Aditya Rakhmawan
Unknown Affiliation

Published : 13 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

KAJIAN POTENSI BENCANA BANJIR DAN UPAYA MITIGASI BENCANA BANJIR DI DAERAH BLEGA, BANGKALAN Fathur Haris Asroful; Puteri Hidayatul Magfiroh; Sabrina Jihan Stabita; Zahira Fauqanurin Zahma; Rani Febriani; Nadhira Rosa; Islamiati Rohana; Aditya Rakhmawan
Natural Science Education Research Science Education National Conference 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/nser.v0i0.17844

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi terkait penyebab banjir di daerah Blega, serta mengetahui bagaimana mitigasi bencana banjir dari warga Blega. Penelitian ini menggunakan metode random sampling dengan populasi tokoh masyarakat dan aparat desa Blega. Instrumen pengumpulan datanya menggunakan metode wawancara serta teknik dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh informasi bahwa penyebab banjir di Blega dikarenakan pengaruh banjir dari desa Geger, karena keadaan pinggir sungai yang banyak pohon, pembangunan rumah disekitar pinggir sungai, topografi wilayah yang rendah serta tidak adanya bendungan yang sudah dibongkar oleh masyarakat sekitar.
MITIGASI BANJIR DI GANG POP ICE TELANG AKIBAT KURANGNYA MEMANAJEMEN SAMPAH Anis Sholikha Jaya; Dwi Putri Wulandari; Rindi Ariska; Abidah Afdalia; Khozinatul Mahmudah; Nurin Jazlina; Aditya Rakhmawan
Natural Science Education Research Science Education National Conference 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/nser.v0i0.17829

Abstract

Banjir memiliki dampak negatif bagi mahasiswa di kawasan kos gang pop ice. Salah satu dampak banjir bagi mahasiswa yaitu sulitnya melakukan aktivitas di luar kos. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji informasi terkait mitigasi banjir di gang pop ice. Sampel penelitian sebanyak 7 orang diambil menggunakan teknik sampel random sampling. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini berupa pedoman wawancara serta metode yang digunakan berupa wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kawasan gang pop ice sering terjadi banjir pada saat musim hujan, hal ini disebabkan oleh curah hujan yang tinggi, tanah yang sulit menyerap air, parit dangkal, jalan berlubang, dan sampah. Sebanyak 71,4% mahasiswa menjawab bahwa sampah merupakan penyebab banjir, selain itu sampah juga mengganggu kenyamanan mahasiswa karena bau sampah yang tidak sedap. Manajemen sampah yang baik bisa dimulai dari kesadaran diri sendiri untuk tidak membuang sampah sembarangan.
KAJIAN POTENSI BENCANA BANJIR DAN UPAYA MITIGASI BENCANA DI DUKUH BULAK BANTENG SURABAYA Marsha Fausta Fika; Abdul Latief; Dian Inka Sari; Istiana Istiana; Siti Bariroh; Zahrotus Sholikhah; Aditya Rakhmawan
Natural Science Education Research Science Education National Conference 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/nser.v0i0.17840

Abstract

Banjir merupakan suatu bencana alam yang terjadi karena adanya luapan air yang berlebihan hingga akhirnya mengakibatkan terendamnya suatu wilayah atau area tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengumpulkan informasi terkait potensi banjir dan upaya mitigasi yang dilakukan di wilayah Bulak Banteng, Surabaya. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif. Metode penelitian yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan kajian literatur. Sampel yang terlibat sebagai subjek penelitian ada sebanyak 13 responden. Sampel diambil menggunakan metode simple random sampling dan purposive sampling. Hasil penelitian ini diperoleh informasi bahwa penyebab terjadinya banjir di wilayah Bulak Banteng karena hujan yang menyebabkan air sungai yang terlalu banyak sampah, kurangnya resapan air selain itu juga disebabkan oleh kurang tingginya selokan.