Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Analisis Karateristik dan Kebutuhan Parkir di Rumah Sakit Universitas Sebelas Maret Sukoharjo Mulyono, Gotot Slamet; Abdurrahman, Faris; Hidayati, Nurul; Setiyaningsih, Ika
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2019: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1182.737 KB)

Abstract

Rumah Sakit Universitas Sebelas Maret merupakan rumah sakit umum milik pemerintah daerah yang merupakan fasilitas umum yang sangat dibutuhkan keberadaannya oleh masyarakat sekitarnya. Rumah Sakit Universitas Sebelas Maret dengan tipe pelayanan A,B dan C yang mempunyai misi menyelenggarakan pelayanan kesehatan yang proffesional, efisien, efektif, memberikan kepuasan pelanggan, menjunjung tinggi kode etik kedokteran, sebagai tempat pendidikan, pelatihan dan pengembangan tenaga kesehatan dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan. Dengan banyaknya pelayanan dan fasilitas tersebut tentunya harus di iringi dengan sarana parkir yang tentunya memadai. Rumah Sakit Universitas Sebelas Maret memiliki fasilitas parkir yang terbatas sehingga sebagian bahu jalan dialihfungsikan sebagai tempat parkir, berdasarkan kondisi tersebut penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karateristik dan kebutuhan parkirnya serta dapat menjadi bahan pertimbangan pengelolaan parkir di Rumah Sakit Universitas Sebelas Maret. Pada penelitianini dilakukan pengambilan data sekunder dari server parkir selama dua hari, setiap harinya 12 jam yaitu pukul (07.00 – 19.00 ). Data durasi parkir yang didapat kemudian dianalisis berdasarkan pedoman Dirjen Perhubungan Darat (1998) yang antara lain meliputi akumulasi parkir, indeks parkir, durasi parkir, volume parkir, turnover parkir dan kebutuhan ruang parkirnya. Berdasarkan hasil analisis di dapatkan hasil penelitian berupa akumulasi maksimum harian tertinggi untuk mobil penumpang terjadi pada hari senin sebesar 94 kendaraan/15 menit, dan untuk sepeda motor terjadi pada hari senin sebesar 292 kendaraan/15 menit. Rata rata volume harian untuk mobil penumpag 228 kendaraan/12 jam dan untuk sepeda motor 660 kendaraan/12 jam, kemudian didapatkan indeks parkir tertinggi untuk mobil penumpang sebesar 160% dan untuk sepeda motor 109.77% dengan rata rata durasi parkir harian untuk mobil penumpang adalah 145.62 menit dan untuk sepeda motor 207.51 menit. Tingkat turnover parkir mobil penumpang tertinggi terjadi pada hari Senin 4 Februari 2019 yaitu sebesar 3.68 dan untuk sepeda motor terjadi pada hari Senin 4 Februari 2019 yaitu sebesar 3.32. Besarnya kebutuhan parkir secara teoritis untuk mobil penumpang (off street) adalah 82 SRP dengan SRP yang tersedia sebanyak 80, sehingga belum memenuhi standar kebutuhan. Besarnya kebutuhan parkir secara teoritis untuk sepeda motor adalah 273 SRP dengan SRP yang tersedia sebanyak 266 sehingga belum memenuhi standar.
