source triangulation, method triangulation, and peer discussion were used to check the validity of the data. Meanwhile, the data analysis procedure was done through the stages of various data sources, namely observation, interviews, and documentation. The result of this study is that the culture of doing physical activity in the fitness center of West Semarang District has moral, attitude, and physical aspects. For psychosocial, there are psychological and social aspects. From Ericson's eight stages of development, there are three groups of age stages, namely stage V Adolescent (12-20 years), stage VI Early Adult (20-40), and stage VII Middle Adult (40-65).
Augmented reality mobile app-based multimedia learning of pencak silat to enhance the junior high school students’ learning outcomes Nur Rohmah Muktiani; Soegiyanto Soegiyanto; Siswantoyo Siswantoyo; Setya Rahayu; Hedi Ardiyanto Hermawan
Jurnal Cakrawala Pendidikan Vol 41, No 2 (2022): Cakrawala Pendidikan (June 2022)
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/cp.v41i2.49217

Abstract

The present study aims to produce Augmented Reality Mobile App-based multimedia of Pencak silat learning for junior high school students. APPED Research and Development model was applied by following several stages, including Analysis and Initial Research, Design, Production, Evaluation, and Dissemination. The data were collected using questionnaire and tests. The product was evaluated in three stages, namely one to one, small group, and field (effectivity test) evaluation. Three material experts were involved in rating the product validation with a mean of 4.77 (very good). Meanwhile, mean score from three Media Experts was 4.80 (very good). The mean score of product evaluation for one-to-one evaluation was at 4.62 (very good), the small group at 4.80 (very good), and the field at 4.56 (very good). A significant improvement was detected from the mean score of the learning outcomes from pretest to posttest (p=0.0000.05). Therefore, it can be concluded that Augmented Reality Mobile App-based multimedia of Pencak silat learning was effective to improve JHS students’ achievement and was able to be used in the Pencak silat learning for JHS students.
Potensi dan Pengembangan Olahraga Alam Berbasis Konservasi di Propinsi Jawa Tengah Sugiarto -; Sahri -; Zam-Zam Masrurun; Soegiyanto -; Limpad Nurrachmad
utile: Jurnal Kependidikan Vol. 3 No. 2 (2017): Utile: Jurnal Kependidikan
Publisher : FKIP Universitas Muhammadiyah Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37150/jut.v3i2.79

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian yaitu mengetahui potensi dan pengembangan olahraga alam di Propinsi Jawa Tengah. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif eksploratif pada wilayah objek pariwisata alam yang sudah ada maupun yang berpotensi dikembangkan menjadi olahraga alam berbasis konservasi. Teknik penelitian menggunakan teknik observasi, wawancara, dokumentasi, survei lapangan dan dianalisis menggunakan metode triangulasi. Penelitian dilaksanakan dalam waktu 6 bulan. Pemetaan daerah penelitian ini meliputi daerah dataran tinggi yaitu Kabupaten Wonosobo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kabupaten Wonosobo memiliki potensi wisata yang dapat dikembangkan dengan pariwisata olahraga alam yaitu; Objek wisata Kalianget, Sungai Serayu, Gardu Pandang Tieng, Kawasan Telaga Warna, Telaga Menjer, Gelanggang Olahraga Mangli, Desa Sembungan, Waduk Wadaslintang dan Bukit Kekeb Desa Lengkong. Lokasi tersebut ada yang dikelola oleh DIPENDA maupun masyarakat. Simpulan penelitian yaitu potensi alam yang sudah dikelola, dimanfaatkan dan dikembangkan dengan baik yaitu: (a) Kawasan Bukit Sidengkeng dan Batu Pandang, di Kawasan Telaga Warna dan (b) Desa Sembungan. Daerah yang masih perlu dikelola dan dikembangkan dengan baik yaitu: (a) Objek Wisata Kalianget, (b) Sungai Serayu, (c) Gardu pandang Tieng, (d) Telaga menjer, (e) Gelanggang olahraga Mangli, (f) Waduk Wadaslintang, dan (g) Bukit Kekeb Desa Lengkong.
Evaluasi Program Pembinaan Prestasi Taekwondo Pada Satria Taekwondo Academy Di Kabupaten Banyumas Panuwun Joko Nurcahyo; Soegiyanto Soegiyanto; Setya Rahayu
Physical Activity Journal (PAJU) Vol 1 No 1 (2019): Physical Activity Journal (PAJU)
Publisher : Department of Physical Education, Faculty of Health Sciences, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.389 KB) | DOI: 10.20884/1.paju.2019.1.1.1999

