Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Implementation Of The Triple Bottom Line In Cooperative Performance Assessment JUNIARIANI, Ni Made Rai; LESTARI, Ni Luh Putu Ratna Wahyu
International Journal of Environmental, Sustainability, and Social Science Vol. 2 No. 3 (2021): International Journal of Environmental, Sustainability, and Social Science (Nov
Publisher : PT Keberlanjutan Strategis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38142/ijesss.v2i3.92

Abstract

This study explores and describes the facts about what is felt and experienced directly by the informants in-depth on the application of the Triple Bottom Line (TBL) concept in cooperatives. The research uses a non-positivistic method with a qualitative design and a case study approach. Data analysis was carried out by conducting interviews with informants who were directly related to the implementation of the TBL concept, namely the chairman of the cooperative, the members of the cooperative, and the employees of the cooperative. Based on data analysis and in-depth interviews with informants, it can be concluded that the Savings and Loans Cooperative (KSP) Jumari has implemented the TBL concept well and the impact of this application for KSP Jumari is that the KSP Jumari economy always grows positively. This is inseparable from the active participation of members and employees of KSP Jumari themselves. This is inseparable from the trust of members to KSP Jumari and this is also the impact of the cooperative's concern for the environment so that the existence of KSP Jumari is better known. The financial condition alone is not enough to guarantee the value of the company to grow sustainably.
Green Innovation and Green Accounting on Financial Performance: Literature Review and Future Research Agenda Lestari, Ni Luh Putu Ratna Wahyu; Wiagustini, Ni Luh Putu; Wirakusuma, Made Gede; Sisdyani, Eka Ardhani
Journal of Applied Business, Taxation and Economics Research Vol. 4 No. 3 (2025): February 2025
Publisher : PT. EQUATOR SINAR AKADEMIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54408/jabter.v4i3.377

Abstract

This review synthesizes previous literature with the aim of describing and analyzing the state-of-art for evaluating green innovation and green accounting, primarily focusing on financial performance. In addition, it aims to identify institutions and journals that lead publications, theories used, and countries that have researched the most on the influence of green innovation and green accounting on financial performance. Through a systematic literature review (SLR), a search on publish or perish resulted in the receipt of 30 peer-reviewed papers published up to March 2023. Although there was no time limit, the oldest paper was published in 2003, indicating that research on the impact of green innovation and green accounting Financial performance is a topic that is still of great interest today. China, America, as well as the UK and Germany are the countries that publish the most on this theme. In addition, this paper outlines various research gaps on this topic, especially from a methodological point of view. This work has important meaning for industry in formulating policies and strategies to encourage the use of green innovation and green accounting in improving its financial performance. Based on the results, a research agenda for the future has been established.
PENGARUH FAKTOR KEUANGAN DAN KARAKTERISTIK AUDITOR PADA KUALIFIKASI OPINI KELANGSUNGAN USAHA Ni Luh Putu Ratna Wahyu Lestari; Ni Luh Sari Widhiyani
E-Jurnal Akuntansi Vol 6 No 3 (2014)
Publisher : Accounting Department, Economic and Business Faculty of Universitas Udayana in collaboration with the Association of Accounting Department of Indonesia, Bali Region

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Asumsi kelangsungan usaha digunakan sebagai dasar penyusunan laporan keuangan dalam perusahaan. Perusahaan secara operasional harus mampu mempertahankan keberlangsungan usahanya. Jika auditor tidak yakin dengan perusahaan dalam mempertahankan keberlangsungan usahanya, maka masalah tersebut harus disampaikan dalam laporan audit setelah paragraf opini. Perusahaan tidak mengharapkan untuk mendapatkan opini audit kelangsungan usaha karena hal tersebut dapat berdampak buruk terhadap citra perusahaan. Kebangkrutan akan benar-benar terjadi apabila tidak ada penanganan yang tepat untuk mengatasi masalah kelangsungan usaha tersebut. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh kondisi keuangan perusahaan, pertumbuhan perusahaan, opini audit tahun sebelumnya, auditor client tenure, dan reputasi kantor akuntan publik pada kualifikasi opini kelangsungan usaha. Berdasarkan dari hasil analisis diketahui variabel opini audit tahun sebelumnya dan reputasi kantor akuntan publik memiliki pengaruh pada kualifikasi opini kelangsungan usaha secara positif dan signifikan, variabel kondisi keuangan perusahaan dan pertumbuhan perusahaan tidak berpengaruh pada kualifikasi opini kelangsungan usaha, dan variabel auditor client tenure secara signifikan berpengaruh negatif pada kualifikasi opini kelangsungan usaha. Kata Kunci: Faktor Keuangan, Karakteristik Auditor, Kualifikasi Opini Kelangsungan Usaha
PKM Pada Kelompok Subak Abian Labuan Sait, Desa Pecatu, Kabupaten Badung LESTARI, Ni Luh Putu Ratna Wahyu; SANJAYA, I Ketut Puja Wirya; SUWITARI, Ni Ketut Etty
Akuntansi dan Humaniora: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2022): Akuntansi dan Humaniora: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Oktober – Januari 2023)
Publisher : Indonesia Strategic Sustainability

