Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pengaruh Penggunaan Serbuk Kaca Terhadap Karakteristik Marshall Campuran HRS-WC: The Effect Of The Use Of Glass Powder On The Characteristics Of Mixed Marshall HRS-WC Deani Rahma Almira; Nirwana Puspasari; Norseta Ajie Saputra
Media Ilmiah Teknik Sipil Vol. 10 No. 2 (2022): Media Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : ​Institute for Researches and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/mits.v10i2.2996

Abstract

HRS is a mixture consisting of hard asphalt and coarse, fine aggregate, and filler. One of the wastes that have not been used optimally is glass powder. When viewed physically, glass powder has small particles and, material weight is large enough to complete the requirements as a filler for asphalt mixtures. This study aims to determine the effect of glass powder on marshall characteristics, namely density, stability, VMA, VIM, VFB, flow, and MQ. This research method includes the preparation of materials and tools followed by testing of coarse aggregate, fine aggregate, and filler. After asphalt mix design for marshall testing to obtain the Optimum Asphalt Content (KAO) that will be used for the test object is 9 pieces with a ratio of 25%, 50%, and 75% glass powder filler from a total weight of 3% as a partial replacement of cement in the HRS-WC mixture. The results showed that the flow value of 3.7 mm had completed the requirements for using 50% glass powder filler. The use of 75% glass powder filler produces an MQ value of 369,124 Kg/mm. Whereas VIM and VFB values in the use of a combination of 25%, 50%, 75% glass powder filler don’t comply with the requirements specifications of Bina Marga 2018 revision 2. In general, the glass powder cann’t use as an alternative to cement filler
PEMBUATAN KARBON AKTIF DARI LIMBAH TEMPURUNG SEBAGAI BAHAN FILTRASI AIR Norseta Ajie Saputra; Noviyanthy Handayani; Kamaliah; Mariaty
AMALIAH: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 6 No. 1 (2022): Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LP2M UMN AL WASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/ajpkm.v6i1.1560