Analisis Kebutuhan Parkir di Stasiun Solo Balapan Mulyono, Gotot Slamet; Budiono, Wahyu; Hidayati, Nurul; Setiyaningsih, Ika
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2020: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (926.454 KB)

Abstract

Stasiun Solo Balapan merupakan stasiun yang melayani kereta api penumpang dan barang. Kereta penumpang dibagi menjadi tiga kelas, yakni kelas ekonomi, kelas bisnis dan kelas eksekutif, oleh karena itu perlu di-iringi dengan fasilitas parkir yang memadai. Stasiun Solo Balapan memiliki tempat parkir yang sudah dpisahkan untuk sepeda motor dan kendaraan ringan, serta jalan untuk arus ke ruang pakir atau keluar dari ruang parkir, tetapi pada waktu tertentu ada sebagian bahu jalan dialih fungsikan sebagai tempat parkir, berdasarkan kondisi tersebut penelitian ini dilakukan untuk mengetahui karakteristik dan kebutuhan parker di Stasiun Solo Balapan. Adapun data yang digunakan adalah data primer berupa jam masuk dan keluar setiap kendaraan, data diperoleh dari pihak parkir stasiun Solo Balapan yang berupa data ticketing. Data kendaran keluar dan masuk parkir yang didapat kemudian dianalisis berdasarkan pedoman Dirjen Perhubungan Darat 1998 yang antaralain meliputi akumulasi parkir, indeks parkir, durasi parkir, volume parkir, turnover parkir dan kebutuhan ruang parkir. Hasil analisis data berupa akumulasi maksimum harian tertinggi untuk mobil penumpang sebesar 101 kendaraan/15 menit, dan untuk sepeda motor sebesar 851 kendaraan/15 menit. Indeks parkir tertinggi untuk mobil penumpang sebesar 21,74 % dan untuk sepeda motor indeks parkir tertinggi sebesar 36,49 %. Tingkat turnoverparkir mobil penumpang sebesar 4,61 dan untuk sepeda motor sebesar 1,71. Besarnya kebutuhan parkir secara teoritis untuk mobil penumpang adalah 52 SRP dengan SRP yang tersedia sebanyak 92, sehingga memenuhi standar kebutuhan. Besarnya kebutuhan parkir secara teoritis untuk sepeda motor adalah 558 SRP dengan SRP yang tersedia sebanyak 833 sehingga memenuhi standar.
Analisis Baja Tulangan Ulir/Sirip pada Proyek Pembangunan Jalur Ganda Haurpugur Cicalengka Paket 16 (JGHC Paket16) Pamenang, Galih Seto; Mulyono, Gotot Slamet
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2023: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan Jalur Ganda Haurpugur – Cicalengka Paket 16 (JGHC Paket 16), mengaplilasikan baja tulangan pada pembuatan Dinding Penahan Tanah (DPT) dan Box Culvert. Baja Tulangan digunakan untuk memperkuat struktur beton Sebelum diaplikasikan baja tulangan diujikan terlebih dahulu supaya memperoleh sifat mekanis tulangan, pengujian dilakukan menggunakan baja tulangan ulir berdiameter 10 mm (BjTS 550), 13 mm (BjTS 520), 16 mm (420B), 19 mm (420B), dan 22 mm (420B). Baja tulangan terlebih dahulu di ukur berat, panjang, diameter, dan luas penompang. Pengujian baja tulangan menggunakan dua metode yaitu metode kuat tarik dan metode tekan. Pengujian kuat tarik dilakukan dengan terus-menerus sehingga terdapat perpanjangan pada tulangan yang pada akhirnya membuat tulangan menjadi putus. Pengujian Kuat Tekuk merupakan proses pengujian material denga cara ditekan dibagian tengah material bertujuan menghasilkan data kekuatan lengkung pada tulangan, pada pengujian ini tulangan ditekuk dengan sudut 45◦, 90◦, dan 135◦. Hasil pengujian kuat tarik leleh didapatkan 674,01 MPa,589,15MPa,532,35 MPa,511,85 MPa, dan 527,26 MPa, hasil ini memenuhi persyaratan karena tidak melebihi dan kurang dari syarat SNI 2052-2017. Pada Kuat Tekan didapatkan hasil 842,51 MPa, 751,94 MPa, 696,15 MPa, 687,34 MPa, 731,71 MPa. Pada Regangan didapatkan 21,61 %, 20,93 %, 21,86 %, 18,94 %, 18,20 %, hasil ini memenuhi persyaratan karena melebihi dari syarat minimal SNI 2052-2017. Pada pengujian didapatkan hubungan tegangan dan regangan yang berbanding lurus. Dari hasil penelitian ini diameter, panjang, dan berat mengalami kekurangan yang dapat di toleransi, pada sifat mekanis semua material memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh SNI 2052- 2017 dan boleh digunakan untuk pembuatan Dinding Penahan Tanah dan Box Culvert.
