Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Optimalisasi Penyusunan LKPD Berbasis ReCLif MGMP IPA Kabupaten Mempawah Handi Darmawan; Eka Trisianawati; Mustika Sari; Nawawi; Herditiya Herditiya; Tesa Manisa; Novi Nurmayanti; Ninda Permasari
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/judimas.v4i1.726

Abstract

Guru IPA di Kabupaten Mempawah menghadapi kendala dalam merancang LKPD yang menumbuhkan keterampilan abad ke-21 dan relevan dengan konteks lokal. Untuk mengatasi tantangan tersebut, Program Studi Pendidikan Biologi melaksanakan Program Kemitraan Masyarakat yang berfokus pada optimalisasi penyusunan LKPD berbasis model pembelajaran ReCLif bagi 15 guru IPA melalui pelatihan lima hari. Metode pelaksanaan mencakup ceramah, demonstrasi, diskusi, praktik terarah, penugasan penyusunan LKPD, serta sesi klinik berbasis umpan balik sejawat. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan kompetensi guru, ditunjukkan oleh 60% peserta yang mampu menyusun kerangka LKPD secara mandiri pada tahap awal dan meningkat menjadi 73,3% guru yang menghasilkan draft LKPD layak setelah proses revisi. Uji coba awal LKPD di tiga sekolah mitra memperlihatkan respons positif siswa, peningkatan partisipasi bertanya, dan kemampuan mengaitkan konsep IPA dengan fenomena nyata. Selain itu, 86,7% guru menyatakan sangat puas terhadap praktik penyusunan LKPD dan 80% merasa terbantu oleh pendampingan fasilitator. Dengan demikian, kegiatan PKM ini terbukti meningkatkan kompetensi guru dalam mendesain LKPD berbasis ReCLif sekaligus memperkuat komunitas profesional MGMP. Namun, pendampingan lanjutan dan replikasi praktik masih diperlukan untuk memperluas dampak pembelajaran di daerah.
PENERAPAN MODEL READING MIND MAPPING AND SHARING DAN THINK PAIR SHARE TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS X SMAN 1 BELITANG HULU Nongki oktaviana Nongki; Mustika Sari; Eka Trisianawati
EDU-BIO: Jurnal Pendidikan Biologi Vol. 9 No. 2 (2026): EDU-BIO: Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Tadris Biologi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/edubio.v9i2.228

Abstract

Kemampuan kritis berpikir siswa kelas 10 di SMAN 1 Belitang Hulu pada materi keanekaragaman hayati relatif rendah. Data awal menunjukkan rata-rata tingkat penguasaan tes harian hanya 38,54% dibandingkan kriteria penguasaan minimal 73, sedangkan skor indikator berpikir kritis dari kuesioner berkisar antara 57,80–62,88%. Penelitian ini menganalisis kemampuan berpikir kritis siswa dengan menerapkan model Reading, Mind Mapping, and Sharing (RMS) dan model Think Pair Share (TPS), serta meneliti perbedaan di antara keduanya. Metode kuantitatif kuasi-eksperimental dengan Desain Kelompok Kontrol Hanya Tes Pasca yang digunakan. Sampel terdiri dari 60 siswa (30 di kelompok RMS, 30 di kelompok TPS) yang dipilih melalui pengambilan sampel acak berkelompok setelah uji kesetaraan. Data dikumpulkan menggunakan delapan item esai yang valid (rxy 0,77–0,93) dan reliabel (Cronbach's Alpha = 0,963) berdasarkan enam indikator Sugiarti (2025). Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata posttest sebesar 76,39 (kategori tinggi) untuk kelompok RMS dan 65,97 (kategori sedang) untuk kelompok TPS. Uji T Sampel Independen menghasilkan t = 5,031, df = 58, Sig. (2-tailed) = 0,000 (< 0,05), yang mengarah pada penerimaan Ha. Studi ini menyimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan dalam keterampilan berpikir kritis antara kedua model, dengan RMS menghasilkan hasil yang lebih tinggi daripada TPS pada materi keanekaragaman hayati.
ANALISIS TINGKAT KETERGANTUNGAN SISWA PADA ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) DALAM PEMBELAJARAN IPA DI SMP BRUDER PONTIANAK Maria Jeni; Mustika Sari; Nawawi
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 4 Nomor 1, Mei - Agustus 2026
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v4i1.555

