Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search
Journal : Journal of Muhammadiyah’s Application Technology

PERANCANGAN GEDUNG KONSER MUSIK DI KOTA MAKASSAR Alma Widiyanti; Sahabuddin Latif; Khilda Wildana Nur; Ashari Abdullah; Andi Yusri; Siti Fuadillah A.Amin
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol 1, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v1i3.8779

Abstract

Musik adalah sesuatu yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia sehari-hari. Musik selalu ada di tengah-tengah kehidupan manusia. Longfellow mengatakan “music is the universal language of mankind”.Gedung konser musik adalah sebuah gedung yang berfungsi untuk menggelar konser musik atau pertunjukan musik secara langsung. Sesuai dengan tujuannya maka hal-hal teknis yang utama diperlukan adalah kondisi akustik di dalam gedung. Gedung pertunjukan musik dapat juga dijadikan sebagai bangunan monumental yang melambangkan perjalanan sejarah budaya dan karakteristik masyarakat lokal. Fasilitas yang terdapat juga dapat menjadi sarana rekreasi dan hiburan untuk penggunanya.
Perancangan Pasar Ikan Terpadu dengan Konsep Arsitektur Modern di Kota Makassar Saiful Hilal; Khilda Wildana Nur; A. Syahriyunita Syahruddin; Wiwik Wahidah Osman; Citra Amalia Amal; A. Annisa Amalia
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol 3, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v3i1.10331

Abstract

Makassar merupakan ibu kota Provinsi Sulawesi Selatan, yang terletak di bagian Pulau Sulawesi Selatan dulu dikenal dengan sebutan Ujung Pandang. Pasar modern adalah pasar dengan sistem swalayan dan berada dalam satu gedung dengan berbagai fungsi pendukung untuk kenyamanan konsumen yang menjual produknya secara eceran dan berbentuk minimarket, swalayan, gudang, swalayan atau grosir. Pasar ikan adalah pasar yang digunakan untuk memasarkan ikan dan produk ikan. Selain ikan, organisme akuatik dan boga bahari lainnya juga dijual seperti cumi dan udang, pasar ikan dapat ditujukan untuk menjual ikan secara grosir kepada pedagang ikan lain atau dijual secara eceran kepada konsumen. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan pasar ikan terpadu di Kota Makassar khususnya di Jalan Rajawali dengan tema arsitektur modern yang efektif dan efisien, sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar dan meningkatkan minat konsumen dengan perancangan konsep yang tertata, bersih dan parkiran yang ada di pasar tersebut dapat berjalan sesuai sirkulasi. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu studi literatur, pengumpulan data, dan analisis data yang sesuai dengan tema penelitian. Bangunan yang dirancang di Jalan Rajawali, Kelurahan Kunjung Mae, Kecamatan Mariso dengan luas lahan 2.8 H, dengan tema arsitektur modern adalah gaya atau konsep bangunan yang mengutamakan bentuk bangunan dibandingkan ornamen hias. Dengan kata lain estetika modern adalah meningkatkan bangunan penuh dekorasi di masa lalu seperti desain gothic dan Victorian.
Makassar Creative Hub dengan Pendekatan Arsitektur Kontemporer Muh. Arif Kurniawan; Irnawaty Idrus; Nurhikmah Paddiyatu; A. Syahriyunita syahruddin; Khilda Wildana Nur; Siti Fuadillah A. Amin
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol 2, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v2i3.8877

