Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : Jurnal Simantec

RANCANG BANGUN PERANGKAT LUNAK PEMBELAJARAN (e-Learning) MANDIRI BIOLOGI GENETIKA BERBASIS WEB Durio Z; Yeni Kustiyahningsih; Achmad Jauhari
Jurnal Simantec Vol 1, No 2 (2010): Juni
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/simantec.v1i2.13362

Abstract

Genetika merupakan cabang biologi yang mempelajari hereditas (pewarisan keturunan) dan variasi mahluk hidup. Genetika merupakan ilmu yang penting dalam perkembangan biologi. Karena tidak adanya sarana tempat kegiatan siswa, dimana siswa tidak dapat menambah kemampuan membaca materi, mencari informasi, dan kesulitan menggambarkan kasus genetika yang hanya terpaku dengan buku pelajaran di kelas. Ini merupakan salah satu kesulitan siswa untuk dapat memahami dan menguasai mata pelajaran biologi pada umumnya dan terutama masalah hereditas dan variasi mahluk hidup. Penelitian ini berisi tentang perancangan perangkat lunak Pembelajaran mandiri biologi genetika berbasis web. Pembelajaran dibuat dengan penyediaan modul-modul materi sebagai bahan ajar yang sesuai dengan kurikulum. Pembelajaran ini disertai dengan kumpulan istilah genetika sebagai pelengkap belajar dan visualisasi genetika yang dibentuk melalui animasi sebagai tutorial dalam memahami kasus-kasus genetika. Dengan dukungan Web yang bisa diakases kapanpun dan dimanapun akan membantu siswa lebih cepat dalam mendapatkan materi. Perangkat lunak pembelajaran ini juga dilengkapi fitur berupa soal-soal latihan yang dapat di gunakan untuk menguji seberapa besar materi pembelajaran dapat serap oleh siswa SMA. Selain itu dengan menggunakan perangkat lunak ini siswa dapat lebih cepat memahami dan mengerti tentang bidang studi biologi genetika di SMA.
PERENCANAAN ARSITEKTUR ENTERPRISE BIDANG PETERNAKAN DI DINAS PERTANIAN DAN PETERNAKAN KABUPATEN BANGKALAN Yeni Kustiyahningsih; M. Kautsar Sophan; Idealetika Yunia Fitri
Jurnal Simantec Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/simantec.v4i1.1042

Abstract

ABSTRAKPermasalahan utama dari departemen pertanian dan peternakan kabupaten Bangkalan adalah proses integrasi data. Departemen saat ini telah tersedia beberapa aplikasi untuk mendukung proses bisnis. Tetapi tidak memiliki akses dalam lingkungan jaringan yang mengakibatkan transfer data departemen masih secara manual. Selain itu, kurangnya aplikasi yang mendukung dinas pertanian dan peternakan. Hal ini diperlukan untuk merencanakan suatu arsitektur enterprise yang sesuai dengan fungsi bisnis, khususnya di bidang pertanian dan pertanian. Perencanaan arsitektur enterprise (EAP) adalah sebuah proses yang di hasilkan untuk membantu manajemen dalam memahami fungsi bisnis di setiap bagian organisasi. EAP juga merupakan produk pengembang aplikasi yang lebih mudah menangani kesalahan dalam sistem yang ada. Untuk membangun itu diperlukan kerangka kerja atau bekerja langkah. Penelitian ini menggunakan kerangka Faderal enterprise Architecture Framework (FEAF) sebagai panduan untuk perencanaan arsitektur enterprise. Hasil penelitian ini adalah desain arsitektur enterprise di bidang pertanian dari departemen Pertanian dan peternakan Bangkalan di mana terdapat kesesuaian antara hasil dari kerangka desain dengan kebutuhan di departemen adalah sebesar 85,71%.Kata Kunci : Departemen pertanian dan peternakan Kabupaten Bangkalan, Enterprise architecture planning (EAP), Faderal enterprise Architecture Framework (FEAF).ABSTRACTThe main problem department of agriculture and farm Bangkalan district is data integration process. Department currently has available some applications to support business processes. But the lack access in network environment which Department resulted transfer data is still doing it manually. Besides this, the lack supporting application agriculture and farm. It is necessary to plan an appropriate enterprise architecture with business functions, especially in the farm and agriculture. Enterprise architecture planning (EAP) is a process that produced to assist management in understanding the business functions in every part of organization. EAP is also a product for application developers making it easier to correct errors existing systems. To building it needed framework or work steps. This research used FEA framework (FEAF) as a guide to enterprise architecture planning. This result research is design of enterprise architecture of Department of Agriculture and farm Bangkalan where there is concordance between results of the design framework with needs in the Department is 85.71%.Keyword : Department of agriculture and farm Bangkalan district, Enterprise architecture planning(EAP), Faderal enterprise Architecture Framework (FEAF).
APLIKASI SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN MENGGUNAKAN ALGORITMA C4.5. UNTUK PENJURUSAN SMA Yeni Kustiyahningsih; Eza Rahmanita
Jurnal Simantec Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/simantec.v5i2.1629

