Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

STUDI PENDAHULUAN MASERASI COUPLING ELEKTROSINTESIS DALAM MENGEKSTRAKSI NIKOTIN YANG TERKANDUNG DALAM PUNTUNG ROKOK DAN ANALISA MENGGUNAKAN SPEKTROSKOPI UV-VIS Muhammad Taufik; Rid Wanto; Siti Rahmah Cibro; Desi Ardilla; Mariany Razali; Dafni Mawar Tarigan
PROSIDING SEMINAR KIMIA SEMINAR NASIONAL KIMIA 2017
Publisher : PROSIDING SEMINAR KIMIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This paper is a preliminary research in the application of electrosynthesis method in extracting the sample. The maceration process of extraction is one of the simplest ways of extracting nicotine in a preparation. The extraction process can be accelerated by electrochemical principle. The method developed is maceration coupling electrosynthetise in analyzing nicotine contained in cigarette butts. Descriptive method developed in the process of nicotine maseration on filter cigarettes and non-filter cigarettes using ethanol solvents. The experimental method was developed in maceration process and maceration coupling electrosynthesis with variation of time respectively 5, 10, 15, 20, 25 minutes. The best results were obtained on non-filter cigarettes using maceration coupling electrosynthesis at 20 and 25 minutes with qualitative results with cyanogen bromide marked by abundant yellow (+++). The analysis continued using UV-Vis spectrophotometry method and obtained the best sample concentration on non-filter cigarette method of maceration coupling electrosynthesis at 15 minute ( 0,01003 ppm). Keywords: nicotine, filter cigarettes, non-filter cigarettes, electrosynthesis, UV-Vis spectrophotometry
INVESTIGASI LABORATORIUM : DETEKSI NIKOTIN DARI AIR LUDAH PEROKOK AKTIF Muhammad Taufik; Zul Alfian; Boby Cahyady; Endang Susilawati; Afniwati Afniwati; Mariany Razali; Nurul Fadillah Lubis
PROSIDING SEMINAR KIMIA Prosiding SNKT Himpunan Mahasiswa Kimia FMIPA UNMUL 2021
Publisher : PROSIDING SEMINAR KIMIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Deteksi nikotin dari Air Ludah Perokok Aktif membutuhkan investigasi dan analisis Laboratorium yang akurat dan dapat dipercaya. Ludah Perokok Aktif dijadikan sampel untuk membuktikan seseorang apakah pengguna rokok mengandung nikotin ataupun tidak. Metode Purposif sampling dilakukan dengan melibatkan 5 (lima) orang PerokokAktif. Prosedur diawali dengan pengumpulan sampel masing masing sebanyak 10 ml. Preparasi dan ekstraksi dilakukan untuk mempermudah molekul nikotin terpisah dari Air Ludah. Proses maserasi coupling sonikasi dilakukan selama 15 menit, setelah nikotin terpisah, dilakukan analisis kualitatif meliputi spot test menghasilkan warna orange dan Kromatografi Kertas dengan nilai Rf sebesar 0,25. Analisis Kuantitatif dilakukan menggunakan Spektroskopi UV-Vis Pada Panjang gelombang 260 nm menghasilkan nikotin untuk masing masing sampel 1, 2, 3, 4, dan 5 masing masing sebesar : 0,5, 1,0, 1,5, 2,1, dan 0,5 ppm. Validasi metode menghasilkan nilai akurasi sebesar 107%. Pada presisi menghasilkan nilai SD : 0,000968 dan RSD : 0,19%. Untuk linearitas menghasilkan persamaan garis y = 0,0094x + 0,0313 dan R2= 0,9968. LOD = 0,0841 ppm dan LOQ = 0,2806 ppm. Karakterisasi menggunakan Fourier Transform Infrared (FTIR) menunjukkan bahwa terdapat nikotin pada sampel air ludah yang ditandai dengan adanya gugus OH terdapat pada bilangan gelombang 3296 cm-1, gugus C-H pada bilangan gelombang 2844 cm-1, gugus CH3 pada bilangan gelombang 1453 cm-1, gugus C-N aromatis pada bilangan gelombang 1398 cm-1, dan pada gugus C-N alifatispada bilangan gelombang 1017 cm-1. Metode preparasi dan ekstraksi nikotin dari air ludah perokok aktif telah dikembangkan dan menghasilkan data analisis yang valid.Kata kunci: nikotin, spektroskopi Ultra Violet, validasi
EDUKASI MASYARAKAT : “HIDUP SEHAT PADA LANSIA DI MASA PANDEMIK COVID-19” DI KOMUNITAS BELAJAR RUMAH AYAH JOHOR Pravil Mistryanto Tambunan; Eva Sartika Dasopang; Anna Juniar; Ratih Paramitha; Yessi Febriani; Supran Hidayat Sihotang; Nurmala Sari; Mariany Razali; Vriezka Mierza
JUKESHUM: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2021): Edisi Juli 2021
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (933.153 KB) | DOI: 10.51771/jukeshum.v1i2.87

