Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search
Journal : ARIKA

ANALISIS PENGAMBILAN KEPUTUSAN PEMILIHAN LOKASI PEMBANGUNAN GRAVING DOCK DI KOTA AMBON DENGAN METODE ANALITYCAL HIERARCHY PROCESS Viktor O Lawalata; Alfred J. Sutrisno; G. Richard Latuhihin
ARIKA Vol 7 No 1 (2013)
Publisher : Industrial Engineering Study Program, Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (737.122 KB)

Abstract

Galangan kapal di Provinsi Maluku umumnya hanya mampu melayani kapal berbobot rendah (<= 500 DWT). Untuk meningkatkan kapasitas tampung, maka graving dock diusulkan untuk menjadi alternatif tipe galangan kapal yang dibangun untuk melayani kapal antara 500 sampai 1000 DWT. Penelitian ini dikembangkan untuk menentukan lokasi yang paling tepat untuk dijadikan sebagai lokasi pembangunan galangan ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa berdasarkan 3 kriteria dan 11 sub kriteria, Desa Talake merupakan lokasi yang lebih tepat untuk pembangunan graving dock dengan keunggulan dari sisi kepadatan penduduk, sumber bahan bakar, stasiun pemadam kebakaran dan pelabuhan, yang ditunjang oleh kedalaman laut, gelombang, gempa bumi dan kadar logam tembaga (Cu) yang rendah.
DESAIN KEMASAN IKAN ASAR BAGI INDUSTRI KECIL DI DESA GALALA DAN HATIVE KECIL Robert Hutagalung; Viktor O Lawalata; Darius Tumanan; Imelda K. E. Savitri K. E. Savitri
ARIKA Vol 7 No 2 (2013)
Publisher : Industrial Engineering Study Program, Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8527.563 KB)

Abstract

ikan asar hasil produksi dari usaha-usaha local di desa Galala dan Hative Kecil, dikemas secara tradisional yang rentan pada kontaminasi debu, kotoran atau mikroorganisme dari udara. Kemasan ini cenderung menjadi salah satu penyebab rendahnya daya tahan produk dan tidaktahuan konsumen akan produk ini sebelum membelinya. Artikel ini menyajikan hasil rancangan kemasan ikan asar yang bukan saja berfungsi melindungi produk tetapi juga memenuhi keinginan konsumennya. Prototype kemasan yang dirancang berbahan plastik (tebal 0,6 dan 0,8 mm), hanya satu lapis, kapasitas tampung maksimum 2 dan 4 belah ikan asar, menggunakan stiker untuk informasi produk, kombinasi warna menarik pada stiker, protektif (debu, kotoran, mikroorganisme, air dan gas) dibawah suhu 60oC, harga terjangkau bagi penjual dan bahan mudah diperoleh.
Analisa Rancangan Percobaan Pengaruh Jenis Bahan Bakar Terhadap Tingkat Kandungan Protein Ikan Asap Dari Usaha Tradisional di Desa Hative Kecil Robert Hutagalung; Viktor O Lawalata; Darius Tumanan; Imelda K.E. Savitri
ARIKA Vol 8 No 2 (2014)
Publisher : Industrial Engineering Study Program, Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2457.028 KB)

Abstract

Kadar protein ikan asap dapat dipengaruhi oleh jenis bahan bakar yang digunakan selama proses pengasapan. Dalam prakteknya, pengolahan ikan asap oleh usaha-usaha tradisional dapat menggunakan jenis bahan bakar yang bervariasi bergantung pada potensi ketersediaannya disekitar tempat produksi ikan asap. Penelitian ini mengkaji dampak perbedaan jenis bahan bakar terhadap kualitas ikan asap terkait dengan kadar protein terkaita dalam daging ikan, sekaligus menetapkan jenis bahan bakar unggulan yang baik digunakan oleh usaha-usaha tradisional ikan asap. Dengan menggunakan model Rancangan Acak Lengkap (RAL) dan uji lanjut Tukey, ditemukan bahwa bahan bakar jenis kayu gandaria, gupasa dan besi menghasilkan kadar protein yang lebih besar dibandingkan jika menggunakan bahan bakar tempurung kelapa, sabut kelapa atau kombinasi tempurung dan sabut kelapa.
Analisis Keputusan Untuk Pemilihan Mesin Produksi Menggunakan Metode Analytic Network Process (ANP) - Studi Kasus Pada UD. Pelangi Delfi Rumpuin; Viktor O Lawalata; M. Rahawarin
ARIKA Vol 9 No 1 (2015)
Publisher : Industrial Engineering Study Program, Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (707.113 KB)

