Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

PENGARUH MARKET PLACE TERHADAP PENINGKATAN PENDAPATAN PETANI CABAI DI SENTRA MAJALENGKA Leli Nurul Hidayah; Ida Marina; Kosasih Sumantri
Journal of Innovation and Research in Agriculture Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/jira.v1i1.100

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dan mengetahui pengaruh Market Place terhadap Peningkatan Pendapatan Petani Cabai Merah yang dilakukan secara bersama-sama atau parsial. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Argamukti, Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka. Populasi sampel yang digunakan adalah anggota kelompok tani di Desa Argamukti. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 30 orang. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linier sederhana, berdasarkan hasil uji validitas bahwa r hitung lebih besar dari r tabel pada taraf signifikansi 5% yaitu 0,361. , Cronbach's Alpha Reliable Test untuk masing-masing variabel lebih besar dari nilai kritis yaitu Market Place 0,848, dan Peningkatan Pendapatan 0,946 lebih besar dari 0,60 dan berdasarkan hasil uji t dalam penelitian ini menunjukkan sig. 0,000 < 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel dependen atau variabel peningkatan pendapatan dapat dipengaruhi secara signifikan oleh variabel independen atau variabel market place.
PORANG ALTERNATIF PETANI DI MAJALENGKA SEBAGAI TANAMAN PALAWIJA BERNILAI EKONOMI TINGGI Rizky Agustina Ningrum; Ida Marina
Journal of Innovation and Research in Agriculture Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/jira.v1i1.101

Abstract

Indonesia merupakan suatu Negara dimana seluruh wilayahnya beriklim tropis, oleh karena itu Indonesia mempunyai sangat banyak jenis keanekaragaman tanaman yang dapat tumbuh di berbagai wilayah. Salah satu kenggulan yang dimiliki oleh Indonesia yaitu tanaman palawijanya, dan yang sudah biasa ditanam oleh para petani diantaranya lada hitam, kapulaga, jahe, kunyit dan porang. Sehingga akan menjadi peluang besar bagi pertanian Indonesia ketika dapat diproduksi dengan baik salah satunya porang yang sekarang menjadi andalan Indonesia yang menjadi komoditas ekspor dunia untuk memenuhi kebutuhan porang yang nantinya diolah menjadi beberapa bahan makanan, kosmetik dan lain sebagainya. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk dapat mengetahui komoditi palawija yang mempunyai harga nilai jual tinggi sehingga bisa menjadi alternatif petani di Indonesia untuk memanfaatkan lahan yang ada untuk mendapat hasil panen yang maksimal sehingga bisa meningkatkan kapasitas perekonomian petani. Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti yaitu metode kuantitatif dengan membandingkan hasil panen tanaman porang dengan luasan tertentu dengan hasil panen tanaman palawija lainya. Adapun hasil penelitian adalah memberikan alternatif jenis tanaman yang di tanam oleh petani sehingga dapat memperoleh hasil panen yang lebih. Sehingga dengan luasan tertentu petani dapat memaksimalkan lahanya dan meningkatkan perekonomian individu maupun kelompok.
ANALISIS PEMASARAN MANGGA GEDONG GINCU (MANGIFERA INDICA) Hikmah Riana Sah Roni; Dinar Dinar; ida Marina
Journal of Innovation and Research in Agriculture Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/jira.v1i2.243

