Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Studi Stabilisasi Tanah Bojonegoro Dengan Metode Kolom Pasir Dan Kapur Di Universitas Bojonegoro: Study Of Bojonegoro Soil Stabilization Using Sand And Lime Column Methods At Bojonegoro University Lutfiani Al Zakina, Bella; Budi Santoso, Toni; Syahrul, Oni
Jurnal Teknik Sipil Vol. 7 No. 2 (2022): De'Teksi : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.411 KB) | DOI: 10.56071/deteksi.v7i2.390

Abstract

Tanah merupakan suatu unsur yang tidak dapat dipisahkan dalam pembangunan. Tanah yang memiliki kembang susut tinggi akan mengalami retak-retak pada saat kering dan mengembang pada saat hujan karena menyerap banyak air. Hal tersebut dapat menyebabkan kerusakan pada struktur bangunan karena terjadi reaksi yang timbul dari tanah tersebut. Contoh dari kejadian tersebut antara lain jalan bergelombang dan tanah ambles pada tanah lempung. Melihat kondisi tersebut diperlukan metode stabilitas tanah untuk menanggulangi masalah terset. Salah satu cara pada penelitian ini menggunakan metode stabilisasi tanah menggunakan kolom pasir dan kapur. Kolom pasir yang dipilih menggunakan variasi persegi dan segienam. Dari penelitian ini didapatkan Batas Cair (LL) 72,4%, indeks plastisitas (PI) 38,4%, Golongan tanah lempung, variasi persegi mendapatkan nilai CBR 28,60%, dan variasi segienam mendapatkan nilai CBR sebesar 32,09%.
Analisa Kuat Lentur Pelat Lantai Dengan Menggunakan Wire Mesh Dan Bambu Sebagai Pengganti Tulangan Pelat: Analysis Of Flexible Strength On Floor Slabs Using Wire Mesh And Bamboo As Substitutes Of Reinforcing Plates Ali Mochtar, Mohamad; Lutfiani Al Zakina, Bella; Budi Santoso, Toni
Jurnal Teknik Sipil Vol. 7 No. 1 (2022): De'Teksi : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.403 KB) | DOI: 10.56071/deteksi.v7i1.400

Abstract

Dalam perencanaan desain struktur konstruksi bangunan, ditemukan dua bagian utama dari bangunan, yaitu bagian struktur dan nonstruktur. Bagian nonstruktur adalah bagian bangunan yang tidak ikut memikul beban, yaitu meliputi dinding, plafond dan lain sebagainya. Semua bagian tersebut harus didesain sedemikian rupa agar tidak terjadi kegagalan bangunan. Demikian juga halnya dengan pelat lantai yang merupakan bagian struktur yang sangat penting. Pelat adalah elemen horizontal struktur yang mendukung beban mati maupun beban hidup dan menyalurkannya ke rangka vertikal dari sistem struktur. Masalah utama yang dihadapi dalam perencanaan pelat lantai adalah lendutan. Masalah ini dapat disebabkan antara lain karena penggunaan tulangan yang telah mengalami korosi, sehingga dapat mengurangi kekuatan beton bertulang. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kuat lentur pelat dengan inovasi pemberian tulangan wiremesh dan bambu. Hasil pengujian kapasitas kuat lentur pelat lantai beton bertulangan baja (wire mesh) rata-rata sebesar 0,5262 ton.m dan pengujian kapasitas kuat lentur pelat lantai beton bertulangan bambu rata-rata sebesar 0,1678 ton.m.
ANALISIS KADAR ASPAL OPTIMUM MELALUI MARSHALL TEST MENURUT ASPHALT INSTITUTE MS-2 EDISI III D Santoso, Toni Budi; Ikhwan, M Zainul; Zainuddin, Zainuddin; Sujiat, Sujiat; Al Zakina, Bella Lutfiani; Rendra, Mrabawani Insan
axial : jurnal rekayasa dan manajemen konstruksi Volume 13, Nomor 2, Agustus Tahun 2025
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/axial.v13i2.4620