Abstract

Makassar merupakan kota metropolitan terbesar di kawasan Indonesia Timur. Kota Makassar merupakan pusat bisnis, perdagangan, industri, dan pendidikan bagi kawasan Indonesia Timur. Perkembangan industri dan pertumbuhan ekonomi tentu sangat erat kaitannya dengan generasi muda yang merupakan sebagai pelaku kreatif Makassar nantinya. Perkembangan ekonomi di Makassar sangat didukung oleh sektor industri kreatif yang juga sangat membantu ekonomi Makassar dalam perancangan Makassar Creative Hub. Sehingga melalui berbagai pertimbangan serta isu utama mengenai sarana dan prasarana untuk mengembangkan sektor-sektor industri kreatif. menjadi dasar perencanaan dan perancangan sebuah Creative Hub di Makassar. Berdirinya bangunan baru ini memadukan konsep Arsitektur Kontemporer. Yang diharapkan bisa menjadi bangunan yang iconic di Kota Makassar. Serta mampu menjadi wadah baru bagi pelaku Ekonomi Kreatif di Kota makassar agar mampu menghadapi perkembangan zaman dan menyambut perkembangan industri kreatif di masa yang akan datang.
KAWASAN WISATA TANI DI KABUPATEN WAJO DENGAN PENEKANAN ARSITEKTUR ORGANIK Ibrahim Salam; Sahabuddin Latif; Andi Annisa Amalia; Andi Syahruyinita; Khilda Wildana Nur; Siti Fuadillah
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol 1, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v1i3.8736

Abstract

Dilihat dari sektor perekonomian daerah Wajo, secara eksplisit dibidang pertanian yaitu padi sangat dominan dan hampir seluru kecamatan melakukan pekerjaan dibidang persawahan atau padi, sehingga memungkin kan untuk membangun kawasan wisata tani di Kabupaten Wajo. Oleh karena itu mendasain Kawasan wisata pertanian salah satu upaya yang dapat membantu masyarakat dalam melakukan pertumbuhan daerah yang dapat menghasilkan keuntungan dalam sector pertanian maupun ekonomi untuk masyarakat sekitar dan memberikan edukasi ke pada masyarakat bahwa pertanian tidak harus selalu berada dibawa paparan sinar matahari. Untuk mendapatkan konsep yang ideal, maka dilakukan survei lokasi dan studi literatur tentang Wisata Tani dengan konsep arsitektur organik atau studi kasus dengan bangunan sejenis di beberapa tempat. Hasil desain telah dilaksanakan dengan menghasilkan gambar desain dengan luas kurang lebih 8 ha, menerapkan konsep arsitektur organik yang dapat menampilkan aplikasi modern dan tradisional. Wisata tani ini memiliki beberapa fasilitas penunjang diantaranya resto, kafe, penginapan/villa, rumah pembibitan, rumah pengembang biakan, dan masjid. Dengan adanya bangunan ini, maka kebutuhan sarana para wisatawan di Kawasan terpenuhi.
Perancangan Ecoport Bira di Kabupaten Bulukumba Rifaldi Rifaldi; Mursyid Mustafa; Khilda Wildana Nur; Ashari Abdullah; Rohana Rohana; Nurhikmah Paddiyatu
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v1i1.7299

Abstract

Pelabuhan Bira merupakan salah satu pelabuhan terbesar di Bulukumba yang berfungsi sebagai pelabuhan penyeberangan penumpang dan barang. Kondisi Pelabuhan Bira saat ini, tidak lengkapi dengan fasilitas yang memadai dikarenakan beberapa komponen fasilitas telah mengalami kerusakan. Minimnya fasilitas penunjang yang ada di Pelabuhan Bira tidak mengoptimalkan kenyamanan, keselamatan dan keamanan pengguna pelabuhan. Penumpang terkadang mengalami kesulitan dalam alur dan sirkulasi pada pelabuhan saat ini. Kurangnya tanaman hijau pada kawasan pelabuhan serta tidak terawatnya lingkungan laut pada area pinggir dermaga menyebabkan sirkulasi udara terganggu dikarenakan pertukaran oksigen dengan CO₂ pada area pelabuhan sangat tidak sehat. Tujuan perancangan Pelabuhan Bira adalah mewujudkan pelabuhan yang berstandar nasional, sesuai dengan fungsi pelabuhan dan menerapkan konsep ecoport sebagai pendekatan atau upaya yang dilakukan untuk meminimalisasi masalah lingkungan pada Pelabuhan Bira. Metode pendekatan yang diterapkan yaitu konsep ecoport yang disusun berdasarkan “Pedoman Teknis Konsep Ecoport” Dirjen Perhubungan Laut. Hasil perancangan ini konsep tapak dengan luas 3,4 ha, tersedia fasilitas terminal penumpang yang dilengkapi ruang tunggu kapasitas 400 orang, hotel kapsul, cafe, restauran, area check-in, dan ruang manajemen bangunan, lapangan penumpukan dengan luas 1672 m², ruang terbuka hijau, masjid, jalur gangway, dan menara pemantau. Penelitian ini menyimpulkan Pelabuhan Bira menjadi pelabuhan berstandar nasional yang sesuai dengan fungsinya, dan menerapak 3 “Pedoman Teknis Konsep Ecoport” pada perancangan pelabuhan ini.
Perancangan Islamic Center dengan Pendekatan Arsitektur Humanis di Kota Makassar Irwandi Irwandi; Mursyid Mustafa; Citra Amalia Amal; Sahabuddin Latif; Rohana Rohana; Khilda Wildana Nur
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol 2, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v2i3.8984

