Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Media Pembelajaran Canva Bagi Guru SD Pendidikan Agama Kristen di Kota Semarang Provinsi Jawa Tengah Kusmantoro, Adhi
Community : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): November: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi - Studi Ekonomi Modern

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/480jxb65

Abstract

Perkembangan teknologi pada masa sekarang berpengaruh terhadap pengembangan pembelajaran Pendidikan Agama Kristen. Banyak Guru yang belum mampu mengoperasikan komputer, khususnya dalam menggunakan teknologi Canva untuk pelaksanaan pembelajaran di kelas. Para Guru diharapkan mampu meningkatkan pemahaman terkait pendidikan keagamaan melalui mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen sehingga anak-anak didik akan tumbuh menjadi anak-anak yang punya iman yang kuat. Oleh karena itu tujuan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan kemampuan Guru dalam menggunakan teknologi Canva. sehingga pelaksanaan pembelajaran di kelas dapat meningkatkan pemahaman murid. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah dengan memberikan pelatihan Canva secara langsung selama tiga hari di Gedung aula Yayasan Christopherus pada guru-guru Sekolah Dasar (SD) Pendidikan Agama Kristen. Hasil kegiatan pengabdian berdampak peningkatan pemahaman guru dalam menggunakan metode Canva untuk menunjang kegiatan pembelajaran di kelas. Dengan penggunaan teknologi Canva maka dalam pembuatan bahan ajar atau modul ajar dapat membantu pekerjaan guru menjadi lebih cepat selesai dengan hasil yang optimal. Selain itu siswa juga mampu menyerap pengetahuan yang berkaitan dengan Pendidikan Agama Kristen dengan lebih baik.
Power Flow Regulation of PLTS and Genset in Residential Using PLC Zelio Kusmantoro, Adhi; Farikhah, Irna
Jambura Journal of Electrical and Electronics Engineering Vol 7, No 1 (2025): Januari - Juni 2025
Publisher : Electrical Engineering Department Faculty of Engineering State University of Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjeee.v7i1.28308

Abstract

At this time many homes are in dire need of a source of electricity. In addition, the electricity source comes from fossil fuels, the availability of which is decreasing. One of the abundant renewable energy sources is solar energy. In the study, it was proposed to regulate PLTS and Genset in residential using PLC Zelio. The purpose of this study is to regulate the power flow to residential loads, so that the power flow to the load is not interrupted. The method used is with the stages of identifying solar irradiation, calculating the load, planning PLTS and designing a power regulator. For PLTS planning, it includes solar panels, batteries, battery charge controller or solar charge controllers, and inverters. The number of solar panels needed is 4 from 250 Wp solar panels. When the battery is used with a lower limit energy of state of change (SOC) of 50%, the number of batteries needed is 8. Based on the calculation, the SCC capacity used is 50 A. The study results show the regulation of energy flow with PLTS and Genset sources on residential loads. In addition, the abundant solar energy sources in the city of Semarang can be utilized for power generation using solar panels.Saat ini, banyak rumah tinggal yang sangat membutuhkan sumber listrik, Selain itu sumber listrik berasal dari energi fosil yang ketersediannya semakin berkurang. Salah satu sumber energi terbarukan yang melimpah adalah energi matahari. Dalam penelitian diusulkan pengaturan PLTS dan genset pada rumah tinggal menggunakan PLC Zelio. Tujuan dalam penelitian ini adalah mengatur aliran daya pada beban rumah tinggal, sehingga aliran daya ke beban tidak terputus. Metode yang digunakan dengan tahapan mengidentifikasi iradiasi matahari, menghitung beban, merencanakan PLTS dan mendesain pengatur daya. Untuk perencanaan PLTS meliputi panel surya, baterai, pengatur pengisian baterai atau solar charge controller, dan inverter. Jumlah panel surya yang dibutuhkan sebanyak 4 buah dari panel surya 250 Wp. Ketika baterai digunakan dengan batas bawah energi atau state of change (SOC) 50% maka jumlah baterai yang dibutuhkan sebanyak 8 buah. Berdasarkan perhitungan terlihat kapasitas SCC yang digunakan sebesar 50 A. Hasil studi memperlihatkan pengaturan aliran energi dengan sumber PLTS dan Genset pada beban rumah tinggal. Selain itu sumber energi matahari yang melimpah di kota Semarang dapat dimanfaatkan untuk pembangkit listrik memakai panel surya.
IDENTIFIKASI POTENSI ENERGI MATAHARI SEBAGAI SUMBER LISTRIK BAGI WARGA CANGKIRAN SEMARANG DENGAN PANEL SURYA Kusmantoro, Adhi
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 05 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan semakin berkurangnya energi fosil untuk kebutuhan pembangkit listrik konvensional, maka pemerintah membuat kebijakan dalam peningkatan pemanfaatan sumber energi terbarukan sebagai sumber energi listrik. Sumber energi terbarukan yang banyak ditemukan yaitu energi matahari, Oleh karena itu kegiatan pengabdian masyarakat yang banyak dilakukan dari perguruan tinggi dalam mensosialisasikan dan penerapan panel surya. Tujuan pengabdian ini adalah melakukan identifikasi dan penerapan PLTS yang bermanfaat bagi warga Cangkiran Semarang sebagai sumber listrik. Metode yang digunakan yaitu metode identifikasi, perencanaan PLTS, monitoring dan evaluasi yang mampu meningkatkan produktifitas penduduk setempat. Dalam kegiatan ini telah dihasilkan rancangan PLTS yang dapat diterapkan pada rumah tinggal dengan kapasitas daya terpasang PLN 900 VA. Dengan penerapan PLTS maka masyarakat tidak tergantung terhadap sumber listrik PLN.
Pelatihan Majalah Dinding Digital Berbasis Web bagi Komunitas Seni Hysteria Semarang Wardani, Theodora Indriati; Kusmantoro, Adhi; Farikhah, Irna; Purwosetiyono, FX. Didik
Pelita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Pelita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Perkumpulan Kualitama Edukatika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51651/pjpm.v4i2.511

