Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

LIFE SKILLS ORIENTATION IN MADRASAH CURRICULUM Ahmadi Ahmadi
Jurnal Pendidikan Islam Vol 27, No 3 (2012): MEDIA PENDIDIKAN JURNAL PENDIDIKAN ISLAM
Publisher : The Faculty of Tarbiyah and Teacher Training associated with PSPII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jpi.v27i3.531

Abstract

This article intends to elaborate a charge include life skills opportunities in both madrasah curriculum of ibtidaiyah, tsanawiyah and aliyah. The approach used is the science of Islamic education. Some important concepts in Islam that allows it to be analyzed and used as the basis of life skills-based curriculum contained in QS. Al-Ghâsyiyah [88]: 17-20, QS. Fâthir [35]: 39, QS. Al-Jâtsiyah [45]: 12-13, QS. Al-A‟râf [7]: 56-85 and QS. Al-Hujurât [49]: 1, 13, 18. Ethical values (Rasul Muhammad) Islam that allows elaborating life skills is shiddiq, amanah, fathanah and tabligh. The fourth value is assumed to equip graduates of madrassas that he later had a number of personal, social, academic, vocational and soft. The fourth value is assumed to equip graduates of madrassas that he later had the skills. A number of core Islamic values should be in synergy with the age issues such as democracy, globalization, the mastery of science, technology and information (the environment).
FROM DISRUPTION TO MOBILIZATION: IRE TEACHERS’ PERSPECTIVES ON INDEPENDENT LEARNING POLICY Muhammad Thohir; Samsul Maarif; Junaedi Rosyid; Hisbullah Huda; Ahmadi Ahmadi
Jurnal Cakrawala Pendidikan Vol 40, No 2 (2021): Cakrawala Pendidikan (June 2021)
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/cp.v40i2.39540

Abstract

The policy on Independent Learning was established by the Indonesian government to promote teacher performance in midst of disruption in the educational aspect during this COVID-19 pandemic. However, teachers may not share the same perspective related to the policy. This study aims to examine Islamic Religious Education (IRE) teachers’ perspectives on Independent Learning policy. The research participants were IRE teachers who passed the 2019 In-service Teacher Profession Training Program at a State Islamic University in East Java, Indonesia. The mix-method research design with a qualitative-quantitative sequential exploratory analysis was used in this study. Qualitative data were obtained through telephone interviews, non-participant observations, and investigative documentary tracing, while quantitative data were obtained through a survey using online questionnaires. The collected data were analyzed using the descriptive qualitative phenomenological technique and descriptive statistics. The findings show that the increase in the use of mobile learning by IRE teachers is an implication of the disruption leading to the mobilization of the educational sector to approach the Independent Learning policy based on performances in three perspectives. First, the policy is considered a critique of traditional educational practices. Second, the policy serves as a space for independence with rules and regulations that are more open for students and schools. Third, the policy is an effort to free education from social and political pressures and restraints. This study provides a new understanding of the philosophical inter-connection in teachers’ perceptions to the practice of distant learning implementation based on informational technology.
Perubahan Kurikulum di Madrasah Aliyah Negeri 2 Ponorogo Sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Lembaga Pendidikan Islam Ahmadi Ahmadi; Yayah Chairiyah; Safiruddin Al Baqi
Muslim Heritage Vol 6, No 2 (2021): Muslim Heritage: Jurnal Dialog Islam dengan Realitas
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/muslimheritage.v6i2.3373