Perencanaan Struktur Jalan Rel pada Pembagunan Jalur Ganda Kiaracondong-Cicalengka KM. 180 + 000 - 181 + 900 Nugroho, Herlambang Adi; Mulyono, Gotot Slamet
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2023: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jumlah masyarakat yang semakin hari mengalami peningkatan yang harus diimbangi dengan sarana maupun prasarana yang kebutuhan pergerakannya juga mengalami peningkatan daripada sarana transportasi. Dalam khususnya transportasi kereta api sangat diminati oleh masyarakat dalam melakukan perkerjaan setiap harinya. Oleh karena itu dengan semakin meningkatnya kebutuhan sarana transportasi maka perlu melakukan pembagunan terutama pada sektor transportasi kereta api. Pembangunan jalur ganda kereta api KM 180+000 sampai KM. 181+900 antara Kiaracondong – Cicalengka Tahap II Segmen Kiaracondong – Gedebage dan Segmen Haupugur – Cicalengka dalam perencanaan jalan rel kereta api data yang digunakan adalah dengan literature dan artikel serta melakukan pengamatan secara langsung pada lokasi pembangunan. Dalam perencanaan struktur jalan rel terdapat spesifikasi rel kereta api, bantalan,penambat, dan ballast yang akan digunakan untuk mengetahui beban yang diberikan oleh kereta api. Dari hasil perhitungan dengan menggunakan kelas jalas 1 serta nilai kecepatan rencana maksimum yang digunakan adalah 120 km/jam dengan rel kereta api tipe R.54, tebal balas yang digunakan adalah 30 cm, menggunakan penambat elastic dengan tipe pendrol, bantalan beton dengan panjang 200 cm menggunakan mutu beton K-500 serta memperhatikan aturan yang sesuai Peraturan Menteri No 60 tahun 2012.
Analisis Daya Dukung Fondasi Tiang Pancang pada Proyek Pembangunan Fly Over Pengganti JPL 64 KM 38+897 Lintas Surabaya-Solo Muhharomah, Fitria Hanifatul; Mulyono, Gotot Slamet
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2023: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fondasi adalah struktur bagian guna penerusan beban berat secara langsung menuju tanah dibawahnya. Fondasi tiang pancang guna pemindahan beban konstruksi di atasnya ke bagian tanah terdalam. Penelitian bertujuan guna menganalisa metode pelaksanaan pemancangan tiang pancang serta kapasitas nilai guna dukungan tunggal pada fondasi di Proyek Pembangunan Fly Over Pengganti JPL 64 KM 83 + 897 Lintas Surabaya–Solo. Tahapan pelaksanaan yaitu : persiapan, stacking out dan marking, setting spun pile, pemancangan spun pile dan yang terakhir pengujian spun pile setelah pemancangan. Hingga didapatkan kapasitas daya dukung tiang pancang tungga yaitu 231,682 ton dari data SPT, data klandering sebanyak 202,492 ton dan PDA yaitu 134,850 ton.
Analisa Struktur Dinding Penahan Tanah (Boundwall) pada Proyek Pembangunan Fly Over Pengganti JPL 64 KM 38+897 Lintas Surabaya - Solo Putra, Nova Dwi Mahendra; Mulyono, Gotot Slamet
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2023: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dinding penahan tanah ialah salah satu pekerjaan konstruksi yang vital di sebuah proyek dan bisa berdampak pada hasilnya, oleh karena itu diperlukan perencanaan, desain, dan perhitungan yang cermat,. Tujuan dari penelitian ini ialah guna melakukan analisis stabilitas pada struktur dinding penahan tanah dengan tipe kantilever pada Proyek Pembangunan Fly Over Pengganti JPL64 Lintas Surabaya - Solo. Muka air tanah, sifat tanah, dan elemen penyumbang lainnya harus diperhitungkan untuk melakukan analisis yang andal dan tepat. Studi kajian stabilitas dinding penahan tanah harus dinilai faktor keamanannya terhadap Stabilitas geser, stabilitas guling, dan daya dukung tidak melebihi kapasitas yang diizinkan untuk menciptakan dinding penahan tanah yang ideal. Pada penelitian ini dibuat dinding penahan tanah tipe kantilever dengan lebar bagian atas 0,22 m, lebar tumit tapak 1,32 m, lebar bawah dinding 1,75 m, tebal pelat pondasi 9,1 m, & tinggi 3,85 m. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan faktor keamanan untuk daya dukung tanah ialah 5,925 > 3, penggulingan ialah 20,051 > 2, dan stabilitas geser ialah 11,756 > 2.