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38142/ahjpm.v1i3.430

Abstract

Pandemi Covid-19 saat ini, memberikan dampak negative dan signifikan terhadap perkembangan pariwisata dan perekonomian di Desa Pecatu, sehingga pada masa pandemi Covid-19 ini, pertanian memegang peranan yang sangat penting bagi kehidupan masyarakat seperti di desa Pecatu Kecamatan Kuta Selatan Kabupaten Badung. Desa Pecatu merupakan kawasan perbukitan yang lahan tanah termasuk lahan kering karena disekeliling wilayah desa ini adalah perbukitan dan pantai. Dalam pengembangan organisasinya, Kelompok Subak Abian Labuan Sait telah mengembangkan berbagai macam jenis tanaman, baik sayur-sayuran, buah dan bunga. Kelompok Subak Abian Labuan Sait biasanya menanam tanaman seperti jeruk, srikaya, jagung, manga, cabai dan sayur-sayuran lainnya. Namun hasil pertanian belum maksimal untuk mampu dipasarkan secara meluas. Selain itu, Desa Pecatu memiliki sambal yang menjadi makanan tradisional khas desa ini, yaitu sambal “Tabia Tuh” yang berbahan dasar cabai yang dikeringkan. Masyarakat desa ini menjadikan sambal tabia tuh di menu sehari-hari mereka. Namun sambal tabia tuh yang dijual masih berbentuk pengemasan plastik dan terkadang jika lebih dari 7 hari, sambal akan berair karena olahan dan pengemasan yang kurang tepat. Selain pengemasan, permasalahan lain yang dihadapi yaitu belum memiliki kemampuan dalam pencatatan laporan keuangan sederhana, pengendalian internal yang masih rendah, pembuatan proposal untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah setempat serta gangguan hama dan penyakit tanaman cabai. Hal tersebut menjadi salah satu hal yang kami perhatikan dalam program pemberdayaan masyarakat ini.
PKM Pada Usaha Sambal Kemasan CV. Mantu Sedana, Kelurahan Dalung, Kecamatan Kuta Utara PARAMANANDA, N; LESTARI, Ni Luh Putu Ratna Wahyu; PUTRA, I Made Aditya Mantara
Akuntansi dan Humaniora: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2022): Akuntansi dan Humaniora: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Oktober – Januari 2023)
Publisher : Indonesia Strategic Sustainability

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38142/ahjpm.v1i3.432

Abstract

Masakan pedas memang menjadi salah satu ciri khas kuliner di Indonesia. Tingginya permintaan sambal memberikan peluang bisnis yang menjanjikan. Berawal dari keisengan pemilik usaha yaitu Ibu Made Ani Setia Wulan, akhirnya dapat mendirikan sebuah perusahaan yaitu CV. Mantu Sedana yang berdiri tahun 2017. Berdasarkan hasil validasi pasar yang telah dilakukan oleh mitra, maka mitra membuat sambal yang tahan lama, tetap gurih serta dapat dibawa kemana saja dan siap disajikan kapan saja sehingga menjadi pelengkap hidangan yang disajikan untuk keluarga, dapat dijadikan bahan dasar untuk setiap masakan keluarga. Khalayak sasaran dari program pengabdian masyarakan ini adalah CV. Mantu Sedana yang berlamat di Kelurahan Dalung, Kecamatan Kuta Utara. Melihat potensi dan ciri khas yang dimiliki, maka sangatlah mungkin apabila perguruan tinggi khususnya Universitas Warmadewa selaku institusi pendidikan ikut berkontribusi didalam melestarikan dan mengembangkan potensi yang dimiliki oleh CV. Mantu Sedana. Pengembangan dan pendampingan baik dari pengadaan sarana dan prasarana, pelatihan dan pembelajaran terkait pembukuan, pemasaran diharapkan dapat memberikan manfaat untuk kelangsungan hidup usaha mikro kecil dan menengah dimasa yang akan datang. Kontribusi dasar dari program ini adalah meningkatkan kapasitas produksi, peningkatan pemasaran, peningkatan kualitas SDM dalam hal pembuatan laporan keuangan, serta peninkatan omset melalui penjualan secara konsinyasi.
Determining Audit Delay: The Role of CEO Expertise and Bankruptcy Prediction LESTARI, Ni Luh Putu Ratna Wahyu; NARINDRA, Anak Agung Ngurah Mayun
Journal of Governance, Taxation and Auditing Vol. 4 No. 2 (2025): Journal of Governance, Taxation and Auditing (October - December 2025) - In Pre
Publisher : PT Keberlanjutan Strategis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38142/jogta.v4i2.1712

Abstract

This study examines the influence of CEO Expertise and Bankruptcy Prediction on audit delay. The phenomenon of delays in the publication of audited financial reports remains a recurring problem in Indonesia, requiring a deeper study of the influencing factors. This study was conducted on consumer goods industry companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2019-2023. The sampling method used was purposive sampling with certain criteria, and 33 companies were selected as samples. The data collection method was carried out by tracing and recording the necessary information in secondary data in the form of annual reports and audit reports by independent auditors. The analysis method used in this study was quantitative analysis using panel data regression methods assisted by statistical data processing programs using Eviews12. The results showed that the role of CEO expertise had a negative effect on audit delay, while bankruptcy prediction had no effect on audit delay