Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Dakwah dan Kekuasaan (Perspektif Historis) Zalikha Zalikha
Jurnal Al-Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah Vol 19, No 2 (2013): Jurnal Al-Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/albayan.v19i28.103

Abstract

ABSTRACT Actualization amar nahi ma’ruf evil can only be accomplished perfectly when the Muslims have the power. The Prophet’s Da’wah in Medina period of time in 10 years, but the result was more successful than in the Mecca period that lasted 13 years. Therefore it can be to note that one factor was there were elements of strength and power during the mission period of Medina, that the missionary approach in the period was not limited. ABSTRAK aktualisasi amar ma’ruf nahi mungkar hanya dapat terlaksana dengan sempurna apabila kaum muslimin mempunyai kekuasaan. Dakwah Nabi saw pada periode Madinah yang masanya 10 tahun ternyata hasilnya lebih gemilang dari pada masa periode Makkah yang berlangsung 13 tahun. Oleh karena itu dapat kiranya dicatat bahwa ternyata salah satu faktornya adalah terdapat unsure kekuatan dan kekuasaan pada masa periode dakwah Madinah, sehingga pendekatan dakwah masa Madinah pun tidak terbatas. Kata kunci : dakwah, kekuasaan, amar ma’ruf nahy mungkar.
PERBEDAAN PANDANGAN KEAGAMAAN ULAMA DAYAH zalikha zalikha
Jurnal Al-Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah Vol 21, No 2 (2015): Jurnal Al Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/albayan.v21i32.421

Abstract

Tulisan ini mengangkat topik “Dinamika Pemikiran Keagamaan Ulama Dayah” Sebagaimana diketahui, khususnya di daerah Aceh, dalam hal pengembangan pendidikan, khususnya pendidikan keagamaan berawal dari pendidikan dayah. Dari waktu ke waktu lembaga pendidikan dayah sudah melahirkan banyak ilmuan, khususnya yang ilmuan yang menguasai ilmu-ilmu agama. Tempat-tempat pengajian atau lebih dikenal dengan dayah dalam perkembangannya terus bertambah, baik untuk kaum perempun maupun laki-laki. Namun dalam perkembangannya antara dayah-dayah yang ada tersebut sering kali terjadinya perbedaan pandangan antara teungku dayah, dalam beberapa hal keagamaan khususnya di Kecamatan Montasik, Aceh Besar Besar. Perbedaan pandangan keagamaan yang terjadi di kalangan Teungku dayah di kecamatan Montasik Aceh Besar adalah dalam banyak permasalahan keagamaan, akan tatapi di antara yang kebanyakan permasalahan tersebut ada yang sangat kentara dan ada juga yang tidak memunculkan gejolak dalam masyarakat, maksudnya adalah ada perbedaan-perbedaan yang tensinya tinggi dan ada juga yang tensinya rendah, sehingga masyarakat terlihat biasa-biasa saja dalam kehidupan kesehariannya. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya perbedaan pandangan keagamaan di kalangan teungku dayah di Kecamatan Montasik Aceh Besar, juga diketahui adanya beberapa faktor yang mempengaruhinya, diantaranya adalah faktor latar belakang pendidikan yang ditekuni oleh seorang teungku dayah, faktor ide, yaitu sebagian juga mempertahankan idealitasnya, kemudian juga faktor pengalaman yang dilalui oleh seseorang teungku dayah. Kata kunci : Pemikiran, Ulama dan Dayah
PEMBERIAN SUMBANGAN KEPADA PARA PEMINTA-MINTA PASCA PANEN PADI zalikha zalikha
Jurnal Al-Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah Vol 22, No 1 (2016): Jurnal Al-Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/albayan.v22i33.625

