Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Meningkatkan Kompetensi Guru Dalam Melak Sanakan Pembelajaran Daring Dengan Pemberian Tugas Melalui Aplikasi Sosial Media Whatssapp Di Sekolah Dasar Korompot, Sudarmin; Josefien Lalamentik, Olivia; Marie Stella Tuerah, Roos; Nicodemus Joufree Rotty, Viktory
GEMA EKONOMI Vol 11 No 5 (2022): GEMA EKONOMI
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/https://doi.org/10.55129/.v12i4.2927

Abstract

Masalah yang dikemukakan dalam penelitian ini adalah rendahnya kompetensi guru dalam melaksanakan pembelajaran daring dan luring yang sesuai standard proses pada masa mewabahnya Covid-19. Sedangkan tugas guru salah satunya adalah melaksanakan pembelajaran bermakna agar tercapai tujuan pembelajaran secara maksimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kompetensi dalam melaksanakan pembelajaran daring dan luring melalui bimbingan dengan metode konsultasi pada Guru SD di Gugus Dua Kecamatan Likupang Barat Tahun 2020. Dari hasil penelitian yang dilakukan peneliti didapat 45 orang Guru memiliki pemahaman pembelajaran daring dalam kategori Cukup Baik, 23 orang Guru memiliki pemahaman pembelajaran daring dalam kategori Baik, dan 12 orang Guru memiliki pemahaman pembelajaran daring dalam kategori Sangat Baik. Berdasarkan hasil penelitian ini diperoleh bahwa kompetensi melaksanakan pembelajaran daring dan luring dapat ditingkatkan dengan metode pemberian tugas melalui aplikasi Whatssapp pada guru SD Binaan di Gugus Dua Gugus Dua Kecamatan Likupang Barat
Persepsi Murid Terhadap Penggunaan Google Classroom Di SMP Manado Independent School Silvana Novanda Bulu, Linneke; Josefien Lalamentik, Olivia; Marie Stella Tuerah, Roos; Nicodemus Joufree Rotty, Viktory
GEMA EKONOMI Vol 11 No 5 (2022): GEMA EKONOMI
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/https://doi.org/10.55129/.v12i4.2927

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi siswa terhadap penggunaan google classroom dalam proses belajar mengajar di sekolah. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Instrument yang di gunakan untuk pengambilan data yaitu dengan menyebar kuesioner kepada 45 murid di SMP Manado Independent School dan sampel dalam penelitian ini terdiri dari 14 murid laki-laki dan 31 murid perempuan. Setelah kuesioner dikumpulkan maka peneliti menganalisis dengan menggunakan interpretasi skor berdasarkan interval skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan presentase 71,42% yang masuk dalam kategori baik. Hal tersebut menunjukkan bahwa google classroom merupakan salah satu media yang sangat tepat untuk menunjang proses belajar mengajar di sekolah. Aplikasi google classroom mudah untuk diunduh dan digunakan. Google classroom dapat memperlancar proses belajar baik itu untuk membagikan materi pelajaran, tugas rumah, kuis, maupun ujian tanpa batas waktu. Dengan menggunakan google classroom terbuka kemungkinan bagi guru-guru dalam berkreasi dan berinovasi cara mengajar yang baik sehingga murid tertarik untuk belajar dan tidak bosan.
Investor Perception in Investment Decisions in the Southeast Minahasa Region Lalamentik, Olivia Josefien; R.M Sinolungan, Alzefin Yolandi; Hercyliana Langie, Jessylistiana
Jurnal Ekuisci Vol 1 No 6 (2024): Vol 1 No.6 July 2024
Publisher : Ann Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62885/ekuisci.v1i6.750

