Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Ebers Papyrus

PROFIL STATUS GIZI, MASSA LEMAK, DAN MASSA BEBAS LEMAK PADA LANJUT USIA DI PANTI WERDHA SS Gunadi, Angelica; Kumala, Meilani
Ebers Papyrus Vol. 27 No. 2 (2021): EBERS PAPYRUS
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ep.v27i2.16132

Abstract

Prevalensi Penyakit Tidak Menular (PTM) di Indonesia masih tinggi. Pengukuran status gizi dapat dilakukan untuk mengetahui faktor risiko PTM. Pada lansia untuk mengetahui status gizi dilakukan pengukuran Indeks Massa Tubuh (IMT) dan juga pengukuran massa lemak dan massa bebas lemak tubuh. Tujuan pada penelitian ini untuk melihat sebaran status gizi, massa lemak, dan massa bebas lemak pada lanjut usia di Panti Werdha Salam Sejahtera sehingga dapat dilakukan tindakan lebih lanjut untuk mencegah Penyakit Tidak Menular. Metode pada penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan disain cross-sectional, menggunakan pengukuran berat badan dan tinggi badan untuk mengetahui status gizi berdasarkan IMT dan pengukuran Bioelectrical Impedance Analysis (BIA) untuk mengetahui massa lemak dan massa bebas lemak pada lansia. Hasil penelitian terhadap 41 subjek didapatkan status gizi berdasarkan IMT sebagian besar lansia obesitas sejumlah 16 (39,0%) subjek, status gizi berlebih sejumlah 12 (29,26,0%) subjek, status gizi normal sejumlah 9 (21,95%) subjek dan status gizi kurang sejumlah 4 (9,75%) subjek. Massa lemak obesitas sejumlah 24 (58,5%) subjek, massa lemak berlebih sejumlah 10 (24,39%) subjek dan massa lemak normal sejumlah 7 (17,0%) subjek. Kesimpulan pada penelitian ini didapatkan bahwa lansia di Panti Werdha Salam Sejahtera mempunyai status gizi berdasarkan IMT dan massa lemak yang berlebih.
STATUS GIZI LANSIA PANTI WERDHA HANA DAN SASANA TRESNA WERDHA RIA PEMBANGUNAN DENGAN MNA DAN IMT Riskyana, claudya dwie; Meilani Kumala
Ebers Papyrus Vol. 29 No. 1 (2023): EBERS PAPYRUS
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ep.v29i1.24632

Abstract

Menurut World Health Organization (WHO), proporsi populasi dunia di atas 60 tahun akan meningkat hampir dua kali lipat dari 12% menjadi 22% antara tahun 2015 dan 2050. Jumlah penduduk lanjut usia di Indonesia meningkat diperkirakan 40 juta jiwa (13,8%) pada tahun 2035. Penelitian yang dilakukan di India pada 170 lanjut usia menunjukkan 34,2% prevalensi malnutrisi dan 47,6% berisiko malnutrisi. Seiring meningkatnya populasi lanjut usia (lansia) dunia, prevalensi malnutrisi akan meningkat menjadi 29,1% pada tahun 2080. Penilaian status gizi pada lansia merupakan kegiatan yang perlu dilakukan untuk menghindari penyakit yang dapat terjadi. Berbagai cara dapat dilakukan untuk menilai status gizi lansia. Pada penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang menilai status gizi lansia Mini Nutritional Assessment (MNA) dan Indeks Massa Tubuh (IMT). Responden merupakan lansia dari panti werdha hana dan sasana tresna werdha Ria Pembangunan yang bersedia. Sampel diambil dengan teknik non probability sampling dan dianalisis menggunakan deskriptif. Hasil analisis didapatkan status gizi normal berdasarkan MNA 55 responden (59,1%) dan berdasarkan IMT 35 responden (37,6%). Dilakukan analisis berdasarkan usia menunjukkan status gizi normal mayoritas pada lanjut usia (60-74 tahun). Kesimpulan Hasil penelitian ini menunjukkan sebagian besar lansia mempunyai status gizi dalam batas normal berdasarkan MNA dan IMT.
KORELASI ASUPAN KALORI DENGAN KEJADIAN OBESITAS PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN ANGKATAN 2023-2024 UNIVERSITAS TARUMANAGARA, Ray Ryan Edmun Besman Simatupang; Kumala, Meilani
Ebers Papyrus Vol. 31 No. 2 (2025): EBERS PAPYRUS
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kzgr0t44

Abstract

Obesitas merupakan salah satu masalah kesehatan utama pada kelompok usia remaja dan dewasa muda yang prevalensinya terus meningkat. Salah satu faktor utama yang berperan terhadap terjadinya obesitas adalah ketidakseimbangan antara asupan kalori dan kebutuhan kalori harian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara asupan kalori dengan status obesitas pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara angkatan 2023–2024. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional). Jumlah subjek yang terlibat adalah 59 responden. Pemilihan subjek dilakukan menggunakan metode non-random consecutive sampling. Proses pengambilan data dilaksanakan di Universitas Tarumanagara pada periode Juli hingga Agustus. Data asupan kalori diperoleh melalui metode food recall selama 3 hari, dan status obesitas ditentukan berdasarkan Indeks Massa Tubuh (IMT). Analisis korelasi digunakan untuk menilai ada tidaknya korelasi antara variabel tersebut. Hasil penelitian menunjukkan terdapat korelasi signifikan antara asupan kalori dan status gizi (r = –0,370; p = 0,004). Korelasi negatif ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi IMT responden, semakin rendah asupan kalori yang dilaporkan.