Abstract

One of social and religious problems the issue related to beggar (or well known as gepeng) whose presence is a realty in Montasik District, Aceh Besar. Therefore, this research tries to discuss about “Donation Giving after Paddy Harvest to Beggars in Montasik District Aceh Besar”. In general, the main profession of people in Montasik district is farmer. In terms of educational development, particularly in religious educational sector, it has been built the place to learn Islamic and Quranic Teaching for both male and female. The place is generally called Dayah.The aims of this research are to find out the factors causing the people in Montasik district gave donation to the beggars after paddy harvest. The method used was analytic descriptive approach and this research can be categorized as field research. The object of this research is Montasik District region which consists of 39 gampongs and the key informants were gampong leaders (Keuchik or its staff) and also the people considered could be representatives in data collection process. The techniques in collecting the data were through observation and interview. The sources of data were 15 keuchiks, 1 Camat, some people and villager’s staff considered could give data to the researcher. The findings of this research were the main factor causing people in Montasik district to give donation to the beggars especially after harvest process was they believed that it was part of Islamic teaching related to worship. According to Hadih Maja that they have believed from generation to generation, when giving donation to beggars it is not by seeing to the status of beggars whether they were prosperous than the givers or not. The content of Hadih Maja is: Bek Pesoh Jaro ( which means don’t let anyone who begs donation go without taking anything), Bek Peputoh Asa (which means don’t let them be hopeless because of not getting anything) because it is not suggested in the religious teaching and it can hurt the feeling of the beggars, Nyanke Ata Tanyo (which means according to Islam, what we have given to others, it is actually our reward in hereafter, while what we enjoy in the world will be useless, therefore in is important to save the supply for the sake of hereafter life). Then, many people considered that the upper hand (who gives the donation) is better than the lower hand (who accepts the donation) as what is taught in Islam so that they gave the beggars donation sincerely. After giving donation, they felt they have followed what Islam teaches and they felt happy to be able to help the others. However, if the beggars showed unhappy feeling when accepting a small number of donations from the people, they felt unhappy and intolerant to the beggars.
PELUANG DAN TANTANGAN PELAKSANAAN WISATA DI KOTA SABANG zalikha zalikha
Jurnal Al-Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah Vol 21, No 1 (2015): Jurnal Al Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/albayan.v21i31.150

Abstract

Tulisan ini mengangakat topik “Peluang dan Tantangan Pelaksanaan Wisata di Kota Sabang”. Sebagaimana diketahui, Sabang merupaka suatu wilayah yang berpotensi dalam pengembangan dunia kepariwisataan. Wilayah Sabang yang masih dalam kawasan Provinsi Aceh, tentu masyarakatnya muslim (Islam) hamper seluruhnya, dan wilayah ini berlaku Syariat Islam sebagaimana Aceh pada keseluruhannya. Pada saat ini, kegiatan wisata adalah sebuah keniscayaan. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apa peluang dan tantangan yang dihadapi oleh dinas terkait (Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Sabang dan Dinas Syariat Islam Kota Sabang), dalam pelaksanaan Kota Sabang sebagai kota wisata. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analitis dan jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (Field Research). Objek penelitian ini adalah Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Sabang dan Dinas Syariat Islam Kota Sabang, serta beberapa warga Sabang yang dianggap dapat mewakili data dalam penelitian ini. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan observasi dan wawancara. Sumber datanya adalah berjumlah 10 orang, yaitu 2 orang dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Sabang, yang terdiri dari kepala Dinas dan satu orang Kabid, begitu juga dengan Dinas Syariat Islam Kota Sabang. Sedangkan 6 orang lagi dari masyarakat Sabang. Hasil penelitian ini diketahui bahwa, berdasarkan analisis data dan hasil observasi awal, maka dapat dinyatakan bahwa; peluang pemberdayaan ekonomi masyarakat, hampir semua data yang terkumpul bisa dipastikan jika sektor wisata dikembangkan dan dioptimalkan di Sabang, ekonomi masyarakat akan semakin meningkat/membaik, ini merupakan prospek tercerahkan bagi pemerintah Kota Sabang dan masyarakat Sabang. Adapun tantangan yang dihadapi adalah kurangnya pemahaman tentang Syariat Islam, karena dipandang kepariwisataan itu banyak yang tidak sesuai dengan Syariat, dan wisata ini seakan-akan berkonotasi negatif. Dari temuan data yang dikumpulkan bahwa hampir delapan puluh lima persen mengatakan bahwa antara kepariwisataan dengan berlakunya Syariat Islam tidak bertentangan, cuma sosialisasinya sangat kurang, sehingga masyarakat banyak yang keliru dalam kenyataan sehari-hari. Kata kunci; Peluang, Tantangan, Wisata dan Sabang.
Bimbingan Konseling Islam Dalam Membentuk Kesadaran Beribadah Kepada Siswa Kolej Vokasional Nibong Tebal Malaysia Kamal, Syauqi; Fauziah, Mira; Zalikha, Zalikha
Indonesia Vol 6 No 1 (2024): An-Nawa: Jurnal Studi Islam
Publisher : Rumah Jurnal Institut Agama Islam An-Nawawi Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37758/annawa.v6i1.1003