Abstract

ABSTRAKAlgoritma C4.5 merupakan pengembangan dari algoritma ID3, kelebihan algoritma C4.5 dapat menangani atribut kontinyu dan diskrit, kemudian dapat menangani training data dengan missing  value, serta menggunakan gain ratio untuk memperbaiki information gain. Selama ini untuk  menentukan penjurusan  sekolah SMA masih dilakukan dengan cara manual. Semakin tahun terjadi peningkatan jumlah siswa dan syarat untuk penjurusan juga semakin komplek, sehingga diperlukan sistem aplikasi penjurusan untuk membantu pihak sekolah dalam mempercepat dan efisiensi penjurusan sekolah. Apabila penjurusan sesuai dengan kemampuan dan minat  siswa, maka mereka dapat belajar dengan nyaman dan lulusan yang dihasilkan juga mendapat nilai yang maksimal, sehingga rata-rata nilai meningkat. Tujuan penelitian ini adalah membuat klasifikasi penjurusan siswa menggunakan algoritma C4.5 (metode decision tree) untuk mempermudah dan mempercepat penentuan penyeleksian pemilihan  jurusan sehingga proses yang dihasilkan dari seleksi ini lebih akurat dan objektif. Adapun Kriteria penjurusan adalah nilai Matematika, Fisika, Biologi, Kimia, Nilai Psikotest (IQ), Saran Psikotest, Angket/Minat Siswa, Saran Bimbingan Konseling. Hasil dari klasifikasi algoritma akan di analisa untuk menentukan recall, pressicion,   accuracy terbesar dan  Nilai error rate terkecil yang dicapai. Dari skenario uji coba yang dilakukan nilai akurasi yang dihasilkan setelah dilakukan pruning lebih baik dari pada tanpa pruning.Kata Kunci : Algoritma C4.5, Penentuan Jurusan, decission tree, akurasi, kriteria ABSTRACTThe C4.5 algorithm is the development of ID3 algorithm that the excess of C4.5 can handle continuous and discrete attributes and training data with the missing value, and uses the gain ratio to improve information gain. During this time, to determine the high school majors is still done manually. For more years the increasing number of students and the requirements for majors are increasingly complex, it is necessary to have an application system of majors to help school in accelerating the efficiency of the school majors. If the majors are in accordance with the student’s abilities and interests, the result will be that the students can learn comfortably and can get maximum score, and thus the average value increases. The purpose of this research is to make a classification placement of students using the C4.5 algorithm (decision tree method)  to facilitate and accelerate the determination of the screening department election so that the resulting process of this selection is more accurate and more objective. The majors’ criteria for consideration are the score of Mathematics, Physics, Biology, Chemistry, Psychological Value (IQ), Psychological advice, Questionnaire / Students’ Interests, and Counseling. The results of the algorithm classification will be analyzed to determine any recall, precision, greatest accuracy and value of the smallest error rate achieved. From the performed test-scenario, the accuracy values produced after pruning is better than without pruning.Keywords: Algorithm C 4.5, Determination Department, decision tree, accuracy, criteria
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN UNTUK MENENTUKAN TERAPI OBAT MENGUNAKAN METODE ADAPTIVE SIMPLE MULTI ATTRIBUTE RATING TECHNIQUE (ASMART) Yeni Kustiyahningsih; Mula'ab Mula'ab; Rizal Dwi Saputra
Jurnal Simantec Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/simantec.v7i2.6662

