Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : PKM Maju UDA

PEMANFAATAN HAND PHONE UNTUK MENDUKUNG PROSES BELAJAR DARI RUMAH BAGI ANAK DIDIK SD DI BALAI DESA HUTA RAKYAT KECAMATA SIDIKALANG KABUPATEN DAIRI Sanhedrin Ginting; Jelita Panjaitan; Selamat Karo-karo; Pardamean H. Malau; Erni Mariani
PKM Maju UDA Vol 3 No 1 (2022): Edisi Bulan APRIL
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat (LPPM) Universitas Darma Agung (UDA) Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.066 KB) | DOI: 10.46930/pkmmajuuda.v3i1.1619

Abstract

Kemajuan Teknologi bisa berdampak positif dan negatif, memudahkan kita dalam segala hal termasuk termasuk dalam anak didik. Pemanfaatan hand phone pada anak didik Sekolah Dasar (SD) dapat berikan perkembangan yang amat intensip dalam perihal menaikkan pengetahuan, peserta didik dapat browsing dengan cepat serta mencari sumber materi ketika proses pembelajaran. Pengabdian ini dilakukan untuk mengetahui pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran dalam jaringan di masa pandemi Covid-19, Perihal ini jadi perihal berarti dalam menghadapi situasi saat ini terutama dalam pendidikan. Akses jaringan internet jadi sangat penting untuk melancarkan proses pendidikan. Pemerintah sudah memberikan bantuan subsidi kuota kepada seluruh elemen pendidikan. Peserta didik pada umumnya hanya menerima tugas dari guru dalam bentuk tulisan dan mengerjakannya sendiri di rumah. Melihat permasalahan ini tim pengabdian masyarakat dari FKIP Universitas Darma Agung tergerak untuk membantu peserta didik melalui pelatihan dan pembimbingan pengenalan media platform digital sederhana. Ada banyak program ataupun aplikasi yang dapat diakses serta dipakai platform yang dapat diakses serta digunakan sebagai alat pembelajaran buat mendukung terselenggaranya pembelajaran daring semacam whatsapp, google meet, zoom, google classroom, telegram, ataupun website yang terbuat spesial buat pembimbingan. Pembdariimbingan membutuhkan perlengkapan cagak ataupun perangkat- perangkat mobile semacam ponsel pintar ataupun telepon android, pc, laptop, serta tablet.
PEMBINAAN REMAJA MILENIAL KAMPUNG HARAPAN MEDAN AMPLAS DALAM PEMANFAATAN LIMBAH KANTONG PLASTIK MENJADI LAYANGAN YANG KREATIF Jelita Panjaitan; Andre Agachi Purba; Yulson Avan Dachi; Syukurman Laia; Yudita Puspita Halawa; Pasrahhati Ndruru
PKM Maju UDA Vol 3 No 1 (2022): Edisi Bulan APRIL
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat (LPPM) Universitas Darma Agung (UDA) Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (525.761 KB) | DOI: 10.46930/pkmmajuuda.v3i1.1615

Abstract

Kampung Harapan adalah Kampung yang terletak di kecamatan Medan amplas yang memiliki penduduk sekitar 200 KK (kartu keluarga). Masyarakat sekitar seringkali membuang sampah di pinggir danau maupun di depan pabrik yang tidak ditempati lagi. Ini adalah masalah bagi masyarakat karena limbah sampah mengeluarkan bau yang sangat menyengat dan mengganggu aktivitas masyarakat untuk berjalan kaki maupun yang memiliki kendaraan. Lingkungan Kampung Harapan Kecamatan Medan Amplas menjadi tidak sehat dan kotor. Solusi dalam Penelitian adalah mengajak para Remaja Kampung Harapan Kecamatan Medan Amplas dalam pemanfaatan limbah kantong plastik menjadi layangan ubur-ubur dan Hasil Penelitian menunjukkan bahwa adanya perubahan lingkungan yang kotor menjadi lebih bersih dan tempat pembuangan limbah sampah diubah menjadi tempat tumbuhan yang bermanfaat yaitu tumbuhan ubi rambat. di sisi lain Remaja Milenial menjadi sumber daya manusia untuk membimbing anak-anak dalam pemanfaatan limbah kantong plastik menjadi layangan ubur-ubur.
SOSIALISASI PENINGKATAN MINAT BACA SISWA DI SD NO 037153 TORNAULI KECAMATAN SIEMPAT NEMPU KABUPATEN DAIRI Jelita Panjaitan; Alvin Zonatan Sagala; Alim Perangin-angin; Fransiskus Gultom; Irwan Susanto; Andre Agachi Purba; Irene Silviani; Murni Naiborhu
PKM Maju UDA Vol 4 No 2 (2023): AGUSTUS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat (LPPM) Universitas Darma Agung (UDA) Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/pkmmajuuda.v4i2.3684

Abstract

Berbagai penelitian tentang membaca menunjukkan bahwa minat baca masyarakat Indonesia tergolong rendah, pada saat ini, minat baca masyarakat Indonesia bahwa Indonesia menempati urutan ke-60 dari 61 negara berada pada peringkat kedua dibawah dengan minat baca yang sangat rendah ini adalah merupakan masalah nasional. Tak hanya minat baca, ternyata kemampuan membaca anak-anak Indonesia sangat rendah, penyebab masih rendahnya minat baca siswa adalah karena kurangnya akses untuk membaca, yaitu fasilitas perpustakaan, terutama di daerah-daerah terpencil salah satunya di SD Negeri No.037153 Tornauli Kecamatan Siempat Nempu Kabupaten Dairi. Program kampus mengajar angkatan 4 tahun 2022 di SD No. 037153 Tornauli Kecamatan Siempat Nempu Kababupaten Dairi. Salah satu bertujuannya untuk peningkatan minat baca siswa di SD No. 037153 Tornauli. masih rendah minat baca siswa terhitung 70% dari jumlah siswa sebanyak 131 orang siswa di SD No. 037153 Tornauli rendah literasi membaca. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil peningkatan kemampuan literasi membaca secara singnifikan melalui tahap pelaksanaan literasi membaca Di SD No. 037153 Tornauli. Dikarenakan kurangnya membiasakan membaca buku dan dorongan dari orang tua. Penelitian ini menggunakan metode pembelajaran berupa pojok baca, program membaca 15 menit sebelum pembelajaran berlangsung serta membawa siswa untuk dibina secara khusus di ruangan perpustakaan. Salah satu apaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan minat baca siswa salah satu adalah membiasakan peseta didik membaca buku sebelum pembelajaran berlangsung. Hasil penelitian ini adalah pelaksanaan gerakan literasi sekolah yang meningkat secara signifikan dari 30% jumlah siswa yang mampu literasi membaca menjadi 90% jumlah siswa yang memiliki kemampuan literasi membaca dengan baik pada tahap pembiasaan, pengembangan, dan pembelajaran Di SD No.037153 Tornauli.