Abstract

Islamic counseling guidance is an effort to assist an individual or a group who are experiencing physical and emotional difficulties in fulfilling their life duties using a religious approach, namely by awakening the strength of faith to overcome problems. This study aims to investigate the religious guidance services in enhancing the worship awareness of students at Kolej Vokasional dan to analyze the obstacles that arise during the religious guidance process. The methods used in this activity are observation and interviews with Kolej Vokasional Nibong Tebal. The research findings show that there is an increased deep understdaning among students about the etiquette in the mosque, the virtues of congregational prayers, memorization of the Qunut prayer, and the pillars of prayer through religious guidance services. However, challenges such as variability in students' religious knowledge levels, limited time dan resources, and varied student responses indicate an urgent need for adaptation and improvement in program delivery. These challenges highlight the importance of differentiated teaching approaches, technology integration, and program duration extension to achieve maximum effectiveness in vocational religious education and ensure that all students can internalize the values taught most effectively dan sustainably.
Pemberdayaan Usaha Ekonomi Produktif Bagi Masyarakat Gampong Lueng Kecamatan Jangka Rizkha Maulana; Rizky Maulana; Karimi Karimi; Nelly Nelly; Mena Sari; Zalikha Zalikha; Ashari Efendi; Novrihan Leily nasution
Jurnal Kabar Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2023): Agustus : JURNAL KABAR MASYARAKAT
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54066/jkb.v1i3.584

Abstract

Desa Gampong Leung terletak di kecamatan Jangka yag sangat terkenalnya hasil produksi berupa tudung saji atau kerajinan sange aceh. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil usaha menjadikan masyarakat sebagai ekonomi produktif dalam menjalankan bisnisnya. Penulis melalukan kegiatan berupa pendampingan sebagai usaha untuk meningkatkan ekonomi masyarakat desa Gampong Leung Kecamatan Jangka Kabupaten Bireuen. Kegiatan pelatihan dan pendampingan. Dari hasil pelatihan masyarakat desa Gampong Leung mampu membuat tudung saji/ sange dalam bentuk bentuk yang unik. Sehingga menarik konsumen untuk membeli.
Abu Bakar As-Shiddiq’s Inauguration Speech: The Principles and Basics of His Leadership at the Time of Rashidun Caliphate Zalikha, Zalikha; Tsabitah, Zhafira Zahra; Hanafie, Zalsabilah Nur; Azizah, Zulfa Nur
Haluan Sastra Budaya Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/hsb.v8i1.62540

Abstract

This study aims to analyze the meaning and leadership of Abu Bakr Ash-Siddiq in his speech at his inauguration. Leadership is a relationship and influence between the leader and the led. After the Prophet Muhammad's death, the leadership was replaced by Abu Bakr Ash-Siddiq and made him the first caliph of the Muslims. After completing his pledge of allegiance, Abu Bakr gave a speech as a welcome speech for the people's trust in him. Therefore, this study focuses on the content and meaning of Abu Bakr Ash-Siddiq's speech regarding the principles of his leadership. The method used is the literature study method. This research is in the type of qualitative. Stages of research carried out by collecting library sources, both primary and secondary. The result is that Abu Bakr Ash-Siddiq acts as a leader of worldly and religious power as well as a leader who brings and conveys religious teachings. Abu Bakr Ash-Siddiq's prophetic leadership values include; firmness, courage, generosity, justice and authority. The substance of Abu Bakr Ash-Siddiq's speech contained the principles and basics of leadership, which were not only applicable at the time, but also had a universal scope of meaning.
Pengaruh Disiplin Kerja, Lingkungan Kerja, Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Tenaga Medis RSU Cut Mutia Kabupaten Aceh Utara Rahmi Rahmi; Sufitrawati Sufitrawati; Nelly Nelly; Zalikha Zalikha; Riska Riska 
Global Leadership Organizational Research in Management Vol. 2 No. 1 (2024): Global Leadership Organizational Research in Management
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/glory.v2i1.770

