Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Peran Gerakan Literasi Sekolah Dalam Meningkatkan Motivasi Dan Minat Baca Siswa Kelas Iv Sdn 2 Suryawangi Aswasulasikin Aswasulasikin; Dina Apriana; Abdul Aziz; Rozia Apria Husna
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 1 (2023): JURNAL DIDIKA : WAHANA ILMIAH PENDIDIKAN DASAR
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/didika.v9i1.18795

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi karena rendahnya minat baca siswa dalam dunia pendidikan khususnya pada tingkat dasar. Minat baca yang rendah ini memicu pemerintah melalui kemendikbud mengadakan Gerakan Literasi Sekolah yang diintegrasikan ke dalam kurikulum. Dengan harapan dapat meningkatkan minat baca siswa dan menjadi pusat motivasi untuk belajar sepanjang hayat. Tujuan peneltian ini adalah untuk mendeskripsikan peran gerakan literasi sekolah dalam meningkatkan motivasi dan minat baca siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitiannya adalah peserta didik kelas IV SDN 2 Suryawangi. Teknik pengumpulan data berupa wawancara dengan kepala sekolah, pustakawan, guru wali kelas IV, siswa kelas IV, observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkkan bahwa pelaksanaan gerakan literasi sekolah di SDN 2 Suryawangi menerapkan strategi berupa kegiatan membaca 15 menit di pojok baca kelas dan kunjungan wajib setiap kelas ke perpustakaan. Kegiatan membaca 15 menit ini dilakukan setiap hari di kelas sebagai upaya melakukan pembiasaan membaca dan kunjungan ke perpustakaan sebagai bentuk motivasi siswa untuk mau membaca. Dalam mempengaruhi minat baca siswa dilakukan tiga tahapan pelaksanaan gerakan literasi sekolah diantaranya yaitu tahap pembiasaan, tahap pengembangan, dan tahap pembelajaran. Faktor pendukungnya yakni peran aktif seluruh warga sekolah dan sarana-prasrana yang memadai, sedangkan yang menjadi hambatannya yakni minat anak yang berbeda-beda sehingga menjadi tugas guru untuk memotivasi siswa memiliki kebiasaan membaca.
Korelasi Penerapan Teaching at The Right Level (TaRL) dengan Hasil Literasi Dasar Siswa dalam Pembelajaran Berdifrensiasi Abdul Aziz; Husnul Mukti; Moh. Alwi Ashari
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2025): Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i2.3302

Abstract

Pendekatan Pembelajaran Teaching at The Rigt Levwl (TaRL) untuk menciptakan Penyesuain pengajaran dengan kemampuan dan Tingkat capaian peserta didik bertujuan untuk mengembangkan kemampuan dalam aspek keterampilan dasar salah satunya adalah literasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi korelasi antara penerapan pendekatan TaRL (Teaching at The Right Level) dan peningkatan hasil belajar literasi dasar siswa kelas I. Menggunakan metode korelasional kuantitatif, penelitian ini melibatkan 25 siswa. Analisis data menggunakan uji Pearson Product Moment. Hasil tes menunjukkan 17 siswa berada pada level Intervensi Khusus, 1 siswa di level Dasar, 7 siswa di level Mahir, dan tanpa ada yang berada pada level Cakap. Sedangkan untuk mendapatkan data hasil belajar, siswa diberikan soal pilihan ganda untuk mengukur kemampuannya. Analisis data menggunakan uji Pearson Product Moment menunjukkan nilai korelasi sebesar 0,812, yang lebih tinggi dari nilai kritis 0,396 pada tingkat signifikansi 5%. Ini menunjukkan korelasi sangat kuat antara penerapan TaRL dan peningkatan hasil belajar literasi dasar berdasarkan interpretasi korelasi. Dengan demikian, hipotesis nol (H0: tidak ada korelasi) ditolak, dan hipotesis alternatif (H1: adanya korelasi) diterima. Kesimpulannya, penerapan pendekatan TaRL berhubungan positif dengan peningkatan hasil belajar literasi dasar siswa, menunjukkan efektivitas pendekatan ini dalam pembelajaran literasi.
Overview of Second-Layer Screening Results in Identifying Cognitive Difficulties among Elementary School Students Nindya Seva Kusmaningsih; Khoirun Annisah; Abdul Aziz; Abdul Khair
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 11, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/unik.v11i1.39079

Abstract

This study aims to describe the results of the second-layer screening of students identified as having functional learning difficulties based on the PBS. The subjects were 59 students from grades 1–6 at SDN 1 Teros who were identified during the initial teacher-based screening. The research used a descriptive approach with data collection via a second-layer screening instrument focused on cognitive/intellectual functioning aspects. Data analysis was descriptive to illustrate the number and distribution of students at risk of cognitive difficulties. The results show that of the 59 students identified in the initial screening, 11 students were identified as being at risk for cognitive/intellectual difficulties after second-layer screening. These findings highlight the importance of multi-tiered screening in identifying students who may require further assessment due to potential cognitive difficulties in inclusive elementary schools.