Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Development of Teaching Materials For Receptive Language Skills In The Area of Listening Comprehension Using Thunkable Rosmaini Rosmaini; Ika Febriana; Diah Eka Sari
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol. 6 No. 2 (2026): Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/alinea.v6i2.3193

Abstract

In the era of technology-based learning, the need for interactive and adaptive digital instructional materials is becoming increasingly urgent, particularly for receptive language skills such as listening, which have traditionally received less attention than productive skills. However, the instructional materials available in the Indonesian Language and Literature Education Program at Medan State University remain limited and have not yet optimally utilized technology to support listening comprehension. This study develops listening skills instructional materials based on the Thunkable app as a form of digital learning innovation, while also representing a novelty in integrating a mobile app development platform into listening comprehension instruction—an area that has not been extensively explored to date. The study employed a seven-step research and development (R&D) methodology, involving students from the Indonesian Language and Literature Education Program as test subjects, as well as validation by subject matter experts, linguists, and media experts, supplemented by evaluations from learning practitioners (teachers and lecturers). The results of the study show that the developed teaching materials received an average validation and evaluation score of 87.43%, which falls into the “very good” category. These findings confirm that Thunkable-based instructional materials are not only suitable for use in college courses but also help enrich the variety of digital learning resources and enhance students’ engagement and comprehension in listening skills.
PENDAMPINGAN LITERASI KREATIF DIGITAL BERBASIS BUDAYA LOKAL MELALUI PENULISAN CERPEN UNTUK PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA SMP NEGERI 23 MEDAN Rosmaini; Diah Eka Sari; Nurul Azizah; Ika Febriana
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i3.18498

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan literasi kreatif digital siswa melalui penulisan cerpen berbasis budaya lokal untuk pembentukan karakter siswa SMP Negeri 23 Medan. Permasalahan yang dihadapi mitra antara lain rendahnya kemampuan siswa dalam menulis cerpen secara kreatif dan terstruktur, minimnya pemanfaatan media digital dalam kegiatan literasi, kurangnya integrasi budaya lokal dalam pembelajaran, dan belum optimalnya pembentukan karakter siswa melalui literasi terutama literasi digital. Kegiatan pengabdian dilaksanakan melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi pembelajaran, pendampingan dan evaluasi, serta keberlanjutan program. Pelatihan ini difokuskan untuk mengembangkan keterampilan menulis cerpen berdasarkan kearifan lokal dan pemanfaatan media digital dalam proses literasi kreatif. Hasil kegiatan menunjukkan dampak positif terhadap keterlibatan siswa dalam kegiatan literasi digital berbasis budaya lokal. Siswa terlibat aktif dalam proses penulisan cerpen. Melalui kegiatan ini, siswa mampu memahami tahapan penulisan cerpen secara lebih sistematis serta mengintegrasikan unsur budaya lokal ke dalam cerita yang ditulis. Cerpen yang dihasilkan mencerminkan nilai karakter seperti kerja sama, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap budaya lokal. Selain itu, pemanfaatan media digital membantu siswa menggunakan teknologi secara kreatif dan produktif dalam kegiatan literasi. Dengan demikian, program pengabdian ini dapat menjadi alternatif untuk memperkuat budaya literasi sekolah yang mengintegrasikan literasi digital, melestarikan budaya lokal, dan membentuk karakter siswa secara berkelanjutan.