Annisah Kurniati
Pendidikan Matematika Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Published : 23 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search
Journal : Juring (Journal for Research in Mathematics Learning)

Pengembangan Lembar Kerja Siswa Berbasis Model Advance Organizer Pada Materi Koordinat Cartesius Depi Fitraini; Risma Fajarianti; Annisah Kurniati
JURING (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 4, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (662.118 KB) | DOI: 10.24014/juring.v4i3.13791

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menghasilkan Lembar Kerja Siswa (LKS) berbasis model Advance Organizer pada materi Koordinat Cartesius untuk siswa SMP yang memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif. Jenis penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII, ahli materi pembelajaran dan ahli teknologi pendidikan yang berasal dari dosen dan guru. Objek penelitian ini adalah LKS berbasis model Advance Organizer  pada materi Koordinat Cartesius. Instrumen pengumpulan data berupa angket dan soal tes. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan teknik analisis data kualitatif dan teknik analisis data kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan uji validitas, LKS berbasis Model Advance Organizer dinyatakan sangat valid dengan persentase tingkat kevalidan 90,14%. Hasil uji praktikalitas kelompok kecil diperoleh bahwa LKS berbasis berbasis Model Advance Organizer dinyatakan sangat praktis dengan persentase tingkat kepraktisan 96,88%. Uji keefektifan tidak bisa dilakukan dikarenakan penelitian dilaksanakan dalam keadaan pandemi covid-19. Dari hasil tersebut mengidentifikasi bahwa LKS yang dikembangkan valid dan praktis untuk digunakan siswa.
Pengaruh Penerapan Model Contextual Teaching and Learning terhadap Kemampuan Koneksi Matematis ditinjau dari Kemampuan Awal Matematis Siswa SMP Abdi Nursamsi; Hayatun Nufus; Annisah Kurniati
JURING (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.402 KB) | DOI: 10.24014/juring.v3i2.9653

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh penerapan model  contextual teaching and learning terhadap kemampuan koneksi matematis ditinjau dari kemampuan awal matematis siswa SMP Negeri 03 Siak Hulu. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dangan desain yang digunakan adalah non equivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelasVIII SMP Negeri 03 Siak Hulu, dengan menggunakan purposive sampling, terpilihlah kelas VIII C sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII A sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik tes dengan instrumen soal tes kemampuan awal matematis dan soal posttest kemampuan koneksi matematis serta teknik observasi dengan instrumen lembar observasi aktivitas guru dan siswa. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji-t dan uji ANOVA dua arah. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan dua hal, yaitu: (1) terdapat perbedaan kemampuan koneksi matematis siswa antara siswa yang belajar menggunakan model contextual teaching and learning dengan siswa yang menggunakan pembelajaran konvensional. (2) tidak terdapat interaksi antara model contextual teaching and learning dengan kemampuan awal matematis terhadap kemampuan koneksi matematis siswa. Dengan demikian, secara umum dapat disimpulkan bahwa model contextual teaching and learning berpengaruh terhadap kemampuan koneksi matematis ditinjau dari kemampuan awal matematis siswa SMP Negeri 03 Siak Hulu.
Pengaruh Penerapan Pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) Terhadap Kemampuan Koneksi Matematis Berdasarkan Adversity Quotient (Daya Juang) Siswa SMP Yusi Dalti; Annisah Kurniati
JURING (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.065 KB) | DOI: 10.24014/juring.v3i2.9012