Abstract

AbstractQuality education today is an essential necessity in human life. The purposes of this research are to describe how the dynamics of curriculum goes on. It used a qualitative descriptive approach. The instruments of collecting data are observation, interview, and  document. The data must be analyzed by the following cycles: reduction, display and verification. It showed that; curriculum religious teacher training is different with the curriculum of Islamic High School. The implementation of the curriculum has to improve some knowledge and policy continuously, especially, to master the curriculum component system supported to the vision. Those are; setting up teachers and education staffs with the standards of educational, structuring teachers to teach according to their field of study, and involving them in any kinds of training and curriculum development policy. It faces several obstacles lacking of curriculum development experiences and theories, educational personnel should contribute more than before in curriculum development.Key words; Curriculum, education system, Islamic education, madrasah. AbstrakPendidikan yang berkualitas merupakan keperluan esensi yang amat penting dalam kehidupan manusia masa sekarang. Penelitian ini bertujuan untuk mengkonstruk bagaimana dinamika kurikulum berlangsung. Penelitian menggunakan pendekatan studi kasus. Gambaran fakta data diperoleh melalui teknik pengamatan, wawancara, dan dokumen. Data dianalisa dengan siklus; reduksi, pemaparan dan simpulan. Hasil riset menunjukan; kurikulum Pendidikan Guru Agama  berbeda dengan Madrasah Aliyah, implementasi kurikulum madrasah meningkatkan pengetahuan dan komponen kurikulum yang mendukung terhadap visi. Proses tahapan tersebut; menyiapkan guru dan staff perkantoran yang  sesuai dengan kualifikasi pendidikan, guru mengajar sesuai dengan bidangnya, mengikutsertakan mereka dalam kebijakan program pelatihan dan pengembangan kurikulum. Implementasi menghadapi beberapa kendala; kurang pengalaman dalam pengembangan dan pengasaan teori, pelaksana kurikulum seharusnya dapat berkonstribusi lebih dalam pengembangannya.
STRATEGI PENINGKATAN KUALITAS JASA PENDIDIKAN ISLAM DI MADRASAH IBTIDAIYAH NEGERI (MIN) DEMANGAN KOTA MADIUN Imam Saiful Bahri; Ahmadi Ahmadi
Muslim Heritage Vol 3, No 2 (2018): Muslim Heritage
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (674.717 KB) | DOI: 10.21154/muslimheritage.v3i2.1482

Abstract

Abstract: This study aims to explain MIN Demangan’s strategy how to improve its service quality and to know the success of the strategy. This research is a qualitative research. The result of the research indicates that to improve the service quality of Islamic education MIN Demangan was combined two strategies: the strategy to fulfill the dimensions of service quality and the strategy to overcome the gaps of service quality. The combination of the two strategies named Meta-Spiritual Strategy. It’s a strategy to reach the quality of Islamic education beyond the standard that more touching to spiritual aspect and customer satisfaction. The success of the strategy was known based on service quality perspective and customer satisfaction perspective. Abstsrak: Penelitian ini bertujuan menjelaskan strategi MIN Demangan dalam meningkatkan kualitas jasa penddidikan Islam dan menjelaskan keberhasilan strategi tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam meningkatkan kualitas jasa pendidikan Islam MIN Demangan Kota Madiun mengkombinasikan dua strategi, yaitu strategi dalam memenuhi dimensi kualitas jasa serta strategi mengatasi kesenjangan kualitas jasa. Strategi yang memadukan dua strategi ini bisa disebut dengan Strategi Meta-Spiritual yaitu strategi untuk mencapai kualitas jasa pendidikan Islam yang melampui standar kualitas yang bersifat lebih menyentuh dimensi kejiwaan dan kepuasan perasaan pengguna jasa. Keberhasilan strategi ini diketahui berdasarkan perspektif kualitas jasa serta perspektif kepuasan pelanggan.
The Internalization of Attitude and Values: Comparison Study in PTKIN and PTKIS Ahmadi Ahmadi; Basuki Basuki; Edi Irawan
Cendekia: Kependidikan dan Kemasyarakatan Vol 18, No 1 (2020)
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.266 KB) | DOI: 10.21154/cendekia.v1i1.1761

