Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Agercolere

Aplikasi xanthan gum terhadap sifat kehomogenan dan citarasa kopi pinogu Asniwati Zainuddin
Jurnal Agercolere Vol 2 No 1 (2020): Jurnal Agercolere
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Ichsan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.289 KB) | DOI: 10.37195/jac.v2i1.99

Abstract

Kopi pinogu merupakan produk hasil perkebunan yang menjadi produk unggulan di Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo. Secara umum, aroma dan citarasa merupakan bagian yang terpenting pada proses akhir dari pengolahan kopi. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan formulasi yang tepat pada berbagai konsentrasi penambahan xanthan gum pada kopi pinogu. Adapun metode penelitian yang dilakukan adalah menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan dengan 3 kali ulangan. A0 (tanpa xanthan gum), A1 (konsentrasi xanthan gum 250 ppm), A2 (konsentrasi xanthan gum 500 ppm), A3 (konsentrasi xanthan gum 750 ppm), dan A4 (konsentrasi xanthan gum 1000 ppm). Hasil penelitian menunjukkan formulasi yang tepat dan direkomendasikan pada penelitian ini adalah konsentrasi penambahan xanthan gum 750 ppm pada perlakuan A3. Hal ini disebabkan karena sifat dari xanthan gum yang berfungsi sebagai pengikat untuk menjaga produk kopi pinogu tetap homogen sehingga semua partikel kecil larut dalam pengadukan serta menghasilkan aroma dan citarasa yang khas dari kopi pinogu.
Substitusi pewarna sintetik dengan larutan kayu secang pada kue tradisional ku’u Siti Nur Rahmatia Tolinggi; Asniwati Zainuddin; Anto Anto
Jurnal Agercolere Vol 2 No 2 (2020): Jurnal Agercolere
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Ichsan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37195/jac.v2i2.115

Abstract

Kue ku’u adalah makanan tradisional yang terbuat dari tepung ketan yang berisi kacang hijau, memiliki tekstur kenyal dan memiliki pigmen merah muda. Kue ku’u tersebut berbentuk menyerupai tempurung kura-kura. Tujuan penelitian adalah mengetahui penambahan larutan kayu secang dapat digunakan sebagai pewarna alami, mengetahui kadar antosianin, aktivitas antioksidan dengan metode DPPH, serta mengetahui tingkat penerimaan panelis dari kue tradisional ku’u dengan pewarna alami kayu secang. Rancangan dalam penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan P0: Pewarna sintetik (kontrol), P1: pewarna sintetik kayu secang 2% b/v, P2: pewarna sintetik kayu secang 4% b/v dan P3: pewarna sintetik kayu secang 6% b/v). Hasil penelitian menunjukkan pengaruh pembuatan kue ku’u menggunakan pewarna sintetik dengan larutan kayu secang berpengaruh nyata terhadap kadar antosianin, kadar antioksidan dan tingkat kecerahan. Nilai kadar antosianin pada P0, P1, P2, dan P3 yaitu: 2,51%, 3,27%, 3,79% dan 4,45%, kadar antioksidan yaitu P0: 2,15%, P1: 3,38%, P2: 4,27%, dan P3: 6,49% dan tingkat kecerahan yaitu P0: 30,54, P1: 43,98, P2: 33,06, dan P3: 32,43. Untuk hasil uji organoleptik pada warna, rasa, aroma dan tekstur yang direkomendasikan adalah perlakuan P1 dengan tingkat penerimaan panelis kategori suka.