Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

PENGENALAN PROTOTYPE SISTEM PENGUNCI PINTU KIOS PAJAK BAHAGIA BERBASIS KECERDASAN BUATAN (ARTIFICIAL INTELLIGENCE) DENGAN RFID Ricki Ananda; Muhammad Amin; Adi Syahputra; Imam Al Amin
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 3, No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v3i2.1642

Abstract

Abstract: Tanjungbalai city is one of the most populous cities in North Sumatra province, so this city has 8 active markets, one of which is the happy market or tax. Currently the happy tax operates from morning to noon, and at night there are no guards, so sometimes theft often occurs at traders' kiosks. So, to anticipate a similar incident, a tax kiosk door locking device was designed using an RFID module with the concept of artificial intelligence. So a prototype was designed using the science and technology deception concept, where the tool simulates the theft process at one of the stalls belonging to traders at the Happy Market. so that when the kiosk is forced open, an alarm with a high buzzer type with a voltage of 12VDC will be active, and if it is opened using an RFID module whose ID Card does not match, then the RC 522 module connected to a voltage of 3.3VDC from the controller will turn on the high buzzer to notify people. or a nearby night guard.            Keywords: market city tanjugbalai; RFID; shoop door security system  Abstrak: Kota tanjungbalai merupakan salah satu kota terpadat di provinsi sumatera utara, sehingga kota ini memiliki 8 pasar yang aktif, dimana salah satunya adalah pasar atau pajak bahagia. Saat ini pajak bahagia beroperasi pada pagi sampai siang hari, dan ketika malam pajak bahagia tidak ada penjagaan, sehingga terkadang sering terjadi pencurian di kios kios milik pedagang. Sehingga untuk mengantisipasi kejadian yang sama, maka dirancang alat pengunci pintu kios pajak dengan menggunakan modul RFID dengan konsep kecerdasan buatan. Sehingga dirancang sebuah prototype dalam konsep depusi iptek, dimana alat tersebut mensimulasikan proses pencurian pada salah satu kios milik pedagang di pasar bahagia. sehingga ketika kios dibuka paksa, maka alarm dengan jenis high buzzer dengan tegangan 12VDC akan aktif, dan jika dibuka dengan menggunakan modul RFID yang ID Card tidak sesuai, maka modul rc 522 yang terhubung ketegangan 3.3VDC dari controller akan menyalakan high buzzer untuk memberi tahu orang atau penjaga malam sekitar. Keywords: pasar bahagia tanjungbalai; RFID; sistem pengaman pintu kios 
Sistem Pendukung Keputusan Untuk Pemilihan Guru Terfavorit Dengan Menggunakan Metode WP di UPTD SD Negeri 014697 Banjar Kamil Siregar, Iqbal; Kurniawan, Edi; Amin, Muhammad; Hidayatullah, Hidayatullah; Nasution, Donni
Jurnal Teknologi Ilmu Komputer Vol. 2 No. 1: Desember 2023
Publisher : PT. Bangun Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56854/jtik.v2i1.148