Abstract

Abstrak: Internalisasisikapdan nilai-nilai merupakan aspek penting dari pendidikan tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pola internalisasi aspek sikap dan nilai-nilai di lembaga pendidikan tinggi agama.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode multi kasus.Subjek penelitian ini adalah IAIN Ponorogo dan INSURI Ponorogo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) internalisasi sikap dan nilai-nilai lebih mungkin melalui kegiatan pendidikan dan pengajaran; 2) proses internalisasi di INSURI Ponorogo cenderung menggunakan strategi teladan, habituasi, dan intervensi sedangkan di IAIN Ponorogo cenderung menggunakan teladan, habituasi, intervensi, dan strategi penguatan; 3) Secara umum, hasil proses internalisasi aspek sikap dan nilai-nilai di IAIN Ponorogo cenderung tertanam dan mulai berkembang, sedangkan di INSURI Ponorogo beberapa sudah mulai berkembang dan beberapa lainnya baru mulai terlihat. ملخض : يعد استيعاب المواقف والقيم جانباً مهماً في التعليم العالي. الغرض من هذه الدراسة هو وصف نمط استيعاب جوانب المواقف والقيم في مؤسسات التعليم الديني. يستخدم هذا البحث مقاربة نوعية مع أسلوب متعدد الحالات. مواضيع هذا البحث هي IAIN Ponorogo و INSURI Ponorogo. أظهرت النتائج ما يلي: 1) أن استيعاب المواقف والقيم كان أكثر ترجيحًا من خلال أنشطة التعليم والتدريس ؛ 2) تميل عملية الاستيعاب في INSURI Ponorogo إلى استخدام الاستراتيجيات المثالية والتوظيف والتدخل بينما في IAIN Ponorogo تميل إلى استخدام الاستراتيجيات المثالية والتوظيف والتدخل وتعزيز الاستراتيجيات ؛ 3) بشكل عام ، تميل نتائج عملية استيعاب جوانب المواقف والقيم في IAIN Ponorogo إلى أن تكون راسخة وبدأت في التطور ، بينما في INSURI Ponorogo بدأ البعض في التطور وبدأ البعض الآخر في الظهور.
INOVASI PRODUK PUDING DURIAN UNTUK MENINGKATKAN INCOME PERKAPITA MASYARAKAT DESA GAMBIRAN,TULUNGAGUNG Fatia Ainur Rosyida; Ahmadi Ahmadi
InEJ: Indonesian Engagement Journal Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/inej.v3i1.4952

Abstract

Potensi yang terdapat di desa Gambiran,Kecamatan Pagerwojo,Kabupaten Tulungagung termasuk banyak sekali, salah satunya adalah buah durian yang pohonnya berada di sekitar rumah warga. Ketika musim panen telah tiba, para masyarakat lebih memilih untuk menjualnya saja dan tidak ada ide pengolahan dengan inovasi lain karena mayoritas warga Gambiran juga memiliki sapi perah yang dianggap lebih banyak menghasilkan keuntungan. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka tim dari peserta pengabdian berinisiatif untuk mengadakan inovasi pengolahan buah durian menjadi pudding durian dengan menggunakan metode ABCD (Asset Based Community Development). Adapun proses pendampingan dilaksanakan mulai dari sosialisasi pemberian materi tentang kewirausahaan, sosialisasi produk, sosialisasi pengemasan dan sosialisasi pemasaran produk pudding durian. Kegiatan ini berlangsung dengan lancar dan diharapkan dapat memberi pemahaman tentang berwirausaha yang luas, dapat dijadikan sebagai peluang untuk usaha bagi masyarakat, dapat menambah rasa ketertarikan masyarakat untuk menjadikan produk karya desa dengan pemasaran yang tepat sehingga dapat mengembangkan berbagai inovasi serta kreativitas masyarakat dengan pendapatan yang meningkat
Perubahan Kurikulum di Madrasah Aliyah Negeri 2 Ponorogo Sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Lembaga Pendidikan Islam Ahmadi Ahmadi; Yayah Chairiyah; Safiruddin Al Baqi
Muslim Heritage Vol 6, No 2 (2021): Muslim Heritage: Jurnal Dialog Islam dengan Realitas
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.147 KB) | DOI: 10.21154/muslimheritage.v6i2.3373