Abstract

UD. Pelangi is a home industry that produces the packaging soy sauce and marketed to the entire region of East Java. Comparing to its montly production capasity (8.000 liters) and sales rate (6.912 liters/month), the remaining capasity (13,6%) could be utilized to increase the company's income. Furthermore, soy sauce often being scorched during the cooking proces. It is caused by the low quality of cooking mechine. Company decides to provide a new cooking machine. However, this decision might not be implemented since company has another consideration to increase the income, such as investing a new pakaging machine. We had conducted a research to identify decision making criteria and determine an decision alternatif as a recomendation to owner of the company. Based on Analytic Network Process (ANP) results by analyzing 10 sub criteria that are categorized in 3 main criteria, we recomendate to provide cooking machine than packaging machine.
Analisis Penentuan Lokasi Pembangunan Tempat Wisata Pantai di Kecamatan Leitimur Selatan Dengan Penerapan Metode Fuzzy Topsis Jerry Rieuwpassa; Victor O. Lawalata; D. B. Paillin
ARIKA Vol 9 No 2 (2015)
Publisher : Industrial Engineering Study Program, Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (567.512 KB)

Abstract

Beach tourism is one of tourism protections that able to be developed in South Leitimur district. The development of this tourism will increase local income (PAD), community's economic and provide opportunities for external investor to invest on tourism in this district. Since requiring a lot of time, energy and money, a simultaneously tourism development along the beach on this district will face a very difficult challenges. Therefore, a research performs to identify selected criteria of developed location and propose the worthy location to build tourism at that district. By using Fuzzy TOPSIS method, results of analysis recommend Naku's beach as chosen alternative after rated by entrepreneur respondents who has experienced in beach tourism at Ambon Island.
DESAIN INSTRUMEN PENGUKURAN KINERJA INDUSTRI KECIL DI KOTA AMBON DENGAN METODE BALANCED SCORECARD (Studi Kasus Pada CV. Mutiara Indah di Desa Batu Merah-Ambon) Fervin M. Likumahwa; V. O. Lawalata
ARIKA Vol 10 No 1 (2016)
Publisher : Industrial Engineering Study Program, Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (626.445 KB)

Abstract

CV. Mutiara Indah adalah industri rumah di kota Ambon yang bergerak di bidang kerajinan kerang mutiara. Industri ini belum pernah melakukan pengukuran kinerja perusahaan. Kondisi ini disebabkan oleh tidak tersedianya sumber daya yang memadai seperti karyawan yang kompeten dan aplikasi atau teknologi yang relevan. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi target strategis yang akan digunakan untuk merancang sistem pengukuran kinerja, serta merancang instrumen dan aplikasi untuk pengukuran kinerja perusahaan menggunakan metode Balanced Scorecard. Hasilnya menunjukkan tujuan strategis dan indikator kinerja utama (KPI) yang akan digunakan untuk mengukur kinerja yang terdiri dari meningkatkan rasio profitabilitas, meningkatkan rasio likuiditas, meningkatkan rasio efektivitas, meningkatkan kualitas layanan pelanggan, menurunkan keluhan pelanggan, meningkatkan pangsa pasar, meningkatkan loyalitas pelanggan, meningkatkan pertumbuhan pelanggan baru, meningkatkan kualitas produk, produktivitas biaya produksi, meningkatkan produktivitas karyawan, meningkatkan kemampuan karyawan dan meningkatkan kepuasan karyawan, profitabilitas, ROCE (Return On Capital Employed), ROE (Return On Equity) , Pertumbuhan Pelanggan Total, Pangsa Pasar, Tingkat Penanganan Keluhan Pelanggan, Akuisisi Pelanggan, Profitabilitas, Persentase Produk Cacat dan Produktivitas Biaya Produksi, Tingkat Produktivitas Karyawan, dan Jumlah Pelatihan Karyawan. Instrumen pengukuran kinerja menggunakan indikator ini diberi skala pengukuran yang secara kumulatif menunjukkan tingkat kinerja keseluruhan perusahaan.
PENERAPAN KANO MODEL DALAM PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN PENYEDIAAN FASILITAS DAN ALTERNATIF BISNIS RUMAH KOST (Studi kasus:Bisnis rumah kost di kawasan RumahTiga) Yusmin Maatita; V. O. Lawalata
ARIKA Vol 11 No 2 (2017): ARIKA
Publisher : Industrial Engineering Study Program, Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.607 KB) | DOI: 10.30598/arika.2017.11.2.97