Abstract

Mangga adalah jenis buah tropis yang digemari masyarakat di dunia dan menjadi komoditas perdagangan antar negara komoditas hortikultura, khususnya buah-buahan salah satunya buah mangga mempunyai prospek baik bila di kembangkan secara intensif dan dalam skala argbisnis dari tahun ke tahun permintaan buah tropis di dalam dan di luar negeri semakin meningkat. Adanya prospek yang baik bagi pengembangan agribisnis mangga, maka mangga sebagai komoditi hortikultura unggulan sudah seharusnyadi kembangkan secara intensif dalam skala agribisnis, terutama mangga sebagai kegiatan usaha tani kerakyatan yang mendukung peningkatan pendapatan masyarakat. Komoditas mangga sebagai salah satu sumber pertumbuhan pembangunan hortikultura, sasaran pengembangan budidaya dalam skala agribisnis dan agroindustri, selain untuk meningkatkan produksi, juga diharapkan dapat mendorong perluasan kesempatan berusaha dan lapang kerja, menunjang pengembangan industri pengolahan dan meningkatan pendapatan petani, menekan impor dan memacu pertumbuhan ekspor. Usaha agribisnis mangga dengan berorientasi pasar ditujukan untukmembangun keunggulan kompetitif berdasarkan keunggulan komparatif wilayah. Komoditas mangga mempunyai potensi dan peluang yang cukup besar untuk bersaing dalam perdagangan global. Peluang pasar ekspor mangga gedong gincucukup besar dikarenakan buahnya mempunyai kelebihan dibandingkan jenis mangga lainnya yaitu dapat di panen dua bentuk, pertama bentuk gedong (tingkat kematangan 60%) dan gedong gincu (tingkatan kematangan 70%), dengan perbedaan waktu panen antara 10 sampai 15 hari. Gedong gincu akhir-akhir ini mempunyai peluang pasar cukup besar baik pasar domestic maupun pasar ekspor karena buahnya mempunyai aroma sangat tajam, warna buah merah menyala dan mengandung banyak serat. Karakteristik ini sangat sesuai dengan permintaan negara importer (Yuliawati,2020).
PENDAPATAN USAHATANI PADI DENGAN VARIETAS INPARI 32 DI KELOMPOK TANI GANGSA 1 Dety Sukmawati; Jaka Sulaksana; Ida Marina; Faliq Aghna Harkhan
Journal of Innovation and Research in Agriculture Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/jira.v1i2.248

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalh guna mengetahui pendapatan petani di kelompok tani Gangsa 1 yang terletak di Desa Jatitengah Kecamatan Jatitujuh Kabupaten Majalengka. Penelitian ini dilaksanakan di bulan Desember 2016 sampai dengan Agustus 2017. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode penelitian wawancara terhadap responden petani. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa Rata-rata biaya produksi pada usahatani padi per luas Rp. 8.478.400/ha. Rata-rata hasil produksi adalah sebanyak 4.900/kg, dan rata-rata pendapatan petani responden adalah sebesar Rp. 13.571.600/ha.
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR KOTORAN SAPI TERHADAP PETUMBUHAN TINGGI DAN JUMLAH DAUN TANAMAN PAKCOY (BRASSICA RAPA L) KULTIVAR NAULI-F1 Adi Oksifa Rahma; Ida Marina; Istiqomatur Ramdhaniah
Journal of Innovation and Research in Agriculture Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/jira.v1i2.250

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pertumbuhan tinggi tanaman dan jumlah daun melalui pemberian pupuk organik cair kotoran sapi. Kajian dilakukan di BPP Teris Land, Kecamatan Teris, Kabupaten Indramayu pada ketinggian 22,50 meter di atas permukaan laut. Penelitian dilakukan pada bulan Juli-Agustus 2018 dengan menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) Non Faktorial. Dosis pupuk organik pupuk kandang sapi pada penelitian adalah 0 liter/ha, 100 liter/ha, 200 liter/ha, 300 liter/ha, 400 liter/ha dan 500 liter/ha dengan empat ulangan untuk Pakcoy varietas Nauli F1. Pengamatan ini dilakukan terhadap tanaman berumur 10, 17 dan 24 jam. Data yang diperoleh dari uji Duncan pada 5% menunjukkan bahwa pupuk organik cair yang berasal dari kotoran sapi berpengaruh nyata terhadap komponen pertumbuhan dan hasil tanaman pada dosis 500 liter/ha. Kata Kunci: pupuk organik cair, kotoran sapi, dosis, pakcoy.
EVALUASI KELAYAKAN USAHA INDUSTRI RUMAH TANGGA: EVALUATION OF THE FEASIBILITY OF A HOME INDUSTRY Dede Erni Nurasia; Ida Marina
Journal of Innovation and Research in Agriculture Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/jira.v2i1.407