Abstract

AbstractQuality education today is an essential necessity in human life. The purposes of this research are to describe how the dynamics of curriculum goes on. It used a qualitative descriptive approach. The instruments of collecting data are observation, interview, and  document. The data must be analyzed by the following cycles: reduction, display and verification. It showed that; curriculum religious teacher training is different with the curriculum of Islamic High School. The implementation of the curriculum has to improve some knowledge and policy continuously, especially, to master the curriculum component system supported to the vision. Those are; setting up teachers and education staffs with the standards of educational, structuring teachers to teach according to their field of study, and involving them in any kinds of training and curriculum development policy. It faces several obstacles lacking of curriculum development experiences and theories, educational personnel should contribute more than before in curriculum development.Key words; Curriculum, education system, Islamic education, madrasah. AbstrakPendidikan yang berkualitas merupakan keperluan esensi yang amat penting dalam kehidupan manusia masa sekarang. Penelitian ini bertujuan untuk mengkonstruk bagaimana dinamika kurikulum berlangsung. Penelitian menggunakan pendekatan studi kasus. Gambaran fakta data diperoleh melalui teknik pengamatan, wawancara, dan dokumen. Data dianalisa dengan siklus; reduksi, pemaparan dan simpulan. Hasil riset menunjukan; kurikulum Pendidikan Guru Agama  berbeda dengan Madrasah Aliyah, implementasi kurikulum madrasah meningkatkan pengetahuan dan komponen kurikulum yang mendukung terhadap visi. Proses tahapan tersebut; menyiapkan guru dan staff perkantoran yang  sesuai dengan kualifikasi pendidikan, guru mengajar sesuai dengan bidangnya, mengikutsertakan mereka dalam kebijakan program pelatihan dan pengembangan kurikulum. Implementasi menghadapi beberapa kendala; kurang pengalaman dalam pengembangan dan pengasaan teori, pelaksana kurikulum seharusnya dapat berkonstribusi lebih dalam pengembangannya.
Perumusan Strategi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo dalam Meningkatkan Daya Saing Research Anis Yuana Etika Sari; Ahmadi
Excelencia: Journal of Islamic Education & Management Vol. 2 No. 01 (2022): Excelencia: Journal of Islamic Education & Management
Publisher : Pascasarjana IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/excelencia.v2i01.560

Abstract

Tulisan ini membahas tentang perumusan strategi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo dalam meningkatkan daya saing research. Penelitian ini mengambil tempat di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo dengan pertimbangan kampus tersebut memiliki potensi yang cukup memadai di antaranya : sebagai kampus yang berjargon “The Research University”, jumlah mahasiswa yang cukup banyak, memiliki dosen dan karyawan yang mumpuni, memiliki sarana dan prasarana yang cukup memadai yang mendukung penelitian. Penulis akan membahas empat pokok permasalahan dalam tesis ini, adalah pertama, Bagaimana perumusan visi misi IAIN Ponorogo dalam meningkatkan daya saing research? Kedua, Bagaimana kondisi lingkungan IAIN Ponorogo dalam meningkatkan daya saing research? Ketiga, Bagaimana perencanaan jangka pendek, menengah, dan panjang pada IAIN Ponorogo dalam meningkatkan daya saing research ? keempat, Bagaimana strategi unggul IAIN Ponorogo dalam meningkatkan daya saing research? Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data menggunakan langkah-langkah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Perumusan visi misi sudah sesuai dengan kaidah yaitu bersifat dinamis mengikuti dinamika perkembangan riset, SDM, IPTEKS, Visi sejalan dengan Misi dijabarkan secara konsisten ke dalam tujuan, sasaran, strategi dan program.(2) Pengoptimalan sarpras, pendanaan, memotivasi dosen maupun mahasiswa dalam melakukan penelitian, meningkatkan kualitas penelitian. (3) Pemberian kewenangan pengelolaan penelitian yang ber output pengelolaan secara transparan, akuntabel dan objektif. (4) Peningkatan pengelolaan penelitian dengan menerapkan manajemen berbasis sistem informasi, pemanfaatan sumber pendanaan penelitian yang tersedia di dalam maupun luar negeri, melakukan pembinaan kualitas penelitian kepada dosen/mahasiswa.
Mutu Layanan Pendidikan Madrasah (Penelitian Pelayanan Terpadu Satu Pintu di MTsN 1 Ponorogo) Rifqi Nashrul Fuad Amrulloh; Ahmadi Ahmadi
Excelencia: Journal of Islamic Education & Management Vol. 2 No. 02 (2022): Excelencia: Journal of Islamic Education & Management
Publisher : Pascasarjana IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/excelencia.v2i02.1210