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan kemampuan koneksi matematis siswa SMP Negeri 20 Pekanbaru yang belajar menggunakan pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) dengan siswa yang belajar menggunakan pembelajaran konvensional, apakah terdapat perbedaan kemampuan koneksi matematis antara siswa SMP Negeri 20 Pekanbaru yang memiliki daya juang tinggi, sedang, dan rendah, apakah terdapat pengaruh interaksi antara pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) terhadap kemampuan koneksi matematis berdasarkan adversity quotient (daya juang) siswa SMP Negeri 20 Pekanbaru. Penelitian ini merupakan penelitian Quasi Eksperimental dengan desain The Randomized Posttest-Only Control Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 20 Pekanbaru tahun ajaran 2019/2020. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VIII.6 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII.7 sebagai kelas kontrol. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Cluster Random Sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, tes, angket, dan dokumentasi. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi aktivitas guru dan siswa, soal postest kemampuan koneksi matematis, angket adversity quotient (daya juang), dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan uji anova dua arah. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh kesimpulan bahwa: 1) Terdapat perbedaan kemampuan koneksi matematis antara siswa yang mengikuti pembelajaran pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional; 2) Terdapat perbedaan kemampuan koneksi matematis antara siswa yang memiliki daya juang tinggi, sedang dan rendah di SMP Negeri 20 Pekanbaru; 3) Tidak terdapat pengaruh interaksi antara pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) dengan adversity quotient (daya juang) terhadap kemampuan koneksi matematis siswa.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Group Investigation (GI) terhadap Pemahaman Konsep Matematis Siswa berdasarkan Self-Efficacy Siswa SMP/MTs Febri Ranti; Annisah Kurniati
JURING (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.656 KB) | DOI: 10.24014/juring.v3i1.9013

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Ada atau tidaknya perbedaan pemahaman konsep matematis antara siswa yang diajarkan menggunakan model pembelajaran Group Investigation (GI) dengan siswa yang diajarkan menggunakan pembelajaran langsung.  2) Ada atau tidaknya perbedaan pemahaman konsep matematis siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model Group Investigation dengan siswa yang mengikuti pembelajaran langsung jika berdasarkan self-efficacy tinggi, sedang dan rendah siswa. 3) Ada atau tidaknya pengaruh interaksi antara model pembelajaran dan self-efficacy terhadap pemahaman konsep matematis siswa. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimental dengan desain penelitian The randomized posttest only control group design. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah cluter random sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII semester ganjil SMP Negeri 3 Tambang tahun ajaran 2019/2020. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VIII.2 sebagai kelas eksperimen dan VIII.6 sebagai kelas kontrol. Teknik analisis data yang digunakan peneliti uji anova dua arah. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa: 1) Terdapat perbedaan kemampuan pemahaman konsep matematis antara siswa yang diajarkan menggunakan model pembelajaran Group Investigation (GI) dengan siswa yang diajarkan menggunakan pembelajaran langsung; 2) Terdapat perbedaan pemahaman konsep matematis siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model Group Investigation dengan siswa yang mengikuti pembelajaran langsung jika berdasarkan Self-Efficacy tinggi, sedang dan rendah siswa; dan 3) Tidak terdapat pengaruh interaksi antara model pembelajaran dan Self-Efficacy terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa.
Pemecahan Masalah Matematis Siswa dalam Learning Cycle 7E Ditinjau dari Self Efficacy Anggi Desi Rukmana; Erdawati Nurdin; Annisah Kurniati
JURING (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.237 KB) | DOI: 10.24014/juring.v4i1.12400

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya fakta di lapangan yang menunjukkan masih rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematis siswa di Indonesia. Hal-hal yang dianggap mampu memfasilitasi kemampuan pemecahan masalah siswa perlu dikaji. Diantaranya adalah model pembelajaran yang digunakan dan aspek afektif seperti self efficacy. Penelitian ini mengkaji pengaruh model pembelajaran Learning Cycle 7E terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa berdasarkan self efficacy. Metode penelitian yang digunakan adalah factorial experimental design. Populasi penelitian pada penelitian ini adalah siswa SMP Muhammadiyah 1 Pekanbaru. Sampel dipilih dengan teknik cluster random sampling. Siswa di kelas VIII.1 sebagai kelompok eksperimen, sebanyak 25 siswa dan kelas VIII.3 sebagai kelompok kontrol, berjumlah 31 siswa. Data dikumpulkan melalui lembar observasi, angket self efficacy  dan tes kemampuan pemecahan masalah matematis. Berdasarkan analisis data menggunakan anova dua jalur diperoleh : (1) terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis antara siswa yang memperoleh pembelajaran model Learning Cycle 7E dengan siswa yang menerapkan pembelajaran konvensional , (2) terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis pada siswa yang memiliki self efficacy tinggi, sedang, dan rendah, dan (3) tidak terdapat pengaruh interaksi penerapan model pembelajaran dengan self effiacy terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Model pembelajaran Learning Cycle 7E dapat dijadikan sebagai alternatif model pembelajaran matematika di sekolah.
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika Berbasis Model Student Facilitator And Explaining (SFAE) pada Materi Matriks untuk Siswa SMA Vany Rova Febriannie; Annisah Kurniati
JURING (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 4, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (596.25 KB) | DOI: 10.24014/juring.v4i2.11966