Abstract

Mango is one of the fruits that has a good opportunity in agriculture, beside can be consumed directy also can be consumed in prosessed one. Seeing that potential, home industry that selle mango stick has a good value-added. The purpose of the research is to evaluate the feasibility both financially and non financially on Rossya’s stick mango. The method that’s used in the research is quantitative descriptive by analysing feasibility in business non financially with the criteria in law aspect, environment aspect, human resources aspect, market and marketing aspect, technical and technology aspect, financial feasibility with R/C and B/C as the criteria. The research result shows that the home industry stick mango is worthy to be developed reviewed by feasibility non financial although it hasn’t have fulfill law aspect, which is doesn’t have permission. In terms of fianancial with criteria R/C of 2,16 so that R/C 2,16 > 1, B/C of 1,16 so that 1,16 > 1.
RESPON PETANI TERHADAP PEMANFAATAN LIMBAH PADI MENJADI BAHAN TANAM DI POLYBAG Rizky Munfariz; Ida Marina; Kosasih Sumantri
Journal of Sustainable Agribusiness Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jsa.v1i2.2665

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Desa Heleut Kecamatan Kadipaten Kabupaten Majalengka yang bertujuan untuk Menggambarkan dan  mengetahui keadaan petani padi dalam memanfaatkan limbah, faktor-faktor mengenai pemahaman petani padi mengenai konsep pemanfaatan dari limbah sekam padi menjadi Bahan tanam di polybag, respon petani terhadap pemanfaatan limbah sekam padi, asumsi perbandingan pendapatan petani jika mengolah limbah. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif  kualitatif dengan pendekatan survei. Jumlah subjek penelitian pengambilan data sebanyak 12 orang yang berprofesi petani. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Berdasarkan hasil yang diperoleh data kondisi sosial ekonomi, separuh petani di Heleut berusia 52-58 tahun, 70% berpendidikan SD, sebagian besar petani memiliki 3 tanggungan keluarga, dan sebagian besar penghasilan petani sebesar 4 juta permusim. Uji linieritas signifikansi pada bagian Linearity sebesar 0,003 maka dari itu H0 diterima. Nilai R yang merupakan nilai koefisien korelasi sebesar 0,641. Nilai tersebut dapat diartikan bahwa hubungan antar kedua variabel penelitian yang termasuk kategori kuat Mengingat keseluruhan luas lahan pertanian di Desa Heleut adalah 434 Ha maka potensi pendapatan dari penjualan sekam di Desa Heleut adalah Rp 5,208miliar.
POTENSI PENDAPATAN LIMBAH KOPI DI KABUPATEN MAJALENGKA Ida Marina; Dena Ismaya
Journal of Sustainable Agribusiness Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jsa.v1i1.2758

Abstract

Tanaman kopi disebarkan oleh orang-orang Arab hingga menembus pasar Eropa dan Asia. perkembangan luas perkebunan dan produksi kopi di Indonesia cenderung berfluktuatif, Jika dirata-ratakan produktivitas kopi Indonesia dari tahun 2011-2017 sekitar 652.258 ton/tahun. Seiring dengan meningkatnya produksi kopi maka pengolahan kopi akan menghasilkan banyak limbah kulit kopi yang berdampak pada pencemaran lingkungan, Oleh karena itu, perlu sebuah terobosan baru guna mengolah limbah kopi agar dapat dimanfaatkan dengan baik. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui proses pengolahan cascara, menganalisis nilai pendapatan dan kelayakan usaha. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif, analisis pendapatan, analisis kelayakan usaha. Hasil analisis penelitian menunjukan bahwa, pengolahan cascara dilakukan dengan 4 tahapan, yaitu pemisahan biji kopi dan kulit kopi (Pulping), penjemuran, sortasi dan pengemasan. Penerimaan yang di peroleh petani dengan mengolah cascara yaitu sebesar Rp. 250.000 dan mendapatkan keuntungan Rp. 89.808 dengan R/C Ratio sebesar 1,56 dari bahan baku kulit kopi sebanyak 40kg.
VALUASI EKONOMI AGROWISATA SITU BOlANG (Suatu Kasus di Desa Jatisura Kecamatan Cikedung Kabupaten Indramayu) Dede Cahyana; Jaka Sulaksana; Dinar Dinar; Ida Marina
Journal of Sustainable Agribusiness Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jsa.v1i1.2759