Abstract

Mutu layanan pendidikan madrasah sangat penting bagi pemerintah dan masyarakat. Salah satu permasalahan madrasah yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini adalah rendahnya kualitas layanan di semua jenis dan jenjang pada lembaga pendidikan. Berbagai upaya telah ditempuh untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan madrasah, diantaranya dengan berbagai pelatihan bagi pendidik dan peningkatan kompetensi tenaga kependidikan, pengadaan bahan baca, perbaikan sarana penunjang dan prasarana. Akan tetapi peningkatan kualitas layanan pendidikan madrasah belum menampakkan hasil yang signifikan dan menyeluruh. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif, adalah penelitian yang menggambarkan atau memaparkan data yang diperoleh peneliti yang berkaitan dengan pembahasan tentang mutu layanan pendidikan madrasah di MTsN 1 Ponorogo. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data dengan 3 tahapan yaitu, kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Kemudian pengecekan keabsahan data dengan triangulasi sumber dan triangulasi metode. Berdasarkan proses pengumpulan dan analis data, Penulis menghasilkan: 1. Perencanaan mutu layanan pendidikan madrasah dilakukan dengan penetapan arah mutu prima, strategi mencapai mutu prima, dan penetapan strategi mencapai mutu prima. 2. Pelaksanaan mutu layanan pendidikan madrasah berfokus terhadap pemenuhan kebutuhan pembelajaran, pelayanan terpadu satu pintu (PTSP), pelayanan berbasis digital, serta pelayanan sarana dan prasarana. 3. Peningkatan mutu layanan pendidikan madrasah berfokus terhadap peningkatan sistem layanan, peningkatan progam layanan pendidikan, peningkatan mutu tenaga kependidikan/nonkependidikan, dan peningkatan sistem layanan digital. 4. Evaluasi mutu layanan pendidikan madrasah dilakukan dengan memberikan pengawasan secara langsung yang dilakukan kepala madrasah dengan terjun ke lapangan, evaluasi secara personal, evaluasi secara rapat dinas setiap sebulan sekali, evaluasi progam-progam madrasah, dan evaluasi kualitas layanan dengan memberikan reward kepada tenaga pendidik, karyawan dan tenaga/staf administrasi.
Pengaruh Eq, Iklim, dan Kepemimpinan Kepala Madrasah terhadap Kinerja Guru Diva Savitri; Elfi Yuliani Rochmah; Andhita Dessy Wulansari; Ahmadi Ahmadi
Excelencia: Journal of Islamic Education & Management Vol. 3 No. 01 (2023): Excelencia: Journal of Islamic Education & Management
Publisher : Pascasarjana IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/excelencia.v3i01.1657

Abstract

This research is motivated by the teacher performance issue at MI Plus Al-Islam Dagangan Madiun. This issue is indicated by the fact that there are still approximately 35% of teachers who are incapable of properly controlling the class, as well as the lack of teacher sensitivity and commitment to students during the teaching and learning process. In addition, in terms of preparing lesson plans, several teachers have not fully prepared the lesson plans properly. This study aims to find out the significance of the influence of the Madrasah Principal's leadership, madrasah climate, and teacher’s Emotional Intelligence on teachers' performance in MI Plus Al-Islam Dagangan Madiun for the 2022/2023 Academic Year. This study uses a quantitative approach with ex post facto methods. The population is all teachers at MI Plus Al-Islam Dagangan Madiun, totaling 80 people. The sampling technique used is saturated samples. Meanwhile, the data analysis technique uses simple and multiple linear regression analysis. The results of the analysis show: the leadership of the Madrasah Principal, the climate of the madrasah, and the teacher's Emotional Intelligence have a significant effect on teachers' performance in MI Plus Al-Islam Dagangan Madiun for the 2022/2023 Academic Year, with around 55.1%.