Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Relationship Between Knowledge and Utilization of Adolescent Care Health Services in Padang City Melisa Yenti; Arinil Haq; Shelvy Haria Roza; Mivtahurrahimah Mivtahurrahimah
Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 16 No 1 (2022): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas
Publisher : Faculty of Public Health, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24893/jkma.v16i1.1043

Abstract

The transition of children to adulthood through adolescence tends to be more daring to take risks so that it has an impact on reproductive health problems such as promiscuity leading to premarital sex, abortion, and the emergence of HIV-AIDS. So far, the government has carried out prevention through the Youth Care Health Service (PKPR) and has been implemented throughout Indonesia, including the city of Padang. However, the scope of services provided is still low. This study was conducted to examine the knowledge of high school students in the use of PKPR in Padang City in 2020. It was carried out through a cross-sectional approach at Padang City High School in March – October 2020. 145 students were analyzed using the Mann-Whitney test. The results showed that there was a significant average difference between knowledge on the use of PKPR. For the use of PKPR to be increased and maximized, and educational promotion program is needed about the use of PKPR for adolescents by stakeholders and the government considering that knowledge and utilization of PKPR by adolescents is still low.
Faktor Lingkungan yang Berhubungan dengan Kejadian Malaria di Kabupaten Kepulauan Mentawai Rizki, Noura; Masrizal, Masrizal; Haq, Arinil; Siswati, Sri
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 8, No 2 (2024): JIK-Oktober Volume 8 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : UNIVERSITAS ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v8i2.1125

Abstract

Malaria merupakan penyakit menular di wilayah beriklim tropis. API Kabupaten Kepulauan Mentawai yang merupakan wilayah endemis malaria pada tahun 2022 sebesar 1,46 per 1000 penduduk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara faktor lingkungan dengan kejadian Malaria di Kabupaten Kepulauan Mentawai tahun 2018-2022. Penelitian ini menggunakan rancangan studi ekologi. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh kejadian malaria yang tercatat di Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Mentawai dan data unsur iklim di BMKG Meteorologi Minangkabau dan BMKG Klimatologi Sicincin, data mobilitas di Dinas Perhubungan Kabupaten Kepulauan Mentawai serta data kemiskinan di Dinas Sosial Kabupaten Kepulauan Mentawai tahun 2018-2022. Metode analisis adalah analisis univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi. Hasil penelitian menunjukkan kejadian malaria mengalami peningkatan setiap bulan Juni hingga Agustus. Hasil analisis kejadian malaria dengan unsur iklim dan faktor lingkungan sosial yaitu temperatur (p=0,009; r=-0,332), curah hujan (p=0,001; r=0,513), kecepatan angin (p=0,283; r=0,141), kelembaban (p=0,566; r=0,076), mobilitas (p=0,127; r=0,199), kemiskinan (p=0,899; r=0,018) dan kepadatan penduduk (p=0,028; r=0,311). Kesimpulan dari penelitian ini adanya hubungan bermakna antara temperatur, curah hujan dan kepadatan penduduk terhadap kejadian penyakit Malaria. Disarankan untuk meningkatkan tindakan preventif yaitu membersihkan lingkungan dan memberantas breeding places serta edukasi kesehatan kepada masyarakat pada bulan Juni hingga Agustus.
Upaya Pencegahan Tuberkulosis Anak di Kelurahan Koto Baru Nan XX Lubuk Begalung Kota Padang Haq, Arinil; Basra, Mega Utami; Khairatih, Maisyatil; Oktafiani, Sinta
Jurnal Abdimas Kesehatan (JAK) Vol. 6 No. 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Baiturrahim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36565/jak.v6i1.679