Abstract

Dalam rangka untuk mengembangkan dan menghasilkan perangkat pembelajaran matematika  yang memenuhi kriteria valid, maka dilakukan penelitian berbasis model Student Facilitator and Explaining (SFAE) pada materi matriks untuk siswa SMA. Perangkat pembelajaran ini terdiri dari silabus, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Lembar Kerja Siswa (LKS), dan tes Penilaian Hasil Belajar (PHB). Jenis penelian yang digunakan yaitu Research and Development (R&D). Adapun desain penelitian yang digunakan yaitu desain ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Dikarenakan keterbatasan waktu dan kondisi yang tidak memungkinkan untuk ke sekolah akibat covid-19, maka prosedur penelitian hanya dilakukan sampai tahap pengembangan (development). Jenis data yang diperoleh berupa data kuantitatif dan kualitatif, dengan instrumen penelitian berupa lembar validasi. Penelitian ini menghasilkan perangkat pembelajaran matematika model Student Fasilitator and Explaining (SFAE) pada materi matriks yang memperoleh kategori kelayakan sangat valid dengan  persentase validitas sebesar 91,19%. Hasil persentase validitas dapat dirinci sebagai berikut: (1) validitas silabus yaitu 92,85%, (2) validitas RPP yaitu 86,83%, (3) validitas LKS yaitu 90,64%, dan (4) validitas tes PHB yaitu 94,44%, sehingga dinyatakan bahwa perangkat pembelajaran matematika berbasis model Student Facilitator and Explaining (SFAE) pada materi matriks yang telah dikembangkan oleh peneliti dinyatakan valid dan dapat dilanjutkan ke tahap praktikalitas dan efektifitas.
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Ditinjau dari Gaya Belajar Peserta Didik Yulpa Nur Arsy; Depriwana Rahmi; Annisah Kurniati
JURING (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.092 KB) | DOI: 10.24014/juring.v5i2.15775

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematis yang dimiliki peserta didik ditinjau dari gaya belajar pada materi bangun ruang sisi datar. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 9 peserta didik kelas IX B MTs Diniyah Puteri Pekanbaru yang dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik triangulasi data yang terdiri dari teknik angket, teknik tes, dan teknik wawancara. Instrumen yang digunakan berupa lembaran angket gaya belajar, soal tes kemampuan pemecahan masalah matematis, dan pedoman wawancara. Pengolahan dan analisis data menggunakan teknik Miles dan Huberman yang terdiri dari 3 tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematis seluruh peserta didik berada pada ketegori cukup. Kemampuan pemecahan masalah matematis subjek dengan gaya belajar visual berada pada kategori cukup, subjek dengan gaya belajar auditorial berada pada kategori kurang sekali, serta subjek dengan gaya belajar kinestetik berada pada kategori cukup.
Analisis Newman’s Error Penyelesaian Soal pada Materi Bangun Ruang Sisi Datar ditinjau dari Minat Belajar Siswa Endang Sri Nofita; Depriwana Rahmi; Annisah Kurniati; Yulpa Nur Arsy
JURING (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 5, No 4 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/juring.v5i4.15692