Abstract

Guru adalah tenaga pengajar pada bidang pendidikan dan memiliki peran penting untuk meningkatkan ilmu pengetahuan bagi para peserta didik. Guru yang baik ialah guru yang bisa mengembangkan sumber belajar dari dalam potensi diri siswa, membangun kelas yang kondusif serta interaktif, melakukan evaluasi belajar, bisa menggunakan media belajar yang baik serta membimbing para peserta didik untuk bisa berkarya lebih baik lagi. Maka dari itu penelitian ini dibuat agar mengetahui kinerja guru terbaik pada UPTD SD Negeri 014697 Banjar. Sistem pendukung keputusan ini dibuat sebagai cara agar membantu untuk menilai kinerja guru terfavorit pada UPTD SD Negeri 014697 Banjar. Kriteria-kriteria yang menjadi bahan penelitian ini yang dinilai yaitu ada kemampuan, kreatifitas, penampilan, sosial, keprofesionalan, sikap, dan cara pengajar. Metode yang dipakai dalam penelitian ini yaitu Weighted Product (WP), Metode Weighted Product merupakan salah satu metode dari sistem pengambilan keputusan tersebut, yang dimana dalam mengambil keputusan tersebut akan dilakukan dengan cara yang lebih tepat dan cepat, dikarenakan setiap kriteria disesuaikan dengan yang di inginkan atau setidaknya akan mendekati keinginan
Seleksi Penerimaan Desainer Grafis Dalam Sistem Pendukung Keputusan dengan Menerapkan Metode OCRA Amin, Muhammad; Hutahaean, Jeperson
Journal of Informatics Management and Information Technology Vol. 4 No. 4 (2024): October 2024
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi (FKPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47065/jimat.v4i4.413

Abstract

In the current digital era, the demand for skilled graphic designers is increasingly high. The selection process for graphic designers often requires complex evaluations with various criteria, which can lead to subjectivity in decision-making. This research aims to develop a Decision Support System (DSS) using the Operational Competitiveness Rating Analysis (OCRA) method to simplify and improve the accuracy of the graphic designer selection process. The OCRA method is chosen for its ability to handle multi-criteria decision-making problems with different weights. The development of this DSS involves identifying and evaluating five main criteria in the selection of graphic designers, namely: education, work experience, design quality, creativity and innovation, and experience working in various institutions. Each criterion has a different assessment weight according to its level of importance. This system is designed to reduce subjectivity by providing objective preference values based on OCRA calculations. This research aims to develop a DSS in the selection of graphic designers using the OCRA method. The OCRA method is chosen for its ability to address multi-criteria decision-making problems with different weights. The proposed DSS helps reduce subjectivity and increase efficiency in the selection process. The research results show that based on the application of the OCRA method, the highest result among several alternatives is achieved by Ridho Permana with a score of 3.284. The OCRA method is effective in determining the best graphic designer candidate based on preference values calculated from various available alternatives. By applying the OCRA method, it is expected that the graphic designer selection process will become more objective and structured.
Penerapan Aritificial Intelligence (AI) Untuk Proses Photosintesis Pohon Naga di Desa Tanjungrapuan Ananda, Ricki; Amin, Muhammad
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol 8, No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurdimas.v8i1.3634

Abstract

The design of a lighting automation system for dragon fruit plants uses an LDR sensor as a light intensity detector. This system is supported by a solar module with a capacity of 10-20 watts to supply power to a 12V battery which is paralleled to 24V. This voltage was then changed by the inverter to 220VAC to light 10 lights as research samples. Tests show that the LDR sensor works optimally at 5VDC voltage. If the voltage supplied is less or more than 5VDC, the sensor cannot function properly. Analysis of the conversion of ADC values to output voltage shows consistent results according to the test table. In addition, using 12VDC voltage directly on the LDR causes the sensor to not function because the LDR is designed for low voltage (≤5V). Without a suitable resistor, excessive current can damage sensor components. The system design is able to minimize the use of electricity sources from PLN and is an energy-saving solution for lighting dragon fruit plants in the field.         Keywords: agriculture sustainable; dragon fruit trees; photosynthesis; renewable energy;solar cells                                                                                                             Abstrak: Rancangan sistem otomatisasi lampu pada tanaman buah naga menggunakan sensor LDR sebagai pendeteksi intensitas cahaya. Sistem ini didukung oleh modul surya berkapasitas 10-20 watt untuk menyuplai daya ke baterai 12V yang diparalel menjadi 24V. Tegangan ini kemudian diubah oleh inverter menjadi 220VAC untuk menyalakan 10 lampu sebagai sampel penelitian. Pengujian menunjukkan bahwa sensor LDR bekerja optimal pada tegangan 5VDC. Jika tegangan yang diberikan kurang atau lebih dari 5VDC, sensor tidak dapat berfungsi dengan baik. Analisis konversi nilai ADC ke tegangan output menunjukkan hasil yang konsisten sesuai tabel pengujian. Selain itu, penggunaan tegangan 12VDC langsung pada LDR menyebabkan sensor tidak berfungsi karena LDR dirancang untuk tegangan rendah (≤5V). Tanpa resistor yang sesuai, arus yang berlebih dapat merusak komponen sensor. Rancangan sistem mampu meminimalisir penggunaan sumber listrik dari PLN dan menjadi solusi hemat energi untuk penerangan tanaman buah naga di lapangan.                                       Kata kunci: energi terbarukan; fotosintesis; pertanian berkelanjutan; pohon buah naga; solarcell
WORKSHOP PELATIHAN PENGENALAN MESIN FEELING 5 JENIS MINUMAN BERBASIS MICROCONTROLER DI SEKOLAH ALMA’SUM Ricki Ananda; Muhammad Amin; Nuriadi Manurung
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 4, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v4i1.1998

