p-Index From 2021 - 2026
1.347
P-Index
This Author published in this journals
All Journal KUMARA CENDEKIA
Anayanti Rahmawati
PG PAUD UNS

Published : 16 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Penerapan Model Pembelajaran Kontekstual untuk Meningkatan Keterampilan Menggambar Bentuk Flora Syilvia Herlina; Siti Wahyuningsih; Anayanti Rahmawati
Kumara Cendekia Vol 1, No 1 (2013): Kumara Cendekia
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (51.814 KB) | DOI: 10.20961/kc.v1i1.31980

Abstract

Abstrak
STRATEGI PEMBELAJARAN DARING DAN LURING DI TAMAN KANAK-KANAK PADA MASA PANDEMI COVID-19 Christina Mega Ariani; Anayanti Rahmawati; Muhammad Munif Syamsuddin
Kumara Cendekia Vol 10, No 2 (2022): Kumara Cendekia
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v10i2.55628

Abstract

Situasi pandemi Covid-19 berdampak pada perubahan praktik pembelajaran di Taman Kanak-kanak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui strategi pelaksanaan pembelajaran daring dan luring pada masa pandemi Covid-19 dan peran keterlibatan orang tua di TK Kanisius Karangbangun pada tahun ajaran 2020/2021. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian studi kasus. Subjek dalam penelitian ini adalah anak usia dini berusia 5-6 tahun. Sumber data dalam penelitian ini adalah Kepala Sekolah, guru, dan orang tua. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik uji validitas data menggunakan triangulasi dengan sumber. Teknik analisis data menggunakan analisis model interaktif Miles dan Huberman berupa pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian melalui penerapan strategi pembelajaran daring dan luring dalam pembelajaran pada masa pandemi Covid-19 dengan komponen-komponen strategi yang berupa tujuan, metode, materi, media, dan evaluasi pembelajaran menunjukkan bahwa anak dan orang tua belum sepenuhnya siap untuk menghadapi perubahan dalam kegiatan pembelajaran. Pelaksanaan pembelajaran daring melalui panggilan video WhatsApp dan pemberian lembar kegiatan dan tugas anak, maupun pembelajaran luring dengan bentuk pembelajaran tatap muka terbatas di sekolah tidak terlepas dari kendala dan tantangan. Untuk menemukan solusi atas permasalahan dalam pendidikan anak diperlukan komunikasi dan kerjasama yang baik antara guru dengan orang tua. Berdasarkan pemaparan tersebut dapat disimpulkan bahwa strategi-strategi guru dan peran keterlibatan orang tua sangat penting bagi keberlangsungan dan keberhasilan pembelajaran anak usia dini pada masa pandemi Covid-19 ini.
SPIRITUAL PARENTING PADA ANAK USIA DINI Feberiani Diana Putri; Anayanti Rahmawati; Nurul Shofiatin Zuhro
Kumara Cendekia Vol 10, No 4 (2022): Kumara Cendekia
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v10i4.56189

Abstract

Anak merupakan karunia sekaligus amanat pemberian Tuhan. Mengasuh anak merupakan kewajiban dan tanggung jawab orang tua. Pengasuhan harus melibatkan Tuhan yang disebut dengan spiritual parenting. Islamic Parenting adalah suatu pengasuhan yang berdasarkan nilai-nilai ajaran Islam, Al-Qur’an dan As-Sunnah. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menggali spiritual parenting pada anak usia dini yang telah dievaluasi dalam langkah yang dilakukan orang tua dan nantinya berpengaruh pada spiritualitas naka dan perilaku anak. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif, sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah informan dan dokumentasi. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu denga wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Validitas data yang digunakan adalah triangulasi data, subyek dan teknik. Sedangkan teknik analisis yang digunakan adalah teknik analilis Creswell. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua Di dusun Jrakah kelurahan Delingan kecamatan Karangangar melaksanakan spiritual pernting dengan memberikan teladan, pembiasaan, nasehat dan dibantu dengan menggunakan media audio visual. Metode yang dilakukan orang tua tersebut mampu menumbuhkan spiritual anak,  seperti: mulai memiliki rasa takut pada Allah dan mulai memahami surga neraka, mulai mengenal makanan halal haram, tidak mengambil barang milik temannya tanpa izin, terbiasa sholat di masjid, berpuasa setengah hari dan pergi TPA. Anak mulai peduli dan mau berbagi mainan dengan temannya, menunjukkan sikap patuh dan hormat pada orang tua dengan tidak berani melawan. Anak tidak pilih-pilih teman dan kadang mengingatkan temannya yang berkata jorok atau mengumpat dengan perkataan.
STUDI PELAKSANAAN METODE BERCERITA PADA ANAK KELOMPOK A TK Fitri Hidayati; Anayanti Rahmawati; Nurul Kusuma Dewi
Kumara Cendekia Vol 10, No 1 (2022): Kumara Cendekia
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v10i1.56328