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa Newman’s error ditinjau dari minat belajar siswa pada materi bangun ruang sisi datar. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 9 orang siswa kelas IX6 MTs Muhammadiyah 02 Pekanbaru. Adapun instrumen yang digunakan adalah soal tes Newman’s error, angket minat belajar siswa dan pedoman wawancara. Selanjutnya seluruh data dianalisis melalui tiga tahapan yaitu reduksi data (data reduction), penyajian data (data display) dan penarikan kesimpulan (conclusion). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan yang dominan dilakukan siswa dengan minat belajar tinggi dalam menyelesaikan soal pada materi bangun ruang sisi datar meliputi kesalahan penulisan (encording error). Kesalahan yang dominan dilakukan siswa dengan minat belajar sedang dalam menyelesaikan soal pada materi bangun ruang sisi datar meliputi kesalahan keterampilan proses (process skill error) dan kesalahan penulisan (encoring error). Kesalahan yang dominan dilakukan siswa dengan minat belajar rendah dalam menyelesaikan soal pada materi bangun ruang sisi datar meliputi kesalahan membaca (reading error), kesalahan memahami (comprehension error), kesalahan transformasi (transformation error), kesalahan ketrampilan proses (process skill error) dan kesalahan penulisan jawaban akhir (encording error).
Lembar Kerja Siswa (LKS) Berbasis Problem Solving Terintegrasi Nilai-nilai Keislaman dalam Memfasilitasi Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMP/MTs Siti Munawaroh; Annisah Kurniati; Depriwana Rahmi; Suci Yuniati; Ismail Mulia Hasibuan
Juring (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/juring.v6i2.18961

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk untuk mengembangkan dan menghasilkan Lembar Kerja Siswa (LKS) berbasis problem solving terintegrasi nilai-nilai keislaman yang memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif serta dapat memfasilitasi kemampuan pemecahan masalah matematis. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan model ADDIE (Annalysis, Design, Development, Implementation dan Evaluation). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII MTs Al-Muttaqin Pekanbaru. Objek penelitian ini adalah Lembar Kerja Siswa (LKS) berbasis problem solving terintegrasi nilai-nilai keislaman. Teknik pengumpulan data berupa angket dan tes dengan instrumen penelitian berupa lembar angket yang telah divalidasi dan soal posttest yang telah diujicobakan sebelum digunakan. Jenis data yang digunakan berupa data kuantitatif dan data kualitatif. Data yang sudah diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dan teknik analisis deskriptif dan inferensial kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian, secara umum siswa mampu memecahkan permasalahan dengan benar mulai dari memahami, merencanakan sampai kepada menyimpulkan permasalahan. Berdasarkan uji validitas, LKS berbasis problem solving terintegrasi nilai-nilai keislaman dinyatakan sangat valid. Berdasarkan uji praktikalitas, LKS berbasis problem solving terintegrasi nilai-nilai keislaman termasuk kategori sangat praktis pada uji coba kelompok kecil dan terbatas. Berdasarkan hasil uji efektivitas, LKS berbasis problem solving terintegrasi nilai-nilai keislaman termasuk kategori efektif berdasarkan uji normalitas, uji homogenitas dan uji-t dengan rata-rata hasil posttest kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan rata-rata hasil posttest kelas kontrol. Dengan demikian, LKS berbasis problem solving terintegrasi nilai-nilai keislaman ini valid, praktis dan efektif serta dapat memfasilitasi kemampuan pemecahan masalah matematis.
Pengembangan Lembar Kerja Siswa (Lks) Berbasis Problem Based Learning (PBL) pada Materi Pecahan SMP/MTs Refni Elvionika; Annisah Kurniati; Depriwana Rahmi
Juring (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/juring.v6i2.16362

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menghasilkan bahan ajar berupa Lembar Kerja Siswa (LKS) berbasis model Problem Based Learning (PBL) pada materi pecahan yang memenuhi kriteria valid dan praktis. Penelitian ini berjenis penelitian pengembangan (Research and Development) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek penelitian ini adalah siswa SMP Negeri 21 Pekanbaru tahun ajaran 2021/2022, ahli media dan ahli materi pembelajaran yang berasal dari dosen dan guru mata pelajaran matematika, serta siswa kelas VII SMP Negeri 21 Pekanbaru sebagai kelompok kecil. Objek dalam penelitian ini adalah Lembar Kerja Siswa (LKS) berbasis Problem Based Learning (PBL) pada materi pecahan. Instrumen pengumpulan data berupa angket dengan teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data kualitatif dan teknik analisis data kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan uji validitas, LKS berbasis model PBL dinyatakan berada pada kategori sangat valid dengan tingkat kevalidan 92,4%. Berdasarkan uji praktikalitas, LKS berbasis PBL dinyatakan berada pada kategori sangat praktis dengan tingkat kepraktisan kelompok kecil 90%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa LKS yang dikembangkan valid dan praktis.