Abstract

Kebutuhan air bersih sebagai bahan baku air minum merupakan masalah yang sering ditemui pada masyarakat di bantaran sungai. Sebagian masyarakat Desa Mungku Baru, Kecamatan Rakumpit, Kota Palangkaraya, yang tinggal di sekitaran Sungai Rakumpit menghadapi permasalahan dengan air sungai yang menjadi sumber air baku masyarakat sehari-hari. Air dari Sungai Rakumpit di saat musim kemarau semakin keruh dan kotor akibat masih terjadinya aktifitas penambangan emas oleh masyarakat sekitar. Diantara solusi untuk mengatasi permasalahan air sungai yang keruh adalah dengan membuat media penyaringan (filtrasi) air sungai dengan memanfaatkan karbon aktif yang dibuat dari limbah tempurung kelapa. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah memberikan pelatihan tentang cara membuat karbon aktif dari limbah tempurung kelapa untuk filtrasi air. Metode yang digunakan adalah sosialisasi dan penyuluhan dengan ceramah, diskusi, dan praktek langsung. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini menunjukkan peserta kegiatan telah memahami kriteria air bersih dan cara mengolah air sungai agar menjadi air standar baku melalui filtrasi dengan karbon aktif. Melalui praktek langsung, peserta telah dapat membuat karbon aktif dari tempurung kelapa melalui proses pembuatan yang sederhana. Hasil pengujian arang aktif yang telah dibuat terhadap air sungai yang keruh, karbon aktif terbukti dapat mengubah warna air sungai menjadi lebih bersih.
STABILISASI TANAH GAMBUT PALANGKA RAYA DENGAN BAHAN CAMPURAN TANAH NON ORGANIK, SEMEN DAN ZAT ADITIF: STABILIZATION OF PALANGKA RAYA PEAT SOIL USING NON-ORGANIC SOIL, CEMENT AND ADDITIVES Rida Respati; Bram Wira Antoni; Nirwan Puspasari; Norseta Ajie Saputra
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil TRANSUKMA Vol. 5 No. 1 (2022): Jurnal Penelitian TRANSUKMA
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Palangka Raya merupakan kota yang memiliki tanah gambut dihampir seluruh wilayah dengan cakupan yang luas. Pembangunan jalan raya di kota Palangka Raya dilakukan diatas tanah gambut dimana memili permasalahan terhadap kekuatan daya dukung tanah dalam menahan beban lalu lintas diatasnya. Usaha perbaikan tanah gambut dilakukan dengan cara stabilisasi. Stabilisasi tanah adalah usaha untuk merubah atau memperbaiki sifat-sifat teknis tanah agar memenuhi syarat teknis tertentu. Pada penelitian akan dilakukan perbaikan tanah gambut secara kimiawi dengan menggunakan semen dan zat aditif sebagai bahan stabilisasi dan melihat seberapa besar pengaruh campuran tanah non organik, semen, dan zat aditif terhadap kekuatan tanah gambut yang telah distabilisasi. Parameter pengujian yang akan dilaksanakan meliputi pengujian sifat fisik dan sifak mekanis seperti pengujian berat jenis, pemadatan standar dan CBR. Nilai CBR campuran tanah gambut dan tanah granit tanpa semen dan zat aditif cair diperoleh sebesar 7,00%. Sedangkan pada penambahan semen 5% dan zat aditif cair 0% nilai CBR naik menjadi 8,20%. Sedangkan pada penambahan semen 5% dan zat aditif cair 5% nilai CBR naik menjadi 8,60% Untuk selanjutnya pada penambahan zat aditif 10% dan 15% secara berturut-turut CBR campuran tanah mengalami peningkatan masing-masing  sebesar 9,80% dan 10,30%.   Palangka Raya is a city that has peat soils in almost all areas with a wide coverage. The construction of highways in the city of Palangka Raya is carried out on peat soil which has problems with the carrying capacity of the soil in holding the traffic load on it. Efforts to improve peat soil are carried out by means of stabilization. Soil stabilization is an effort to change or improve the technical properties of the soil so that it meets certain technical requirements. This research will be carried out chemically improving peat soil using cement and additives as stabilizing agents and seeing how much influence the mixture of non-organic soil, cement and additives has on the strength of stabilized peat soil. The test parameters to be carried out include physical and mechanical properties such as specific gravity, standard compaction and CBR tests. The CBR value of a mixture of peat soil and granite soil without cement and liquid additives was 7.00%. Meanwhile, the addition of 5% cement and 0% liquid additives CBR value increased to 8.20%. While the addition of 5% cement and 5% liquid additive CBR value increased to 8.60%. Furthermore, the addition of 10% and 15% additive respectively CBR soil mixture increased by 9.80% and 10%, respectively.30%.
Beton Serat Limbah Pengolahan Besi Norseta Ajie Saputra; Noviyanthy Handayani; Amelia Faradila
Buletin Profesi Insinyur Vol 6, No 3 (2023): Buletin Profesi Insinyur (Juli-Desember)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bpi.v6i3.184