Abstract

In the city of Semarang along with the development of the city of Semarang as the number five big city in Indonesia, communities have sprung up that have special activities as activities to foster love for the city of Semarang, namely for the future development of the city of Semarang. One of them is the Hysteria community based in Semarang who works for the city of Semarang. Hysteria Community, a community from Semarang. In the management of Hysteria each member of the board has a personal network and that personal network consists of literati, artists, painters, music artists, journalists, art students, choreographers, dance artists, but when their activities have been carried out and information in the form of pictures and writings must be displayed or shown to other people or the public around where they are active or working, They still make wall magazine designs. In the development of the digital technology era requires expertise and skills in the field of communication technology, the wall magazines that are still made by the Hysteria art community are usually still manual or conventional, namely in the form of a collection of wall magazine materials (mading) that are pasted and arranged in such a way on one large sheet of paper of rather thick size, so that the information in the wall magazine (mading) is not widely spread and requires costs, time and energy to make the wall magazine, so there is a waste of costs, so it was thought of how members of the Hysteria art community can independently use the application to disseminate wall magazine information (mading) to convey information on activities using a digital-based internet network in the form of a website to make it more attractive, so it is necessary to carry out a community partnership program, namely holding a web-based digital mading (wall magazine) training using the Google Sites software application without using paper pasted on the wall to reduce waste of cost, time and energy, and accelerate the dissemination of information using internet facilities for the Hysteria art community network spread across the city of Semarang.
The Utilization of Cattle Manure Biogas as a Renewable Energy Solution and a Means to Improve Community Welfare in Kuripan Village, Karangawen District, Demak Achmad Buchori; Dina Prasetyowati; Suwarno Widodo; Adhi Kusmantoro; Siti Maisyaroh Bakti Pertiwi
Proceeding International Conference on Digital Education and Social Science Vol. 3 No. 1 (2025): Proceeding International Conference on Digital Education and Social Science 202
Publisher : Asosiasi Pengelola Publikasi Ilmiah (APPI) PT PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55506/icdess.v3i1.157

Abstract

Kuripan Village, located in Karangawen District, Demak, holds significant opportunities for renewable energy advancement through the optimal management of cattle waste. When left untreated, livestock waste can cause serious environmental pollution, while local households continue to depend largely on fossil-based energy sources for daily use. This community engagement project was designed to empower residents by converting cattle waste into biogas as a sustainable energy alternative. The initiative involved awareness campaigns, hands-on workshops for building biogas installations, and ongoing technical guidance in their operation and upkeep. Beyond energy generation, the project also emphasized the transformation of waste by-products into organic fertilizer and complementary livestock feed. This practice not only reduces feed costs but also improves animal nutrition, establishing a circular livestock system that supports eco-friendly farming. The outcomes revealed that villagers successfully constructed and operated biogas facilities independently. The generated biogas is used for cooking activities, while the remaining slurry and solids are applied as fertilizer and feed material. Overall, the program has reduced environmental waste and greenhouse gas emissions, decreased monthly household energy spending by IDR 60,000–90,000, and enhanced farmers’ quality of life. These results affirm that combining appropriate technology with active community involvement fosters sustainable and energy-resilient rural development.
SIMULASI CONTROL MPPT PADA BOOST CONVERTER DENGAN PI Adhi Kusmantoro; Margono
JETI (Jurnal Elektro dan Teknologi Informasi) Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Elektro dan Teknologi Informasi: APRIL 2023
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/rcepxy67

