Claim Missing Document
Check
Articles

Maleo Emotion Audio Dataset Indonesia for Emotion Classification Ardi Mardiana; Sri Mentari Widya Ningrum Permana; Ii Sopiandi; Ade Bastian; Eka Tresna Irawan
Kinetik: Game Technology, Information System, Computer Network, Computing, Electronics, and Control Vol. 11, No. 2, May 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kinetik.v11i2.2474

Abstract

The limited availability of voice emotion corpora in Indonesian poses a challenge for the development of Speech Emotion Recognition (SER) systems, despite growing needs in sectors such as customer service and human-computer interaction. To address this, we developed the Maleo Emotion Audio Corpus, a collection of three-second audio clips with seven emotion labels (angry, neutral, disgusted, sad, happy, afraid, and surprised), sourced from YouTube. The audio data underwent preprocessing, feature extraction (MFCC, ZCR, energy, spectral roll-off, and spectral flux), and augmentation. The classification model was built using a 1D Convolutional Neural Network (CNN) architecture specifically adapted for the 3-second audio features, comprising four convolutional layers. Evaluation showed the model achieved 94.48% accuracy on the test data. The claim of balanced performance is supported by high F1-scores across all classes, ranging from 0.87 for 'sad' to 0.98 for 'neutral', indicating no single class dominated the results. These findings demonstrate that the developed corpus and model architecture have strong capability for recognizing emotions from Indonesian speech in a locally relevant context. Maleo Emotion collection is available at https://doi.org/10.57967/hf/6144.
Pelatihan Dan Pendampingan Digitalisasi Persuratan Desa Kepuh Untuk Meningkatkan Efisiensi Layanan Administrasi Harun Sujadi; Dony Susandi; Engkos Koswara; Budiman Budiman; Whydiantoro Whydiantoro; Ardi Mardiana; Ade Bastian; Asep Rachmat; Dipa Subandi; Tsaqib Ilham Nur; Jujun Badrujaman
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i3.15985

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Kepuh, Kecamatan Lemahsugih, Kabupaten Majalengka, dengan tujuan mengatasi permasalahan layanan administrasi desa yang selama ini masih dilakukan secara manual. Permasalahan utama yang dihadapi adalah keterbatasan akses layanan karena warga harus datang langsung ke kantor desa, proses birokrasi yang panjang, risiko kehilangan arsip fisik, serta keterampilan digital aparatur yang masih perlu ditingkatkan. Solusi yang ditawarkan adalah penerapan sistem digitalisasi persuratan berbasis web yang memungkinkan warga mengajukan permohonan surat secara daring. Sistem ini dilengkapi fitur login menggunakan email, autentikasi identitas dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan verifikasi selfie dengan KTP, serta persetujuan dokumen melalui tanda tangan digital. Metode pelaksanaan meliputi survei lapangan, studi literatur, identifikasi kebutuhan, perencanaan sistem, instalasi aplikasi, sosialisasi, pelatihan, serta evaluasi keberlanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan efisiensi pelayanan, transparansi administrasi, serta kepuasan warga yang lebih tinggi terhadap kinerja aparatur desa. Aparatur desa juga mengalami peningkatan keterampilan digital setelah mengikuti pelatihan, sehingga sistem dapat dikelola secara mandiri. Selain manfaat teknis, kegiatan ini juga mendorong partisipasi masyarakat dalam mendukung inovasi layanan publik berbasis teknologi. Program ini diharapkan dapat menjadi model penerapan Smart Village yang berkelanjutan, mendukung tata kelola desa yang lebih efektif, serta dapat direplikasi di desa lain dengan kondisi serupa.
Pemberdayaan UMKM Kuliner Melalui Digitalisasi Sistem Pemesanan Berbasis Qr Code Di Kabupaten Majalengka Dadan Zaliluddin; Tri Ferga Prasetyo; Ardi Mardiana; Riri Nurazizah
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i3.19336

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kuliner di Kabupaten Majalengka masih menghadapi berbagai kendala operasional akibat penggunaan sistem pemesanan manual, seperti antrean pelanggan yang panjang, kesalahan pencatatan pesanan, serta pengelolaan transaksi yang belum terdigitalisasi. Kondisi tersebut berdampak pada menurunnya kualitas pelayanan dan daya saing usaha di era transformasi digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberdayakan UMKM kuliner melalui implementasi sistem pemesanan digital berbasis QR Code sebagai bentuk hilirisasi hasil penelitian dan pengembangan aplikasi. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi analisis kebutuhan, sosialisasi, pelatihan, implementasi sistem, pendampingan, dan evaluasi. Teknologi yang diterapkan berupa aplikasi pemesanan berbasis web menggunakan framework Laravel yang memungkinkan pelanggan melakukan pemesanan melalui pemindaian QR Code pada setiap meja. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mitra mampu mengadopsi sistem pemesanan digital, meningkatkan literasi digital, mengurangi kesalahan pencatatan pesanan, mempercepat proses pelayanan, serta meningkatkan efektivitas pengelolaan transaksi. Pendampingan yang dilakukan juga meningkatkan kemampuan mitra dalam mengoperasikan sistem secara mandiri. Dengan demikian, penerapan sistem pemesanan berbasis QR Code terbukti mendukung transformasi digital UMKM kuliner, meningkatkan kualitas layanan, efisiensi operasional, dan daya saing usaha di Kabupaten Majalengka.