Abstract

Perubahan iklim yang terjadi saat ini tidak terlepas dari aktivitas pembangunan yang ingin dicapai. Pembangunan di waktu lalu hanya berorientasi pada peningkatan pertumbuhan ekonomi, namun tidak berkelanjutan secara lingkungan. Salah satu pembangunan berkelanjutan yang digunakan untuk memanfaatkan sumberdaya lingkungan adalah pembangunan agrowisata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh biaya perjalanan dan fasilitas terhadap tingkat kunjungan wisata, serta untuk menganalisis nilai ekonomi Agrowisata Situ Bolang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan Travel Cost Method (TCM) dengan sampel 60 responden dari pengunjung wisata. Penilaian ekonomi tidak langsung dengan metode Travel Cost Method (TCM) atau berdasarkan biaya perjalanan wisatawan. Hasil penelitian (l) terdapat pengaruh positif dan signifikan dari variabel biaya perjalanan dan fasilitas terhadap tingkat kunjungan wisata; (2) nilai total ekonomi Agrowisata Situ Bolang sebesar Rp l0.904.089.075/tahun. Merekomendasikan untuk tidak menaikan harga tiket masuk dan melakukan; (l) perbaikan akses jalan, fasilitas seperti toilet dan tempat sampah; (2) penambahan pohon rindang, wastafel cuci tangan dan unit cek suhu; melakukan promosi
RESPON PETANI TERHADAP PEMANFAATAN LIMBAH SEKAM PADI MENJADI BRIKET DI DESA KARANGSAMBUNG KECAMATAN KADIPATEN KABUPATEN MAJALENGKA Ghisha Aulia Andriani; Ida Marina; Kosasih Sumantri
Journal of Sustainable Agribusiness Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jsa.v1i1.2760

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Desa Karangsambung Kecamatan Kadipaten Kabupaten Majalengka yang bertujuan untuk Menggambarkan dan mengetahui keadaan petani padi dalam memanfaatkan limbah, faktor-faktor mengenai pemahaman petani padi mengenai konsep pemanfaatan dari limbah sekam padi menjadi Briket, respon petani terhadap pemanfaatan limbah sekam padi, asumsi perbandingan pendapatan petani jika mengolah limbah. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan survei. Jumlah subjek penelitian pengambilan data sebanyak 12 orang yang berprofesi petani. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Berdasarkan hasil yang diperoleh data kondisi sosial ekonomi, separuh petani di desa karangsambung berusia 52-58 tahun, 70% berpendidikan SD, sebagian besar petani memiliki 3 tanggungan keluarga, dan sebagian besar penghasilan petani sebesar 4 juta permusim. Uji linieritas signifikansi pada bagian Linearity sebesar 0,003 maka dari itu H0 diterima. Nilai R yang merupakan nilai koefisien korelasi sebesar 0,641. Nilai tersebut dapat diartikan bahwa hubungan antar kedua variabel penelitian yang termasuk kategori kuat Mengingat keseluruhan luas lahan pertanian di Desa Karangsambung adalah 434 Ha maka potensi pendapatan dari penjualan briket arang sekam di Desa Karangsambung adalah Rp 5,208miliar.