Abstract

ABSTRAK: Konstruksi perkerasan jalan yang berkualitas sangat dipengaruhi oleh komposisi campuran antara agregat dan aspal yang tepat. Penelitian ini dilakukan untuk menentukan kadar aspal optimum menggunakan metode marshall, yang bertujuan menghasilkan campuran beraspal dengan stabilitas tinggi, flow sesuai spesifikasi, dan daya tahan yang baik terhadap beban lalu lintas berat. Metode yang digunakan meliputi pemeriksaan karakteristik agregat dan aspal, uji CBR dan DCPT untuk menentukan daya dukung tanah dasar, serta pengujian campuran dengan marshall test. Hasil pengujian menunjukkan bahwa agregat memiliki gradasi baik dan memenuhi persyaratan teknis, sementara aspal jenis 60/70 menunjukkan penetrasi rata-rata 62,7, daktilitas 144,5 cm, dan titik lembek 57,5 derajad C. Kadar aspal optimum diperoleh pada titik keseimbangan antara nilai stabilitas maksimum, flow, dan kadar rongga yang sesuai spesifikasi. Kesimpulannya, metode marshall efektif digunakan dalam menentukan komposisi campuran beraspal yang optimal untuk perkerasan jalan yang kuat dan tahan lama. KATA KUNCI : Aspal, Jalan, Agregat, Campuran, Marshall.
Structural Foundation Planning of the Faculty of Economics Building at the University of Bojonegoro Al Zakina, Bella Lutfiani; Sujiat, Sujiat; Santoso, Toni Budi; Firmanto, Uki; Ikhwan, M Zainul; Zainnudin, Zainnudin; Ramadhan, R. Muhammad Ernadi
Electronic Journal of Education, Social Economics and Technology Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : SAINTIS Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33122/ejeset.v6i1.763

Abstract

The building in general has two parts, namely the upper structure and the lower structure. The upper structure consists of the floor, walls, and roof of the building, while the lower structure consists of the foundation and sloof. The construction of this building aims as an effort to develop and add teaching and learning spaces and office space for the Faculty of Economics at Bojonegoro University. In this planning using the guidelines of SNI 1727-2020 (BeSNI 1727-2020 (Minimum design loads and related criteria for buildings and other structures), SNI 1726-2019 (Earthquake Resistant building procedures), SNI-2847-2019 (Structural concrete requirements for buildings) and SNI 1729-2020 (Specifications for structural steel buildings). Based on the results of the planning of the University of Bojonegoro Economic Building using Sloof 35 x 55 cm with pilecap foundation 150 x 150 cm and bored pile depth of 500 cm.
Pengukuran Produktivitas Dengan Menggunakan Model Omax( Objective Matriks ) Sebagai Bahan Evaluasi Usaha Peningkatan Produktivitas Di “Cv. Mkb” Kabupaten Tuban kurnia R, Ayu; Lutfiani, Bella
Jurnal Ekonomi Teknologi dan Bisnis (JETBIS) Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Ekonomi, Teknologi dan Bisnis
Publisher : Al-Makki Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57185/jetbis.v2i2.32

Abstract

Usaha peningkatan produktivitas perusahaan merupakan suatu kebutuhan, seiring dengan situasi perekonomian yang bersaing. Untuk dapat bertahan saat ini diperlukan suatu usaha yang sungguh-sungguh dalam meningkatkan produktivitasnya. Sebagai langkah awal usaha peningkatan produktivitas maka perlu dilakukan suatu pengukuran produktivitas. Pengukuran produktivitas sendiri merupakan suatu cara untuk meningkatkan produktivitas.CV.MKB merupakan perusahaan yang memproduksi berbagai produk dengan bahan dasar beton. Sampai saat ini perusahaan belum mengetahui produktivitas yang dicapai saat selama ini. Karena selama ini perusahaan belum mempunyai perangkat dalam mengukur produktivitas. Pengukuran produktivitas yang dilakukan diperusahaan dengan menggunakan metode objective matrik (OMAX) yaitu suatu pengukuran dalam bentuk matrik didalamnya terdapat kriteria-kriteria produktivitas yang penting bagi kemajuan perusahaan yang sesuai dengan kepentingan dan sasaran yang ingin dicapai oleh perusahaan.Berdasarkan hasil pengukuran dan evaluasi produktivitas terlihat bahwa peningkatan dan penurunan produktivitas secara total terjadi pada seluruh kriteria produktivitas. Perencanaan perbaikan dilakukan agar produktivitas agar lebih baik atau meningkat dari periode sebelumnya tanpa harus memberatkan anggaran. Faktor-faktor yang berpengaruh pada tingkat produktivitas adalah jumlah output produk, jumlah produk cacat, dan jumlah absensi karyawan.
Analisis Kondisi Existing Jalan Rel Blitar – Malang Berdasarkan Nilai Track Quality Index: Analysis of the Existing Condition of the Blitar – Malang Railway Based on the Track Quality Index Santoso, Toni Budi; Al Zakina, Bella Lutfiani; Ikhwan, Mohammad Zainul
Jurnal Rekayasa Infrastruktur HEXAGON Vol 8 No 2 (2023): HEXAGON
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/hexagon.v8i2.1058