Abstract

Teknologi konverter elektronika daya telah banyak digunakan pada kehidupan sehari-hari. Salah satunya yaitu dc–dc Converter. DC-DC Converter merupakan komponen penting dalam elektronika daya yang berfungsi untuk mengkonversikan daya listrik searah dari suatu bentuk menjadi bentuk daya listrik searah lainnya. Sorotan utama dari pekerjaan ini adalah bahwa PV dimodelkan menggunakan PSIM dan karakteristik V-I dan P-V untuk iradasi dan suhu yang berbeda diamati. Selanjutnya, untuk mendapatkan daya maksimum dari PV, kemudian diusulkan Boost Converter dirancang dan dihubungkan dengan PV. Operasional parameter converter dihitung dan hasilnya diverivikasi, pemodelan PVdilakukan menggunakan Power Simulator (PSIM) untuk mengekstrak daya maksimum dari PV, algoritma MPPT diterapkan. Seluruh rangkaian Boost Converter beserta PV adalah belajar di PSIM. Boost Converter yang diusulkan didukung oleh sumber Fotovoltaik (PV). Mempekerjakan pengaruh tegangan keluaran untuk menaikkan tegangan masukan dari 24 ke 48 Volt. Studi simulasi converter yang diusulkan dengan perangkat lunak PSIM.
Strategi Manajemen Energi PV dan Baterai Pada Mikrogrid Dengan Kendali Zelio Logic: Strategi Manajemen Energi PV dan Baterai Pada Mikrogrid Dengan Kendali Zelio Logic Kusmantoro, Adhi
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer Vol. 6 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/juritek.v6i1.7089

Abstract

Kebutuhan energi listrik yang terus meningkat serta ketergantungan terhadap sumber energi konvensional mendorong perlunya pemanfaatan energi terbarukan yang lebih efisien dan berkelanjutan. Solusi yang dapat diterapkan dengan sistem mikrogrid berbasis Photovoltaic (PV) dan baterai. Namun perubahan iradiasi matahari memerlukan strategi manajemen energi yang tepat agar suplai daya stabil. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengatur aliran daya PV dan baterai secara otomatis, dengan kapasitas PV 5 kWp dan baterai 3000 Ah, serta beban sebesar 2000 W. Metode penelitian dilakukan dengan perancangan sistem mikrogrid, dan penyusunan algoritma kontrol manajemen energi. Strategi kendali yang diterapkan memakai prioritas sumber daya utama PV, baterai sebagai cadangan kedua, dan PLN sebagai sumber cadangan lainnya. Pengaturan dilakukan berdasarkan nilai State of Charge (SOC) baterai, dengan batas maksimum 95% dan batas minimum 20%. Ketika daya PV melebihi kebutuhan beban, energi digunakan untuk menyuplai beban dan mengisi baterai. Sebaliknya, saat daya PV lebih rendah dari beban, baterai akan digunakan hingga mencapai batas minimum SOC, kemudian sistem akan beralih secara otomatis ke PLN. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa kendali zelio logic mampu melakukan pengaturan aliran daya secara otomatis pada berbagai kondisi operasi seperti intensitas PV tinggi, intensitas PV rendah, beban puncak, kondisi baterai penuh, kondisi baterai minimum, serta perpindahan otomatis ke PLN. Sistem juga mampu melindungi baterai dari kondisi overcharge dan overdischarge melalui pengaturan batas SOC. Efisiensi diperoleh nilai sebesar 85,7% atau sekitar 86%, yang menunjukkan bahwa energi dari PV dapat dimanfaatkan secara optimal dan penggunaan PLN dapat diminimalkan.
Sosialisasi Penerapan Panel Surya di SD Negeri Tambakharjo Semarang Dalam Mendukung Energi Hijau Adhi Kusmantoro; Adhilia Retnaning Hapsari
Jurnal Pengabdian Masyarakat - PIMAS Vol. 5 No. 2 (2026): Mei
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/pimas.v5i2.2419

