Claim Missing Document
Check
Articles

RENCANA JALUR INTERPRETASI LANSKAP PESISIR SEBAGAI DESA WISATA DI DESA PURWODADI, KABUPATEN MALANG Debora Budiyono; Nuraini Nuraini; Alfiyah Alfiyah
BUANA SAINS Vol 21, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/bs.v21i1.2739

Abstract

Indonesia geographically has potential for coastal landscapes that could develop as coastal tourism. One of the potential coastal landscapes, located in Purwodadi Village, Tirtoyudo District, Malang Regency, East Java Province. Purwodadi Village has the potential for natural and cultural tourism objects that developed into a tourist village and had expected to improve the community's economy and maintain the quality of the village environment. The focus of the research was to create an interpretation of the coastal tourism landscape as a tourist village in Purwodadi Village. The method has used quantitative description while the analysis consists of path physical analysis, social analysis, object interpretation, visual analysis, tourist analysis, and social analysis. The results showed Purwodadi Village which has four routes, namely the main route, the residential route, the hill route, and the sea route. The model uses the tourist route plan in Purwodadi Village was interpreted into 4 tour packages, namely 1-day tour package, 3-day tour package, 5-day tour package, and 7 days or 1-week tour package
Penataan Ruang Terbuka pada Taman Edukasi SMK NU Sunan Ampel, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang Irawan Setyabudi; Rizki Alfian; Debora Budiyono; Hesti Triana Soelistyari; Wahidyanti Rahayu Hastutiningtyas; Lorenzo Agustino Soget
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.757 KB) | DOI: 10.33366/japi.v5i2.2128

Abstract

Ruang terbuka hijau akan memiliki nilai jika difungsikan, tidak hanya berupa hamparan ruang terbuka tetapi memiliki kombinasi antara hardscape dan softscape. Bisa juga wujudnya dari lahan sisa pada suatu lingkungan binaan. Pada kasus ini, SMK NU Sunan Ampel memiliki ruang terbuka yang cukup luas yaitu sekitar 2400m2. Sebelumnya, sekolah ini memiliki kerja sama yang cukup kuat dengan prodi Arsitektur Lanskap UNITRI yaitu pembinaan untuk lomba LKS yang mana telah berhasil mengantarkan sebagai juara nasional, selain itu juga sebagai lokasi PKL. Sebagai mitra, SMK NU membutuhkan ide rancangan ruang terbuka untuk taman edukasi yang berada di tengah sekolah. Kebutuhannya adalah taman untuk mengakomodasi untuk pentas/pertunjukan seni, olahraga, lahan parkir dan pujasera. Tujuan program pengabdian masyarakat mandiri adalah sebagai upaya realisasi ide rancangan untuk ruang terbuka, memperkenalkan jenis tanaman dan meningkatkan daya tarik bagi siswa SMK ataupun tamu. Metode yang dipakai adalah metode perancangan dengan praktek langsung di lapangan. Hasil pelaksanaannya adalah SMK NU memiliki taman yang estetik dan fungsional dalam menunjang kegiatan belajar mengajar, berupa konsep dan gambar rancangan tiga dimensi taman.
Pemberdayaan Ibu PKK Melalui Pemanfaatan Material Daur Ulang Botol Bekas Untuk Pembuatan Tanaman Hias Dengan Media Vertikal Garden Pada Masa New Normal Covid-19 Debora Budiyono; Hendra Kurniawan; Astri Sumiati; Rona Sari Mahaji Putri; Sri Andika Putri
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (391.946 KB) | DOI: 10.33366/japi.v7i1.3580