Abstract

Proses pelaksanaan pembelajaran di TK perlu adanya rancangan yang baik agar apa yang disampaikan kepada anak dapat terserap dan mudah untuk dipahami dan mendapatkan hasil yang maksimal. Strategi atau metode yang digunakan dalam pelaksanaan pembelajaran di TK sangat diperlukan. Metode pembelajaran dalam kegiatan utama atau kegiatan inti dipilih berdasarkan kegiatan yang telah direncanakan oleh guru. Salah satu metode yang bisa dan biasa digunakan dalam pelaksanaan pembelajaran di TK yaitu pada metode bercerita. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan gambaran dari adanya pelaksanaan metode bercerita yang telah dilakukan melalui evaluasi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dalam mengembangkan kemampuan dasar pada anak sebagai hasil belajarnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan pengambilan subjek penelitian menggunakan purposive sampling. Subjek penelitian ini adalah kepala sekolah dari masing-masing TK berjumlah 5 dan  guru kelas kelompok A dari masing-masing TK satu Kecamatan Tirto dengan total semuanya berjumlah 5. Sumber data dari penelitian ini berasal dari kepala sekolah, guru kelas kelompok A, wawancara awal dan akhir yang kemudian disinkronkan dengan hasil dokumentasi berupa RPPH dan lembar penilaian anak, foto serta rekaman suara. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan wawancara dan dokumentasi. Teknik uji validitas data yang digunakan peneliti dalam penelitian ini adalah  teknik triangulasi yang digunakan untuk menguji keabsahan data. Teknik analisis data yang digunakan yaitu teknik analisis data model interaktif Miles dan Huberman, dengan prosesnya yaitu: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan metode bercerita memberikan manfaat bagi anak kelompok A, terutama dalam aspek perkembangan bahasa, salah satunya yaitu pada kemampuan berbicara. Hal ini terbukti dengan dilaksanakannya metode bercerita secara rutin dalam satu minggunya, sehingga kemampuan berbicara pada anak semakin membaik. Adanya guru yang selalu melatih anak untuk aktif dalam proses bercerita dan membantu anak untuk bisa aktif ketika anak merasa malu. Dapat disimpulkan bahwa melalui pelaksanaan metode bercerita dapat meningkatkan kemampuan berbicara pada anak, sehingga dapat merangsang anak untuk akftif dalam pengucapan atau artikulasi, struktur kalimat dan aspek penguasaan kosa kata.
KETERLIBATAN ORANG TUA SEBAGAI PREDIKTOR PRESTASI AKADEMIK ANAK USIA 5-6 TAHUN Rosi Kusuma Dewi; Anayanti Rahmawati; Muhammad Munif Syamsuddin
Kumara Cendekia Vol 10, No 4 (2022): Kumara Cendekia
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v10i4.58118

Abstract

Pretasi akademik pada anak usia 5-6 tahun merupakan kemampuan anak untuk belajar dan mengkomunikasikannya secara lisan maupun tulisan. Anak usia 5-6 tahun berada dalam tahapan pra-operasional dimana anak sudah mampu memahami jumlah dan ukuran, tertarik dengan huruf dan angka, mampu menulis dan menyalin serta menghitung, mulai mengerti waktu, dan pada akhir usia 6 tahun anak sudah mampu membaca, menulis dan menghitung. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan keterlibatan orang tua dengan prestasi akademik anak usia 5-6 tahun serta untuk mengetahui apakah keterlibatan orang tua dapat digunakan sebagai prediktor bagi prestasi akademik anak usia 5-6 tahun. Sampel yang digunakan sebanyak 55 orang tua dan anak secara berpasangan di wilayah TK Gugus Nuri, Kecamatan Wonogiri. Penelitian ini merupakan sebuah penelitian kuantitatif dengan metode penelitian korelasional. Data yang telah dianalisis kemudian diuji koefisien determinasinya untuk mengetahui berapa besar kontribusi keterlibatan orang tua sebagai prediktor prestasi akademik anak usia 5-6 tahun. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pada keterlibatan orang tua sebagai prediktor prestasi akademik anak usia 5-6 tahun.
EFEKTIVITAS METODE TOKEN ECONOMY TERHADAP PERILAKU ASERTIF ANAK USIA 5-6 TAHUN Chairun Nisa Rahmadani; Anayanti Rahmawati; Muhammad Munif Syamsuddin
Kumara Cendekia Vol 11, No 2 (2023): Kumara Cendekia
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v11i2.64978

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan metode token economy terhadap perilaku asertif anak usia 5-6 tahun. Perilaku asertif merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi perkembangan diri anak serta memiliki potensi untuk membantu anak menyesuaikan diri di lingkungan dengan baik. Nilai perilaku pada rentang usia 5 - 6 tahun dapat diterima anak berdasarkan konsekuensi yang didapat. Penguat ekstrinsik yang membantu dalam penciptaan perilaku yakni melalui penggunaan hadiah. Token economy merupakan metode modifikasi perilaku yang memanfaatkan hadiah sebagai konsekuensi yang akan didapat. Hadiah adalah sesuatu yang dapat memotivasi anak untuk terlibat dalam perilaku yang ditargetkan. Populasi penelitian ini adalah anak kelompok B TK ABA Karangasem yang berusia 5 – 6 tahun dengan total keseluruhan 54 anak, sedangkan jumlah sampel penelitian sebanyak 19 anak. Penelitian ini dilakukan pada anak usia 5 - 6 tahun menggunakan teknik probability sampling dengan pengambilan sampel secara random sederhana (simple random sampling). Metode yang digunakan yakni kuantitatif dengan desain penelitian One Group Pretest-Posttest Design. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini berupa behaviour ceklis dengan skala Guttman. Analisis data menggunakan uji sample paired t-test dan meghasilkan nilai signifikansi sebesar 0,000 yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima, artinya metode token economy efektif terhadap pembentukan perilaku asertif pada anak usia 5 - 6 tahun. Penerapan metode token economy dapat membuat anak untuk lebih tertarik berperilaku asertif karena mendapatkan imbalan yang diinginkan, sehingga perilaku asertif yang diinginkan dapat segera terbentuk sebagai perilaku positif dan melekat pada diri anak.