Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Strategi Re-Positioning dan Digitalisasi Pemasaran untuk Peningkatan Nilai Tambah Produk Susu Kambing di Akbar Jaya Farm Kudus Jawa Tengah Sutianingsih Sutianingsih; Rini Handayani; Didik Setyawan; Widi Hariyanti
JANAKA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT KEWIRAUSAHAAN INDONESIA Vol 6, No 2 (2025): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT DAN KEWIRAUSAHAAN INDONESIA
Publisher : STIE Atma Bhakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36600/janaka.v6i2.495

Abstract

Akbar Jaya Farm di Kabupaten Kudus memiliki potensi produksi susu kambing yang stabil namun menghadapi hambatan serius dalam aspek manajemen pemasaran. Tantangan utama meliputi jangkauan pasar yang terbatas, stigma negatif konsumen terhadap aroma produk (goaty flavor), serta rendahnya nilai tambah akibat minimnya diversifikasi produk turunan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) melalui tiga tahapan sistematis: wawancara mendalam untuk pemetaan masalah, ceramah edukatif mengenai manajemen pemasaran modern, dan sharing session interaktif untuk formulasi strategi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa melalui strategi re-positioning produk sebagai "Minuman Kesehatan Fungsional", mitra mampu meningkatkan daya tarik produk di mata konsumen urban. Diversifikasi produk menjadi yogurt dan sabun susu kambing berhasil dirumuskan sebagai solusi untuk memperpanjang masa simpan dan meningkatkan margin keuntungan. Selain itu, pendampingan digitalisasi pemasaran melalui media sosial telah meningkatkan literasi digital mitra dalam membangun kepercayaan konsumen.
Pelatihan Membuat Stik Lele dan Pentol Lele sebagai Inovasi Produk Jajanan Rakyat Ariefah Yulandari; Nang Among Budiadi; Sugiyarmasto Sugiyarmasto; Sugiarti Sugiarti; Widi Hariyanti
Mestaka: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2026): JUNI 2026
Publisher : Pakis Journal Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58184/mestaka.v5i3.997

Abstract

The Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Kismoyoso Village, Boyolali, widely known for their traditional herbal medicine, aimed to diversify their product offerings to foster long-term development. This initiative focuses on creating sustainable product concepts designed to establish a robust local supply chain and build partnerships among residents, thereby increasing community consumption expenditure and stimulating the village's internal economic turnover. Catfish was selected as the core ingredient due to its high nutritional value and versatility in various food products and snacks. Consequently, the MSME members—primarily local women—embraced the idea of developing catfish sticks and catfish meatballs as their new flagship products. To facilitate this, a community service team from the Faculty of Business, Setia Budi University, conducted a comprehensive training program. The training utilized five distinct methods: direct explanation, demonstration, hands-on practice, discussion/Q&A sessions, and product evaluation. Through active participation in each stage, the trainees successfully produced catfish sticks and meatballs, establishing them as viable processed snack products ready to drive the future growth of MSMEs in Kismoyoso Village, Boyolali.
PELATIHAN PENINGKATAN KEMAMPUAN IBU RUMAH TANGGA DALAM MELIHAT PELUANG BISNIS KAIN PERCA Ariefah Yulandari; Titiek Puji Astuti; Widi Hariyanti; Sugiarti; Dewi Astuti Herawati; Dionysius Andang Arif Wibawa
Journal of Community Service (JCOS) Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jcos.v2i2.1026

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini berfokus pada ibu rumah tangga yang bekerjasama dengan orang – orang berprofesi penjahit dan kain perca sebagai permasalahan utama sebagai limbah yang dapat dimanfaatkan. Pelatihan yang bekerjasama dengan orang – orang yang berprofesi menjahit bertujuan untuk menyelesaikan permasalahan tentang limbah kain perca dan memberikan kemanfaatan bagi masyarakat di Banaran, Grogol, Sukoharjo. Kain perca sebagai limbah awal mulanya, dapat diubah menjadi dua produk yang dinilai memiliki nilai jual. Produk tersebut yaitu totte bag dan clutch. Pelaksanaan program pengabdian masyarakat ini memakai cara memberikan pelatihan dengan tujuan memberikan bekal ilmu dan praktek terhadap ibu rumah tangga yang ingin meningkatkan ekonomi keluarga melalui wirausaha. Pelatihan terdiri dari tahap pemilihan kain perca, penyusunan kain perca, cara membuat pola, cara menjahit dan cara mempercantik produk. Hasil pelatihan menghasilkan totte bag dan clutch bertujuan untuk dijadikan dasar awal para ibu rumah tangga untuk mengembangkan diri dalam mempergunakan kain perca sebagai peluang bisnis.