Abstract

Abstrak: The large number of coffee lovers sometimes makes coffee maker users overwhelmed in mixing coffee and combining various flavors, blends of coffee and other mixed ingredients such as milk, sugar, sweeteners and others. Apart from that, sometimes it takes a long time to make coffee, so many consumers complain and sometimes work accidents occur. when making or compounding coffee (the glass spills).  After conducting research, it was found that the device design had 5 inputs, consisting of 5 buttons which were supplied with 5VDC voltage and supplied by Arduino. Meanwhile, the output consists of 5 outputs, or 5 pump motors which are supplied from a 12VDC/2A adapter. When button 1 is pressed, the LCD 2004+I2C will display information in the form of the type of drink that will be dispensed, as well as buttons 2 to button 4. Each delay on the pump motor has its own delay, where pump 1 has a delay setting of 17 seconds for the glass filling size. 0.250 ml, for pump 2 the delay setting is 33 seconds, pump 3 has a delay setting of 22 seconds, pump 4 has a delay setting of 15 seconds and pump 5 has a delay setting of 9 seconds. The difference in delay settings is influenced by the length of the pipe or hose that will fill the glass. Kata kunci: coffee machine; 5 input; 5 output; beverage filling machine.  Abstract: Banyaknya penikmat coffe, terkadang membuat user pembuat kopi kewalahan dalam meracik coffe dan memadukan berbagai macam rasa paduan antara coffe dan bahan campuran lainnya seperti susu, gula, pemanis dan lainnya, selain itu terkadang lamanya waktu pembuatan coffe sehingga banyak konsumen mengelurh serta terkadang terjadi kecelakaan kerja pada saat pembuatan atau peracikan coffe (gelas tumpah).  Setelah dilakukannya penelitian mendapati bahwa Rancangan alat memiliki 5 input, yang terdiri 5 button yang disupply dengan tegangan 5VDC dan disupply oleh arduino. Sedangkan output terdiri dari 5 ouput, atau 5 motor pompa yang disupply dari adaptor 12VDC/2A. Ketika button 1 ditekan, maka LCD 2004+I2C akan menampilkan informasi berupa jenis minuman yang akan dikeluarkan, begitu juga dengan button 2 sampai dengan button 4. Setiap delay pada motor pompa memiliki delay tersendiri, dimana pompa 1 pengaturan delay 17 detik untuk ukuran pengisian gelas 0,250 ml, untuk pompa 2 pengaturan delay 33 detik, pompa 3 pengaturan delay 22 detik, pompa 4 pengaturan delay 15 detik dan pompa 5 p pengaturan delay 9 detik. Perbedaan pengaturan delay dipengaruhi panjang pipa atau selang yang akan mengisi gelas. Keyword: mesin kopi; 5 input; 5 output; mesin fiiling minuman.
Perbandingan Metode SAW dan Topsis Dalam Penilaian Kinerja Pegawai Pada Kantor Desa Bandar Lama Amin, Muhammad; Kurniawan, Edi
Jurnal Informatika dan Teknologi Informasi Vol. 3 No. 3: Januari 2025
Publisher : PT. Bangun Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56854/jt.v3i3.498