Abstract

Tuberculosis (TB) in children (aged 0-14 years) is a disease caused by the bacteria Mycobacterium tuberculosis. WHO estimates that in 2021 as many as 10.6 million people will be infected with TB worldwide. Six million of them are men, 3.4 million women and 1.2 million children. This community service was carried out at the Koto Baru Nan XX Village Head Office with 20 health cadres on duty at the posyandu. Community service activities consist of education about childhood TB. Apart from that, a pre-test and post-test were also carried out to determine the level of knowledge of community service participants before and after the training. The data was then analyzed using the Wilcoxon test. It is known that there is a significant difference between the level of knowledge before and after counseling regarding pediatric TB among health cadres in Koto Baru Nan XX Lubuk Begalung Village, Padang City. It is hoped that with this activity, health cadres can convey this knowledge to the community, including those present at the posyandu which is held once a month.
Transformasi Pengetahuan Seks Pranikah dan HIV/AIDS melalui Juventum Health Advocates (JHA) Triana, Vivi; Syahrial, Syahrial; Haq, Arinil
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol. 7 No. 3 (2024): Juli 2024
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurdimas.v7i3.3115

Abstract

Berbagai permasalahan yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi remaja menjadi perhatian khusus terutama tiga risiko yang terjadi yaitu seksualitas, penyalahgunaan NAPZA, dan HIV/AIDS. Hal ini membutuhkan upaya yang berkelanjutan untuk memberikan pendidikan yang relevan dan pengetahuan yang komprehensif. Tujuan kegiatan ini adalah promosi kesehatan melalui pendidikan teman sebaya (Peer Educator) dengan konsep Juventum Health Advocates (JHA) atau "Advokat Kesehatan Remaja" dimana sekelompok remaja bertugas untuk mempromosikan, mendukung, dan memperjuangkan kesehatan remaja, terutama terkait dengan isu-isu seperti seks pranikah, NAPZA, dan HIV/AIDS. Kegiatan ini berupa pelatihan dengan memfasilitasi peserta dengan materi disertai modul pembelajaran. Remaja yang tergabung dalam JHA ini akan berperan sebagai volunteer yang terjun langsung untuk pro-aktif dengan lingkungan sekitar seperti berperan sebagai konselor dan membagikan ilmu seputar kesehatan reproduksi, seksual berisiko. Pendekatan Peer Education telah membawa perubahan positif dalam pengetahuan, yang nantinya akan berdampak pada perilaku, dan sikap remaja. Hal ini ditunjukkan dengan hasil pre test dan post test tentang pengetahuan remaja yang samakin meningkat setelah diberikan materi. Keseluruhan kegiatan memberikan memberikan hasil yang efektif dan berdampak positif baik pada pembangunan karakter remaja dan lingkungan sekolah.
Risk Factors for Pneumonia in Toddlers During the Covid-19 Pandemic Yusya, Fitri; Masrizal, Masrizal; Haq, Arinil; Markolinda, Yessy
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 14 No 2 (2023): Jurnal Kesehatan
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v14i2.1030

Abstract

Background: Among the period 2019-2021, Ambacang Health Center has the highestfrequency of pneumonia in toddlers in Padang CityPurpose: This study aims to determine thefactors associated with pneumonia in toddler in the Ambacang Public Health CenterWork Area, Padang City, during COVID-19 pandemic.Methods: Study used a case-control design with similar age groups. Population of toddler aged 11-59months. Cases were sampled using a simple random sampling technique based on pneumonia registration in March 2020-March 2022, controls were sampled usingpurposive sampling. Interviews and questionnaires were used to collect data, whichwas then analyzed using univariate, bivariate, and multivariate analysis. Thenumberofsampleswas74toddlerwith37samplesforeachgroupResults: Thereisassociationbetweenexclusivebreastfeeding(OR=3.67),basicimmunization(OR=2.8), air pollution (OR=5.0) and residential density (OR=3.0) on the incidenceofpneumonia.Meanwhile,historyofLBW,educationlevelandmaternalemployment were not associated with pneumonia. Household air pollution was thedominantfactorassociatedwithincidenceofpneumonia for toddler during COVID-19 pandemic in the AmbacangPublic Health Center Work Area, Padang CityConclusion: It is recommended for health workersto improve health promotion PHBS in the household and impact air pollution on thehealthof toddler.