Abstract

Pada masa new normal Covid-19 memberikan banyak dampak seperti batasan kegiatan di luar dan kondisi ini berdampak pada masyarakat Indonesia sehingga kurang aktif dan kreatif serta secara kesehatan (psikologis) telah merasa bosan dengan rutinitas sama yang diam di rumah saja. Salah satu kelompok masyarakat yang mengalami mati suri yaitu kelompok ibu PKK Perumahan Landungsari, Kabupaten Malang. Potensi yang dapat dikembangkan yaitu keinginan kelompok ibu PKK Perumahan Landungsari, Kabupaten Malang untuk dapat beraktivitas dengan memanfaatkan sisa limbah keluarga yang cukup banyak di rumah masing-masing seperti seperti botol  bekas. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah membantu kelompok para ibu PKK Perumahan Landungsari memanfaatkan limbah botol bekas  untuk pembuatan tanaman hias vertikal garden pada masa new normal Covid-19. Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masayarakat yaitu pelatihan sedangkan untuk implementasikan solusi yang telah dilaksanakan yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian yang telah dilakukan bahwa ibu PKK Perumahan Landungsari sangat antusias belajar terkait pembuatan tanaman hias vertical garden dengan menggunakan botol bekas. Sedangkan tingkat keberhasilan pembuatan vertical garden yang telah dilakukan berhasil sebanyak 90% dengan indikator tanaman hias dapat hidup dengan baik. Selain itu warga perumahan Landungsari memiliki vertical garden yang fungsional dan estetika pada masing-masing rumah tempat tinggal.
Desain Taman Olahraga pada Kawasan Stadion Kejapanan di Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur Debora Budiyono; Rizki Alfian; Irawan Setyabudi; Hendra Kurniawan; Wahidyanti Rahayu Hastutiningtyas; Hendrikus Ngaga
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (992.947 KB) | DOI: 10.33366/japi.v6i1.2503

Abstract

Ruang terbuka hijau (RTH) merupakan salah satu isu yang sangat penting pada masa sebelum dan sesudah pandemi Covid-19. Kebutuhan sebuah RTH sangat    dibutuhkan baik pada skala kota atau desa untuk manusia dan makhluk lainnya. Legalitas Indonesia menetapkan pentingnya penerapan standar ruang pada suatu kawasan yang terdiri dari ruang terbangun dan tidak terbangun dimana setiap negara memiliki standar yang berbeda namun dengan tujuan yang sama untuk keberlanjutan lingkungan. Standar komposisi ruang terbangun 70% dan ruang tidak terbangun 30% dari luas kawasan atau wilayah. Salah satu bentuk RTH yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat adalah taman olahraga. Taman merupakan sebuah bentuk ruang terbuka hijau yang memiliki fungsi fisik, ekologis, arsitektural, dan estetika. Taman olahraga merupakan minat baru masyarakat dalam menjaga kesehatan tubuh dan pikiran manusia. Saat ini Desa Kejapanan yang terletak di Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan yang sebagai    mitra merupakan salah satu desa yang membutuhkan sebuah keberadaan taman olahraga. Desa Kejapanan memiliki potensi lahan kosong seluas 11.644m2 yang dapat difungsikan sebagai taman olahraga. Permasalahan utama pihak mitra tidak memiliki sumberdaya manusia yang kompeten dibidang penataan sebuah taman olahraga yang fungsional dan estetika. Tujuan program kegiatan masyarakat (PKM) adalah mendesain taman olahraga pada kawasan stadion Kejapanan di Desa Kejapanan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Hasil pelaksanaan dari kemitraan ini masyarakat dapat memiliki taman olahraga yang berfungsi sebagai tempat olahraga, ruang terbuka hijau, dan bernilai estetika bagi masyarakat Desa Kejapanan. Konsep desain taman olahraga yang telah dibuat memiliki standar protokol kesehatan sehingga dapat mencegah penyebaran virus Corona-19.
Penataan Taman Mini Market sebagai Fasilitas Desa Wista di Desa Mulyorejo, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang Debora Budiyono; Rizki Alfian; Irawan Setyabudi; Hendra Kurniawan
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1846.388 KB) | DOI: 10.33366/japi.v5i1.1810