Abstract

Penilaian kinerja karyawan merupakan komponen penting dalam manajemen sumber daya manusia yang membantu dalam rekrutmen, pelatihan, dan menginspirasi staf. Penelitian ini membandingkan dua pendekatan pengambilan keputusan multi-kriteria yang bertujuan meningkatkan kinerja pekerja di kantor Desa Bandar Lama. Pertama, teknik TOPSIS (Technique for Order of Preference by Similarity to Ideal Solutions) menggunakan peringkat preferensi berdasarkan kedekatan dengan solusi ideal positif dan negatif. Pendekatan kedua, yang dikenal sebagai SAW (Simple Additive Weighting), menentukan nilai keseluruhan dengan mengalokasikan bobot untuk setiap kriteria. Tinjauan kinerja yang sekarang digunakan tidak menggunakan kriteria yang ditentukan; sebaliknya, mereka hanya memperhitungkan jumlah tugas yang diselesaikan. Penerapan sistem pendukung keputusan berbasis TOPSIS dimungkinkan berkat kemajuan teknologi dan berpotensi menghasilkan evaluasi kinerja pegawai yang lebih akurat dan komprehensif. Meskipun mudah digunakan, teknik SAW menawarkan cara yang kompeten dan efektif untuk menilai kinerja karyawan. Untuk membantu manajer memilih metodologi yang paling sesuai dengan tingkat kompleksitas data mereka, penelitian ini membandingkan pendekatan TOPSIS dan SAW. Dengan skor 100,00, ILHAM HIDAYAT SIAGIAN menempati peringkat teratas.
PEMANFAATAN TEKNOLOGI EMBEDDED SYSTEM DIBIDANG PERTANIAN BERBASIS SENSOR Ananda, Ricki; Amin, Muhammad; Lubis, Iin Almeina
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5, No 1 (2025): April 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i1.3817

Abstract

Abstract: This study aims to improve the growth of Pakcoy (Brassica rapa L.) plants through environmental monitoring and control using a pH sensor, LM35 temperature sensor, and air humidity sensor within a hydroponic planting system. The methodology involves designing an automatic monitoring system based on a microcontroller integrated with the three sensors. The pH sensor monitors the acidity level of the nutrient solution, the LM35 measures ambient temperature, and the humidity sensor records the relative air humidity around the plants. Data were collected periodically and analyzed in relation to plant growth parameters such as height, number of leaves, and leaf color over a 30-day cultivation period. The results show that the sensor-based monitoring system successfully maintained environmental parameters within optimal ranges, positively impacting Pakcoy plant growth, with an average height increase of 18% compared to a system without automatic control. The study concludes that the integrated use of pH, LM35, and humidity sensors in a hydroponic system significantly enhances cultivation efficiency and plant growth quality.            Keywords: Hydroponics; Pakcoy; pH Sensor; LM35; Air Humidity; Microcontroller;  Abstrak: Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman Pakcoy (Brassica rapa L.) melalui pengawasan dan pengendalian lingkungan tumbuh berbasis sensor pH, sensor suhu LM35, dan sensor kelembaban udara dalam sistem penanaman hidroponik. Metodologi yang digunakan meliputi perancangan sistem monitoring otomatis berbasis mikrokontroler yang terintegrasi dengan ketiga sensor tersebut. Sensor pH digunakan untuk memantau keasaman larutan nutrisi, LM35 untuk mengukur suhu lingkungan, dan sensor kelembaban udara untuk mencatat kadar kelembaban relatif di sekitar tanaman. Data dikumpulkan secara berkala dan dianalisis terhadap parameter pertumbuhan tanaman seperti tinggi, jumlah daun, dan warna daun selama masa tanam 30 hari. Hasil Pengabdian menunjukkan bahwa sistem monitoring berbasis sensor mampu menjaga parameter lingkungan dalam batas optimal, yang berdampak positif terhadap pertumbuhan tanaman Pakcoy, dengan peningkatan rata-rata tinggi tanaman sebesar 18% dibandingkan sistem tanpa kontrol otomatis. Simpulan dari Pengabdian ini adalah bahwa penggunaan sensor pH, LM35, dan kelembaban udara secara terintegrasi dalam sistem hidroponik mampu meningkatkan efisiensi budidaya dan kualitas pertumbuhan tanaman secara signifikan. Kata kunci: Hidroponik; Pakcoy; Sensor pH; LM35; Kelembaban Udara;        Mikrokontroler;
IMPLEMENTATION OF DALY BMS AND MODULXHM604 AS A BATTERY PACK FOR ECGO2 ELECTRIC MOTORCYCLES TO IMPROVE SAFETY, CAPACITY AND FAST CHARGING Amin, Muhammad; Ricki Ananda
JURTEKSI (jurnal Teknologi dan Sistem Informasi) Vol. 12 No. 1 (2025): Desember 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STMIK Royal Kisaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurteksi.v12i1.4113