Abstract

Pemakaian beton sebagai bahan penyusun pada bidang konstruksi memerlukan kualitas beton yang kuat dan efisien, sehingga saat ini banyak dilakukan peningkatan standar kualitas dari pembuatan beton konstruksi. Salah satu cara untuk meningkatkan kualitas beton adalah mencampur bahan penyusun beton dengan material lain, dalam hal ini mencampur beton tersebut dengan limbah hasil mesin bubut berupa potongan serat besi halus memiliki tujuan selain mengurangi limbah hasil mesin bubut, juga menaikkan kuat tarik, kuat lentur serta ketahanan beton terhadap retak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik dan kuat tekan beton saat pencampuran limbah pengolahan besi (besi bubut) dan pengaruhnya terhadap kuat tekan beton pada umur beton 28 hari. Sampel pada penelitian ini berbentuk silinder beton dengan ukuran diameter 15 cm dan tinggi 30 cm dan campuran potongan besi yang digunakan bervariasi, dari 0%, 1%, 2%, 3%, dan 4%. Hasil penelitian memberikan nilai kuat tekan beton tanpa penambahan serat yaitu 20,12 N/mm2, penambahan serat 1%, 2%, 3% dan 4% berturut-turut adalah 20,65 N/mm2, 19,48 N/mm2, 18,43 N/mm2, dan 12,5 N/mm2.Kata kunci : serat bubut, beton serat, kuat tekan beton
Study Komparasi Penambahan Palm Oil Ash Dengan Bantuan Semen Berdasarkan Nilai California Bearing Ratio: Comparative Study Of Addition Of Palm Oil Ash With Support Of Cement Based On California Bearing Ratio Norseta Ajie Saputra; Noviyanthy Handayani; Benny Santoso
Media Ilmiah Teknik Sipil Vol. 11 No. 3 (2023): Media Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : ​Institute for Researches and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/mits.v11i3.5347

Abstract

High water content, water saturation, and low carrying capacity are characteristics of clay soils. The road body may have an uneven surface. On the other hand, in the dry season it will harden and have a high  carrying capacity so that a lot of dust is scattered on the road and blocks the driver's view. As a result, the neighborhood can experience traffic jams and accidents. Check the CBR and PI values to see if there is an increase in clay after stabilization using a mixture of Palm Oil Fuel Ash and cement with variations (0%  POFA + 2% Cement), (3% POFA + 2% Cement), (5% POFA + 2% Cement), and (7% POFA + 2% Cement). Test method Sieve Analysis, Atterberg Limit, Specific Gravity, Moisture Content, Compaction and CBR. Cement and palm oil bunch ash produced a CBR value of 7.4% compared to a natural soil CBR value of 1.59%. The CBR value of the soil will increase, the dry unit weight value will decrease, and the plasticity  value will decrease with the higher proportion of Oil Palm Bunch Ash and cement
Evaluasi Kinerja Dinding Penahan Tanah (Retaining Wall) Pada Proyek Pembangunan Drainase Mendawai: Performance Evaluation Of Retaining Walls On The Mendawai Drainage Development Project Saleh, Akhmad; Saputra, Norseta Ajie; Faradila, Amelia
Media Ilmiah Teknik Sipil Vol. 12 No. 3 (2024): Media Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : ​Institute for Researches and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/mits.v12i3.7375

Abstract

The issue concerning the retaining wall revolves around the potential risk of landslides triggered by soil displacement, primarily observed in the main drainage channel within Mendawai's trading district. Despite the installation of retaining walls along the channel, persistent issues have led to structural failure or even collapse. In response to this challenge, researchers aim to investigate the impact of retaining wall usage on slope stability in the construction project of drainage channels in Mendawai, Palangka Raya, Central Kalimantan. This study will utilize manual calculation methods alongside analysis using geotechnical software, specifically Plaxis 8.6. Analysis of manual calculations reveals a significant discrepancy in safety factors. Manual calculations yield a slope stability value of 1.463 and a shear stability value of 0.834, both falling below the safety standard of 1.5. Meanwhile, Plaxis 8.6 analysis indicates a retaining wall bearing capacity value of 1.599, also below the safety standard set at 3. This indicates that the retaining wall experiences failure and fails to meet the anticipated safety standards.
Anaisis Pengaruh Rekayasa Nilai Terhadap Penjadwalan dan Biaya Paket Pembangunan Gudang Bahan dan Workshop Peralatan BPJN KALTARA Respati, Rida; Rizki Angga Pratama; Norseta Ajie Saputra; Hendra Putra Jaya
AGREGAT Vol 9 No 2 (2024): .
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/ag.v9i2.24707