Abstract

Telah dilakukan kegiatan edukasi kepada masyarakat dengan mengusung tema : “Hidup Sehat Pada Lansia di Masa Pandemik COVID-19”. Edukasi dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri atas sejumlah dosen perguruan tinggi negeri dan swasta di kota Medan. Sasaran edukasi ini adalah masyarakat kelompok lansia maupum yang merawat lansia di rumah yang bermukim di daerah Medan Johor, tepatnya di Komunitas Belajar Rumah Ayah (Fadlan Institute) yang terletak di Jl. Karya Muda No. 7. Adapun kegiatan dimulai dengan senam pagi bersama dan diikuti dengan pemaparan materi serta sesi tanya jawab. Para peserta dalam edukasi ini menunjukkan antusiasme yang tinggi terutama Komunitas Senam Sehat Ceria Karya Muda yang secara rutin melakukan kegiatan senam dengan protokol kesehatan disana. Dari hasil edukasi, masyarakat terutama kaum lansia dan yang merawat lansia semakin mengerti bahwa pola hidup sehat termasuk olahraga teratur, makan makanan yang bergizi seimbang, serta menerapkan protokol kesehatan harus tetap dijalankan secara konsisten di masa pandemik ini.
PENGABDIAN MASYARAKAT : PELATIHAN SISTEM MANAJEMEN LABORATORIUM ISO/IEC 17025:2017 PADA ANALIS PT. SOCIMAS Pravil Mistryanto Tambunan; Asmara Sari Nasution; Anna Juniar; Nurmala Sari; Supran Hidayat Sihotang; Juwairiah -; Ratih Paramitha; Syarifah Nadia; Sudewi -; Raudya Setya Wismoko Putri; Vriezka Mierza; Mariany Razali
ABDIMASKU : Jurnal Pengabdian Masyarakat UTND Vol 1 No 2 (2022): Juli - Desember 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Tjut Nyak Dhien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.569 KB) | DOI: 10.36490/jpmtnd.v1i2.287

Abstract

Pelatihan refreshment awareness implementasi klausul ISO/IEC 17025:2017 kepada analis laboratorium di PT. SOCIMAS telah dilakukan oleh tim dosen Universitas Tjut Nyak Dhien bekerja sama dengan beberapa kolega dari universitas lainnya. Jumlah analis laboratorium yang diikutsertakan adalah 29 orang dengan latar belakang pendidikan S1 Kimia, S1 Teknik Industri, dan D3 Analis. Pelatihan diberikan menggunakan media online Zoom Meeting di dua gelombang. Gelombang I dilakukan pada tanggal 20 Mei 2022, dan Gelombang II dilakukan pada 30 Mei 2022 dengan durasi masing-masing gelombang adalah 3 jam. Untuk mengkur efektifitas pelatihan yang diberikan, tim melakukan pemberian soal sebelum dan sesudah dengan media digital Typeform. Dari skor ujian sebelum dan sesudah pelatihan menunjukkan peningkatan yang signifikan sehingga dapat disimpulkan bahwa semua analis sudah memahami implementasi sistem manajemen laboratorium yang baik guna menjaga proses analisis produk yang sudah tersertifikasi serta kepuasan pelanggan internal dan eksternal
SUSTAINABLE INNOVATION AND LICENSING DEVELOPMENT OF COCONUT SHELL PYROLYSIS-BASED LIQUID SMOKE HOME INDUSTRY: - Mariany Razali; Nurmala Sari; Dewi, Dahlia Kusuma; Taufik, Muhammad
Mejuajua: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Yayasan Penelitian dan Inovasi Sumatera (YPIS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/mejuajuajabdimas.v5i2.295

