Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Superioritas Kepemimpinan Lembaga Pendidikan Islam Rahmawati Rahmawati; Juliana Juliana; Aqsha Almadinah
IQRA : JURNAL MAGISTER PENDIDIKAN ISLAM Vol 2, No 02 (2022): IQRA: JURNAL MAGISTER PENDIDIKAN ISLAM
Publisher : IQRA : JURNAL MAGISTER PENDIDIKAN ISLAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Pengembangan mutu lembaga Pendidikan Islam salah satunya akan sangat dipengaruhi oleh kepemimpinan yang dikembangkan oleh individu dalam memimpin lembaga pendidikan Islam. Kepemimpinan islami memiliki beberapa ciri khas yang dapat digunakan pemimpin lembaga pendidikan Islam dalam melakukan tugas kepemimpinan.Kepemimpinan Islami merupakan keseimbangan antara kepemimpinan dengan konsep duniawi maupun konsep ukhrawi, menggapai tujuan hakiki lebih dari sekedar tujuan organisasi yang bersifat sementara, menuntut komitmen tinggi kepada prinsip-prinsip Islam dan menempatkan tugas kepemimpinan tidak sekedar tugas kemanusiaan yang dipertanggungjawabkan hanya kepada anggota, tetapi juga di hadapan Allah Swt.Pengembangan mutu lembaga pendidikan Islam salah satunya akan sangat dipengaruhi oleh kepemimpinan yang dikembangkan oleh individu dalam memimpin lembaga pendidikan Islam.Kepemimpinan adalah usaha sadar yang dilakukan oleh seorang (pemimpin) yang dapat mewujudkan tujuan organisasi melalui orang lain dengan cara memberi motivasi agar orang lain dapat menjadi pribadi yang berjiwa pemimpin. Dan bisa memberi motivasi agar mau melaksanakan suatu hal yang sudah direncanakan sebelumnya menjadi suatu rencana yang sukses dan dapat memberi keuntungan terhadap orang lain. Seorang pemimpin harus memahami tentang dasar-dasar kepemimpinan atau unsur-unsur kepemimpinan agar menjadi seorang pemimpin yang bijak. Dikatakan seorang pemimpin bukan hanya dalam lingkungan masyarakat saja namun dalam lingkup keluarga seorang bisa dikatakan pemimpin karena bisa memberikan sesuatu yang bisa didengar dan dilakukan dengan baik. Ada juga yang disebut pemimpin dalam lingkup besar seperti dalam organisasi, pemimpin agama, pemimpin negara dan lain sebagainya. Karena menjadi seorang peimimpin tidak mudah seperti apa yang sudah dipikirkan banyak orang, melainkan menjadi seorang pemimpin hal yang sulit untuk dikerjakan, tetapi tergantung dalam masing-masing orang untuk menjalaninya. Kepemimpinan pendidikan merupakan kemampuan untuk menggerakkan pelaksaan pendidikan untuk pelaksanaaan tujuan pendidikan.Pendidikan islam adalah pembentukan kepribadian untuk menjadi manusia yang berakhlakul karimah, agar dalam kehidupan sehari-hari mendapatkan kententraman, kebahagiaan dan dapat mencerminkan ajaran islam
Efektivitas Model Pembelajaran Outdoor dalam Menumbuhkan Sikap Ilmiah Siswa Sekolah Dasar Rahmawati Rahmawati; Evi Ristiana; Muhammad Basri
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (3)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v5i3.2467

