Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Analisis Framing Pemberitaan Pemberantasan Narkoba dan Rencana Strategi Humas Badan Narkotika Nasional Raaf Ikhtsar Ismail; Iman Mukhroman; Ikhsan Ahmad
Jurnal Syntax Admiration Vol. 5 No. 8 (2024): Jurnal Syntax Admiration
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jsa.v5i8.1476

Abstract

This study discusses the role of public relations in planning communication strategies to handle news related to drug trafficking. Based on framing analysis from Antara and Detik.com media, it was found that these two media outlets highlighted drug trafficking as a serious threat, with news that focused on law enforcement actions and their social impact. Related to public relations strategy planning, the Ronald D. Smith model is used which includes four phases: formative research, strategy formulation, tactical implementation, and evaluation. The core of this study emphasizes the importance of structured and adaptive public relations strategic planning in dealing with drug trafficking issues, therefore it is necessary to increase cooperation with the media, adequate resource allocation, and the use of technology to reach a wider audience. Thus, it is hoped that drug eradication efforts can run more effectively and efficiently and get full support
Media Sosial TikTok sebagai Ruang Baru untuk Ekspresi Keagamaan Mukhroman, Iman; Truna, Dody S; Gibson, Ahmad
Jurnal Riset Komunikasi Vol 15, No 2 (2024)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31506/jrk.v15i1.29297

Abstract

Perkembangan teknologi informasi memasuki era society 5.0, dimana agama sebagai living religion sudah bersinergi dengan media baru menjadi digital religion. Media sosial TikTok. menjadi salah satu platform digital yang populer bagi lintas generasi untuk mengekspresikan keagamaannya dengan menggunakan beragam fitur yang menarik pa TikTok Shop. Dengan menggunakan metode literatur review dan analisis isi konten Tiktok, kajian ini mengungkap bahwa kehadiran Tiktok selain menjadi ruang baru untuk mengekspresikan keagamaan juga memunculkan dan tantangan, seperti fanatisme dan penyebaran informasi palsu tentang ajaran agama. Interaksi sensitif antara tiktokers dan keyakinan lain dapat memicu konflik. Penting untuk kemudian mempertimbangkan risiko yang terkait dengan publikasi konten keagamaan di media TikTok, dengan tetap memperhatikan etika dan kaidah living religion yang berlaku di masyarakat