Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

PEMBERDAYAAN IBU BADUTA DALAM MEWUJUDKAN PERIODE EMAS MELALUI PRAKTIK PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DAN MAKANAN PENDAMPING ASI Tri Anonim; Suryo Pratikwo; Sumarni Sumarni; Erni Nuryanti; Maslahatul Inayah
Jurnal Lintas Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): MEI 2024 - OKTOBER 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jlpm.v3i2.11476

Abstract

Latar Belakang : Usia dibawah 24 bulan sangat penting bagi bayi karena di masa inilah upaya menciptakan sumber daya manusia yang baik dan berkualitas. Masa itu merupakan masa pertumbuhan dan perkembangan yang pesat sehingga kerap diistilahkan sebagai “Periode Emas” sekaligus “periode kritis”. Untuk mencapai tumbuh kembang optimal, Global Strategy for Infant and Young Child Fedding WHO/UNICEF merekomendasikan perlunya 4 hal penting yang harus dilakukan, antara lain: memberikan ASI kepada bayi segera dalam waktu 30 menit setelah bayi lahir, memberikan hanya ASI saja atau pemberian ASI eksklusif sejak lahir sampai bayi berusia 6 bulan, memberikan makanan pendamping ASI (MP ASI) sejak bayi berusia 6 bulan sampai 24 bulan, dan meneruskan pemberian ASI sampTujuan: Meningkatkan pengetahuan ibu Baduta dalam upaya perbaikan gizi anaknya melalui praktik pemberian ASI Eksklusif dan MPASI agar terwujud Periode Emas.Metode: Penyuluhan kesehatan dan Praktik pemberian ASI eksklusif dan MPASI melalui ceramah, tanya jawab, demomnstrasi membuat MPASI usia  6-9 bulan, 9-12 bulan dan 12-24 bulan.ai anak berusia 24 bulan atau lebih.Hasil Kegiatan: Hasil evaluasi nilai rata-rata pre test sebesar 76,6 ( baik) menjadi 87,4 (sangat baik) pada nilai rata-rata post-testKesimpulan: Penyuluhan tentang Pemberian ASI Eksklusif dan MPASI dapat meningkatkan pengetahuan pada Ibu Baduta, nilai rata-rata pre tes dibanding pos tes terjadi peningkatan signifikan.