Abstract

Background. Investment is an assessment of a developing area. More and more investors are investing in a region, considering that the region has investment policies that can support economic growth. Purpose. This study aims to determine investor perceptions of Southeast Minahasa's investment decisions. Method. This research is a survey with quantitative research. The population and sample are 80 respondents (full sample). Data collection techniques include observation, interviews, questionnaires, and documentation. Result. Considering that North Minahasa is still a new district, they are trying to continue to increase the level of investment so that it can be appropriately realized, especially in investing in capital goods that can improve local income and make financing assets for the development of Southeast Minahasa Efforts to make Southeast Minahasa a destination for investment cities, are greatly influenced by the perception of influential investors in accessing investment activities. Regions are included in import export activities with favorable stock price considerations, guaranteed national stability, and the prospective existence of banking institutions that play an active role. Conclusion. Investors' perceptions include government policies, economic growth rates, imports and exports, stock prices, national stability, and banking institutions. To increase investment activities, it is necessary to consider the perception of investors who support obtaining opportunities so that Southeast Minahasa becomes the central investment district in the North Sulawesi region.
Government Policy in the Management and Handling of Investment in Southeast Minahasa Lalamentik, Olivia Josefien; R.M Sinolungan, Alzefin Yolandi; Hercyliana Langie, Jessylistiana
Jurnal Ekuisci Vol 2 No 5 (2025): Vol 2 No 5 May 2025
Publisher : Ann Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62885/ekuisci.v2i5.751

Abstract

Background. The issues that have hit Southeast Minahasa Regency in the last five years are related to investment development, low technical policy formulation in the field of investment, considering that many things related to investor perception have not provided strong support for the implementation of increased investment activities. Purpose. To find out and analyze the influence of government policies, economic growth rates, export imports, stock prices, national stability and banking institutions as factors that affect Southeast Minahasa investment Method. This research is survey with quantitative research. The population and sample are 80 respondents (full sample). Data collection techniques use observation, interviews, questionnaires, and documentation techniques. The data were analyzed by multiple linear regression. Result. Investment is greatly influenced by government policies, economic growth rates, imports and exports, stock prices, national stability, and banking institutions in Southeast Minahasa Regency. Conclusion. Government policies in managing and handling investments in Southeast Minahasan affect the level of economic growth, exports and imports, stock prices and national stability.
PENGARUH KEPEMIMPINAN DAN KEMAMPUAN BERKOMUNIKASI GURU TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN EKONOMI KELAS XI DI SMA NEGERI 1 KAUDITAN Tuuk, Engelinda C.; Kambey, Joseph; Sumual, Shelty; Lalamentik, Olivia
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 5 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v5i2.10227

Abstract

“Pengaruh Kepemimpinan dan Kemampuan Berkomunikasi Guru Terhadap Motivasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Ekonomi Kelas XI Di SMA Negeri 1 Kauditan.” Engelinda C Tuuk 20303023 Pendidikan adalah proses mengubah sikap dan tata cara seseorang atau kelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan (Harsono 2011:162) Pendidikan mempunyai peran yang sangat penting dalam kehidupan saat ini. Hal ini karena pendidikan merupakan wadah untuk meningkatkan dan mengembangkan kualitas sumber daya manusia. Sebagaimana pada pasal 1 Undang-undang RI Nomor 20 Tahun 2003 tentang system pendidikan nasional (SISDIKNAS) dituliskan bahwa pendidikan merupakan usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara(http://hukum.unsrat.ac.id/uu/uu_20_03.htm). Pada zaman sekarang ini banyak gangguan yang menyebabkan turunnya motivasi siswa dalam belajar. Gangguan tersebut tidak jauh dari lingkungan siswa itu sendiri, contohnya dalam keluarga dan di sekolah. Gangguan buruk yang ada dalam keluarga sangat mempengaruhi berkembangnya motivasi seorang siswa. Motivasi siswa pertama dibangun dalam keluarga, keluarga merupakan sarana untuk siswa agar termotivasi dalam belajar dengan berbagai dukungan positif yang ada dalam keluarga siswa dapat membangkitkan semangat yang ada dalam dirinya untuk berkarya dan belajar dalam meraih cita-citanya. Sedangkan pengaruh yang ada di sekolah yaitu kurangnya perhatian guru terhadap siswa sehingga siswa tidak dapat berkosentrasi dalam belajar dan pengaruh dari teman-teman yang ada di sekolah. Berdasarkan tinjauan dari fenomena di SMA Negeri 1 Kauditan masi ditemui siswa yang malas membuat tugas yang diberikan oleh guru kelas, saat dirumah hanya main HP, tidak suka belajar mandiri. Dengan demikian dapat dinyatakan motivasi belajar siswa SMA Negeri 1 Kauditan masih kurang. Di temui juga siswa yang memberikan keterangan masih ada guru yang mengajar di dalam kelas siswa tidak dapat memahami materi yang di ajarkan.
PENGARUH KEPEMIMPINAN DAN KEMAMPUAN BERKOMUNIKASI GURU TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN EKONOMI KELAS XI DI SMA NEGERI 1 KAUDITAN Tuuk, Engelinda C.; Kambey, Joseph; Sumual, Shelty; Lalamentik, Olivia
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 5 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v5i2.10227

