Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search
Journal : Paradigma

KONSTRUKSI SOSIAL PETANI TEBU TENTANG DIRI DAN PEKERJAANNYA (STUDI DI DESA NGANCAR KECAMATAN PITU KABUPATEN NGAWI) Imbar Pambudi, Henggi; LEGOWO, MARTINUS
Paradigma Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Paradigma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini tentang ?Konstruksi Sosial Petani Tentang Diri Dan Pekerjaannya? maksud dari adanya konstruksi sosial petani tentang diri dan pekerjaannya adalah agar lebih untuk mengetahui bagaimana konstruksi sosial petani tentang diri dan pekerjaannya di Desa Ngancar Kecamatan Pitu Kabupaten Ngawi. Penelitian ini memiliki tujuan yaitu untuk menggambarkan Kondisi Sosial Ekonomi Petani Tebu secara objektif serta menganalisis tentang Diri dan Pekerjaan Petani Tebu di Desa Ngancar Kecamatan Pitu Kabupaten Ngawi. Teori yang dipakai dalam penelitian ini adalah teori Peter L.Berger dan Luckmann tentang Kondisi Sosial Ekonomi, Terbentuknya Konstruksi Sosial Petani dan Konstruksi Sosial Petani dalam perspektif Peter L.Berger. Proses konstruksi sosial terdapat 3 proses yaitu Internalisasi, Objektifitas, Eksternalisasi. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan perspektif konstruksi sosial. Pengumpulan data menggunakan cara observasi dan wawancara mendalam. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Konstruksi Sosial Petani Tebu Tentang Diri dan Pekerjaannya sebagai pandangan atau pilihan dalam memilih pekerjaan. Kedua, sebagai investasi masa depan. Ketiga, sebagai ekonomi. Keempat, sebagai interaksi sosial masyarakat. Temuan data yang ditemukan yaitu Konstruksi Petani di Desa Ngancar Kecamatan Pitu Kabupaten Ngawi. Mengkonstruksikan apa yang telah menjadi pilihannya, sebelum mereka bertindak, setiap individu melalui beberapa tahapan proses dialektika. Konstruksi sosial yang diciptakan oleh individu, yang merupakan manusia bebas. Individu menjadi penentu dalam dunia sosial yang dikonstruksikan berdasarkan atas kehendaknya yang memiliki kebebasan untuk bertindak diluar batas kontrol struktur dan pranata sosialnya biasanya dihubungkan dalam pengalaman hidup.
RESISTENSI MASYARAKAT UJUNGNEGORO PASCA PEMBANGUNAN PLTU DIBATANG JAWA TENGAH PURNOMO AJI, MUHAMMAD; LEGOWO, MARTINUS
Paradigma Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Paradigma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini tentang pembangunan pembangkit listrik tanaga uap untuk memajukan suatu negara, dengan pembangunan sendiri merupakan sesuatu yang sangat penting bagi pertumbuhan ekonomi di dalam masyarakat maupun untuk perkembangan suatu negara, pembangunan sendiri dapat mengentaskan masyarakat dalam masalah pengangguran yang ada. Pembangunan pembangkit listrik tenaga uap ini dapat menciptakan perubahan. Perubahan tersebut baik dibidangekonomi,kondisi sosial masyarakat yang ada, dengan konsekuensi dampak yang akan terjadi baiksecara positif maupun dampak secara negatif, namun di dalam pembangunan akan terdapat masyarakat yang setuju maupun tidak terhadap pembangunan tersebut, seperti halnya di desa Ujungnegoro dimana dalam pembangunan pembangkit listrik tenaga uap ini dilakukan maka terdapat penolakan oleh masyarakat,mulai dari awal pembnagunan sampai pembangunan PLTU ini hampir mencapai titik ahir masyarakat masih saja melakukan penolakan baik penolakan tersebut berpentuk tuntutan tuntutan yang ditujukan oleh pihak pemerintah akan apa yang di inginkan masyarakat karen dampak yang di timbulkan oleh pembangunan ini, seperti ganti rugi tanah yang tak kunjungselesai,masalah penterapan tenaga kerja yang semakin lama semakin tidak terkondisi karena kebanyakan menyerap tenaga kerja asing,bahkan dampak untuk lingkungan, didalam menyampaikan tuntutan ini masyarakat banyak melakukannya dengan berbagai macam cara seperti misalnya demo, membuat forum yang ada di dalam masyarakat.Kata Kunci: Pembangunan,resistensi,perubahan sosial
PILIHAN RASIONAL DALAM PROSES PEMBEBASAN LAHAN PERTANIAN/ SAWAH UNTUK PEMBANGUNAN PERUMAHAN DI DESA LEBO SIDOARJO JUNAIDATUL ISLAMIYAH, ADIK; LEGOWO, MARTINUS
Paradigma Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Paradigma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tahun 2016 Sidoarjo memberikan ijin kepada PT Bumi Mitra Sekawan melakukan pembebasan lahan untuk pembangunan perumahan di desa Lebo Kecamatan Sidoarjo. Desa ini menjadi lokasi penelitian. Penelitian ini berfokus pada pilihan rasional dalam pembebasan lahan. Proses pembebasan lahan terjadi mulai tahun 2016 hingga tahun 2020. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi sosial ekonomi masyarakat pemilik lahan, proses pembebasan lahan dan pilihan rasional pihak/aktor yang terlibat dalam proses pembebasan lahan. Penelitian bersifat kualitatif dengan menggunakan perspektif teori pilihan rasional James Samuel Coleman sebagai pisau analisis. Penelitian ini menggunakan teknik purposive. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembebasan lahan berjalan sesuai dengan pilihan rasional para aktor yang bertujuan mencari keuntungan maksimal. Aktor panitia pembebasan lahan merasa mendapatkan keuntungan maksimal ketika berpihak pada PT. Aktor perangkat desa memilih menyetujui pembebasan lahan karena mengincar kompensasi penjualan. Aktor pemilik yang menjual memilih tindakan dengan pertimbangan keadaan ekonomi dan kepemilikan lahan yang sempit dinilai tidak bermanfaat. Aktor yang tidak menjual masih menginginkan bertani. Aktor yang Menjual sebagian dan mempertahankan sebagian mempertimbangkan keadaan ekonomi dan keinginan tetap menjaga warisan sebagai dasar tindakannya. Terdapat perilaku kolektif dan norma-norma. Perilaku kolektif dilakukan oleh aktor pemilik lahan bersertifikat. Norma-norma disebarkan oleh panitia pembebasan. Norma tersebut adalah hilangnya SK yang beresiko menghilangkan lahan kepemilikan. Kata Kunci: pilihan rasional, pembebasan lahan, pertanian/sawah