Abstract

Taman merupakan sebuah bentuk ruang terbuka hijau yang memiliki fungsi fisik, ekologis, arsitektural, dan estetika. Berdasarkan fungsi tersebut taman menjadi suatu kebutuhan manusia untuk menghadirkan taman berada di lingkungan tempat tinggal. Saat ini keberadaan taman juga dapat menunjang pengembangan sektor pariwisata di Indonesia. Salah satu tren pengembangan bentuk wisata di Indonesia yaitu desa wisata. Desa wisata merupakan program pemerintah untuk memperdayakan potensi desa dalam meningkatkan ekonomi masyarakat desa. Namun permasalahannya banyak lingkungan desa yang belum tertata dengan baik sehingga objek dan atraksi serta fasilitas desa wisata kurang menarik. Permasalahan ini juga yang sedang dihadapi oleh desa wisata di Desa Mulyorejo, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang. Tujuan program kemitraan masyarakat (PKM) ini adalah memperkenalkan pemanfaatan lahan kosong sebagai taman, memperkenalkan jenis-jenis tanaman, manfaat dari taman, dan meningkatkan daya tarik wisata desa. Metode yang digunakan adalah praktek langsung dilapangan dengan melakukan pelaksanaan hard material dan soft material pada Taman Mini Market. Hasil pelaksanaan dari kemitraan ini masyarakat dapat memiliki taman mini market yang indah dan fungsional dalam menunjang fasilitas objek dan atraksi desa wisata di Desa Mulyorejo, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang. Berdasarkan hasil pembuatan taman minimarket yang telah dilakukan, masyarakat Desa Mulyorejo antusias, bersedia, dan berharap para dosen akan bekerja sama lebih lanjut dalam penataan desa wisata.
Pelatihan Pemanfaatan Tanaman Rimpang di Tengah Pandemi Covid-19 Guna Meningkatkan Imunitas Tubuh Astri Sumiati; Debora Budiyono; Abd. Rohman; Rona Sari Mahaji Putri
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.895 KB) | DOI: 10.33366/japi.v6i2.3093

Abstract

Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan imunitas tubuh ialah dengan mengonsumsi makanan dan minuman yang dapat mencegah infeksi serta meningkatkan daya tahan atau imunitas tubuh seperti dengan mengkonsumsi tanaman rimpang (Jahe, Kunyit, Kencur, dan Lengkuas). Tanaman rimpang seringkali dikenal dengan istilah TOGA (Tanaman obat keluarga). TOGA adalah istilah yang digunakan untuk tanaman budidaya atau peliharaan yang bersifat alami serta mudah ditanam pada sekitar pekarangan rumah dan mudah didapatkan dimana saja. Penanaman tanaman TOGA dapat dilakukan dengan memanfaatkan lahan di sekitar rumah ataupun pada media pot dan polybag. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai manfaat dari menanam tanaman rimpang sebagai tanaman obat keluarga (TOGA). Kegiatan yang dilakukanyaitu pemberian edukasi serta pelatihan penanaman tanaman rimpang yang bisa ditanam di sekitar pekarangan rumah. Pemahaman peserta mengenai budidaya dan pemanfaatan tanaman rimpang sebagai obat alami atau herbal meningkat 18% setelah mgikuti pelatihan dan sosialisasi yang dilakukan.
ANALISIS KESESUAIAN LANSKAP FULAN FENAN SEBAGAI OBJEK WISATA SEJARAH YANG BERKELANJUTAN Debora Budiyono; Hendra Kurniawan; Astri Sumiati; Yohanes Delvianus Assa
BUANA SAINS Vol 22, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/bs.v22i2.3771

Abstract

The Fulan Fehan area located in Dirun Village, Lamaknen District, Belu Regency, East Nusa Tenggara Province. The Fulan Feran area has beautiful natural potential expanses of meadows, cactus plants, and livestock grazing areas. While cultural values such as several makes forts inherited from the Portuguese and menhirs or offering tables, stone graves. The existence of Fulan Fehan area has the potential as a tourist attraction. Fulan Fehan area is one of the historical tourist destinations however, it develops without considering land suitability. The aimed of this study was to analyze the land suitability of the Fulan Fehan landscape as a sustainable historical tourism object. The method used is field observation and Focus Group Discussion (FGD) with the Dirun Village community. Data analysis was carried out spatially through a Geographic Information System (GIS), namely physical, history, objects and attractions, and visual landscapes. The results showed that the suitability of the landscape of the historical tourist area of Fulan Fehan is very suitable (SS) has an area of 149.62 ha (78.78%), quite suitables (CS) has an area of 25.99 ha (13.69%), and less suitable (KS) which has an area of 14.31 ha (7.53%). Suitability analysis of tourism and FGDs showed that Fulan Fehan has potential to develop sustainable historical tourism.
Penataan Taman Dan Fasilitas Sekolah Tk Islam Al-Ma’Un Sebagai Upaya Meningkatkan Minat Bermain Dan Belajar Anak, Di Kecamatan Dau, Kabupaten Malang Debora Budiyono; Hendra Kurniawan; Astri Sumiati
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 7, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/japi.v7i3.4506