Abstract

“Pengaruh Kepemimpinan dan Kemampuan Berkomunikasi Guru Terhadap Motivasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Ekonomi Kelas XI Di SMA Negeri 1 Kauditan.” Engelinda C Tuuk 20303023 Pendidikan adalah proses mengubah sikap dan tata cara seseorang atau kelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan (Harsono 2011:162) Pendidikan mempunyai peran yang sangat penting dalam kehidupan saat ini. Hal ini karena pendidikan merupakan wadah untuk meningkatkan dan mengembangkan kualitas sumber daya manusia. Sebagaimana pada pasal 1 Undang-undang RI Nomor 20 Tahun 2003 tentang system pendidikan nasional (SISDIKNAS) dituliskan bahwa pendidikan merupakan usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara(http://hukum.unsrat.ac.id/uu/uu_20_03.htm). Pada zaman sekarang ini banyak gangguan yang menyebabkan turunnya motivasi siswa dalam belajar. Gangguan tersebut tidak jauh dari lingkungan siswa itu sendiri, contohnya dalam keluarga dan di sekolah. Gangguan buruk yang ada dalam keluarga sangat mempengaruhi berkembangnya motivasi seorang siswa. Motivasi siswa pertama dibangun dalam keluarga, keluarga merupakan sarana untuk siswa agar termotivasi dalam belajar dengan berbagai dukungan positif yang ada dalam keluarga siswa dapat membangkitkan semangat yang ada dalam dirinya untuk berkarya dan belajar dalam meraih cita-citanya. Sedangkan pengaruh yang ada di sekolah yaitu kurangnya perhatian guru terhadap siswa sehingga siswa tidak dapat berkosentrasi dalam belajar dan pengaruh dari teman-teman yang ada di sekolah. Berdasarkan tinjauan dari fenomena di SMA Negeri 1 Kauditan masi ditemui siswa yang malas membuat tugas yang diberikan oleh guru kelas, saat dirumah hanya main HP, tidak suka belajar mandiri. Dengan demikian dapat dinyatakan motivasi belajar siswa SMA Negeri 1 Kauditan masih kurang. Di temui juga siswa yang memberikan keterangan masih ada guru yang mengajar di dalam kelas siswa tidak dapat memahami materi yang di ajarkan.
PERAN PEREMPUAN DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN KELUARGA NELAYAN DI KELURAHAN BITUNG BARAT I KECAMATAN MAESA KOTA BITUNG Papendang, Irenne; Lalamentik, Olivia; Sinolungan, Alzefin
Jurnal Equilibrium Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Equilibrium
Publisher : Program Studi Ilmu Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari bagaimana kontribusi perempuan di Kelurahan Bitung Barat I Kecamatan Maesa Kota Bitung terhadap pendapatan keluarga dan variabel apa saja yang mempengaruhi kontribusi tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk penyelidikannya. Wawancara, observasi langsung, dan dokumentasi yang cermat semuanya digunakan untuk mengumpulkan data yang relevan. Hasil penelitian menunjukan bahwa perempuan di kelurahan Bitung Barat I memiliki kontribusi dalam meningkatkan pendapatan keluarga. Pekerjaan yang dilakukan oleh istri nelayan yang ada di Kelurahan Bitung Barat I tidak terpaku dengan jam kerja seperti, berjualan gorengan, berjualan minuman dingin, berjualan kue, berjualan pulsa, dan membuka warung kecil. Faktor yang mempengaruhi peran perempuan dalam meningkatkan pendapatan keluarga ada empat, yaitu pendidikan yang rendah, umur, keadaan ekonomi keluarga dan jumlah tanggungan.