Abstract

Pengawasan proyek sangat penting untuk kelancaran dan keberhasilan operasi proyek, mengatasi masalah keterlambatan, biaya, mutu dan risiko. Metode yang digunakan adalah Value Engineering. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi komponen-komponen yang dapat dihemat, menentukan alternatif terbaik, dan mengetahui perbedaan biaya dan waktu sebelum dan sesudah penerapan metode ini, sehingga memberikan penghematan biaya dan waktu dengan tetap menjaga fungsi dan nilai perencanaan. Penerapan Value Engineering dilakukan pada pekerjaan struktur di pembangunan Gudang Material dan Bengkel Peralatan BPJN Kalimantan Utara. Dengan mencari alternatif item value engineered, terdapat Pekerjaan Balok B1 dengan biaya awal Rp. 2.579.918.360,00 menjadi Rp. 2.391.042.045,00. Penghematan yang sangat besar yaitu sebesar Rp. 188.876.315,00 atau sebesar 7,32% dan penghematan waktu 5 hari. Untuk item pekerjaan Kolom K1 dengan biaya awal Rp. 1.490.374.350,00 menjadi Rp. 1.376.727.468,33. Penghematan yang sangat besar sebesar Rp. 113.646.881,67 atau sebesar 7,63% dan penghematan waktu selama 3 hari. Untuk item Pekerjaan Pilar Pengeboran Beton diameter 250 mm dengan biaya awal Rp. 1.331.336.755,50 menjadi Rp. 1.205.582.700,00 Penghematan yang sangat besar sebesar Rp. 125.754.055,50 atau sebesar 9,45% dan penghematan waktu selama 2 hari. Hasil perhitungan biaya rekayasa nilai awal kontrak sebesar Rp. 11.222.000.231,- menjadi Rp. 11.793.722.979,- atau sebesar 3,82% dan waktu semula 259 hari kalender menjadi 248 hari kalender
Pengaruh Perkuatan Kolom Pasir terhadap Kekuatan Tanah Lempung Hernina, Nor Hazriatun; Handayani, Noviyanthy; Saputra, Norseta Ajie
Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-ilmu Teknik Sipil Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/komposit.v7i2.9127

Abstract

Tanah lempung Kota Palangka Raya mempunyai kemampuan yang sangat rendah untuk mendukung beban. Berdasarkan hal itu maka perlu dilakukan perkuatan tanah (soil reinforcement) dengan memberikan material sisipan ke dalam lapisan tanah tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan perkuatan kolom pasir (sand column). Model perkuatan ini adalah memasukkan pasir padat ke dalam lubang pada tanah lempung pada diameter tertentu. Penelitian ini dengan melakukan permodelan kolom pasir dengan diameter  yang bervariasi yaitu dia. 1cm, dia. 1,5cm dan dia. 2cm. Adapun pasir yang digunakan adalah pasir Palangka Raya, yang mana pasir tersebut merupakan pasir yang sering digunakan untuk pembangunan di Palangka Raya. Penelitian ini meliputi pengujian sifat tanah asli dan pengujian mekanis seperti Kuat Geser Langsung (Direct Shear Test) dan Kuat Tekan Bebas (Unconfined Compresion Test) melakukan perbandingan sebelum dan sesudah dilakukan perkuatan kolom pasir. Berdasarkan hasil pengujian Kuat Geser Langsung, sesudah dilakukan perkuatan kolom pasir, sudut geser (φ) mengalami peningkatan  dan pada nilai kohesi (c) mengalami penurunan. Nilai kuat geser tertinggi pada dia. 2cm sebesar 0,141 kg/cm² dan kuat geser terendah pada dia. 1,5 cm sebesar 0,132 kg/cm². Hasil Kuat Tekan Bebas (Unconfined Compresion Test) pengujian A dan B menunjukkan nilai kuat tekan bebas (qu) tertinggi pada diameter (í˜) 1,5 cm sebesar 1,89 kg/cm2 dan nilai kuat tekan bebas (qu) terendah pada dia. 2cm sebesar 0,95 kg/cm2. Hal ini menunjukkan bahwa tanah dengan kolom pasir pada dia.1,5 cm lebih efektif dalam meningkatkan kuat tekan bebas (qu).   Kata Kunci : tanah lempung, kolom pasir, kekuatan tanah.
Evaluasi Aliran Air Menggunakan Aplikasi HEC-RAS pada Saluran Primer di Kelurahan Kameloh Kota Palangka Raya Yulindra, Dila; Respati, Rida; Saputra, Norseta Ajie
Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-ilmu Teknik Sipil Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/komposit.v9i1.9164