Abstract

The value or output in the form of a number from the measurement results of the measuring train which can provide information on the quality of the railroad track that is passed on a railroad segment is called the Track Quality Index (TQI). The TQI value is obtained from the sum of 4 measurement parameters, namely track width, lift, power and height. The higher the TQI value indicates the higher the level of rail damage. Several train accident investigation reports, especially derailments, were influenced by poor TQI values. The government has limitations in obtaining TQI values ​​due to the limited number of measuring trains it has and operations are periodic. Therefore, alternatives are needed to predict TQI values ​​other than measuring train operating data. The method used to solve this problem is direct measurement with a measuring train for a track width of 1067 mm. Then an analytical calculation is carried out to find the average deviation, variance and standard deviation. The calculation results show an average deviation of 93.78 and an average standard deviation of 37.81. Based on the provisions for grouping TQI values, a high TQI value is taken, namely the average deviation with track conditions is at a value of 4. Taking a higher number is indicated for the safety of railway operations, the higher the worse the condition of the railway, so high frequency maintenance of the railway is required.
Penyuluhan Mitigasi Bencana Banjir Sebagai Upaya Kesiapsiagaan Bencana Di Kota Purwodadi Al Zakina, Bella Lutfiani; Zainuddin, Zainuddin; Santoso, Toni Budi; Safitri, Lusiana
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 4 (2024): Journal Of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i4.1147

Abstract

Kondisi cuaca lingkungan sekarang ini sudah tidak dapat diprediksi. Cuaca yang tidak pasti mengakibatkan kekhawatiran terhadap masyarakat. Berbagai macam faktor dapat mengakibatkan perubahan kondisi lingkungan. Akhir-akhir ini Kota Purwodadi menjadi salah satu wilayah atau daerah yang mengalami banjir. Desa yang mengalami banjir antara lain adalah Desa Banaran, Jetis, Jagalan, Kemasan, Jengglong, Palembahan, Sawahan, Glugu, Plendungan, Kuripan, Gebangan. Data daerah didapatkan dari BPBD Kab.Grobogan. Berdasarkan framework kesiapsiagaan terhadap bencana oleh LIPI dan Unesco, ‘kesiapsiagaan’ dikelompokkan kedalam empat parameter yaitu Knowledge and attitude (KA), Emergency Planning (EP), Warning system (WS) dan mobilisasi sumberdaya (RMC). Kegiatan ini bertujuan untuk menyadarkan masyarakat akan dampak banjir. Kegiatan penyuluhan mengenai kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana banjir di daerah Purwodadi ini telah dilaksanakan dan berjalan dengan baik. Warga mengikuti kegiatan dengan sangat antusias sehingga kini mereka mengetahui tata cara yang diperlukan dalam kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana banjir. Dengan program ini harapannya bisa menambah wawasan dan menyiapkan masyarakat daerah Purwodadi dalam menghadapi banjir dan mengurangi dampak akibat adanya banjir dengan mempelajari cara-cara menyelamatkan diri dan rencana tanggap darurat yang bisa dijadikan tempat berlindung saat banjir tinggi didaerah purwodadi sehingga bisa lebih optimal lagi dalam pelaksanaan mitigasi kebencanaannya, dan mengurangi resiko atau dampak buruk yang dialami warga sekitar.
Pengaruh Penggunaan Abu Tempurung Kelapa Sebagai Pengganti Sebagian Semen Dengan Pasir Bengawan Solo Pada Kuat Tekan Paving Block Lutfiani Al Zakina, Bella; Zainnudin, Zainnudin; Fathoni , Achmad Fajar
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.7826