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran 0utdoor dalam menumbuhkan sikap ilmiah siswa sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan instrumen berupa lembar observasi yang memuat delapan indikator sikap ilmiah, yaitu: rasa ingin tahu, objektif terhadap data/fakta, berpikir kritis, berpikiran terbuka, kerjasama, tanggung jawab, disiplin, dan peduli terhadap lingkungan. Subjek penelitian adalah 30 siswa kelas IV SD Inpres Tabaringan I Kota Makassar yang diobservasi selama empat pertemuan dengan teknik sampel purposive dan dianalisis dengan teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya peningkatan skor sikap ilmiah dari 73.23% pada pertemuan pertama menjadi 97.20% pada pertemuan keempat. Rata-rata skor keseluruhan sebesar 84.41%, yang termasuk kategori Baik. Indikator dengan skor tertinggi adalah berpikir kritis 86.04%, rasa ingin tahu 85.21%, dan tanggung jawab 83.22%. Temuan ini mengindikasikan bahwa pembelajaran outdor memfasilitasi pembentukan sikap ilmiah siswa secara efektif. Model pembelajaran outdoor direkomendasikan sebagai pendekatan alternatif dalam pembelajaran IPA di sekolah dasar.
Integrating STEM-Qur’an Approach into Digital Flipbook-Based Teaching Materials: A Validation Study Yusri Handayani; Rahmawati Rahmawati; Salwa Rufaida; Fahrunnisa Fahrunnisa; Widiasih Widiasih
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 12 (2025): December
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i12.12819

Abstract

This study addresses the limited availability of instructional media that integrate scientific content with spiritual values in physics education. It aims to develop and validate digital flipbook-based teaching materials for Basic Physics using the STEM-Qur’an (STEMQ) approach. The objective is to produce educational content that combines scientific accuracy, interactive digital design, and the integration of Qur’anic principles to foster ethical and holistic learning. A descriptive validation method was applied involving expert judgment to evaluate two main dimensions: content validity and media quality. Content evaluation focused on curriculum alignment, conceptual accuracy, language clarity, instructional structure, and STEMQ integration. Media validation assessed digital layout, implementation practicality, and technological functionality. Data were analyzed using the Gregory Index, resulting in a coefficient of 0.90 for content and 0.83 for media, indicating high validity. The findings confirm that the flipbook is pedagogically sound, technologically usable, and culturally relevant for Islamic science education. This validated model supports the integration of empirical inquiry with Qur’anic values and offers a framework for future development and classroom application
Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Masalah terhadap Kemampuan Berpikir Logis pada Peserta Didik Muh. Hasbi Assidiq. R; Rahmawati Rahmawati; Edy Kurniawan
Simpati Vol. 2 No. 4 (2024): Oktober : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Bahasa
Publisher : CV. Alim's Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/simpati.v2i4.914

Abstract

This research aims to: (1) describe how much logical thinking ability increases in students who are taught using the problem-based learning model; (2) describe how much logical thinking ability increases in students who are taught using conventional learning models; and (3) analyze the influence of the problem-based learning model on students' logical thinking abilities. The research method used was quasi-experimental with a Nonequivalent Control Group Design. Data collection techniques use logical thinking ability tests (pretest and posttest). The data analysis technique uses descriptive analysis and inferential analysis. The research results show that: (1) the logical thinking ability of students taught using the problem-based learning model has increased by 0.75 (high category) with an average pretest score of 9.40 and posttest of 26.30; (2) the logical thinking ability of students taught using conventional learning models increased by 0.22 (low category) with an average pretest score of 12.53 and posttest of 17.17; (3) there is a significant influence of the problem-based learning model on students' logical thinking abilities, which is proven by a probability value of 0.001 <significant 0.05.
Pengaruh Beban Kerja dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Di Pengadilan Negeri Makassar Rahmawati Rahmawati; Sitti Nurbaya; M. Yusuf Alfian Rendra Anggoro
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8667