Abstract

The flood that occurred in Tumbang Nusa Village could have occurred due to high rainfall, intensity, or due to incorrect land use in the upstream area. In addition, floods can also be caused by climate change, disruption of the flow of rainwater in rivers, reduction of the surface area that absorbs water due to the construction of many buildings and the occurrence of forest destruction, overflow of the main rivers that pass through residential and urban areas, due to the intensity of rainfall. which is high in the upper reaches of the river which also often causes flooding. Based on the description above, efforts need to be made to anticipate flooding. Flow conditions in the Primary Canal of Kameloh Subdistrict, Palangka Raya City with flood discharge based on Nakayasu Hydrograph Synthetic Unit (HSS) for the Q2 year return period = 150,0 m3/sec and for the Q25 year return period = 221, 24 m3/sec. For forecasts for the next 2 years and 25 years based on simulations using the Hec-Ras application that the channel is still safe from flooding, it's just that several station points have standing water on the left and right due to the low elevation.
Anaisis Pengaruh Rekayasa Nilai Terhadap Penjadwalan dan Biaya Paket Pembangunan Gudang Bahan dan Workshop Peralatan BPJN KALTARA Respati, Rida; Rizki Angga Pratama; Norseta Ajie Saputra; Hendra Putra Jaya
AGREGAT Vol 9 No 2 (2024): Vol. 9 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/ag.v9i2.24707

Abstract

Pengawasan proyek sangat penting untuk kelancaran dan keberhasilan operasi proyek, mengatasi masalah keterlambatan, biaya, mutu dan risiko. Metode yang digunakan adalah Value Engineering. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi komponen-komponen yang dapat dihemat, menentukan alternatif terbaik, dan mengetahui perbedaan biaya dan waktu sebelum dan sesudah penerapan metode ini, sehingga memberikan penghematan biaya dan waktu dengan tetap menjaga fungsi dan nilai perencanaan. Penerapan Value Engineering dilakukan pada pekerjaan struktur di pembangunan Gudang Material dan Bengkel Peralatan BPJN Kalimantan Utara. Dengan mencari alternatif item value engineered, terdapat Pekerjaan Balok B1 dengan biaya awal Rp. 2.579.918.360,00 menjadi Rp. 2.391.042.045,00. Penghematan yang sangat besar yaitu sebesar Rp. 188.876.315,00 atau sebesar 7,32% dan penghematan waktu 5 hari. Untuk item pekerjaan Kolom K1 dengan biaya awal Rp. 1.490.374.350,00 menjadi Rp. 1.376.727.468,33. Penghematan yang sangat besar sebesar Rp. 113.646.881,67 atau sebesar 7,63% dan penghematan waktu selama 3 hari. Untuk item Pekerjaan Pilar Pengeboran Beton diameter 250 mm dengan biaya awal Rp. 1.331.336.755,50 menjadi Rp. 1.205.582.700,00 Penghematan yang sangat besar sebesar Rp. 125.754.055,50 atau sebesar 9,45% dan penghematan waktu selama 2 hari. Hasil perhitungan biaya rekayasa nilai awal kontrak sebesar Rp. 11.222.000.231,- menjadi Rp. 11.793.722.979,- atau sebesar 3,82% dan waktu semula 259 hari kalender menjadi 248 hari kalender