Abstract

Perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah mengubah cara siswa memperoleh informasi dan menyelesaikan tugas pembelajaran, termasuk pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Meskipun AI memberikan berbagai kemudahan dalam proses belajar, penggunaannya yang berlebihan berpotensi menimbulkan ketergantungan yang dapat memengaruhi kemandirian belajar dan sikap kritis siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profil penggunaan AI serta dampak ketergantungan siswa terhadap AI dalam pembelajaran IPA di SMP Bruder Pontianak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei deskriptif yang disebarkan melalui google form. Populasi penelitian berjumlah 735 siswa kelas VII, VIII, dan IX, dengan sampel sebanyak 317 siswa yang dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui angket skala Likert yang terdiri atas 30 butir pernyataan yang mencakup lima indikator, yaitu frekuensi penggunaan AI, tujuan penggunaan AI, tingkat ketergantungan terhadap AI, kemandirian belajar, dan sikap kritis siswa. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif berupa skor, persentase, nilai rata-rata, dan kategori interpretatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI telah menjadi salah satu sumber belajar yang digunakan siswa dalam pembelajaran IPA, terutama untuk memperoleh penjelasan materi, menyelesaikan tugas, dan mencari informasi secara cepat. Tingkat ketergantungan siswa terhadap AI berada pada kategori sedang, yang menunjukkan bahwa AI telah menjadi bagian dari aktivitas belajar siswa, tetapi belum sepenuhnya menggantikan proses belajar mandiri. Penggunaan AI juga menunjukkan kecenderungan memengaruhi kemandirian belajar dan sikap kritis siswa, terutama apabila dimanfaatkan sebagai sumber jawaban utama tanpa melalui proses verifikasi dan pemahaman. Oleh karena itu, diperlukan pendampingan guru serta penguatan literasi AI agar pemanfaatan AI dapat mendukung pembelajaran IPA secara efektif, bertanggung jawab, dan tidak mengurangi kemampuan berpikir ilmiah siswa.
Pengembangan LKPD Berbasis Ramah Lingkungan Untuk Memberdayakan Kreativitas dan Kepedulian Lingkungan Siswa Kelas XI Tomi; Mustika Sari; Tesa Manisa
Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran (JIPP) Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran (JIPP) Juli 2026
Publisher : LPD Universitas PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study was conducted to develop an environmentally friendly project-based Student Worksheet (LKPD) on the topic of the human respiratory system and to evaluate its validity, practicality, and effectiveness in enhancing the creativity and environmental awareness of eleventh-grade students at SMA Ngarimanan Sompak. The research adopted a Research and Development (R&D) approach based on the ADDIE model, which includes the stages of Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The participants involved expert validators, biology teachers, and Grade XI students who participated in the product implementation. Data were collected using validation instruments, teacher and student response questionnaires, and pretest and posttest assessments. Descriptive statistical analysis was employed to determine the validity and practicality of the developed worksheet, while the Wilcoxon Signed Rank Test was used to examine its effectiveness. The findings revealed that the developed worksheet obtained an average validity score of 88.51%, indicating a highly valid category, and an average practicality score of 78.73%, categorized as practical. In addition, the Wilcoxon Signed Rank Test produced an Asymp. Sig. (2-tailed) value of 0.001 (p < 0.05), demonstrating a statistically significant improvement in students' learning outcomes after using the worksheet. These results suggest that the environmentally friendly project-based Student Worksheet is valid, practical, and effective for use in biology learning, particularly on the topic of the human respiratory system, to promote students' creativity and environmental awareness.
Penerapan Model Science, Environment, Technology, And Society (SETS) Berbantuan Video Pada Materi Ekosistem Terhadap Sikap Peduli Lingkungan Kelas VIII SMP Bustanul Ulum hamdan atun; Mustika Sari; Herditiya Herditiya
Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran (JIPP) Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran (JIPP) Juli 2026
Publisher : LPD Universitas PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aimed to determine the effect of the Science, Environment, Technology, and Society (SETS) learning model assisted by instructional videos on the environmental care attitude of eighth-grade students at SMP Bustanul Ulum Lintang Batang in the ecosystem topic. This research employed a quantitative approach using a pre-experimental method with a One Group Pretest-Posttest Design. The sample consisted of 15 students selected through total sampling. Data were collected using an environmental care attitude questionnaire, observation sheets, and pretest-posttest instruments. The data were analyzed using descriptive statistics, the Shapiro-Wilk normality test, and the Wilcoxon Signed Rank Test because the data were not normally distributed. The results showed that the average percentage of students' environmental care attitude after the implementation of the SETS learning model assisted by instructional videos reached *84.40%, which falls into the **very good* category. However, the Wilcoxon Signed Rank Test yielded an Asymp. Sig. (2-tailed) value of *0.506* (>0.05), indicating that there was no statistically significant difference between the pretest and posttest scores. Therefore, the implementation of the SETS learning model assisted by instructional videos did not have a significant effect on students' environmental care attitude, although descriptively it showed an improvement toward a better level of environmental awareness. Keywords: SETS learning model, instructional video, environmental care attitude, ecosystem, science education.