Abstract

Perkembangan di bidang konstruksi ditandai dengan meningkatnya kualitas bahan bangunan dan munculnya bahan bangunan baru. Munculnya berbagai bahan bangunan baru didorong oleh kebutuhan manusia akan bahan bangunan yang memilik kualitas lebih baik daripada bahan bangunan yang ada sebelumnya seperti kekuatan lebih tinggi, lebih ramah terhadap lingkungan, memiliki bobot yang lebih ringan. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui nilai kuat tekan dan daya serap air paving block dengan mengunakan abu tempurung sebagai pengganti sebagian semen serta penelitian ini mengunakan metode SNI – 03 – 0691. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa kuat tekan paving normal rata-rata sebesar 18,564 N/mm2 dan pada variasi 5% rata-rata 9,565 N/mm² sedangkan pada variasi 10% rata-rata sebesar 9,589 N/mm2. Daya serap air paving normal rata-rata sebesar 13,61% dan pada variasi 5% rata-rata 12,54 % sedangkan pada variasi 10% rata-rata sebesar 12,78 %.
Kerentanan Bangunan Permukiman Terhadap Gempa Berdasarkan Fema P-154 2015 Di Desa Susukan II, Margokaton, Seyegan, Sleman Al Zakina, Bella Lutfiani; Nugroho, Rivan Faisal
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.13310

Abstract

Kabupaten Sleman merupakan Kabupaten yang berada di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Kabupaten tersebut memiliki risiko gempa bumi yang tinggi. Bangunan yang memiliki tingkat resiko tinggi terhadap gempa bumi yaitu bangunan non-engineered atau bangunan permukiman yang dibangun tanpa perencanaan atau syarat yang berlaku. Salah satunya bangunan permukiman yang berada di Desa Susukan II, Margokaton, Seyegan, Sleman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kerentanan bangunan permukiman terhadap gempa bumi menggunaakan metode Rapid Visual Screening (RVS) berdasarkan FEMA P-154 2015. Dalam menganalisis kerentanan bangunan terhadap gempa dilakukan survei lapangan dengan mengisi formulir Rapid Visual Sreening, formulir yang digunakan adalah tipe Moderately High Seimicity yang artinya wilayah penelitian memiliki persebaran gempa yang agak tinggi. Bangunan yang diteliti sebanyak 10 rumah. Hasil penelitian, menunjukan bahwa rata-rata bangunan permukiman di Desa Susukan II, Margokaton, Seyegan, Sleman memiliki nilai S sebesar 0,9 dengan potensi kerentanan sebesar 32%, dapat diartikan bangunan permukiman di Desa Susukan II rentan terhadap gempa dan berpotensi roboh apabila gempa besar terjadi. Faktor yang menyebabkan bangunan rentan terhadap gempa adalah kategori bangunan, faktor penyimpangan atau ketidakberaturan seperti plan irregularity, dan vertical irregularity, serta belum adanya acuan atau code dan masih kurangnya tenaga ahli perencanaan di bidang struktur.
Stabilisasi Tanah Lempung Desa Mentoro Kecamatan Soko Kabupaten Tuban dengan Variasi Limbah Bata Merah dan Serbuk Kapur Rengel Tuban Zakina, Bella Lutfiani Al; Saputri, Lailia Rohmatun; Zainuddin, Zainuddin
Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN) Vol. 6 No. 3 (2023): July 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jutin.v6i3.17050

Abstract

Soil is an important element in a road construction, where the soil is a support for the structure above it. However, the conditions found in the field are found in many soils whose physical properties do not meet the standards for compressibility, permeability, and plasticity. The aim of the study was to determine the CBR value of clay soil after it was mixed with a mixture of red brick powder and Rengel lime powder. This research method is experimental research (true experiment). The results of this study obtained that soil with a mixture of 9% lime + 9% red brick produced a CBR value of 66.36% of the original soil CBR value of 17.22%. The CBR value achieves optimum stability in the soil composition with a mixture of 9% lime + 9% red brick resulting in a CBR value of 66.36%.