Abstract

Energi matahari merupakan energi yang sangat melimpah dan mudah diperoleh. SD Negeri Tambakharjo Semarang merupakan satuan Pendidikan yang masih menggunakan sumber listrik PLN. Kegiatan belajar sering terganggu dengan terjadinya pemadaman listrik PLN. Selain itu wilayah Tambakharjo mempunyai iradiasi rata-rata sebesar 4.8 kWh/m2 per hari. Oleh karena itu tujuan pengabdian masyarakat adalah sosialisasi dan penerapan panel surya sebagai sumber listrik dalam kegiatan pembelajaran di sekolah serta mendukung energi hijau. Metode yang digunakan adalah sosialisasi, studi kasus, pendekatan aspek keamanan sekolah, monitoring dan evaluasi. Metode pelaksanaan pengabdian yang akan dilakukan pada mitra merupakan solusi yang telah disepakati dengan mitra. Dalam kegiatan ini diikuti 10 guru dan siswa kelas V dan VI SD Negeri Tambakharjo. Hasil kegiatan memperlihatkan 95% peserta pengabdian mampu memahami konversi panel surya dari energi matahari menjadi energi listrik. Selain itu tim pengabdian masyarakat telah merencanakan PLTS dengan sistem off-grid 1 kWp dan baterai 500 Ah untuk konsumsi energi listrik sebesar 3.300 Wh dalam satu hari. Kegiatan pengabdian yang telah dilaksanakan mampu memberikan solusi terhadap mitra dalam penyediaan energi listrik.
IDENTIFIKASI ENERGI MATAHARI SEBAGAI SUMBER LISTRIK UNTUK RUMAH TINGGAL WILAYAH NGADIRGO SEMARANG Adhi Kusmantoro
Masyarakat: Jurnal Pengabdian Vol. 3 No. 2 (2026)
Publisher : Yayasan Pendidikan Dan Pengembangan Harapan Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58740/m-jp.v3i2.773

Abstract

Indonesia merupakan negara yang memiliki sumber energi baru terbarukan (EBT) yang sangat banyak. Pada umumnya digunakan panel surya dalam kegiatan pengabdian di masyarakat, sekolah atau kampus. Tujuan dalam pengabdian masyarakat ini adalah melaksanakan observasi potensi iradiasi matahari untuk menerapkan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS). Sumber energi listrik ini dapat digunakan bagi warga Ngadirgo kota Semarang. Sedangkan metode kegiatan pengabdian masyarkat dengan tahapan yaitu metode observasi, analisis kelayakan sumber energi, merencanakan sistem PLTS pada mitra, melakukan monitoring serta evaluasi. Lokasi kegiatan di Kelurahan Ngadirgo, Mijen, Semarang. Hasil kegiatan pengabdian memperlihatkan potensi iradiasi tinggi dan dapat diterapkan untuk kebutuhan listrik rumah tinggal, menggunakan panel surya dan penyimpan baterai. Ketika diterapkan panel surya 12 kWp pada lokasi ngadirgo, dapat diproduksi energi listrik sebesar 47 kWh sehari atau 17.298 MWh per tahun. Kegiatan pengabdian berdampak terhadap minat warga dalam memanfaatkan energi matahari sebgai sumber listrik dengan menggunakan sistem PLTS. Dengan potensi energi matahari ini dapat digunakan sebagai sumber utama energi listrik untuk menggantikan sumber PLN. Kegiatan pengabdian masyarakat ini juga berdampak dalam dukungan penurunan emisi lingkungan.
Analisa Perbandingan Performansi Kecepatan Downlink Dan Uplink Pada Jaringan 4g Lte Antara Provider Jaringan Indosat Dan Smartfren Di Kawasan Tlogosari Semarang bahar juni santika; Adhi Kusmantoro; Bambang Hadi Kunaryo
JETI (Jurnal Elektro dan Teknologi Informasi) Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Elektro dan Teknologi Informasi: OKTOBER 2024
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/3168rt42

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil analisis perbandingan kualitas layanan jaringan 4G LTE pada provider Indosat dan Smartfren di Kawasan tlogosari semarang dimana hasilnya dapat menjadi referensi bagi operator penyedia layanan untuk meningkatkan kualitas layanan jaringan 4G LTE. Parameter Kualitas Layanan Jaringan 4G LTE yang diukur adalah Downlink, Uplink, RSRP, RSRQ, SINR menggunakan aplikasi nPerf dan Gnet Track Lite. Pengukuran dilakukan pada lokasi BTS kedua provider, jarak pengukuran 1 km dengan arah pengukuran berdasarkan arah antena. Dari data hasil pengukuran dan analisa kualitas layanan jaringan 4G LTE antara provider Indosat dengan Smartfren, maka dari hasil pengetestan Downlink dan Uplink kedua provider, indosat mendapatkan rata-rata downlink 42,19 Mb serta uplink 19,54 Mb, sedangkan smartfren mendapatkan rata-rata downlink 15,41 Mb serta uplink 8,02 Mb. Pada saat pada kondisi pagi, sore dan malam, menunjukkan hasil bahwa provider Indosat dapat dikategorikan lebih baik dari provider Smartfren, dengan hasil rata-rata nilai indeks dalam kategori normal. Sedangkan untuk provider smartfren hasil rata-rata nilai indeks dalam kategori buruk.