Abstract

Pengobatan sendiri (Swamedikasi) lebih banyak di pilih masyarakat sebagai langkah awal untuk mengurangi gejala penyakit ringan. Saat ini kebanyakan dari masyarakat memilih obat-obatan dengan melihat dari media masa, iklan, saran tetangga, atau dari sumber lainnya dan di konsultasikan kepada apoteker. Masalah muncul ketika ada beberapa orang yang membeli obat di apotik dan ingin konsultasi kepada apoteker, sehingga terjadi suatu antrian. Hal itu yang sering membuat masyarakat langsung membeli obat tanpa konsultasi kepada apoteker dan tanpa mengetahui kriteria obat terlebih dahulu. Kriteria obat adalah tepat indikasi, tepat kontraindikasi, jenis, dosis, dan harga. Banyaknya kriteria dalam menentukan terapi obat yang tepat maka dibutuhkan metode ASMART. Metode ini merupakan metode yang mampu menyelesaikan masalah dengan multikriteria. Dengan menggunakan metode ASMART untuk menentukan terapi obat menghasilkan tingkat akurasi sebesar 84,48 %. Nilai akurasi ini diperoleh dengan cara menganalisa tingkat persamaan hasil yang dilakukan oleh orang ahli (Dokter) terhadap sistem yang kita buat. Pembuatan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) ini memiliki tingkat kesesuaian seperti apa yang diinginkan oleh user / pengguna sebesar 81,5 % berdasarkan hasil rata-rata kuesioner terhadap 1 responden dokter, 3 responden apoteker, dan 30 responden masyarakat. Kata Kunci : Terapi obat, SPK, ASMART, Adaptive, Apotek. 
APLIKASI SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN UNTUK PEMILIHAN LOKASI TOWER BTS MENGGUNAKAN METODE FUZZY MULTI-ATTRIBUTE DECISION MAKING (FMADM) DAN WEIGHTED PRODUCT (WP) Yeni kustiyahningsih; Moch. Jainul Hamit Saputro; Aeri Rachmat
Jurnal Simantec Vol 2, No 2 (2011): Desember
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/simantec.v2i2.13398

Abstract

EVALUASI KEPUASAN PENGGUNA TERHADAP KUALITAS WEBSITE DENGAN PENDEKATAN WEBQUAL 4.0 DAN EUCS PADA RADARSIDOARJO.COM Pribadi, Teguh; Abidin, Mochammad Syahrul; Kustiyahningsih, Yeni
Jurnal Simantec Vol 12, No 2 (2024): Jurnal Simantec Juni 2024
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/simantec.v12i2.23320

Abstract

Penelitian ini akan mendorong kepuasan pengguna dalam hal kualitas website RadarSidoarjo.com dengan menggunakan pendekatan dengan WebQual 4.0 dan EUCS. Tahapan penelitian terdiri dari identifikasi masalah, penyusunan instrumen penelitian berupa kuesioner, pengumpulan data dari pengguna situs. Instrumen penelitian ini terdiri dari empat aspek yaitu usability (kemudahan penggunaan), information quality (kualitas informasi), service interaction quality (kualitas interaksi layanan), dan ketepatan waktu penyelesaian pekerjaan (timeliness). Proses pengujian terdiri dari analisis data, dengan bantuan software SmartPLS 4.0, dalam dua tahap yaitu analisis model pengukuran, atau disebut outer model, yang berarti pengujian reliabilitas dan validitas instrumen, dan analisis model struktural, atau inner model yang berarti pengujian hubungan antar variabel. Hasil analisis outer model menunjukkan bahwa validitas dan reliabilitas untuk semua indikator baik, dengan nilai Composite Reliability untuk setiap variabel lebih dari 70%. Pada analisis inner model, variabel yang paling besar pengaruhnya terhadap kepuasan pengguna adalah variabel ketepatan waktu sebesar 39,4%, diikuti oleh variabel kegunaan sebesar 18,3%, kualitas informasi sebesar 23,5%, dan kualitas interaksi layanan sebesar 15,6%. Hal ini juga membuktikan bahwa waktu penyegaran informasi merupakan faktor terpenting yang menentukan kepuasan pengguna pada situs web RadarSidoarjo.com. Pengelola situs disarankan untuk lebih meningkatkan frekuensi penyegaran informasi dan mempermudah penggunaan situs. Semoga penelitian ini dapat menjadi acuan untuk penelitian selanjutnya tentang pengembangan kualitas situs web media daring.Kata kunci: EUCS, Kepuasan Pengguna, Kualitas Website, WebQual 4.0
MODEL ENROLLMENT PENERIMAAN SISWA BARU SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI MENGGUNAKAN METODE AHP & SAW (Studi Kasus : Dinas Pendidikan Kab Bangkalan) Sulviatin, Novia; Kautsar Sophan, Moch.; Kustiyahningsih, Yeni
Jurnal Simantec Vol 4, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/simantec.v4i2.1387