Partisipasi Masyarakat Dalam Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDES) Di Desa Boyong Atas Kecamatan Tenga Kabupaten Minahasa Selatan keman, marcelino; Lalamentik, Olivia; Sinolungan, Alzefin
Jurnal Equilibrium Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Equilibrium
Publisher : Program Studi Ilmu Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Boyong Atas Kecamatan Tenga Kabupaten Minahasa Selatan mencontohkan pentingnya peran serta masyarakat dalam membantu pemerintah dalam perencanaan program pembangunan di desa. Hal ini memastikan bahwa suatu program akan dikembangkan melalui inisiatif masyarakat, swadaya, dan gotong royong. Tujuan Penelitian 1. Untuk mengetahui bagaimana kontribusi masyarakat di Desa Boyong Atas Kecamatan Tenga Kabupaten Minahasa Selatan dalam penyusunan RKPDes bagi masyarakat. 2. Menyadari tantangan yang muncul selama partisipasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis deskriptif untuk mendeskripsikan atau menggambarkan fakta dan ciri khas suatu daerah secara sistematis, faktual, dan akurat. Hasil Analisis Partisipasi Masyarakat Dalam Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDES) Di Desa Boyong Atas Kecamatan Tenga Kabupaten Minahasa Selatan terdapat tiga indikator kesiapan masyarakat. Pemerintah diharapkan ikut serta dalam menyusun RKPD guna mencanangkan program-program yang dibiayai pemerintah di Desa Boyong Atas, Kecamatan Tenga, Kabupaten Minahasa Selatan. Ada tiga indikator partisipasi masyarakat dalam hal ini: (1) partisipasi masyarakat; (2) tata cara penyusunan RKPD; (3) bentuk partisipasi pemerintah, atau faktor kecenderungan partisipasi dalam penyusunan RKPD. Pelaksanaan partisipasi masyarakat dalam penyusunan RKPDes sangat bergantung pada ketiga aspek tersebut.
IMPLEMENTASI BUDAYA MAPALUS TERHADAP PENGARUHNYA PADA SOSIAL DAN EKONOMI MASYARAKAT DI DESA LALUMPE KECAMATAN MOTOLING KABUPATEN MINAHASA SELATAN sengkey, andre; Lalamentik, Olivia; Sinolungan, Alzefin
Jurnal Equilibrium Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Equilibrium
Publisher : Program Studi Ilmu Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menetapkan signifikansi mapalus bagi perekonomian desa Lalumpe yang terletak di kecamatan Motoling kabupaten Minahasa Selatan, serta cara-cara di mana pemuda desa dan masyarakat secara keseluruhan dapat memperoleh manfaat dari perkembangannya. Untuk tujuan mendeskripsikan kehidupan sosial budaya daerah yang diteliti, penelitian ini menggunakan teknik etnografi kualitatif. Fakta-fakta dipahami melalui penggunaan kata-kata dalam metode deskriptif kualitatif ini. Dusun Lalumpe adalah fokus penyelidikan ini. Data dikumpulkan melalui wawancara dan dokumentasi. Data dari wawancara dan observasi digunakan dalam analisis etnografi. Menurut temuan penelitian ini, partisipasi masyarakat Mapalus berkontribusi terhadap keberhasilan ekonomi Desa Lalumpe. Lalumpe memiliki banyak kelompok mapalus 40-50 orang. Lebih banyak peserta membuat prosesnya berjalan lebih cepat. Mapalus Lalumpe adalah pertemuan buruh. Pengaruh budaya Mapalus terhadap masyarakat terlihat dari antusiasme masyarakat Lalumpe terhadap perayaan desa. Namun, orang-orang muda yang lahir dalam generasi milenial memiliki sedikit kesadaran akan mapaus.