Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Unlocking the Economic Potential of Non-Timber Forest Products in Indonesia's Special Purpose Forest Zones Hermudananto, Hermudananto; Rofii, Muhammad Navis; Sunarta, Sigit; Lukmandaru, Ganis; Arfenda, Ferrieren Curassavica; Utami, Retno Nur; Triyogo, Ananto; Ratnaningrum, Yeni Widyana Nurchahyani; Supriyatno, Nunuk
Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering) Vol. 14 No. 4 (2025): August 2025
Publisher : The University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtepl.v14i4.1166-1175

Abstract

This study explores the diversity of Non-Timber Forest Products (NTFPs) in the Forest Zone with Special Purpose (KHDTK) of Getas-Ngandong, East Java, Indonesia, with the aim of optimizing resource allocation, livelihood diversification, and biodiversity conservation in its planning and management. By conducting a six-month (May–October 2018) biophysical survey through direct observation, coupled with structured social surveys and interviews with key informants in adjacent community-managed forest area. We identified a wide range of NTFPs that are critical for sustainable forest management. Understanding the diversity and distribution of NTFPs is necessary to inform strategic interventions that enhance forest sustainability while supporting the economic resilience of surrounding communities. The findings reveal a rich variety of NTFPs within the region, with agricultural and food crops such as corn, sugarcane, rice, and cassava prevalent inside forest areas, while fruits like mangoes and bananas dominate the surrounding non-forest areas. These insights can serve as valuable inputs, such as integrating fruit tree cultivation into agroforestry zones to enhance income stability, for developing a KHDTK management plan that diversifies income sources, supports local livelihoods, and promotes sustainable forest management practices by balancing economic, ecological, and social benefits.   Keywords: Non-Timber Forest Products (NTFPs); Sustainable Forest Management; KHDTK Getas-Ngandong.
NEGARA, HUTAN, DAN MASYARAKAT DALAM UU 41 TAHUN 1999: SEBUAH ANALISIS POLITIK EKOLOGI Nurrochmat, Dodik Ridho; Sunarta, Sigit; Suwarno, Eno
RISALAH KEBIJAKAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN Rumusan Kajian Strategis Bidang Pertanian dan Lingkungan Vol 12 No 2 (2025): Agustus
Publisher : Pusat Studi Pembangunan Pertanian dan Pedesaan (PSP3) dan Ilmu Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (PSL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jkebijakan.v12i2.64859

Abstract

Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan disahkan pada masa reformasi dengan semangat untuk menata pengelolaan hutan demi kemakmuran rakyat. Namun, realitas implementasinya menunjukkan bahwa UU ini justru memperkuat dominasi negara dan meminggirkan peran masyarakat lokal dan adat. Dalam rangka proses perubahan UU 41/1999 yang saat ini masuk dalam agenda legislasi nasional, studi ini menggunakan pendekatan politik ekologi untuk menganalisis pasal-pasal kunci dan mengungkap dimensi kekuasaan, eksklusi hukum, serta bias teknokratis dalam regulasi tersebut. Hasil kajian menunjukkan bahwa UU ini mereproduksi ketimpangan struktural dalam penguasaan dan pemanfaatan hutan, serta mengabaikan keberadaan modal sosial dan kearifan lokal. Temuan ini mendukung urgensi reformasi kebijakan kehutanan yang lebih adil, inklusif, dan berbasis keadilan ekologis. Kajian ini memberikan kontribusi konseptual dan rekomendasi praktis bagi reformulasi hukum dasar kehutanan yang demokratis dan partisipatif.