Abstract

ABSTRAKPenerimaan Siswa Baru (PSB) merupakan kegiatan tahunan yang dilaksanakan oleh semua sekolah di setiap jenjang. Di Kabupaten Bangkalan proses ini masih menggunakan cara manual dalam pelaksanaannya. Selama ini, calon siswa harus datang ke sekolah untuk melakukan pendaftaran. Setiap hari calon siswa harus mengecek apakah namanya tercantum dalam kuota penerimaan atau tidak. Apabila nama mereka tidak tercantum dalam kuota penerimaan, maka mereka harus memilih sekolah baru dan melakukan proses yang sama hingga batas waktu yang ditetapkan. Sistem enrollment merupakan salah satu solusi permasalahan di atas. Enrollment dimulai dari proses pendaftaran online, proses penyeleksian hingga pengumaman hasil seleksi secara online. Pada penelitian ini, proses penyeleksian menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Simple Additive Weighting (SAW). AHP digunakan untuk menentukan bobot dari kriteria calon siswa yaitu nilai UAN, prestasi individu, dan usia, sedangkan SAW digunakan sebagai langkah akhir penjumlahan bobot kriteria hingga menghasilkan peringkat nilai tertinggi ke terendah calon siswa berdasarkan kriteria tersebut. Calon siswa yang tersisih dari kuota penerimaan diberikan rekomendasi sekolah baru berdasarkan jarak terdekat tempat domosili siswa ke sekolah baru. Data yang digunakan sebagai uji coba adalah data pendaftar siswa baru tahun pelajaran 2012-2013 SMP Negeri 2 Bangkalan dan menghasilkan tingkat akurasi sebesar 91.5%.Kata kunci : AHP,Enrollment, PSB Online, Rekomendasi, SAW. ABSTRACTNew Student Admission (NSA) is an annual activity held by all education institutions. In Bangkalan regency, this activity still uses a manual way in its process. Prospective students should come to the school to register themselves. Every day they should check whether their names are included on the list of the admission quota or not. If their names are not included in the list, then they should choose other school and repeat the same process until the deadline of the admission. Enrollment system is one of the solutions of the above problem. Enrollment begins with an online registration, then a selection process, until the last is the online announcement of the selection result. In this study, the selection process used the Analytical Hierarchy Process (AHP) and Simple Additive Weighting (SAW) methods. AHP is used to determine the quality of the prospective students’ criteria, including the national examination score, individual achievement, and age. While SAW is used as the last step, the addition of the criteria quality to reveal the highest until the lowest ranks based on those criteria. The eliminated prospective students from the admission quota would get a recommendation of the new prospective schools based on the distance of their place of residence to the new schools. The trial data used is the data of the new student admission in the academic year of 2012-2013 in Junior High School 2 Bangkalan and result accuracy rate of 91.5 %.Keywords: Enrollment, NSA Online, AHP, SAW, RecommendationBarbarslot adalah salah satu situs resmi slot deposit 5000, 5rb dan depo 5k terbaru dengan beragam permainan terbaik tahun 2025.