Abstract

Abstrack: This research aims to improve battery performance and safety on the ECGO2 electric motorcycle by re-assembling the battery system using 18650 lithium cells, Daly BMS 13S/7A battery management system, and XH-M604 module. The configuration used is 13S5P (65 cells), resulting in a total voltage of 48.1 V and a capacity of 14 Ah, or equivalent to 673.4 Wh of energy. Compared to the ECGO2 built-in battery that requires 4-7 hours of charging time, this system is able to speed up charging to ±1.6 hours using a 7 A current charger. Test results using an oscilloscope show that the voltage of the assembled battery is more stable under load than that of a single battery, with minimal ripple. The estimated operating time of an 800 W electric motor using a 673.4 Wh battery is about 50 minutes. To achieve 2 hours of operation, the 13S10P configuration or energy-saving mode (400-500 W) can be used. The system is also more cost-effective at Rp2,678 per Wh compared to the manufacturer's version of Rp4,464 per Wh, as well as improved safety against leakage and overheating. Keywords: 18650 lithium battery; daly bms; electric motorcycle; fast charging. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan performa dan keamanan baterai pada sepeda motor listrik ECGO2 dengan merakit ulang sistem baterai menggunakan sel lithium 18650, sistem manajemen baterai Daly BMS 13S/7A, dan modul XH-M604. Konfigurasi yang digunakan adalah 13S5P (65 sel), menghasilkan tegangan total 48,1 V dan kapasitas 14 Ah, atau setara dengan energi 673,4 Wh. Dibandingkan baterai bawaan ECGO2 yang memerlukan waktu pengisian 4–7 jam, sistem ini mampu mempercepat pengisian menjadi ±1,6 jam menggunakan charger arus 7 A. Hasil pengujian menggunakan osiloskop menunjukkan bahwa tegangan baterai rakitan lebih stabil di bawah beban dibandingkan baterai tunggal, dengan ripple minimal. Estimasi lama pengoperasian motor listrik 800 W menggunakan baterai 673,4 Wh adalah sekitar 50 menit. Untuk mencapai 2 jam pengoperasian, dapat digunakan konfigurasi 13S10P atau mode hemat energi (400–500 W). Sistem ini juga lebih hemat biaya dengan efisiensi harga Rp2.678 per Wh dibandingkan Rp4.464 per Wh versi pabrikan, serta meningkatkan keamanan terhadap kebocoran dan panas berlebih. Kata kunci: baterai lithium 18650; daly bms; sepeda motor listrik; pengisian daya cepat.