Abstract

This research aims to determine the influence of work discipline, work environment and motivation on the performance of medical personnel at Cut Mutia RSU, North Aceh Regency. This type of research is associative research. Data collection in this research was carried out using a survey approach with a quantitative descriptive type of research by distributing questionnaires to 54 respondents, while the population used in this research was employees of the Cut Mutia RSU medical staff. Data collection techniques were carried out using interviews, questionnaires and documentation studies. The data analysis tool used in this research uses SPSS (Statistical Product Software Solution). The data analysis techniques in this research are descriptive analysis, multiple linear regression analysis, hypothesis testing using a partial significant test (t test), simultaneous significant test (F test), and testing the coefficient of determination (R2). The results of this research show that simultaneously work discipline, work environment and motivation have a positive and significant effect on employee performance at Cut Mutia RSU with the research results showing that the Fcount value is (254.089) > Ftable (2.62) and the significance level is 0.00 < 0.05
Pengaruh Penerapan Green Accounting dan Perputaran Total Aset Terhadap Profitabilitas Zalikha, Zalikha; Ariska, Emalia; Yusuf, M; Mulyadi, Mulyadi
Jurnal Bisnis Mahasiswa Vol 4 No 4 (2024): Jurnal Bisnis Mahasiswa
Publisher : PT Aksara Indo Rajawali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60036/jbm.v4i4.art33

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan green accounting dan perputaran total aset terhadap profitabilitas. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif, sampel dalam penelitian ini sebanyak 33. Teknik pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti dalam melakukan penelitian ini adalah dengan menggunakan angket dan wawancara. Teknik analisis data adalah regresi linier berganda. penelitian ini menggunakan SPSS. 20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Green Accounting berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas. diperoleh nilai thitung yaitu 3,319 dengan taraf signifikansi 0,003. Jika dibandingkan dengan nilai ttabel, maka thitung (3,319) > ttabel 1,683) dan taraf signifikasi 0,003 < 0,05, Perputaran total aset berpengaruh Positif dan signifikan terhadap profitabilitas. diperoleh nilai thitung yaitu 3,716 dan taraf signifikansi 0,001. Jika dibandingkan dengan nilai ttabel, maka thitung (3,716) > ttabel (1,683) dan taraf signifikansi 0,001< 0,05. , Green Accounting dan perputaran total Aset secara bersama-sama (simultan) berpengaruh terhadap profitabilitas. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai Fhitung sebesar 24,083 dan nilai Sig 0,000. Sedangkan nilai Ftabel yang digunakan adalah nilai distribusi F dengan derajat kebebasan df1= (k-1) = (3-1) = (2) dan df2 = (n-k) = (30) pada α = 0,05 yaitu 2,76. Selanjutnya nilai Fhitung dibandingkan dengan nilai Ftabel, maka diperoleh Fhitung (24,083) > Ftabel (2,85) dan taraf signifikasi 0,00 < 0,05.
Pengaruh Gaya Kepemimpinan, Motivasi, dan Lingkungan Kerja, Terhadap Pegawai Dinas Perhubungan Kabupaten Bireuen Ariska, Emalia; Yusuf, M; Mulyadi, Mulyadi; Zalikha, Zalikha
Jurnal Bisnis Mahasiswa Vol 4 No 4 (2024): Jurnal Bisnis Mahasiswa
Publisher : PT Aksara Indo Rajawali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60036/jbm.v4i4.art32

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh gaya kepemimpinan, motivasi, lingkungan kerja dan kepuasan kerja berpengaruh terhadap kinerja pegawai Dinas Perhubungan Kabupaten Labuhanbatu. Jenis penelitian ini memakai Penelitian Kuantitatif. Metode analisis data memakai Uji Analisis Deksriptif, Uji Reabilitas, Uji Validitas, Uji Asumsi Klasik, dan Analisis Regresi Linier Berganda. Penelitian ini dilakukan di kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Labuhanbatu. Sampel dalam penelitian ini seluruh pegawai kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Labuhanbatu dengan jumlah 89 sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan, motivasi dan lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan baik secara parsial mauoun simultannilai R Square yaitu sebesar 0,649 atau 64.9%, artinya pengaruh gaya kepemimpinan, motivasi, lingkungan kerja dan kepuasan kerja bersama-sama berpengaruh terhadap kinerja pegawai sebesar 64,9% sedangkan sisanya yaitu 35,1% merupakan pengaruh faktor-faktor lain yang tidak diteliti pada penelitian ini.