Abstract

Islam merupakan agama rahmatan lil ’alamin yang dapat diartikan bahwa islam merupakan rahmat bagi seluruh alam, apabila diamalkan secara benar. Hal tersebut tentu saja dapat terwujud kedepannya, apalagi dalam beberapa tahun terakhir generasi muda saat ini banyak yang mulai berhijrah dan hal ini telah menjadi sebuah tren perubahan sosial bagi generasi millenial. Oleh karena itu menjadi gerakan besar untuk mempromosikan semangat reformasi dalam konteks masyarakat religius. Islamic Center Millenial dengan Pendekatan Arsitektur Humanis dianggap sebagai salah satu opsi yang cocok untuk mewadahi generasi muslim millenial dengan pemikiran kritis serta peka terhadap isu sosial dan mulai memperdalam keilmuaannya tentang ajaran agama Islam. Dengan menggunakan pendekatan humanis yang berlandaskan teori hierarki manusia oleh Abraham Maslow ini diharapkan dapat mengakomodir kebutuhan fasilitas bagi generasi millenial sesuai kebutuhan mereka serta menarik lebih banyak lagi dari mereka untuk datang berkegiatan di Islamic Center ini nantinya, sehingga mereka dapat belajar serta berkolaborasi bersama dan memberikan kontribusi positif bagi umat atau pun negara.
Perancangan Rumah Sakit Ibu dan Anak dengan Pendekatan Biophilic Design di Kota Mamuju Ahcmad Ikhsans Syarifuddin; Khilda Wildana Nur; A.Syahriyunita Syahruddin; Citra Amalia Amal; A.Annisa Amalia
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol 1, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v1i3.8756

Abstract

Data dari Buku Putih Reformasi Sistem Kesehatan Nasional yang dikeluarkan oleh Kementrian PPN/Bappenas pada Maret 2022 menyebutkan angka kematian ibu Indonesia adalah 305 per 100.000 kelahiran (base line 2019) dan kasus angka kematian bayi Agustus 2022 telah terjadi 74 kasus kematian neonatal AKN 6.23/1.000 KH dan 116 kematian post neonatal AKB 9.78/1.000 KH. Penyebab utama kematian ibu di Indonesia adalah pendarahan (30%), ekslampsia (25%), dan abortus (5%), sedangkan penyebab utama kematian bayi adalah bayi berat lahir rendah (25%), asfiksia (27%) dan infeksi (20%). Di Kota Mamuju tercatat memiliki total 9 rumah sakit yang terdiri atas 8 RSU yang tersebar di setiap kabupaten dan 1 RSIA. Penelitian ini bertujuan merancang rumah sakit ibu dan anak dengan menerapkan biophilic design sebagai upaya mengurangi dan mencegah angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB). Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah Rumah Sakit Ibu dan Anak yang menerapkan 3 biophilik design
Penataan Kampung Nelayan Barombong dengan Pendekatan Green Architecture Muh. Arif; Rosady Mulyadi; Andi Annisa Amalia; Citra Amalia Amal; Khilda Wildana Nur; Sahabuddin Latif
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol 1, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v1i2.8824

