Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : PROSIDING SEMINAR NASIONAL

PENGARUH ARAH PUTARAN JARUM BEKAM BASAH TERHADAP TEKANAN DARAH PENDERITA HIPERTENSI DI KEDUNG MUNDU SEMARANG Eni Kusyati; Sigit Hartono; Witri Hastuti
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2014: PROSIDING KONFERENSI NASIONAL PPNI JAWA TENGAH
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4424.489 KB)

Abstract

Latar belakang : Tekanan darah tinggi merupakan faktor risiko yang besar untuk serangan jantung, stroke, dan gagal jantung. Data WHO bulan September 2012, disebutkan bahwa hipertensi menyebabkan 8 juta kematian per tahun di seluruh dunia dan 1,5 juta kematian per tahun di wilayah Asia Tenggara Hipertensi merupakan penyebab kematian utama ketiga di Indonesia untuk semua umur (7.4%), setelah stroke (15.6%) dan tuberculosis (8.5%) (Depkes 2012). Bekam menyebabkan terjadinya perbaikan mikrosirkulasi pembuluh darah sehingga timbul efek relaksasi otot-otot yang kaku serta vasodilatasi umum akan menurunkan tekanan darah secara stabil.Tujuan penelitian mengetahui pengaruh arah putaran jarum bekam basah terhadap tekanan darah penderita Hipertensi Kedung Mundu Semarang. Metode Penelitian menggunakan Quasy Experiment dengan desain pre – test and post – test with control design . Populasi penelitian ini adalah penderita hipertensi dengan jumlah sampel 20 dengan cara purposive sampling . Hasil penelitian terdapat perbedaan tekanan darah (systole dan dyastole) sebelum dan sesudah bekam basah dengan putaran jarum ke kiri dan ke kanan dengan p-value :(systole :0,000 dyastole :0,000) dan (systole :0,009 dyastole 0,000) . Kesimpulan Ada pengaruh arah putaran jarum bekam basah terhadap tekanan darah penderita Hipertensi yaitu p-value 0,002.
HUBUNGAN MOBILISASI DINI DAN KADAR HEMOGLOBIN TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA OPERASI SECTIO CAESAREA DI SEMARANG Sumartinah -; Eni Kusyati; Dwi Kustriyanti; Hermeksi Rahayu
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2014: PROSIDING KONFERENSI NASIONAL PPNI JAWA TENGAH
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.541 KB)

Abstract

Latar belakang: Sectio caesaria adalah suatu tindakan mengeluarkan bayi dengan melakukan insisi atau pemotongan pada kulit, otot perut, serta rahim ibu dan memerlukan pengawasan intensif untuk mengurangi komplikasi akibat pembedahan. Mobilisasi dini bertujuan untuk mempercepat  proses penyembuhan luka, dan mempercepat involusi alatkandungan. Luka post sectio caesarea merupakan hilangnya kontinuitas jaringan dimana kesembuhan luka sectio caesarea sangat dipengaruhi oleh suplai oksigen dan nutrisi kedalam jaringan yang dapat dilihat melalui pemeriksaan kadar hemoglobin (Hb). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan mobilisasi dini dan kadar hemoglobin terhadap penyembuhan luka sectio caesarea di RS.Panti Wilasa “Dr. Cipto” Semarang. Metodologi Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien dengan tindakan sectio cesare yang memenuhi kriteria inklusi, besar sampel dengan rumus Solvin 36 responden tempat penelitian di Ruang Helsa RS. Panti Wilasa “Dr. Cipto” Semarang. Hasil Penelitian menunjukkan ibu post SC di RS Panti Wilasa “Dr. Cipto” Semarang sebagian besar melaksanakan mobilisasi dini post SC  sebanyak 17 responden (77,3 %),  mempunyai kadar Hb normal sebanyak 21 responden (95,5 %), dan  sebagian besar mengalami penyembuhan luka post SC dengan cepat sebanyak 21 responden (58,3%). Kesimpulan: Ada hubungan yang signifikan antara hubungan mobilisasi dini dan kadar Hb ibu post SC terhadap penyembuhan luka post sectio caesarea di RS.Panti Wilasa “Dr. Cipto” Semarang Tahun 2013 dengan p value 0,004.
HUBUNGAN FREKUENSI SENAM LANSIA TERHADAP TEKANAN DARAH DAN NADI PADA LANSIA HIPERTENSI I Wayan Agus Setiawan; Yunani -; Eni Kusyati
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2014: PROSIDING KONFERENSI NASIONAL PPNI JAWA TENGAH
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.369 KB)

Abstract

Hipertensi/tekanan darah tinggi adalah tekanan sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg. Hipertensi merupakan penyakit multifaktor yang muncul oleh karena interaksi berbagai faktor. Peningkatan umur akan menyebabkan beberapa perubahan fisiologis, pada usia lanjut terjadi peningkatan resistensi perifer dan aktivitas simpatik. Terapi dengan obat bisa dilakukan dengan pemberian obat anti hipertensi, sedangan untuk terapi tanpa obat bisa dilakukan dengan  berolah raga secara teratur, dari berbagi macam olah raga yang ada salah satu olah raga yang dapat dilakukan yaitu olah raga senam lansia.Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan frekuensi senam lansia terhadap tekanan darah dan nadi pada lansia hipertensi di Unit Rehabilitasi Sosial Pucang Gading. Metode penelitian menggunakan penelitian kuatitatif dengan pendekatan analitik dan desain penelitian menggunakan pendekatan Case Control. Sampel penelitian adalah lansia hipertensi. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 32 responden. Teknik sampling menggunakan purposive sampling yaitu teknik pengambilan sampel dengan cara mempertimbangkan kriteria tertentu yang ditetapkan peneliti. Instrumen Penelitian menggunakan Sfignomanometer, Stopwatch dan lembar observasi. Analisis data menggunakan analisis univariat untuk mengetahui ukuran tendency central dan Analisis Bivariat menggunakan uji  korelasi Spearman. Hasilpenelitian menunjukkan ada hubungan frekuensi senam lansia terhadap tekanan darah dan nadi pada lansia hipertensi.