Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Serambi Engineering

Sistem Pertanian Berkelanjutan Pada Lahan Dataran Tinggi di Kawasan Hulu DAS Deli Sumatera Utar Shanti Desima Simbolon; Zulkifli Nasution; Abdul Rauf; Delvian Delvian
Jurnal Serambi Engineering Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v1i2.504

Abstract

DAS Deli merupakan salah satu DAS kritis di propinsi Sumatera Utara yang memerlukan penanganan sebagai lokasi sasaran rehabilitasi. Mata pencaharian sebagian besar penduduk pada lahan dataran tinggi di kawasan hulu DAS Deli adalah bertani. Mereka mengolah lahan pertanian sebesar 82% terutama pada desa-desa di DAS Deli bagian hulu. Keadaan ini menimbulkan kerawanan terhadap erosi dan banjir di daerah hilirnya bila pengelolaan lahan tidak disertai dengan upaya-upaya rehabilitasi lahan dan konservasi tanah dan air. Makalah ini membahas salah satu upaya pengembangan pertanian berkelanjutan berbasis agroekologi yang perlu ditekankan dalam mempertahankan dan meningkatkan produksi pertanian. Penjabarannya mencakup 4 dimensi yaitu dimensi sosial ekonomi, sumberdaya sebagai asset produksi dalam usahatani, peningkatan peranan masyarakat, dan program aksi/implementasi yang realistis. Usaha tani berbasis agroekologi dalam pengelolaan lahan dataran tinggi yang tepat guna dan tepat sasaran dapat memberikan keuntungan ekonomi dan melindungi lahan dan lingkungan secara simultan. Dengan demikian pembangunan pertanian secara berkelanjutan dapat terwujud.
Identifikasi Batuan dan Tanah pada Kawasan Longsor di Desa Naman Teran Kabupaten Karo Provinsi Sumatera Utara Gita Nasrani Sembiring; Zulkifli Nasution; Delvian Ibrahim
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 2 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i2.5839

Abstract

Penelitian tentang identifikasi batuan dan tanah pada kawasan longsor di Desa Naman Teran Kecamatan Naman Teran Kabupaten Karo Provinsi Sumatera Utara telah dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui batuan dan massa jenis tanah serta faktor geologi yang mempengaruhinya terhadap bahaya longsor di daerah penelitian. Metode yang digunakan adalah observasional dengan desain cross seccional. Analisis data dilakukan menggunakan analisa deskriptif kualitatif. Analisa batuan dilakukan secara megaskopis dan menggunakan mikroskop sayatan batuan. Sedangkan massa jenis tanah dilakukan dengan metode gravimetri. Daerah penilitian merupakan susunan dari batuan piroklastik yang berasal dari muntahan aktivitas vulkanik, yaitu batu tufa. Sedangkan hasil uji tekstur tanah dengan massa jenis yang banyak mengikat air, serta kadar air yang relatif tinggi, dengan bentang alam dilokasi penelitan memiliki relief miring hingga sangat curam menunjukkan bahwa lokasi penelitian ini memiliki potensi bahaya longsor.
Identifikasi Batuan dan Tanah pada Kawasan Longsor di Desa Naman Teran Kabupaten Karo Provinsi Sumatera Utara Gita Nasrani Sembiring; Zulkifli Nasution; Delvian Ibrahim
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 2 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i2.5839

Abstract

Penelitian tentang identifikasi batuan dan tanah pada kawasan longsor di Desa Naman Teran Kecamatan Naman Teran Kabupaten Karo Provinsi Sumatera Utara telah dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui batuan dan massa jenis tanah serta faktor geologi yang mempengaruhinya terhadap bahaya longsor di daerah penelitian. Metode yang digunakan adalah observasional dengan desain cross seccional. Analisis data dilakukan menggunakan analisa deskriptif kualitatif. Analisa batuan dilakukan secara megaskopis dan menggunakan mikroskop sayatan batuan. Sedangkan massa jenis tanah dilakukan dengan metode gravimetri. Daerah penilitian merupakan susunan dari batuan piroklastik yang berasal dari muntahan aktivitas vulkanik, yaitu batu tufa. Sedangkan hasil uji tekstur tanah dengan massa jenis yang banyak mengikat air, serta kadar air yang relatif tinggi, dengan bentang alam dilokasi penelitan memiliki relief miring hingga sangat curam menunjukkan bahwa lokasi penelitian ini memiliki potensi bahaya longsor.