Abstract

Penataan Kampung Nelayan Barombong Kota Makassar merupakan bentuk dalam memenuhi prinsip-prinsip layak huni sesuai dengan UndangUndang No. 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Permukiman bahwa setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal, dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat, yang merupakan kebutuhan dasar manusia, dan yang mempunyai peran yang sangat strategis dalam pembentukan watak serta kepribadian bangsa sebagai salah satu upaya membangun manusia Indonesia seutuhnya, berjati diri, mandiri, dan produktif.. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mewujudkan permukiman ramah lingkungan dengan meningkatkan efisiensi pemakaian energi, air dan pemakaian bahan-bahan yang mereduksi dampak bangunan terhadap lingkungan dan kesehatan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode observasi dan perancangan. Hasil penelitian ini adalah penataan kampong nelayan barombong dengan konsep green architecture. Hunian pada Kawasan Kampung Nelayan Barombong ini terdapat tiga tipe yaitu tipe besar, sedang dan kecil. Hunian ini menggunakan material berkelanjutan dan sistem struktur kayu dan beton. Untuk utilitas bangunan ini sendiri yaitu pemberian jalur air bersih dan listrik yang akan di alirkan ke tiap hunian.
Perancangan Sentra Penangkaran Benih Hortikultura dan Pangan Dengan Konsep Arsitektur Neo-Vernakular di Kabupaten Bantaeng Aan Kunaifi; Irnawaty Idrus; Citra Amalia Amal; Khilda Wildana Nur; Rohana nana; Salmiah Zainuddin
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol 1, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v1i2.8559

Abstract

Keberadaan sebuah penangkaran benih hortikultura dan pangan sangat dibutuhkan sebagai sarana memperoleh informasi, pelestraian tanaman, dan  sarana memperkenalkan potensi pertanian dari sebuah daerah. Hasil dari penelitian ini berupa rancangan sentra penangkaran benih hortikultura dan pangan dengan tujuan untuk pengembangan benih pertanian dan mewadahi petani mengenai pertanian. Untuk menanggapi hal tersebut perancangan ini mengambil pendekatan konsep Arsitektur Neo-Vernakular yang bertujuan mengangkatnilai-nilai arsitektur daaerahuntuk menjadi konsep dasar menyesuaikan dengan lokasi perancangan. Objek rancangan yang di tawarkan oleh penulis sebagai usulan desain ialah Perancangan Sentra penangkaran Benih Hortikultura dan Pangan. Dimana terdapat sebuah area untuk petani memperoleh informasi dan sebagai sarana edukasi dan kegiatan pendukung lainnyayang berkaitan denganpenangkaran Benih Hortikultura dan Pangan.
Peracangan Galeri Seni Mural di Kota Makassar Dengan Pendekatan Arsitektur Organik Wahyudi Rahmat Gazali; Siti Fuadillah A. Amin; Nurhikmah Paddiyatu; Aris Sakkar Dollah; Ashari Abdullah; Khilda Wildana Nur
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol 1, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v1i2.8665

Abstract

Di Kota Makassar kata mural masih terdengar asing bagi sebagian besar penduduk local dan mendapatkan izin untuk melukis mural di dinding itu sulit, harus mendapat izin dari pemilik tanah atau tembok pengelola. Tidak jarang seniman mural ini biasa disebut vandalisme oleh masyarakat. Para pencipta mural membutuhkan ruang yang dapat menampung berbagai karya seni agar dapat di apresiasi oleh public. Pendekatan   konseptual yang digunakan adalah pendekatan arsitektur organik yang dapat di gambarkan sebagai hasil dari emosi yang hidup, seperti integritas, kebebasan, persaudaraan, harmoni, keindahan kegembiraan dan hubungan antara lingkungan manusia dan alam. Objek rancangan yang ditawarkan yaitu Galeri Seni Mural sebagai wadah perkembanagan kreatifitas seniman mural yang dapat memfasilitasi berbagai macam prasarana penunjang seperti pameran seni, workshop, pertunjukan maupun pelatihan serta dapat memperkenalkan seni mural kepada masyarakat.