Mudzakkir, Moh
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Partisipasi Politik Pemilih Pemula Etnis Minoritas Pasca Reformasi Fauzi, Agus Machfud; Legowo, Martinus; Maliha, Novi Fitia; Mudzakkir, Moh; Harianto, Sugeng; Raditya, Ardhie; Sudrajat, Arif
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jish.v11i1.41030

Abstract

Muda-Mudi Budhayana Surabaya merupakan pemilih pemula yang mempunyai perhatian dan berpartisipasi terhadap Pemilu, biasanya kelompok minoritas tidak mempunyai kepedulian terhadap agenda politik. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap partisipasi kelompok minoritas dalam agenda pemilu paska era reformasi, ini juga untuk membuktikan bahwa mereka tidak hanya peduli terhadap dunia bisnis dan ekonomi, namun juga mempunyai perhatian dan berpartisipasi terhadap pemilu. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan metode campuran antara kuantitaf dan kualitatif, supaya lebih menghasilkan penelitian yang mendalam. Peneliti menggunakan teori voting behavior untuk menganalisis perilaku pemilih Muda-Mudi Budhayana, yaitu seperti apa saja perilaku mereka dalam dunia politik. Hasil penelitian menggambarkan bahwa perilaku politik mereka berpartisipasi aktif dalam pemilu dengan wawasan politik terbuka setelah dicabutnya Instruksi Presiden No. 14 tahun 1967. Implikasi penelitian ini dalam dunia bisnis maka berpengaruh lebih bagus dalam menjalankan roda bisnis sebab ada kebebasan dalam menjalankan.
Penguatan Wawasan Kebangsaan Bagi Warga Negara Indonesia di Filipina Mudzakkir, Moh; Wisnu; Meirinawati; Rahaju, Tjitjik; Sitohang, Lidya Lestari; Sekardani, Puspita Sari; Marganda, Iman Pasu; Rohman, Abdur
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9 No 3 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v9i3.26183

Abstract

Program pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat wawasan kebangsaan warga negara Indonesia yang berada di Filipina, seiring meningkatnya keterlibatan warga negara Indonesia di Filipina. Dengan mengadakan kegiatan seminar dan lokakarya, pengabdian ini berfokus pada pemahaman identitas kebangsaan, budaya setempat, dan akses informasi bagi diaspora Indonesia di Filipina. Kegiatan dimulai dengan studi literatur dan analisis kebutuhan, yang memungkinkan identifikasi tantangan utama yang dihadapi oleh warga negara Indonesia di Filipina. Selanjutnya, dirancanglah program yang melibatkan berbagai kegiatan untuk mengatasi tantangan tersebut. Selain itu, melalui penyebaran berita dan artikel, proyek ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya penguatan identitas kebangsaan di tengah diaspora. Kemudian, tahapan pelaksanaan mencakup pra-pelaksanaan, pelaksanaan kegiatan, pasca-pelaksanaan, serta evaluasi dan pelaporan. Proyek pengabdian ini berhasil memberikan dampak positif terhadap warga negara Indonesia di Filipina. Melalui rangkaian agenda pengabdian ini, para peserta mampu memperkuat rasa identitas dan nasionalisme mereka sebagai diaspora Indonesia. Luaran berupa artikel tentang diaspora Indonesia di Filipina juga telah dipublikasikan sebagai bahan referensi keberlanjutan program pengabdian di masa akan datang.
Urban Reality Construction of BPJS Services: Comparative Study at Mangusada Hospital and Clinic Damayanti, Ni Made Ayu Nindya; Mudzakkir, Moh; Hanindraputri, Eufrasia Kartika; Sadewo, Fransiscus Xaverius Sri; Adawiah, Wardatul
Spirit Publik: Jurnal Administrasi Publik Vol 21, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/sp.v21i1.111731

Abstract

This study analyzes how urban communities construct social reality regarding BPJS Health services through direct experiences in two different healthcare institutions, namely RSUD Mangusada and Mengwi I Clinic, Badung Regency. The research is grounded in the dynamics of urban society characterized by high mobility, social diversity, and strong expectations for public services that are fast, efficient, and humane. A qualitative approach with a comparative design was employed to explore the perceptions of patients, health workers, and institutional managers. Data were collected through in-depth interviews, participatory observations, and documentation. The findings reveal differences in social constructions between the two institutions. RSUD Mangusada is often perceived as slow, bureaucratic, and less communicative, particularly in relation to long queues, extended waiting times for medication, and complaint mechanisms that lack transparency. In contrast, Mengwi I Clinic is considered more efficient, friendly, and closer to the community, with orderly queues, open communication, and services that adapt to local needs. Factors such as staff attitudes, transparency of information, accessibility, and the alignment of facilities with patient expectations play a crucial role in shaping public perceptions. Balinese cultural values that emphasize politeness and harmony further strengthen the meaning of health services, making social interaction an essential element in building trust toward healthcare institutions. These findings affirm that perceptions of BPJS services are not merely the result of formal structures but are socially constructed through collective experiences and repeated interactions.