Abstract

Artikel ini telah di tarik/dibatalkan atas persetujuan dan sepengetahuan penulis, dengan alasan bahwa artikel telah terbit di jurnal lain pada tahun 2014
The Effects of Hyperbaric Oxygen with 1.5 ATA and 2.4 ATA Pressures toward Improvement Maximum Aerobic Capacity (VO2 Max) and the Anaerobic endurance on Man-Basketbal Players Lalu Moh Yudha Isnaini; Soegiyanto Soegiyanto; Sugiharto Sugiharto; Sulaiman Sulaiman
Journal of International Conference Proceedings (JICP) Vol 2, No 1 (2019): Proceedings of the 3rd International Conference of Project Management (ICPM) Bal
Publisher : AIBPM Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32535/jicp.v2i1.450

Abstract

The purpose of this research is generally to gain implication of hyperbaric oxygen with 1.5 ATA and 2.4 ATA pressures toward maximum aerobic capacity improvement (VO2 Max) and the anaerobic endurance. This experimental research uses randomized controlled group pretest and posttest design. The tests were bleep or MFT test to measure the maximum aerobic capacity (VO2 Max) and RAST test to measure the anaerobic endurance. The conclusion of this research is hyperbaric with 1.5 ATA and 2.4 ATA significantly influenced the maximum aerobic capacity improvement (VO2 Max) and anaerobic endurance. Hyperbaric oxygen with 1.5 and 2.4 ATA did not have any differences in improving the maximum aerobic capacity (VO2 Max) and the anaerobic endurance.
Analisis Tingkat Kondisi Fisik Peserta Ekstrakurikuler Bola Voli Putri Maya Puspita Sari; Soegiyanto
JURNAL PENJAKORA Vol. 9 No. 2 (2022): September 2022
Publisher : Fakultas Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/penjakora.v9i2.49332

Abstract

Olahraga bola voli merupakan salah satu olahraga yang memerlukan kondisi fisik yang baik bagi para pemainnya. Kondisi fisik yang baik dapat menunjang prestasi seorang pemain bola voli. Hasil observasi peneliti menyebutkan bahwa terdapat 4 peserta yang rajin mengikuti latihan dan terdaftar sebagai anggota klub bola voli juga terdapat 3 peserta yang sangat mudah mengalami kelelahan pada saat mengikuti latihan. Teknik sampling yang digunakan pada penelitian ini yaitu teknik total sampling, dimana jumlah populasi dan sampel itu sama yaitu berjumlah 11 peserta ekstrakurikuler bola voli putri. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis dan mengetahui tingkat kondisi fisik yang dimiliki oleh peserta ekstrakurikuler bola voli putri di SMP Negeri 17 Kota Tangerang Selatan. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan bantuan analisis menggunakan software SPSS versi 26 untuk melakukan uji normalitas shapiro-wilk, mengubah data kasar ke data t-score, dan terakhir pengkategorisasian data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi fisik peserta yang termasuk pada kategori baik sekali yaitu 1 peserta, pada kategori baik sebanyak 3 peserta, pada kategori cukup sebanyak 4 peserta, pada kategori kurang sebanyak 2 peserta, dan pada kategori kurang sekali terdapat 1 peserta. Hal ini dapat dilihat dari hasil masing-masing tes komponen kondisi fisik yang terdiri dari tes daya ledak otot tungkai, kekuatan otot lengan, kelincahan, kecepatan, dan daya tahan umum. Maka dapat disimpulkan bahwa frekuensi terbesar tingkat kondisi fisik yang dimiliki oleh peserta ekstrakurikuler bola voli putri di SMP Negeri 17 Kota Tangerang Selatan berada pada kategori cukup.