Abstract

Most residents of Manunggal Village, Labuhan Deli District, Deli Serdang Regency work in the industrial sector as employees or self-employed workers. The village has a small-scale home industry producing charcoal briquettes from coconut fiber, but it previously lacked formal licensing. The decline in briquette production alongside increasing market demand encouraged the community to shift toward liquid smoke production. This study aims to develop a legally recognized coconut-fiber–based liquid smoke home industry with enhanced production capacity. The methods included designing a pyrolysis device capable of producing liquid smoke at 650 °C for eight hours and obtaining a business license through UD Keluarga (License No. 2009240083095, 2024). The results showed increased liquid smoke output and successful legalization of the home industry, providing significant benefits to the community and supporting family economic improvement. Developing a licensed liquid smoke home industry using pyrolysis is an effective strategy to improve productivity and community welfare in Manunggal Village.
COMMUNITY-BASED PRODUCTION OF LIQUID SMOKE AS A NON-CARCINOGENIC FISH PRESERVATIVE: - Taufik, Muhammad; Boby Cahyady; Rossy Nurhasanah; Masruroh, Pingkan; Syahputra, Muhammad Rizky; Azzahrah, Nabilah Azka; Zul Alfian; Mariany Razali
Mejuajua: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Yayasan Penelitian dan Inovasi Sumatera (YPIS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/mejuajuajabdimas.v5i2.297

Abstract

The growing demand for safe fish preservatives has encouraged the use of liquid smoke as an alternative to high-temperature processing, which may form carcinogenic compounds. This community service program focused on producing coconut-shell-based liquid smoke through pyrolysis followed by distillation to obtain grade-2 liquid smoke. Acetic acid content was determined using alkalimetry with 0.1 N NaOH. The results showed an increase in acetic acid concentration from 1% to 6.5%, meeting the grade-2 standard of SNI 8985:2021. Application through 20-minute immersion preserved fish quality for up to three days without generating carcinogenic properties. Beyond product development, the program strengthened local socio-economic conditions by providing training, empowering residents to produce liquid smoke independently, and opening new micro-enterprise opportunities. This demonstrates that community-based production can supply safe, standardized preservatives while enhancing economic resilience in Manunggal Village.
Supervisi Penyuluhan Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Penggunaan Masker Peel-Off untuk Pencegahan Jerawat pada Remaja Pravil Mistryanto Tambunan; Supran Hidayat Sihotang; Nurmala Sari; Fanny Rizky Sembiring; Mariany Razali; Bunga Rimta Barus; Ika Julianti Tambunan
Jurnal Kepengawasan, Supervisi dan Manajerial (JKSM) Vol. 4 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jksm.v4i1.906

Abstract

Jerawat (Acne vulgaris) merupakan masalah dermatologis yang sangat umum pada remaja, dengan prevalensi tinggi di Indonesia. Minimnya pengetahuan tentang perawatan kulit yang tepat, termasuk pemilihan dan penggunaan produk seperti masker peel off, sering menyebabkan penanganan yang tidak optimal dan berisiko iritasi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas metode penyuluhan yang dikombinasikan dengan demonstrasi langsung dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktis siswa SMA mengenai pencegahan jerawat menggunakan masker peel off. Metode yang digunakan adalah penyuluhan kesehatan partisipatif, terdiri dari sesi ceramah interaktif, demonstrasi oleh ahli, dan praktik langsung pembuatan serta aplikasi masker peel off berbahan alami (seperti green tea dan lidah buaya). Kegiatan dilaksanakan di SMA Negeri 1 Medang Deras dengan peserta sebanyak 35 siswa kelas XI. Evaluasi pengetahuan dilakukan melalui kuesioner pre-test dan post-test. Hasil analisis menunjukkan peningkatan skor pengetahuan peserta yang signifikan. Rata-rata skor pre-test adalah 52.4 (dari skala 100), meningkat menjadi 84.7 pada post-test. Seluruh peserta (100%) juga berhasil mendemonstrasikan langkah-langkah aplikasi dan pelepasan masker peel off dengan benar pada sesi praktik. Kombinasi penyampaian materi dengan pengalaman praktik langsung terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman konseptual dan keterampilan motorik terkait perawatan kulit. Penyuluhan dengan pendekatan partisipatif dan demonstrasi efektif meningkatkan literasi kesehatan kulit remaja mengenai pencegahan jerawat, yang diharapkan dapat mendorong perilaku perawatan kulit yang lebih aman dan mandiri.