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh beban kerja dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai di Pengadilan Negeri Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner kepada 62 responden yang dipilih dari 165 pegawai menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian diuji terlebih dahulu untuk memastikan kelayakan data melalui uji validitas dan reliabilitas. Selanjutnya, analisis data dilakukan dengan bantuan IBM SPSS Statistics yang mencakup uji asumsi klasik, regresi linear berganda, uji t, uji F, serta koefisien determinasi (R²) untuk mengetahui kontribusi masing-masing variabel terhadap kinerja pegawai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, yang berarti tinggi atau rendahnya beban kerja tidak secara langsung menentukan peningkatan maupun penurunan kinerja. Sebaliknya, lingkungan kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, sehingga semakin baik kondisi lingkungan kerja maka semakin tinggi pula kinerja yang dihasilkan. Secara simultan, beban kerja dan lingkungan kerja secara bersama-sama berpengaruh terhadap kinerja pegawai, meskipun kontribusinya hanya sebesar 6,7%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar variabel penelitian seperti motivasi, disiplin kerja, dan faktor individu pegawai. Oleh karena itu, peningkatan kualitas lingkungan kerja yang nyaman, aman, kondusif, serta mendukung hubungan kerja yang harmonis perlu terus dilakukan agar dapat meningkatkan efektivitas, produktivitas, dan kualitas kinerja pegawai di Pengadilan Negeri Makassar secara berkelanjutan dan optimal.
Development of student activity sheets based on Science Literacy to Improve Primary School Student Learning Outcomes Hasan Hasan; Syarifuddin Kune; Rahmawati Rahmawati
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Vol. 5 No. 2 (2022): Pedagogik Journal of Islamic Elementary School
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v5i2.2717

Abstract

This study aims to develop valid, practical, and effective student activity sheets based on scientific literacy. This study uses Research and Development with a 4-D model design developed in four stages: defining, designing, developing, and disseminating. This study involved 36 grade VI elementary school students. Data collection techniques are observation to analyze product needs, questionnaires to determine the validity and practicality of the product, and tests to determine the product's effectiveness. The results showed that the development of student activity sheets based on science literacy in Electrical Energy learning was very valid, practical and effective. Material experts rated it very valid with a final score of 0.81. The results of the practicality of using the teacher and student questionnaires were 3.85, and the value of effectiveness validation using the observation sheet was 3.84 with an N-gain score of 0.75.
The Effect of Guided Inquiry Learning Model on Critical Thinking Skills and Science Learning Outcomes of Elementary School Students Muh Musyawwir; Syarifuddin Kune; Rahmawati Rahmawati
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Vol. 6 No. 1 (2023): Pedagogik Journal of Islamic Elementary School
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v6i1.3598

Abstract

This study aims to analyze the effect of the Guided Inquiry learning model on students' critical thinking skills and science learning outcomes. The type of research used is quasi-experimental research with nonequivalent control group design. The sampling technique is a saturated sample, namely fifth grade students of public elementary school 9 West Bangkala, Jeneponto Regency, totaling 56 students. Research data were analyzed through descriptive analysis and inferential analysis using SPSS 22. Based on the results of the study it can be concluded that the use of guided inquiry learning models can improve critical thinking skills and student learning outcomes compared to those without using the guided inquiry learning model. The results of the study using the inquiry learning model had an effect on critical thinking skills and science learning outcomes for fifth grade students of public elementary school 9 Bangkala Barat, Jeneponto Regency.
The Effect of Interactive Media-Based Role-Playing on Elementary School Students' Social Attitudes and Learning Outcomes Ni'mah Ni'mah; Rahmawati Rahmawati; Rosleni Babo
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Vol. 6 No. 1 (2023): Pedagogik Journal of Islamic Elementary School
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v6i1.3784

Abstract

The research aims to analyze the effect of interactive media-based role-playing learning on students' social attitudes and learning outcomes. This study used a Quasi-Experimental Research with a Pretest Posttest Nonequivalent Control Group Design. The study involved 150 fifth-grade students as the population. The sample was randomly selected based on the B accreditation criteria, resulting in two schools selected as the experimental group consisting of 39 students and the control group consisting of 30 students. Data collection techniques used were observation, documentation, and tests. The tests were used to measure students' social attitudes and learning outcomes. The results showed that interactive media-based role-playing learning had a significant effect on students' social attitudes and learning outcomes. Role-playing learning provides students with opportunities to build knowledge, understand and express their ideas.