Abstract

Keberadaan taman dan fasilitas sekolah seperti taman bermain, perpustakaan, dan ruang serupa sangat dibutuhkan karena dapat dimanfaatkan sebagai ajang bermain dan belajar, oleh karena itu perlu penataan yang dapat berfungsi sebagai eco-edukasi untuk meningkatkan minat bermain dan belajar siswa. Program penataan taman dan fasilitas sekolah Taman Kanak-kanan (TK) sebagai sarana proses pengenalan dan belajar siswa mengenai lingkungan juga belum menjadi perhatian untuk ditangani dengan baik. Salah satu TK yang memiliki permasalah penataan taman dan fasilitas sekolah yaitu TK Islam Al-Ma’un. Permasalahan utama pihak mitra yaitu tidak memiliki sumberdaya manusia yang kompeten dibidang penataan taman dan fasilitas sekolah yang fungsional dan estetika. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat di Sekolah Tk Islam Al-Ma’Un sebagai upaya meningkatkan minat bermain dan belajar anak, di Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Metode pendekatan yaitu participation learning action (PLA) dan Focussed Group Discussion (FGD) yang digunakan dalam pelatihan dan pendampingan meningkatkan kapasitas mitra dalam pengelolaan taman dan fasilitas sekolah TK Islam Al-Ma’Un. Berdasarkan hasil pengabdian yang dilakukan menghasilkan karya taman dan fasilitas sekolah yang memadai dan estetika serta minat belajar dan bermain anak-anak sekolah Tk Islam Al-Ma’Un mengalami peningkatan.
Desain Lanskap Koridor Jalan Raya Desa Wonosari, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur Sitawati Sitawati; Euis Elih Nurlaelih; Agus Suryanto; Nurul Aini; Dewi Ratih Rizki Damaiyanti; Debora Budiyono
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 7, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/japi.v7i3.4505

Abstract

Lanskap pedesaan yang memiliki potensi sebagai desa wisata adalah Desa Wonosari, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. KPSP Setia Kawan yang berada di Dusun Nongkojojor, Desa Wonosari merupakan koperasi dibidang peternakan sapi perah yang ingin mengembangkan wisata desa berbasis pertanian dan peternakan. Namun pihak KPSP Setia Kawan menyadari bahwa pengembangan wisata disertai dengan penataan lanskap desa yang indah dan fungsional. Salah satu elemen desa yang perlu diperbaiki adalah koridor jalan raya Desa Wonosari. Berdasarkan kebutuhan tersebut dibutuhkan sebuah konsep desain lanskap yang estetika dan fungsional pada koridor jalan raya Desa Wonosari. Tujuan kegiatan pengabdian adalah mendesain lanskap koridor jalan raya Desa Wonosari yang estetika dan fungsional. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian adalah  Metode yang digunakan adalah metode Focussed Group Discussion (FGD). Berdasarkan hasil pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh tim pengabdi terhadap mitra Desa Wonosari memberikan manfaat yang besar dalam pengembangan desa wisata. Konsep yang diusulkan pada kawasan lanskap koridor jalan raya Desa Wonosari yaitu desain yang estetika dan fungsional dengan mempertimbangkan penggunaan elemen hard material dan soft material lokal sehingga dapat menekan biaya pemeliharaan.  
EVALUASI VISUAL TAMAN MERBABU FAMILY PARK DI KOTA MALANG Debora Budiyono; Hendra Kurniawan; Astri Sumiati; Selly Irma Rahma Firdaus
BUANA SAINS Vol 22, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/bs.v22i3.4507

Abstract

This study aimed to produce a recommendation to the public and the government related to efforts to deal with the problem of the visual aesthetic quality of the landscape, especially in the garden landscape. The garden landscape is necessary to evaluate visual quality using assessment methods, namely Scenic Beauty Estimation (SBE). The methods produce low, medium, and high visual aesthetic quality categories where the relationship between them supports or does not support each other. The result showed dominant results are mutually supportive or appropriate on high-value playground areas and low-value soccer fields. The Welcome Area, Rest Area, and Infiltration Area have result that does not support each other with different quality values for each photo. Recommendations in this area are adjusted to the results of the assessment based on each method in the form of design concept recommendations that lead to the SBE method.