Analisis Daya Dukung Fondasi Bored Pile pada Proyek Pembangunan Fly Over Pengganti JPL 64 KM 38+897 Lintas Surabaya - Solo Ramadhani, Arya Duta; Mulyono, Gotot Slamet
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2023: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fondasi bored pile adalah fondasi yang pengerjaanya di mulai dengan pengeboran tanah sesuai dengan kedalaman rencana, pengisian tulangan baja yang telah disusun di fabrikasi, dan mengecor dengan beton. Pelaksanaan fondasi bored pile yang ditetapkan mengikuti jenis tanah, keadaan medan serta metode konstruksi yang ditetapkan. Tujuan dalam penelitian ini ialah untuk mengetahui kapasitas daya dukung bored pile pada saat menahan beban yang berasal dari atas dan mengetahui cara pelaksanaan pekerjaan bored pile di lapangan secara langsung pada Proyek Pembangunan Fly Over Pengganti JPL 64 KM 38+897 Lintas Surabaya-Solo. Metode pelaksanaan bored pile yaitu : penentuan titik as bored pile, fabrikasi tulangan baja bored pile, persiapan alat dan material yang digunakan, pengeboran sesuai dengan gambar yang telah direncanakan, pemasangan casing, pemasangan tulangan bbored pile, pengecoran bored pile, pengangkatan casing, dan pengujian bored pile. Hasil analisis dengan data SPT sebesar 320,443 ton dan hasil pengujian PDA sebesar 498,3 ton.
Analisis Daerah Rawan Kecelakaan Lalu Lintas di Kabupaten Ngawi (Studi Kasus: Jalan Raya Ngawi-Solo) Zahaja, Putri Zara; Hidayati, Nurul; Idris, Zilhardi; Mulyono, Gotot Slamet
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2024: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini difokuskan untuk mengidentifikasi kondisi Jalan Raya Ngawi-Solo saat ini, menganalisis karakteristik kecelakaan lalu lintas, dan titik rawan di ruas tersebut. Data primer diperoleh dari pengamatan kondisi geometrik, permukaan serta kemiringan jalan, sedangkan sekunder dari SATLANTAS Polres Ngawi. Karakteristik kecelakaan ditentukan berdasarkan persentase kejadian. Penentuan titik rawan kecelakaan dianalisis menggunakan Angka Ekivalen Kecelakaan (AEK) dan Upper Control Limit (UCL). Tiga lokasi dengan AEK tertinggi kemudian diamati kondisi geometriknya saat ini. Hasil analisis menunjukkan lokasi studi memiliki tipe jalan yang berbeda, perlengkapan jalan tersedia meskipun beberapa segmen tidak lengkap. Kecelakaan banyak terjadi di hari kerja pada siang hari melibatkan laki-laki (79,78%) dan korban luka ringan (84,28%). Sepeda motor yang terlibat dalam kecelakaan sebanyak 67,93%. Hasil lain diketahui 11 lokasi termasuk black spot dan 3 segmen di dalamnya black link. Tiga titik rawan kecelakaan lalu lintas dengan nilai AEK tertinggi yaitu Segmen 29, 23, dan 5. Di Segmen 29 ada perubahan warna dan garis marka, Segmen 23 perbedaan ketinggian bahu dan badan jalan dengan kondisi bergelombang. Segmen 5 juga terdapat perbedaan ketinggian dengan bentuk geometrik lurus-menikung dan kondisinya baik.