Abstract

Saat ini, bisnis rumah kost di daerah sekitar perguruan tinggi menjadi sebuah bisnis yang potensial, mengingat jumlah mahasiswa (yang merupakan salah satu pasar utama dari rumah kost) pada suatu perguruan tinggi menunjukkan kecenderungan meningkat dari waktu ke waktu. Namun seiring dengan hal tersebut, akan semakin banyak pula pesaing yang muncul. Sehingga mahasiswa sebagai salah satu pasar terbesar dari bisnis rumah kost memiliki banyak pilihan untuk memilih tempat kost.Kepuasan konsumen akan menjadi salah satu faktor penentu dalam persaingan pasar. Berdasarkan kondisi tersebut maka diperlukan suatu studi untuk mengetahui tingkat kepuasan konsumen pada tiap fasilitas rumah kost agar pemilik/calon pemilik bisnis rumah kost dapat menyediakan fasilitas dengan tepat sesuai dengan daya beli pasar sasarannya, serta untuk memberikan bantuan dalam memilih model rancangan alternatif bisnis rumah kost. Pengkajian yang dilakukan pada penelitian ini menggunakan metode Kano Model Analysis untuk memetakan tingkat kepuasan konsumen terhadap fasilitas-fasilitas dari rumah kost,dan selanjutnya membuat model rancangan alternatif bisnis rumah kos. Hasil penelitian adalah (a). untukkos-kosan tipe Elit memiliki fasilitas ruangan tamu dengan model rancangan 2, fasilitas per kamar dengan model rancangan 1 dan 2,pintu dengan model rancangan 2,tempat parkir dengan model rancangan 2; (b). untuk Kos-kosan Biasa yaitu fasilitas per kamar dengan model rancangan 1 dan 2,dapur dengan model rancangan 2,pintu dengan model rancangan 2,tempat jemuran dengan model rancangan 2,ruangan tamu model rancangan 2,kamar mandi dan wc umum model rancangan 2.
Integrasi IDEF0 Dan IDEF1 Dalam Cimosa V. O. Lawalata
ARIKA Vol 4 No 2 (2010)
Publisher : Industrial Engineering Study Program, Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1143.01 KB)

Abstract

Enterprise design that rooted from functional modeling, information modeling, and data flow diagram arranges to explain and generate the structures and operations of enterprise. Based on functional, information, resource, and organizational views CIMOSA becomes a methodology to design or redesign the enterprise. In order to integrate the importance of views the IDEF methods is use to avoid information redundancy created by each view. Especially to integrate functional view and information view IDEF0 method generates the components of view as the input to generate the logic relationship between these views by IDEF1 method. Entity become the major factor to connect the IDEF0 and IDEF1in CIMOSA.
Aplikasi Metodologi OR/MS Dalam Pemodelan Sistem Transportasi Publik Trans Metro Bandung (TMB) Di Kota Bandung Euis Nina S. Y; V. O. Lawalata
ARIKA Vol 4 No 2 (2010)
Publisher : Industrial Engineering Study Program, Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (498.013 KB)

Abstract

This research is arranged to implement the system modeling concept to study public transportation problems in Bandung, East Java, particularly on Trans Metro Bandung program by using OR/MS methodology. Considering to the break event position the results of research through proving an effective loading capacity by defining the number of TMB armada efficiently attribute the contradicting interests of 2 major stakeholders, passengers (customer) and PT. DAMRI Kota Bandung (management). Since the balance position yielded by using 60% of total loading capacity or 6 units the 4 units left is potential to produce profit. Then we conclude the Trans Metro Bandung (TMB) vehicle available now on the number that can create the daily profit. From modeling view, internal validation on model shows that model fulfill the mathematical logic because of its consistency on units and relation patterns between variables.
Kajian Teoritis Pengembangan Model Keberhasilan Sistem ERP Victor O. Lawalata; D. B. Paillin
ARIKA Vol 5 No 2 (2011)
Publisher : Industrial Engineering Study Program, Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.741 KB)

Abstract

Even ERP systems success was modeled with considering for various aspects; the contribution of contingency factors has not been had a well-structure. Investigation by Ifinedo (2007) introduced a new relation model between organization characteristics (contingency factor) and ERP systems success by moderating of IT organizational factors (IT assets dan IT resources). This model involves only 3 characteristics, namely size, structure and culture of organization. Referred to the reference study on number of pre-related researches, there are connections between all organization characteristics (size, structure, culture, strategies and environment of organization) and ERP systems success by moderating of IT organizational factors. Our research provides a theoretical review to develop an ERP systems success and cross-relational hypothesizes of variables according to previous researches.